Kampanye dengan Lagu Coblos No 1

Coblos No 1

Nomornya Nomornya Nomor Nomor Satu
Namanya Itu DENI-AKBAR
Nomornya Nomornya Nomor Nomor Satu
Namanya Itu DENI-AKBAR

Cintaku Kepada Nomor Satu
Pilihanku Hanya DENI-AKBAR
Cintaku Kepada Nomor Satu
Pilihanku Hanya DENI-AKBAR

Pilih Coblos Nomor Satu alama oy…
Dipilih dicoblos Nomor Satunya Selalu Dihati…
Jangan Kau Salah Pilih yang Lain hohoho…
Jangan Salah Pilih yang Lain

Bagi Mahasiswa se-UPI Marilah Kita Dukung Pada Nomor 1
Namanya DENI-AKBAR Visinya Berdaulat
Marilah Kita Dukung
Nomor Satu… DENI-AKBAR

download

#1 DENI-AKBAR AKAN MUNCULKAN SISTEM PEMBAYARAN IUK MALA BERBASIS ONLINE

12204561_1106598832684178_112807388_n

Dengan gencarnya pertumbuhan teknologi saat ini, kita dapat menganggap miris jika organisasi yang besar masih menggunakan cara yang sangat konvensional dalam artian akan menyulitkan mahasiswa dalam melakukan pembayaran IUK Mala. Tidak hanya pembayar yang akan mengalami kesulitan, petugas juga akan mengalami kesulitan karena harus menjaga tempat secara terus-menerus tanpa adanya kepastian siapa yang akan membayar, tidak berlebihan jika hal ini dikatakan lose-lose solution di zaman IT ini.

Sistem berbasis online bukanlah hal yang baru, namun jika sebelumnya belum pernah digunakan maka itu bisa kita anggap sebagai solusi yang cukup mutakhir dimana mampu memecahkan berbagai permasalahan dalam pembayaran IUK Mala terlebih sudah banyak mahasiswa yang menggunakan layanan internet melalui ponsel ataupun mobile banking.

Dampak lain yang akan dirasakan dengan adanya sistem pembayaran ini adalah tranparansi keuangan yang dapat dimunculkan karena dengan adanya pelaporan secara online mampu memantau baik arus pemasukan maupun pengeluaran. Kita mungkin sering bertanya sudah berapa banyak yang membayar? uang yang terkumpul sudah berapa? dan digunakan untuk apa saja uang tersebut? tentu sebagai mahasiswa kita perlu memantau apa yang dilakukan oleh BEM REMA UPI, sudah bukan saatnya lagi kita untuk apatis.

UPI Milik KITA, bukan Milik KAMI
Menuju UPI 1, Generasi Pemersatu

#Vote1 #UPIBerdaulat

#1 DENI-AKBAR AKAN PERMUDAH KOORDINASI DENGAN E-SCHEDULE

12204561_1106598832684178_112807388_n

Pemanfaatan layanan online akan mempermudah komunikasi dan koordinasi. Sebagai Pimpinan dari BEM REMA UPI sangat penting untuk penjadwalan karena berbagai peran perlu dilakukan seperti undangan dari berbagai Ormawa ataupun hanya sekedar tanda tangan. Memang hal tersebut terlihat sepele namun jika seorang Pimpinan sulit untuk ditemui ataupun dikonfirmasi tentu akan menjadi masalah.

Dengan adanya E-Schedule akan mampu melaporkan aktivitas kerja Pimpinan BEM REMA secara langsung sehingga koordinasi yang dilakukan akan lebih mudah karena kejelasan posisi Pimpinan sehingga baik dari Mahasiswa ataupun Staf yang membutuhkan dapat langsung berkoordinasi.

Website BEM REMA UPI perlu melaporkan seluruh informasi terkait dana, kegiatan ataupun hal lainnya sehingga muncul keterbukaan terhadap mahasiswa dan tentu fungsi pengawasan di kalangan mahasiswa akan muncul. Pengawasan secara langsung oleh Mahasiswa dinilai penting karena Mahasiswa UPI sebagai pemberi mandat terhadap Pimpinan BEM REMA UPI.

UPI MIlik KITA bukan Milik KAMI
Menuju UPI 1, Generasi Pemersatu

#Vote1 #UPIBerdaulat

Kampanye dengan Lagu Salam UPI #1

SALAM UPI SATU

Ayo Kita Semua Warga UPI
Ikut Serta dalam Pemilu REMA
Demi Tercipta BEM REMA Berdaulat
Nomor Urut Satu Siap Gerak

Berdaulat Visinya
Berkarya, Religius, Mandiri,
Adil, Unggul, Aktual itulah Misinya
Salam UPI Satu

Marilah Kawan Mari Beri Dukungan
Tuk Deni-Akbar yang Bawa Perubahan
Marilah Kawan Mari Beri Dukungan
Nomor Satulah yang kan Pasti Menang

Download

#1 DENI-AKBAR REALISASIKAN JANJI DENGAN MENGADAKAN PELATIHAN PAPER INTERNASIONAL

cropped-cropped-12244025_1106675046009890_1621645640_n2.jpg

Calon Presiden dan Wakil Presiden BEM REMA UPI, Deni dan Akbar segera merealisasikan janjinya dengan mengadakan pematerian tentang “Tips lolos paper internasional dan strategi pendanaan” yang akan diadakan di berbagai Kampus daerah dan fakultas di kampus bumi siliwangi. Pematerian akan disampaikan oleh Aan Agustan yang sudah memiliki pengalaman dalam berbagai kegiatan internasional di Jepang, Singapura, Thailand, dan Malaysia. Aan yang merupakan mahasiswa Pendidikan Ilmu Komputer, FPMIPA, akan menyampaikan terkait pengalaman dan cara cepat untuk lolos juga terkait bagaimana untuk mencari dana.

