Pernahkah kau pergi keluar untuk membeli sate, kemudian di tengah jalan berubah pikiran dan ingin membeli nasi goreng? Lalu kemudian ketika kau melewati tukang sate kau malah mampir dan memesan seporsi sate ayam beserta nasi. Lalu kau duduk di kursi plastik, meletakkan tasmu di kursi sampingnya. Lima menit kemudian kau teringat bahwa kau seharusnya tidak berada di situ, kau seharusnya ada di tukang nasi goreng, memesan nasi goreng yang tidak pedas dan telor dadarnya dipisah. Tapi semua sudah terlambat, kang sate telah mulai membakar 10 tusuk sate sembari menyiapkan nasi di piring. Demikianlah keseharian orang yang saat pergi membeli makan tidak disertai tekad yang kuat.
2022
Berhubung kuota posting gajelas 2022 belum terisi, saya tulis saja post ini.
Bisa dibilang 2021 sama suramnya seperti 2020, ditambah kegagalan saya posting setahun sekali di ig karena lupa, lengkaplah kesuraman sepanjang tahun.
Ga banyak yang berubah dari 2020, masih WFH, masih ga menambah jumlah teman, kalau diingat-ingat di kantor sebelumnya juga ga nambah jumlah teman. Setelah resign putus pula hubungan dengan orang-orang di kantor itu. Terakhir bisa menambah jumlah teman itu 2019, pas di kantor sebelumnya lagi.
Di 2021 saya akhirnya daftar kuliah. Keputusannya dibuat cukup singkat, karena ada barengan dengan seorang penguasa bawah tanah Bekasi, sebut saja Andy, akhirnya saya daftar. Sempat balik beberapa minggu karena ada beberapa berkas yang ketinggalan di rumah. Setelah itu sepanjang sisa tahun saya habiskan di kosan lagi.
Setelah masuk kuliah (masih online), sempat shock karena isinya ternyata cukup muda juga. Ekspektasi saya karena ikutnya kelas karyawan, isinya bakal bapak-bapak PNS menjelang pensiun dan sejenisnya. Ternyata banyak sekali yang lahirnya 2002-2003. Diri ini merasa mulai menua.
Di sosial media mulai banyak story teman menikah atau beranak pinak (disertai tulisan “Masya Allah, Tabarakallah”), paling banyak dari teman semasa SMA dan SMP. Yang ngundang saya sih dikit, mungkin karena hampir pasti saya ga akan datang ya.
Oh iya, pas balik sempet ketemu 2 teman SMP yang cukup dekat, yang satu juga bawa istrinya yang lagi hamil. Aneh sekali melihatnya. Masih lekat di memori ini ketika dia masih nongkrong di warnet, tau-tau sudah berkeluarga dan harus pulang cepat.
Sepertinya ga ada lagi yang perlu ditulis, sekian, sampai jumpa tahun depan (kalau ada).
Penyesalan
Apa iya penyesalan itu selalu datang terlambat? Dulu ketika pandemi belum menyerang, aku selalu terlambat datang ke kantor. Apakah aku bisa disebut penyesalan? Atau haruskah aku menyesal karena selalu datang terlambat? Entahlah, karena sekarang umat manusia sudah mulai menerapkan WFH, maka sebaiknya tidak perlu terlalu kita pikirkan.
Kejahatan
Kejahatan terjadi bukan hanya karena ada niat dari pelakunya, tetapi juga karena ada eksekusi. Kesempatan mah bisa lah diciptakan ama dia. Sekian.
Kamis Dini Hari
Jadi, sekarang pukul 01:26 WIB, pas ngetik barusan, kalau sekarang sih udah lewat.
Februari
Ga kerasa udah 2021, postingan gw sebelumnya udah entah kapan lamanya. Jadi teringat buat blog ini kayanya 2010, pas masih SMP, di kota yang internetnya bapuk dan koneksi GSM cuma sampe EDGE. Entah kenapa malam ini tiba-tiba teringat ini blog.
Berhubung Februari adalah bulan kelahiran gw, gw mau mengingat-ingat banyak hal. Pertama bikin blog ini jujur aja gw lupa, gw bikinnya di hape nokia 3120c pake opera mini, apa di warnet. Kayanya sih di warnet ya. Postingan pertama gw dulu kayanya cara daftar email di yahoo. Gw terlalu malas untuk melihat list post karena betapa terkutuklah ini wordpress gratisan yang merubah list postingan jadi infinite scrolling dan ga ada tombol sortir yang terlihat maupun link menuju page terakhir, dan males nyari-nyari cara liatnya berdasarkan tanggal.
2010 juga tahun di mana gw pindah kota dan pindah sekolah. Sembari menunggu momen punya teman baru, gw akhirnya bikin akun kaskus dan mencoba ikut nimbrung di #65 tercinta. Keputusan yang baik, karena dari sana gw akhirnya mengenal beberapa orang yang jadi teman hingga kini. Ada yang dah kawin dan gw hadiri pula kawinannya. Dari sana juga tau bahwa di bumi ini pernah ada manusia bernama Hazel, yang sempet jadi temen sms-an, blogwalking, dan ngejunk di lounge 65 tentunya. Bulan ini bulan lahirnya juga nih, karena beda 2 hari doang walau tahunnya beda setahun, jadi selalu ingat setiap tahunnya. Penyesalan terbesar mungkin ga pernah bertemu langsung ya, karena beberapa orang lain yang awalnya kenal di kaskus (contohnya Repa, cek di blogroll aja ya ada kok link blognya) akhirnya ketemu beneran beberapa tahun lalu. RIP Hazel.
Kayanya dulu blog ini sempet tembus ratusan pengunjung perhari, tapi gw lupa kenapanya. Kayanya karena rajin blogwalking aja, bukan karena postingannya banyak di page one google. Barusan coba ngecek beberapa blog yang semasa muda dulu dikunjungi terus, sekarang ada yang jadi private, ada yang dihapus, ada juga yang ga diupdate lagi sejak lama. Jadi sadar kalau waktu udah berlalu sekian lama dari masa tersebut.
Karena pandemi dan wajib make masker kemana-mana, gw jadi merasa terbantu sedikit. Dengan pake masker gw bisa pura-pura ga kenal orang di jalan, dan ga perlu terpaksa senyum juga. Apalagi kalau gw ga terlalu kenal orangnya. Contohnya adalah yang punya kos, penghuni kos lain, yang jaga warung depan kos, dan sekitar kos lah pokoknya. Memang selama pandemi ini gw jarang keluar lebih dari 1 km dari kosan. Kayanya ga sampe 15 kali sepanjang tahun lalu.
Trus apalagi ya, tadi kayanya di paragraf 2 punya banyak hal yang mau ditulis, sekarang malah lupa. Yaudah deh gitu dulu aja, tadinya pengen tidur tapi ga bisa, akhirnya nonton SUCI dulu. Lumayan ada beberapa yang lucu. Bye.
Endorse Blog Orang
Tahun Baru
Ga kerasa udah tahun 2018, di sini saya ingin mengucapkan selamat tahun baru, tapi saya bingung apanya yang mesti saya selamati. Setelah itu saya putuskan untuk tidak mengucapkan selamat. Dan dengan demikian, saya akhiri saja pos ini. Terima kasih.
