Apa ya yang paling penting …

Hal paling penting yang harus dipikirkan oleh setiap orang, menurut saya adalah tujuan, utamanya tujuan hidup. Tujuan hidup menjadi patokan atau acuan untuk menjalani kehidupan, dan menjadi dasar pertimbangan apakah perlu atau tidak seseorang melakukan sesuatu hal dalam hidupnya. Sama seperti orang yang punya tujuan pergi ke jakarta, dia akan mencari jalan paling singkat ke tempat tujuannya, bukannya memutar jauh, bahkan ke luar pulau jawa terlebih dahulu.

Sebagai seorang muslim, kita sudah punya tujuan hidup, yaitu beribadah kepada Allah, dan mencari ridho-Nya. Yah, pastinya teman2 sudah pada tau kalo yang dimaksud beribadah itu bukan hanya sholat, puasa, ato haji.

Nah, tujuan hidup kita sudah kita set untuk mecari ridho Allah, kita bakalan menghindari yang membuat Allah benci ma kita. Kita gak bakal boongin orang lagi, gak bakal suka nyakitin orang, bahkan kita malah seneng bisa banyak berguna bagi orang lain. Kan sebaik-baiknya orang adalah yang bisa banyak bermanfaat bagi orang lain. Ingat kata Pak Harfan (kepseknya SD Muhammadiyah di Laskar Pelangi), hiduplah untuk memberi sebanyak-banyaknya, bukan untuk menerima sebanyak-banyaknya. Nanti kalo kita sudah dewasa dan jadi wakil rakyat (mungkin) gak mungkin kan kita korupsi, soalnya tu perbuatan dibenci ma Allah. Sebaliknya malah berbuat sebaik-baiknya untuk kebaikan rakyat. Setelah tujuan hidup kita jelas, kita bisa merencankan hal lain yang akan kita capai dalam hidup kita, cita-cita misalnya.

Hambar rasanya hidup kalo gak punya cita-cita. Cita-cita bisa membuat kita memiliki passion. Nah passion ini sangat penting buat kemajuan individu seseorang secara pribadi, dan kelompok secara lebih luas. Bayangkan kalo sesorang gak punya passion, pasti hidupnya “let it flow” aja, kalau mu flow ke kanan, ya ke kanan, ke kiri y ke kiri. Coba diinget kisahnya si Ikal di Laskar Pelangi, si Bocah sederhana dari Belitong. Kotak yang dikasih sama Aling membuat dia punya keinginan (basa kerennya cita-cita) untuk pergi ke Paris. Nah, pada akhir cerita diceritakan bahwa dia berhasil dapet beasiswa ke Prancis. Bisa bayangin gak, anak sederhana yang sekolah di SD yang ampir ambruk akhirnya bisa ke luar negeri. Cita-cita itu bisa membawa perubahan, kawan. Asalkan kita punya passion dan berusaha untuk menggapainya. Kalo gak punya passion dan gak berusaha, kita bakalan hanya jadi pemimpi.

Jadi, ayo kita sama-sama buat rencana hidup kita sebaik mungkin. Masalah tercapai atau tidak rencana tersebut, itu kita serahkan pada Allah, yang penting sudah berusaha.

Film Ramadhan …

Di bulan Ramadhan ini banyak film yang digadang-gadang bernuansakan Islam. Tapi menurut saya gak semuanya bener-bener bisa jadi santapan rohani yang dapat dikonsumsi oleh semua umur dan kalangan masyarakat. Ada satu film yang sya rekomendasikan untuk ditonton. Judulnya Dimas dan Raka. Ditayangkan Global TV setiap hari pukul 21.00.

Ceritanya tentang perjalanan Kakak beradik dari Jakarta menuju Yogyakarta. Selama perjalanan itu banyak sekali peristiwa atau keadaan yang mereka hadapi. Kebanyakan setting tempat, orang-orang yang terlibat, dan peristiwanya dari kalangan menengah ke bawah. Dan sering sekali peristiwa yang diangkat adalah yang pernah terjadi di sekitar kita. Dari setiap peristiwa dan keadaan itu kita bisa ambil pelajaran yang bisa bikin kita jadi orang yang lebih baik, InsyaAllah.

Regards …

Makan gak makan, kumpul gak?

