Dalam urusan kantong, ada pemasukan tapi minim pengeluaran itu ‘alhamdulillah’. Tapi untuk urusan perut, ada ‘pemasukan’ tapi tak ada sarana ‘pengeluaran’, itu ‘masyaallah’.
Mari kita bayangkan bersama-sama. Di situasi lalulintas yang empét-empétan, tiba-tiba panggilan alam itu datang tak diundang, apalagi dalam kondisi yang super tak tertahankan. Hanya doa, ketabahan, dan ikhtiar untuk ‘ngempet’-lah yang membuat semuanya seolah wajar adanya. Read more