Ada Apa dengan Demonstrasi ?

Oktober 21, 2007

Fatwa Masyaikh tentang Demonstrasi

Fatwa Syaikh Abdul Aziz Ibn Baz –rahimahullah Ta’ala

Beliau –rahimahullah– berkata, “Cara yang bagus merupakan sarana terbesar diterimanya kebenaran. Sedang cara yang keliru dan kasar merupakan sarana yang paling berbahaya ditolaknya dan tidak diterimanya kebenaran, atau bisa mengobarkan kekacauan, kezhaliman, permusuhan, dan saling menyerang. Dikategorikan dalam permasalahan ini apa yang dikerjakan oleh sebagian orang berupa demonstrasi yang menyebabkan keburukan yang banyak bagi para da’i. Maka berkonvoi di jalan-jalan dan berteriak bukanlah merupakan jalan untuk memperbaiki dan dakwah. Jadi, cara yang benar adalah dengan menziarahi (pemerintah), menyuratinya dengan cara yang bagus. Nasihatilah para pemimpin, pemerintah, dan kepala suku dengan metode seperti ini. Bukan dengan cara kekerasan dan demonstrasi. Nabi –Shollallahu alaihi wasallam- ketika tinggal di Makkah selama 13 tahun, beliau tidaklah pernah menggunakan demonstrasi dan berkonvoi, serta tidak mengancam orang lain untuk menghancurkan harta-bendanya, dan membunuh mereka. Tak ragu lagi, cara ini akan membahayakan dakwah dan para da’i, akan menghalangi tersebarnya dakwah, membuat para pemimpin teras memusuhinya dan melawannya dengan segala yang mungkin bisa dilakukannya. Mereka (para pelaku demo) menginginkan kebaikan dengan cara seperti tersebut, akan tetapi malah terjadi yang sebaliknya. Maka hendaknya seorang da’I ilallah menempuh jalannya para rasul dan pengikutnya, sekalipun memakan waktu yang panjang. Itu lebih utama dibandingkan perbuatan yang membahayakan dan mempersempit (ruang gerak) dakwah, atau dihabisi. Walaa haula walaa quwwata illa billah”. [Lihat Majallah Al-Buhuts Al-Islamiyyah, edisi ke-38, (hal.310)]

Beliau -rahimahullah- pernah ditanya, “Apakah demonstrasi yang dilakukan oleh kaum pria dan wanita melawan pemerintah bisa dianggap termasuk sarana dakwah? Apakah orang yang meninggal di dalamnya dianggap mati syahid?”

Baca entri selengkapnya »


Huruf Jar

Oktober 20, 2007

Huruf-huruf yang membarisbawahi isim

Huruf yang membarisbawahi (berfungsi memberi baris bawah/kasrah pada isim) ada 19 huruf. Bila ada isim yang sebelumnya bersambung dengan salah satu dari 19 huruf tersebut maka baris akhirnya adalah kasrah (baris bawah).

Download Aja disini ya … huruf.doc

Artikel ini dikutip dari http://alatsar.wordpress.com


Download Kajian

Oktober 9, 2007

Download Kajian Asatidz

seputar Firqoh Ikhwanul Muslimin

Ikhwanul Muslimin dalam timbangan 1 – Ustadz Usamah Faishol Mahri

Ikhwanul Muslimin dalam timbangan 2 – Ustadz Usamah Faishol Mahri

Ikhwanul Muslimin dalam timbangan 3 – Ustadz Usamah Faishol Mahri

Ikhwanul Muslimin dalam timbangan 4 – Ustadz Usamah Faishol Mahri

Ikhwanul Muslimin dalam timbangan 5 – Ustadz Usamah Faishol Mahri

Ikhwanul Muslimin dalam timbangan 6 – Ustadz Usamah Faishol Mahri

Ikhwanul Muslimin dalam timbangan 7 – Ustadz Usamah Faishol Mahri Baca entri selengkapnya »


BERIJTIHAD SENDIRI TANPA DISERTAI ILMU

Oktober 6, 2007

BERIJTIHAD SENDIRI

TANPA DISERTAI ILMU

Jawaban Syaikh Abdul Azis bin Abdillah bin Baz, atas pertanyaan dari para penuntut ilmu.

Bagaimana pendapat Anda atas pernyataan para pemuda bahwa mereka sama sekali tidak ikut kepada salah satu dari empat mazhab dalam islam, tidak mengikuti ijtihad para imam mazhab, bahkan mereka maunya berijtihad sendiri. Maka bagaimana pendapat anda tentang hal ini dan apa nasehat Anda untuk mereka?

Jawab: Baca entri selengkapnya »


Dilarang Khuruj bersama JT

September 29, 2007

سئل سماحة الشيخ عبد العزيز بن عبد الله بن باز – رحمه الله تعالى – عن جماعة التبليغ فقال السائل:

نسمع يا سماحة الشيخ عن جماعة التبليغ وما تقوم به من دعوة، فهل تنصحني بالانخراط في هذه الجماعة، أرجو توجيهي ونصحي، وأعظم الله مثوبتكم؟

 

فأجاب الشيخ بقوله:

(( كل من دعا إلى الله فهو مبلغ (( بلغوا عني ولو آية )) ، لكن جماعة التبليغ المعروفة الهندية عندهم خرافات، عندهم بعض البدع والشركيات، فلا يجوز الخروج معهم، إلا إنسان عنده علم يخرج لينكر عليهم ويعلمهم.

أما إذا خرج يتابعهم، لا.

لأن عندهم خرافات وعندهم غلط، عندهم نقص في العلم، لكن إذا كان جماعة تبليغ غيرهم أهل بصيرة وأهل علم يخرج معهم للدعوة إلى الله.

Baca entri selengkapnya »


Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai