
Hmm, Kata penulis aslinya sih tak ada tips yang aneh-aneh untuk bertahan jadi jomblo sampai punya ikatan halal. Gokil banget deh, penulis tips artikel yang satu ini. Dia mungkin adalah pemenang rekor Jofillah sejember. Hahahha *just kidding. Tapi dia emang inspiratif banget. Ketabahan, kesabaran dan tahan ujiannya uda mirip level bidadari. Parasnya juga emang kaya bidadari sih.. hehhe. Udah cukup ya, epilognya. Sekarang kita cus ke inti tips menjadi jofillah.
Ada satu hal yg perlu digaris bawahi yakni kita harus memiliki PRINSIP yang kita percayai, kita anut, dan tentu harus ada dalil naqli ataupun aqli sehingga kita semakin kokoh berpendirian. Point-point penting yang harus kita laksanakan adalah:
1. Mengkokohkan Prinsip dan bangun terus pendirian, artinya kita punya alasan kuat kenapa kita memilih jofilillah(jomblo karena allah). Kamu bisa membuka Al-Qur’an dan hadist yang berkaitan dengan larangan mendekati zina. *nah, mendekati aja gak boleh, apalagi melakukan??. Sebenarnya alasan kenapa pacaran merupakan salah satu perbuatan mendekati zina tidak hanya semata-mata merupakan dalil dan firman Tuhan. Namun secara ilmiah hal tersebut berhubungan dengan sistem endokrin, neurologi dan psikologi seseorang. Perhatian dan sentuhan pasangan akan mengirimkan impuls pada saraf yang mempengaruhi keluarnya hormon-hormon yang berkaitan dengan “cinta”. Ada beberapa hormon yang berkaitan dalam keluaran ciri-ciri orang jatuh cinta misalnya hormon endorfin, oksitosin, esterogen, testosteron dan epinefrin. Nah, hormon-hormon tersebut yang menyebabkan timbulnya libido. Dan ini paling riskan terjadi pada usia remaja dan dewasa karena pada usia tersebut organ reproduksi mereka mulai matang dan berfungsi sebagaimana mestinya orang sehat. Makannya kenapa dilarang mendekati zina itu berhubungan dengan mencegah datangnya impuls yang menyebabkan terjadinya libido. Selain itu kenapa zina juga dilarang juga dapat diterangkan secara ilmiah. Hal ini juga terkait keluarnya hormon endorfin yang menyebabkan kamu merasa bahagi dan nyaman serta hormon oksitosin yang berpengaruh pada ikatan emosional yang dalam. Jadi intinya hal ini akan membuat kamu ketagihan karena efek-efek hormon yang ditimbulkan. *kata penelitian-red: Horrison internal medicine– sih, wallohua’lam.
2. Kudu tahan banting. Ujian pasti datang, yg namanya ragu seringkali muncul disaat ada seseorang yg menawarkan cinta main-main alias Pacaran *uhuk* nah kembali ke poin 1 jika kita kokoh, biasanya mereka yang menawarkan cinta yg ke arah pacaran itu takut komitmen, masih mikir panjang buat ngehalalin, lah kalo dia sendiri mau enaknya doang, rugilah kita, maka yg namanya cinta sesaat itu bakal luruh minggir dengan sendirinya Allah yg bakal turun tangan *sweet wes*
3. Sendiri bukan berarti tak bahagia Nah ini yg seringkali ngebuat baper, lihat temen-temen pada malmingan sama cowoknya atau gebetannya eh si jofillah malah asyik sendirian dengan dunianya sendiri, aduh kalo itu mah pikiran sempit ya bu, jofillah masih bisa bahagia, bayangin kita bisa kemana-mana dengan bebas, bisa berteman dengan siapapun, bisa bebas minta pendapat, nyari ilmu, nyari pengalaman, pokok this your life kamu hidup dengan caramu sendiri nah nyenengin kan.
4. Jofillah bukan berarti terkekang Silahturami, husnudzon sangat dianjurkan dalam agama kita, kita boleh berteman dengan siapapun dari kalangan manapun, latar belakang apapun, termasuk berteman dengan lawan jenis, asalkan kita tau sampai mana batasan yang dianjurkan oleh alquran dan nabi kita,
5. Sebenernya kenapa islam melarang pacaran menurutku ya mbak dari segi pemikiranku gini, sebagai benteng agar kita tak mudah terjebak dengan perasaan-perasaan yang belum saatnya, belum sepatutnya dipikir mendalam, allah sangat menyayangi kita, nabi sangat melindungi kita agar kita tak mudah terjerumus kedalam lembah kesesatan atau kemasiatan, meskipun ndak gara2 pacaran saja kita bisa tersesat, namun banyak2 kemaksiatan dimulai dari pacaran.
6. Dan yang lucunya lagi, kita seringkali mendikte tuhan kita, misal, ya allah tolong satuin aku sama pacarku biar kita saling sayang terus, atau minta sama allah biar tambah semnagat belajar bareng sama pacar tambah nambahin prestasi bareng pacar, waduh segitunya gitu motivasi dari pacar, nah orang tua di kemanain? Masak gak ada motivasi dari orang tua yang tertancap dalam dada, eh giliran disakiti hancur luluh lantah gak karuan akhirnya banyak waktu yang dibuat sedih-sedihan, bilang ke tuhan, kalo tuhan begitu jahat, weleh-weleh.
penulis: kak Heni ct
editor: Wita