Tujuan diadakannya kegiatan ini untuk mendorong mahasiswa agar berprestasi khususnya dalam bidang penulisan dalam rangka untuk mendorong publikasi ilmiah di kampus UPI. Mahasiswa yang berada baik di Kampus Bumsil maupun Daerah diharapkan mampu untuk mengembangkan minat dan bakat khususnya dalam bidang penulisan ilmiah untuk unjuk diri dalam berbagai event nasional dan internasional.

Kita memerlukan kegiatan yang mampu dirasakan langsung oleh mahasiswa, tidak cukup hanya dengan figur seorang mahasiswa berprestasi yang digunakan hanya untuk menarik suara dan cenderung nihil ketika sudah menjadi seorang pimpinan di BEM REMA. Terobosan akan dilakukan oleh pasangan nomor urut 1 ini seperti dengan akan dibuatnya portal informasi terkait berbagai event/lomba untuk diikuti oleh mahasiswa serta siapa saja mahasiswa yang memiliki prestasi sehingga menjadi bentuk apresiasi.

Kegiatan ini dapat langsung dimulai dalam waktu dekat ini disesuaikan dengan jadwal antara Kampus Daerah dan Fakultas yang menginginkan pematerian, harapannya kegiatan ini dapat diterima dengan baik sehingga kita bersama-sama meraih prestasi untuk menjadikan UPI yang Berdaulat dan Nomor 1.

UPI Milik KITA, bukan Milik KAMI
Menuju UPI 1, Generasi Pemersatu

#Vote1 #UPIBerdaulat

#1 DENI-AKBAR CANANGKAN KEMENTRIAN KERJASAMA DAN USAHA

image

Kementrian Kerjasama dan Usaha akan menjaring sponsor baik dari BUMN ataupun Swasta dari hasil kerjasama baik berupa uang ataupun jasa akan dimanfaatkan dalam pengembangan mahasiswa bisa berupa penanaman modal untuk usaha ataupun dialokasikan dalam membantu mahasiswa yang membutuhkan. Selain itu dalam kementrian ini dapat menjaring lowongan pekerjaan disekitar UPI dan menyebarkannya kepada mahasiswa yang membutuhkan.

Pasangan Capres dan Cawapres no urut 1, Deni Maulana dan Maulana Akbar, akan membentuk Kementrian Kerjasama dan Usaha jika nanti terpilih menjadi Presiden dan Wakil Presiden BEM REMA UPI melihat sebagian besar anggaran masih dimanfaatkan untuk mengadakan kegiatan serta transportasi untuk berbagai aksi. Kita memerlukan aksi yang berdampak langsung terhadap mahasiswa UPI.

Fungsi lain yang memungkinkan dilakukan oleh Kementrian Kerjasama dan Usaha adalah menjaring sponsor sehingga ketika ada Himpunan ataupun UKM yang mengadakan suatu kegiatan tidak akan kesulitan untuk mendapatkan sponsorship. Laporan keuangan akan dilakukan ketika ada transaksi keuangan secara online sehingga transparansi keuangan dapat dimonitoring baik dari pihak kerjasama ataupun mahasiswa yang memberi mandat kepada Deni-Akbar ketika terpilih.

Karena KITA bukan KAMI,
Menuju UPI 1, Generasi Pemersatu

#Vote1 #UPIBerdaulat

#1 DENI-AKBAR PERJUANGKAN UANG SAKU MAHASISWA BIDIK MISI

Usulan_Logo_Versi_2_copy

Pasangan urut Capres dan Cawapres BEM REMA UPI no urut 1, Deni dan Akbar menyatakan bahwa siap untuk memperjuangkan uang saku mahasiswa Bidik Misi yang selama ini tergolong kecil yang berkisar Rp. 600.000,-/bulan. Selama ini belum ada pihak yang memperhatikan terkait besaran dana yang diterima oleh mahasiswa Bidik Misi, jika dicermati dengan uang tersebut tentu tidak akan mencukupi berbagai kebutuhan dalam 1 bulan terlebih jika mengalami keterlambatan dalam pencairan.

Bidik Misi menjadi penting karena memberikan kesempatan yang besar bagi banyak mahasiswa, sudah banyak mahasiswa penerima Bidik Misi yang memiliki berbagai prestasi yang mengagumkan, namun jika kita membandingkan uang saku di ITB yang berkisar Rp. 800.000,- mungkin kita bertanya apakah yang membedakan kondisi di UPI dan ITB sehingga besaran yang diterima berbeda padahal harga cilok di Gerlong dan di Jl. Ganesha sama saja. Lalu apa yang membedakan?

12204561_1106598832684178_112807388_n

Presiden dan Wakil Presiden BEM REMA UPI menjadi orang yang terdepan dalam membela berbagai kepentingan mahasiswa termasuk Mahasiswa Bidik Misi, terlebih ini merupakan bagian dari Advokasi yang harusnya dikelola oleh Kementrian Dalam Negeri (KEMENDAGRI) lalu apa yang selama ini ditawarkan dan direalisasikan, tidakah ada yang ingat dengan mahasiswa dari Bidik Misi? Oleh karena itu Capres dan Cawapres no. 1 memiliki terobosan dengan memperjuangkan uang saku mahasiswa Bidik Misi sehingga naik menjadi Rp. 800.000,- s.d Rp. 1.000.000,-. Selama ini banyak mahasiswa yang berteriak tentang kenaikan dolar dan harga kebutuhan, tapi adakah yang peduli dengan besaran uang saku dari Mahasiswa Bidik Misi? Ayo suarakan aspirasi melalui #1Deni-Akbar, #UPIBerdaulat #Vote1