Feeds:
Pos
Komentar

Aku Bermimpi Jadi Presiden

Setiap kali media massa secara bertubi-tubi dan gaduh memberitakan dan mengulas sesuatu, aku terkena mimpi. Dahulu aku pernah bermimpi menjadi konglomerat.

Sejak kita memasuki era Reformasi, media massa gaduh sekali memberitakan dan mengulas apa saja dengan cara yang bagaimana saja tentang kehidupan bernegara dan berbangsa. Aku terkena mimpi lagi. Kali ini aku bermimpi jadi presiden. Dalam mimpi itu, sudah lama aku jadi presiden dengan dukungan yang besar dan luas. Namun, belakangan ini reputasi dan popularitasku merosot tajam.

Punya waktu

Namun, aku masih punya cukup waktu melakukan gebrakan yang akan mengabadikan namaku dengan tinta emas dalam sejarah. Kalau tak aku lakukan, sudah jelas namaku akan ditulis dalam sejarah dengan lumpur Lapindo. Maka, aku dihadapkan pada kondisi nothing to loose. Jadi, aku akan memberlakukan pemerintahan tangan besi. Untuk itu, aku telah dapat dukungan dari tentara. Aku sudah sabar, mati-matian mencoba berdemokrasi seperti yang dianjurkan Abang Sam, tetapi ketika citraku merosot sangat tajam, aku dihina rakyat dan tetanggaku sendiri, Abang Sam menghilang.

Dengan tangan besi, akan kulakukan tindakan berikut.

Melalui dekrit, aku bubarkan parlemen dan senat. Strukturnya kukembalikan jadi parlemen saja, yang kalau ditambah dengan wakil dari golongan fungsional dan daerah, jadi badan pertimbanganku yang aku anggap mewakili aspirasi seluruh rakyat. Dengan demikian, partai politik masih penting karena berfungsi mengisi sebagian dari parlemen melalui pemilu. Namun, partainya kusederhanakan hanya jadi dua. Kalau mau meniru AS, juga termasuk sistem dua partainya. Kabinet kujadikan sangat ramping: hanya 18 menteri. Yang jelas, lebih mudah mengendalikannya karena aku akan mengendalikannya dengan tangan besi juga.

KKN kuberantas dengan tangan besi. Kasus besar tetap diproses melalui hukum, tetapi aku tak mau buang banyak waktu dan tenaga untuk itu, apalagi kasus kecil. Sekaligus akan kubenahi seluruh lingkungan birokrasinya. Pertama kurampingkan kabinet. Setelah itu, semua jajaran di bawah kabinet kurampingkan. Jumlah jajaran setiap menteri sesuai dengan kebutuhannya. Masa badan kurus dan badan gemuk berbaju sama semua?

Birokrasi yang sudah ramping dan optimal aku tingkatkan pendapatannya sampai benar-benar cukup. Kalau masih berani korupsi, aku tembak mati.

Tanah dari siapa saja yang digarap oleh buruh tani dengan perolehannya hanya sebesar 2/5 dalam natura, kubeli paksa dengan harga yang kutentukan. Kalau menolak, kupenjarakan seumur hidup atau kutembak mati. Tanah milik negara kubagikan kepada para petani secukupnya supaya optimal, tak sekadar 0,3 hektar. Transmigrasi dan KB kugalakkan lagi.

Kementerian Keuangan, Bank Sentral, Percetakan Uang, dan Petral di Singapura kukuasai sepenuhnya. Dengan KKN yang luar biasa, penumpukan uang terjadi di sana selama dana belum dirampok habis. Dengan jumlah kementerian yang sudah sedikit, semua rekening kubekukan dan segera kucairkan kembali dalam rekening bank yang jumlahnya sedikit hingga lebih jelas dan sederhana pengelolaannya.

Kekayaan bangsa ini terdiri dari dua kelompok besar. Yang satu kekayaan yang dibentuk manusia, yaitu berproduksi dan berdistribusi dengan mengombinasikan berbagai faktor produksi yang penuh risiko kerugian. Para manusia entrepreneur ini boleh sebebas-bebasnya memupuk kekayaan melalui kegiatannya asal dalam rangka semua hukum yang berlaku.

Diberikan secara adil

Kelompok kekayaan bangsa yang lainnya adalah yang sudah ada di dalam perut bumi, dalam perairan, dan di atas tanah berbentuk hutan. Kesemuanya ini pemberian Tuhan Yang Maha-Adil kepada warga negaraku. Kekayaan alam ini tentunya diberikan kepada setiap manusia Indonesia secara adil. Maka, semuanya kukuasai untuk selanjutnya dikuasai sepenuhnya oleh BUMN yang harus menggunakan hasilnya bagi semua rakyat seadil-adilnya. Siapa yang menyuarakan dogma bahwa BUMN mesti korup, kuhukum seumur hidup.

Semua kontrak dalam bidang ekstraktif dengan swasta, baik asing maupun domestik untuk sementara dan parsial dihormati dalam arti, boleh melakukan pekerjaannya. Namun, semua hasil penjualannya harus dimasukkan ke dalam escrow account bank yang aku tunjuk. Ini tak berarti disita, tetapi penggunaannya harus dengan persetujuan bersama. Pajak saya naikkan tajam dan masa berlakunya semua kontrak ekstraktif aku persingkat.

Berbarengan dengan itu, segera kumulai berunding dengan mereka bagaimana cara terbaik untuk semua pihak menyerahkanya kepada negara melalui BUMN. Semua rencana BUMN untuk diswastakan kuhentikan. Semua persiapan untuk IPO kubatalkan. Otonomi daerah kubatalkan. Semua peraturan yang berlaku sebelum UUD 1945 diamandemen kuberlakukan lagi. Semuanya dilakukan dengan persuasi yang kuat atas dukungan angkatan bersenjata.

Utang pemerintah, baik luar negeri maupun dalam negeri, ditinjau kembali. Tidak dikemplang. Namun, dilakukan rescheduling dan haircut. Beban utang dan bunganya sudah merupakan 25% dari APBN. Bunga akumulatifnya yang dibayarkan sudah lebih besar daripada utang pokoknya. Ditambah dengan anggaran rutin, tak ada ruang gerak lagi untuk pembangunan barang, jasa publik, serta pelayanan pendidikan dan kesehatan buat golongan yang paling tak mampu. Akan kujelaskan kepada negara pemberi utang bahwa para pemberi utang selalu harus ikut bertanggung jawab kalau ada kredit yang macet. Mereka harus jujur bahwa mereka sebenarnya adalah rentenir atau lintah darat yang sudah cukup dari lebih mengisap darah rakyatku.

Pembangunan barang dan jasa publik, termasuk infrastruktur, dipergiat. Aku akan menentukan apa yang harus dianggap sebagai barang dan jasa publik dan penggunaannya gratis untuk siapa saja karena pembangunan maupun pemeliharaannya oleh hasil pajak dan hasil eksploitasi kekayaan alam yang milik rakyat seluruhnya.

Jalan raya bebas hambatan, air bersih, puskesmas, sekolah milik negara boleh dinikmati gratis karena pembiayaan oleh pajak, retribusi, royalti, premi asuransi jaminan sosial, dan pendapatan negara lainnya. UUD 1945 dikembalikan. Semua perundang-undangan yang ada ditinjau kembali, diselaraskan dengan maksud segala sesuatunya, dibuat optimal dan cocok untuk kondisi bangsa kita dewasa ini. Dari sana setahap demi setahap kita sempurnakan sesuai dengan perkembangan pendidikan, pengetahuan, dan kematangan rakyat kita dalam menjalankan demokrasi ala Indonesia.

