Dapet seabrek playlist dari @pichul , karna lagi fokus nulis dokumen, lagu-lagunya jadi backsound aja dan ga begitu konsen didengerin. Tapi tertiba ini liriknya menarik perhatian gua. This is cute. Kalem aja ya broh, live goes on yah. I dont mind, too.
Beda, bersatu
“eh kamu kuning ya?”
“saya islam =)”
“iya, tapi kamu lebih ke kuning kan?”
“saya islam =)”
…
Tiba-tiba terlintas percakapan ini, beberapa tahun lalu.
…
Tidak bisa dipungkiri bahwa dalam agamaku ini banyak sekali warna. Sebagian orang bangga dengan warnanya, sebagian lagi sungguh menghindar dari predikat warna itu (=saya). Bagi yang berwarna, sebagian fanatik akan warnanya sebagian lagi biasa saja. Antara yang berwarna, sebagian sinergi sebagian saling ‘tunjuk’. Well, u know what i mean. Khusus untuk yang saling ‘tunjuk’, sebagian hanya ikut-ikutan, sebagian lagi karna sakit hati masa lalu, sebagian karna merasa lebih benar dan memandang remeh kepada yang lain, sebagian lagi mungkin karna alasan lain yang tidak sampai ke telinga saya.
Banyak sekali yang berbeda, dari persoalan yang utama sampai yang cabang. Dalam perbedaan itu, sebagian saling hormat sebagian saling hujat. Untuk yang saling hujat, sangat-sangat berpotensi menimbulkan sakit hati, tersinggung, dan sebagainya. Kalau sudah saling hujat, bisa saja semangat islamnya kalah dengan semangat warna. Padahal, bukankah keduanya (atau lebih) sama-sama ingin membela agamanya? dalam cara yang berbeda… ditekankan…
Salah satu nih, salah satu aja, yang terjadi sekarang, kebetulan momennya pilkada, pilgub, atau pilpres taun depan (demokrasi sih intinya), itu bilang gitu, ini bilang gini, saling kesel, saling keukeuh (=teguh pendirian). Wallahualam siapa yang benar siapa yang salah, bisa jadi dua-duanya benar atau dua-duanya salah. Menegur jangan sampai menghina, mendidik jangan sampai memaki, meminta jangan sampai memaksa, memberi jangan sampai mengungkit (sumber: random di FB).
Ingin rasanya jadi manusia yang berkesempatan hidup di saat kejayaan islam. Saat-saat dunia ini ada di bawah 1komando. Saat-saat semua perbedaan dapat terjawab. Saat-saat bersatu.
dimulai di hari ibu
Tahun baru islam sudah lewat, tahun baru masehi masih di depan.
Di tahun 2012, sempet beberapa kali ini naro pagu di beberapa tanggal untuk memulai sesuatu yaaang tentu saja belum dimulai juga.
Tapi sebelum mencoba memulai kembali, kayanya ada banyak hal yang harus diurai atau diungkit atau dibahas? Sekedar untuk say goodbye sama mereka =p .
Acak nih..
Barusan banget, 2 menit yang lalu, melihat vidio anak2 2004 yang lagi siap2 oskm2005. Terpikir, kenapa dulu gw ga jadi taplok aja, daripada tatib geje. Terlalu malas bangun pagi? Ini bisa ditanggulangi. Harus ngasuh 2005 sampe malem dan nemenin kemana-mana? Rasanya ini yang kurang bisa dipenuhi. Alasan sih. Kan bisa dititipin ke taplok pasangan gw. Tapi selain momen oskm, kan gw loncat sana sini, kadang unit kadang himpunan, nyamber semua tapi ga bermakna semua hahaha. Hrrr.. yasudahlah ya =)
Beberapa bulan lalu, mulai baca yang aga menyayat hati. Terpikir, kenapa dulu gw ga nikah muda atau pas kuliah sekalian. Yaaa kalo cita2 abis lulus s1 langsung nikah sih memang ada, tapi ga terwujud xD. Selfpukpuk. Terlalu egois untuk berbagi hidup? Iya, gw super bocah pisan waktu habis lulus. Kalo liat temen2, payah juga sih. Gimana mu nikah kalo ga siap – dan ga siap2 – ya. Hrrr.. yasudahlah ya =)
Sudah setahun ini, -fenomena basi banget- gw meninggalkan tesis. Dulu alasannya adalah, supaya ga bosen tesis doang, makanya dobel kerjaan. Niat maksimal 1 aja ambilnya, sambil ada kucuran dana juga, eh kebablasan xD. Alasan? Oh no, terlalu banyak sudah alasan. Cuma 1 yang tertinggal, dikerjain. Terpikir, kenapa dulu gw ga nurut aja bahwa jangan ambil2 kerjaan. Alhasil, semuanya ga ada yang beres hehe. Bandel. Hrrr.. yasudahlah ya =)
Dan banyak sih.. yang pertama itu terlintas karna kebetulan nonton vidio aja.. 2 sisanya itu yang aduhai.. #ngaku
Kalo bikin resolusi per tahun baru itu ga special karna gagal mulu hahaha. #naon. Nah, di hari ibu ini, kayanya tepat untuk memulai lagi. Setelah beberapa hal dijadikan bahan bakar semangat, ga mempan, oke sekarang ibu yang jadi motivasi, my one and only lovely mommy #cups. Ini semacam pengumuman atau ‘duniaharustau’ gitulah. Go public itu punya resiko, malu ga sih kalo ngomong doang, ya itu maksudnya, biar ga ngomong doang. -lo artis, del?-
So.. go lets go! Hehehe
Oiya, selamat hari ibu, Ibu Ella =)
kambuh
hujan hari ini, tiba-tiba datang, deras sangat, petir kencang, angin badai..
tapi sekarang udah cerah lagi, cerah sekali..
kaya kamu kalo lagi marah.. =)
whatever
fyi
baru inget, pengaturan waktu di blog ini salah.. yah.. bergeser sehari semua ini postingan sebelumnya.. sehari lebih lambat.. sekarang udah bener inshaAllah =)
morning coffee

pagi rasa kopi
kopi yang belum dihaluskan
belum diseduh
belum dikasi gula
i love coffee.. but not this one =)