Makan gak makan asal kumpul. Kalimat satu ini cukup terkenal, sampai sampai grup band Slank bikin lagu yang judulnya itu. Dalam salah satu bagian hidup saya, saya pernah merasakanya. Konteksnya adalah dalam hal pertemanan. Kumpul2 sama temen2 adalah hal yang sangat mengasyikkan pada saat itu. Entah ada rencana atau tidak, hangout ato sekedar guyon biasa waktu istirahat sekolah sudah bisa bikin suasana hati jadi ceria.

Tapi itu dulu, waktu masih “kecil”. Sekarang waktu sudah merasa “gede”, ternyata hal itu sudah sulit ditemui lagi. Lingkungan yang tidak mendukung mungkin menjadi salah satu rintangannya. Lingkungan yang saya maksud di sini adalah masing-masing person yang ada dalam lingkungan itu. Pikiran saya langsung mengarah kepada istilah “kedewasaan”. Dewasa yang sering diartikan sebagai bisa membedakan yang baik dan yang buruk, mungkin sudah berkembang lagi menjadi bisa membedakan yang bermanfaat dan yang tidak bermanfaat.

Sebagai akibat sampingan dari pengertian itu, manusia cenderung akan memilih. Yang tidak bermanfaat bagi dirinya akan dikesampingkan. Korelasinya dengan permasalahan awal adalah, keadaan kumpul-kumpul bersama mungkin sudah tidak menjadi favorit lagi bagi orang-orang yang merasa udah “gede”, karena itu adalah hal yang kurang bermanfaat.  Mungkin itu adalah sebuah hal yang wajar. Wajar karena setiap orang memiliki orientasi yang berbeda. Dan semakin gede seseorang, semakin dia bisa memilah-milah mana yang bisa mendukung tujuannya, mana yang tidak.

So, bagaimana jika pada tataran mahasiswa, kita memaksakan seseorang untuk “makan gak makan asal kumpul?” Sebagian besar jawabannya mungkin tidak.

=====================================================================

Hehe, maap ya kalo tulisan saya gak sistematis dan tidak konstruktif. Baru blejaran nulis ni, biar bisa jadi orang yang lebih berguna buat nusa dan bangsa, hehe. Silakan dikomentari.

Hohoho, blog baru

Huah, akhirnya aku putusin bikin blog di sini. Tadinya bingung mow pilih blog provider yang mana. Tapi atas usulan salah1 temenQ yang sekarang kuliah di ITB, akhirnya aku pilih WordPress. Knalin dulu de, namaQ Andik. Sekarang dah kuliah di Brawijaya jurusan Elektro. Masih semester3 dengan IPK pas2an. Doain deh ye, semester ini aye bisa dapet IP 4 (hohoho ngimpi bgt).

Knapa nulis blog? Blog itu semacam diary yang biasanya diminatin banget ma kaum hawa ya. Isinya biasanya … crita2 ttg kehidupan kita sehari2, ato sesuatu yang berkesan banget. Ya kurang lebih aku juga pingin lah nulis2 kayak gitu, tapi sebenarnya fokus utamaku bukan itu. Aku ni lagi belajar nulis, blajar ngungkapin apa yang ada dalam pikiranQ, biar kagak kupendem sendiri dan akhirnya aku lupain, en biar ntar kagak kagok kalo suatu hari jadi orang penting yang hobinya nulis2 bwat majalah gitu, hehe.

Jadinya ni blog akan jadi t4 bwat semua hasil pemikiranQ, pengalamanQ, harapanQ, pesan dan kesanQ dalam berbagai hal. Kan asik tuh bisa bagi2 pengalaman sama orang buanyak (kalo banyak ntar diqira bebek). Katanya dosen favQ (sopo ngerti?) orang benr2 ngerti tentang sesuatu itu kalo dia isa ngungkapin sesuatu itu dengan bahasanya sendiri. DAn menurut ajaran agamaQ (Islam), sebaik2nya orang adalah orang yang bisa beguna bwat orang lain. Nah, dengan aku nulis blog ini, aku harap secara langsung ato gak langsung aku bisa bantuin orang lain. So, itulah motivasiQ bwat nulis blog.

Yow, kita sama2 kembangkan pola pikir kita. Kita berusaha jadi generasi muda produktif, mulai dari tulisan. And d theme of my blog, since d writings here come from thinking and sensing, will be:

“From my head, my heart, down to my hands”

Design a site like this with WordPress.com
Get started