Kulakukan semua ini agar lumpur Lapindo yang mulai menulis sejarahku bisa dihapus dan mulai ditulis kembali dengan tinta emas. Setidaknya tinta perak

Kwik Kian Gie | Kompas | Rabu, 3 November 2010

Posted with WordPress for BlackBerry.

Check this out

PPOB PLN, Pro dan Kontra

PPOB (Payment Point Online Bank) sudah di terapkan di beberapa daerah di Jawa Barat dan sekarang mulai diberlakukan juga di daerah lain. Pro kontra tentang pelaksanaan PPOB masih menjadi perdebatan di kelompok masyarakat, penyelenggara pembayaran rekening listrik, dan anggota dewan di daerah masing-masing.

Apa sih PPOB?

Payment Point Online Bank atau disingkat PPOB adalah layanan pembayaran rekening listrik  pelanggan PLN secara online melalui jasa Bank. PLN dengan beberapa kali kebijakan telah berupaya memperbaiki sistem pembayaran rekening listrik pelanggannya mulai dari manual, ofline kemudian sekarang menuju ke online. Beberapa produk yang diluncurkanpun diharapkan mampu meningkatkan kinerja PLN secara nyata. PPOB menggunakan jasa Bank sebagai lembaga keuangan, lembaga Switching sebagai gateway lalu lintas data, plus Data Center PLN sebagai penyedia data. Dan yang terakhir adalah outlet-outlet yang bisa berupa sebagai berikut:
-ATM             
-Teller             
-Auto Debet 
-SMS Banking
-Phone Banking
-Internet Banking
-SST
-KUD 
-EDC 
-Wartel 
-Yayasan            
-Kelurahan           
-Pesantren           
-Kantor Pos           
-Mobil Pos 

Pro kontra PPOB

Beberapa penolakan dan dukungan terhadap produk ini terus mengalir di masyarakat seperti terlihat di bawah ini :

PPOB sebagai solusi atau ilusi?

Dan salah satu penerapan PPOB inipun seperti diungkap pejabat PLN disini adalah untuk meminimalisir resiko dan menekan angka tunggakan serta mengurangi biaya operasional. Penerapan untuk daerah metropolis mungkin tidak menimbulkan dampak yang berarti dengan pengenaan biaya administrasi bank sebesar rp.1600 sampai rp.5000 karena tingkat ekonomi dan akses ke outlet-outlet berdekatan. Masalah justru dikhawatirkan timbul di pedesaan yang selama ini menerapkan
sistem kolektif dan tingkat ekonomi yang masih rendah serta akses ke outlet yang masih jauh. Tapi hal ini dibantah oleh pihak yang pro disini karena dianggap biaya administrasi PPOB lebih kecil dari biaya transportasi menuju ke outlet-outlet. Terlepas dari pro dan kontra yang terjadi dengan adanya PPOB, selama semua dapat dikomunikasikan dan tidak ada informasi yang ditutup-tutupi, sebagai pelanggan listrik akan menerima selama itu juga meningkatkan mutu layanan PLN pada saat terjadi gangguan,pemadaman serta troubleshooting lainnya. Warga di pedesaan entah karena sosialisasi yang kurang atau sebab lain sampai saat ini masih ada yang tidak tahu tentang perubahan-perubahan sistem pembayaran serta jatuh tempo waktu pembayaran. Sehingga masih ada saja pelanggan yang terkejut saat dikenai biaya keterlambatan karena kurang informasi. Pelanggan sudah sangat berterima kasih karena diterangi sampai saat ini.Dan anggaran yang di hemat dari pelaksanaan PPOB semoga dapat meningkatkan jumlah jaringan yang masuk ke pelosok desa dengan diinvestasikan untuk pembangunan pembangkit-pembangkit baru, sehingga seperti slogan PLN yang ingin menjadikan
listrik untuk kehidupan yang lebih baik.

