Fiuhh uda luama banget ga nyamperin blog ini. huehehe… *akibat di block di kantor, dan inet di kos jg super duper lemots 😀
Postingan kali ini mengenai pengalaman yg pasti akan jadi once in a lifetime :D. Penyelidikan KANONIK !
Bagi yg belum menikah atau yang non Katolik, mgkn asing dengan sebutan di atas. Ya, kebetulan saya non-Katolik yang akan menikah secara Katolik. Jadi sedikit banyak ngikutin tradisinya Katolik. Tapi walopun saya menikah secara Katolik, saya cuma ‘numpang’ pemberkatan aja kok. Saya tetap berkeyakinan di agama saya sekarang.
Oke, kl mengurut prosesi supaya bisa diberkatin di Gereja Katolik. Tahapan pertama adalah mengikuti KPP selama 3 hari. yang ini ga full 3 hari, satu hari 2 sesi, dari jam 16.00-21.00 kecuali hr Minggu, pagi hari. Saya mengikuti nya hari Jumat-Minggu (10-12 Mei). Apa aja topiknya?
Hari pertama:
Pernikahan dalam agama Katolik >> sesi ini dibawakan oleh seorang romo, yg isinya sekitaran pandangan pernikahan dalam Katolik *cukup stress di sesi ini karena perbedaan pandangan dan juga kebetulan romo ny cukup ‘saklek’
Hari kedua:
Pengaturan keuangan dalam keluarga & komunikasi dalam keluarga. Kedua topik ini mengasyikan, dibawakan oleh para senior suami istri yg telah lama berumah tangga. topikny menarik dengan berbagai macam contoh kasus yang memang sering terjadi ^^ banyak trik yg didapat dan intinya ya semua diKOMUNIKASIkan 😀
Hari ketiga:
Pembahasan seputaran hubungan sexual dan alat kontrasepsi >> yg paling diingat si kontrasepsi yg dianjurkan adalah KB alami ^^, selanjutny silakan googling saja deh wkwkkw
Keseluruhan sesi diakhiri dengan misa dan pembagian sertifikat. Yey… sudah lulus saya.. hahhaha
Next step….
Dan peristiwa kedua kalinya adalah… Penyelidikan (ato penyidikan) kanonik yang dilangsungkan H-sebulan. Karena saya non Katolik, saya perlu mendatangkan 2 org saksi *kebetulan teman pun boleh jadi saksi (2 org teman SMP) yg ada di jkt bersedia jd saksi.
Lagi-lagi saya dapat toleransi, ya karena saya bekerja di pinggiran kota Bekasi, sedangkan gereja tempat pemberkatan yg ada di JakBar nyaris tangerang sono… dibuatkan lah jadwal malam2, jam 21.00 hari Jumat. Dan apesnya… Jumat menuju long weekend….fiuh…
Tapi lagi2 ya kl emang hal itu yg terbaik, ya terbaik jg. Ga disangka jg, si yayank mendadak disuru ke Karawang, which means, bisa jemput saya dl, jd saya ga perlu nunggu bis kesayangan buat ngankut ke jkt. Start berangkat jam 16.30 an, dan… macet sodara2….tp endingny bisa pas sampe di lokasinya jam 21.00 ^__^ fiuh… lega 😀
Romo yg interview kali ini beda dengan yg membawakan KPP. Untunglah, yg ini bule tapi fasih ber’bahasa’. Begitu menyapa kami, saksi yg pertama diinterview. wew… deg2an, pastinya *berasa mo sidang aje.
Selesai saksi, si yayank yg duluan interview. dan saya….
Pertanyaannnya apa aja? hmmm mgkn tiap romo bisa beda ya nanya nya. kalo saya kmrn ditanya: Apa kekurangan pasangan mu? Menurutmu, sikap mu yg bagaimana yg ga disukai pasangan? KPP apa yang berkesan *sejujurnya saya hanya ingat bagian2 ‘menyebalkan’, tips2 yg baik malah lupa begitu saja. Dan banyak pertanyaan lainnya ttg keluarga, kesiapan kita, dll. Poin pentingnya si diingatkan akan komunikasi antar pasangan. krn beda gender, otomatis cara pandang terhadap suatu peristiwa itu beda. dan pasangan jg tidak bisa membaca apa yg kita maksud kl tidak dikomunikasikan. Dan juga dikasi PR untuk memperbaiki kekurangan kita pribadi, karena mengubah kekurangan pribadi lebih mudah dibanding mengubah kekurangan pasangan.
Pertanyaan lainnya adalah berhubungan dengan materi KPP, kesiapan dan kesediaan, menikah tanpa paksaan, ancaman, dll.
*Kalo uda yakin bakal lolos kok 😀
Interview terakhir adalah… kami berdua dikasi wejangan, dan juga penandatanganan surat perjanjian, karena kami beda agama, jd yg Katolik tetap pada agamanya dan berusaha mendidik anak secara Katolik. Lagi2 dikasi PR *agar saling mengkomunikasikan kekurangan kami berdua, dan juga diharapkan saling memperhatikan. Banyak kasus karena pasangannyaa tidak memperhatikan, akan datang pihak ketiga yang akan memperhatikan *muasal keretakan rumah tangga 😀
Kata2 “PR” td sempat bikin si yayank dag dig dug… takut ga lolos bo! hahahaa
But at the end… Romo ny bilang ‘MAJU TERUS’ *baru lega dia.. hahhaa
Yeah… malam itu ditutup dengan mengantarkan salah satu saksi plg ke rumahnya diselingi makan malam dulu di bakut n sate *laperrrr blum makan malam. wkwkkw
Oya, totally interpiu satu jam. jam 22.00 selesai.
Lega juga… finally… ^^