Komunikasi Multi Arah

Bagaimana sebuah perusahaan bisa melibatkan pelanggannya dalam menentukan makna dan karakter dari produknya sudah banyak diterapkan oleh perusahaan-perusahaan kelas dunia. Beberapa pihak berpendapat bahwa saat ini sebuah produk tidak bisa lagi statis dan diterapkan secara sepihak oleh perusahaan. Begitu juga dengan PLN dengan PPOB nya. Beberapa upaya komunikasi eksternal ke poin-poin berikut mungkin sudah dilakukan :

-Hukum
-Pemda
-DPRD
-Ulama
-Pelanggan
-LSM
-Pers
-Mitra Kerja

Dan mungkin masih ada lagi upaya komunikasi multi arah lain (citizens brand mungkin?) yang dapat menggaet dan mempertahankan relasi emosional jangka panjang dengan komunitas dan masyarakat di sekitarnya. Tidak ada salahnya mengadopsi sebuah sistem yang sukses di satu daerah untuk diterapkan di daerah yang lain selama migrasi itu berlangsung mulus, cantik serta cerdas. Untuk daerah-daerah yang akan diluncurkan produk PPOB semoga dapat menikmati kemudahan layanan ini dan jangan menunggak lagi agar tidak terkena biaya keterlambatan. Jika anda merasa pro maupun kontra dengan produk ini, berpendapatlah..mumpung ini era kebebasan yang bertanggung jawab.

 (UPDATE PRO DAN KONTRA PPOB)

(Dîrghâyuh sira sang rumengwa tuwi sang mamaca manulisa)

Adam Malik, agen CIA?

ciaAdalah seorang wartawan New York Times Tim Weiner, dalam bukunya Legacy of Ashes, History of the CIA yang mengutip pernyataan seorang pejabat tinggi CIA  Clyde McAvoy, bahwa wakil Presiden ketiga RI Adam Malik sebagai agen CIA, seorang pejabat tertinggi yang pernah direkrut CIA.

Dalam buku disebutkan kalau Adam Malik  berperan menggulingkan Soekarno, dan menumpas PKI. CIA pun membentuk trio yang kelak berkuasa pascatumbangnya Soekarno, yakni Adam Malik, Sultan Hamenglubuwono IX, dan Soeharto. Beberapa pengamat sejarah dan politik meragukan pernyataan tersebut karena hanya bersumber pada satu obyek saja tanpa ada sumber kedua yang memperkuat pernyataan tersebut.

Ada apa dibalik semua ini?apakah ini hanya pembelokan opini semata ditengah persoalan ekonomi bangsa, atau memang ada pihak lain yang mengambil keuntungan dari sisi politis? Bagaimana jika ini bukan teknik marketing si Tim Weiner? Bagaimana jika ini adalah sebuah kebenaran? Apa sisi untung dan ruginya bagi pemerintah?

Kita seperti sudah banyak menemui temuan-temuan baru yang bertolak belakang dengan sejarah setelah era itu tumbang, entah itu didasari motif material si pencari fakta, atau memang motif meluruskan sejarah belaka. Dan sejarah memang tidak terlepas dari siapa yang berkuasa saat itu, maka dia akan berperan besar dalam membuat sejarah pada masanya. 

Pemerintah dengan bijak akan menyelidiki lebih dulu persoalan ini, apakah terkait dengan stabilitas pertahanan dan keamanan negara, politik maupun ideologi. Kebijakan membredel dan menarik buku tersebut justru akan membuat orang penasaran. Tetapi berikan porsi seperlunya saja dari bentuk penanganannya, sehingga porsi pemerintah untuk mengatasi persoalan ekonomi tetap menjadi prioritas.

Kewaspadaan tinggi tetap diperlukan dalam situasi global yang tidak menentu sekarang ini, kita boleh ragu dengan pernyataan wartawan itu, kita bisa saja ber teori konspirasi ada pihak asing yang tidak ingin Indonesia maju dengan memberikan Indonesia beban sejarah baru sehingga negara tidak akan pernah memikirkan masa depan dan hanya berkutat dengan mengungkit-ungkit sejarah yang kelam.

Kita dapat juga berteori bahwa CIA adalah dalang dari semua ini, mereka adalah dinas rahasia yang tidak diragukan kemampuannya di dunia selain Mossad. Dan tidak menutup kemungkinan sampai sekarang pun masih ada pejabat tinggi yang menjadi agen CIA, kalau kita ingin ber teori konspirasi. Mungkin bisa jadi teman dekat, keluarga, atau blogger2 disini adalah salah satu agen CIA?Bagaimanapun teori ini sangat menarik waktu jadi bahan obrolan di kantor, warung kopi, bahkan di blog. Dan kita boleh bertanya-tanya penjualan aset-aset bangsa yang dijual ke pihak asing apakah juga menjadi bagian dari konspirasi tersebut. Semua teori ini semoga meningkatkan kewaspadaan bangsa untuk terus melangkah ke depan.

 

( SAK BEJO BEJANING WONG KANG LALI IKU ISIH BEJO WONG KANG ELING LAN WASPODO )

Hari minggu kemaren pas ada acara keluarga di Malang, seorang kemenakan berniat untuk memasang internet di kantornya. Sebuah kantor yang digunakan untuk usaha biro travelling, dan dia menanyakan kira-kira ISP yang bagus di kota Malang dimana?

Kemudian aku usulkan untuk mencari informasi di sekitar kantornya apakah ada ISP yang bagus, biasanya memang di beberapa tempat di Malang menggunakan produk internet milik BUMN di negeri ini. Akhirnya aku coba rekomendasi beberapa alternatif lain kalau memang dia tidak mau menggunakan ISP tersebut. Aku sendiri sudah lama gak update informasi ISP-ISP yang lagi in di Malang. Akhirnya setelah beberapa kali surfing aku dapatkan beberapa alternatif ISP di Malang yang dapat dicoba :

Kategori wireless 2.4 GHZ :

Kategori non Wireless 2.4 Ghz (personal dialup/ADSL//GPRS/3G)

  • Telkomnet
  • Speedy
  • Indosat
  • Telkomsel Flash
  • XL
  • Fren
  • Smart
  • Dll

Untuk kategori yang wireless 2.4 Ghz aku dapat informasi kalo ISP beningnet , yang walaupun baru berdiri sekitar satu tahun ini namun memiliki coverage area yang paling luas meliputi Ngantang, Pujon, Batu, Malang Kota, Singosari, Kepanjen, Dampit, Kabupaten Malang. Bahkan mereka ngeklaim kalo wireless 2.4 Ghz nya sampai di Madiun (on progress). ISP yang berkantor di daerah sawojajar ini memiliki jaringan tersebar secara merata di seluruh Malang Kota dan Kabupaten karena dulunya memang penyedia jaringan wireless 2.4 Ghz untuk sebuah instansi BUMN di Malang, ini info dari marketingnya sih.Hmmm…makanya sampai segitunya, tapi terlepas dari semua itu aku saranin familiku tersebut untuk memilih sesuai dengan kebutuhannya saja. Misalnya kalo pemakaiannya gak terlalu sering dan gak butuh dunlut yang macam-macam mending dial up aja, tapi kalo buat dunlut yang aneh-aneh ya alternatifnya seperti diatas itu.

Dan yang paling penting, buat saran saja untuk familiku itu, jangan termakan omongan marketing ISP, mereka adalah penjual, jangan membeli ikan dalam botol 🙂 , perhatikan Servis purna jualnya, apakah tersedia teknisi yang mau berpanas-panas dan berhujan-hujan ria untuk pointing (penanganan troubleshooting) koneksi jaringan internetnya..Finally selamat mencari ISP di Malang….

 

(Tulisan ini tidak berafiliasi dengan salah satu ISP diatas, dan kalo kurang tolong ditambahi )

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai