“Pekerjaan saya adalah upaya menata keliaran imajinasi, menjadikannya bahasa yang membuka percakapan dengan dunia.”
Angga Aditya Atmadilaga
22 Agustus 2025
Dialog Zaman
“Bagi saya, merumuskan program seni adalah upaya membangun percakapan antara diri dengan zaman. Sebuah dialog yang kadang terjawab, kadang juga berakhir bisu.”
Angga Aditya Atmadilaga,
22 Agustus 2025
le pli
Melipat dunia dari apa yang kelam,
Perlahan menakhlikkan diri berucap paham
Seketika ilham di batas malam
Sekonyong konyong rasa terpendam
Angga Aditya Atmadilaga
29 Maret 2025
Hidup
Kodrat manusia ialah Keterbatasan
dan Jerat Dunia diberi nama Kebebasan
Angga Aditya Atmadilaga
29 Desember 2021
Deras
Hujan kerap membuatmu merenung lebih dalam,
Terkadang menyadarkanmu, selebihnya memabukanmu.
Maka bijaklah menimbang, logislah me’rasa’
Angga Aditya Atmadilaga
29 Desember 2021
Hirau
Nasihat baik berbunyi desih,
Didalamnya mengandung kasih,
Diucapkan berulang selayaknya doa yang fasih,
Namun kamu benar,
Hal tersebut terdengar membosankan,
Maka kucukupkan nasehatku.
Angga Aditya Atmadilaga
29 Desember 2021
Umpet
Selalu menarik mengamati apa yang disembunyikan manusia, dan bagaimana mereka menyembunyikannya.
Kemarilah, biar aku beritahu cara menyembunyikan yang yahud :
“Mulai Esok, Berhentilah Berbicara”
Angga Aditya Atmadilaga
12 Desember 2021
Aku, Kini, lalu,
Menghampiri Lalu..
Sebagai rakyat jelata, tentu kami harus tetap menunduk, membungkukan tubuh dengan lutut yang menyentuh tanah kering. Karena ada titisan dari sang ratu yang melaju dan akan melintas, melewati jalan setapak di depan kami. Jalan yang biasa digunakan mengangkut jerami dengan roda pedati, dan saat tanah lembab, jejak kami terekam jelas, berlalu – lalang diburu waktu. Pembuka jalan tiba, saat aku bermain dengan tanah yang tersejukan bayangku, jangan angkat kepala saat ia melintas!! Atur tubuhmu untuk tetap menunduk.
…
Dan ia melintas, bayangan pandu dan pengiringnya memanjang, waktu menuju petang.
Dan saat cahaya setinggi kepalaku, aku melanggar untuk melihatnya, “ia dipandu dengan termangu.”
Kemari Kemarin..
Kami, bertempur dengan menebar jejak, terdepan, dihadapan jenderal pasukan.
Berkuda dibelakangku, pemanah di depanku.
Melaju, melalui untuk mengalahkan..
Mendapat mahkota demi satu kegilaan : pencarian cendayam
Mari Datangi Esok..
ini – ialah milikku, seperti halnya Esok Hari.
Angga Aditya Atmadilaga,
18 juni 2009
Jubah Rubah
Jangan gegabah menangkap Rubah
meski ia tengah merebah, pandangmu bisa dibuatnya syabah.
Angga Aditya Atmadilaga,
12 Desember 2021
Kemunculan Sang Antonim
Terkesan keras, dan binal
Namun berongga kosong, dengan sebagian sisi yang rapuh,
maka janganlah menghardiknya,
biar hibat meletak
mencetak watak
Angga Aditya Atmadilaga
12 Desember 2021
…
Mulailah secara benar,
Agar kebaikan menyertai,
Dan terjaga dari hal-hal yang batil.
Angga Aditya Atmadilaga
21 Desember 2016
Antara
Mungkin aku tengah berbahagia,
atau tak sadarkan diri dalam gairah keberanian
Angga Aditya Atmadilaga
19 Desember 2016
Genap
“Seutuh Selayaknya Hati Bahagia”
2016
Angga Aditya Atmadilaga
Laku Bahasa
Aku menyetujui bahwa ketulusan ialah bahasa sejati bagi kecantikan
Bahasa lainnya, biar terjawab dalam alur kasih berikutnya.
2016
Angga Aditya Atmadilaga
Pesona
Banyak hal yang dapat dibagi,
Dibicarakan,
Dilakukan,
Atau sekedar diimpikan saja,
Apapun itu :
Aku mengagumimu…
2016
Angga Aditya Atmadilaga
Kandas
” Aku tenang, mengalir laun, lalu patah serta berkecamuk “
…
..
.
2016
Angga Aditya Atmadilaga
Langkah Hijrah
” Perjalanan memiliki cara lebih cepat dalam mengenalkanku dan mengetahuimu,
Maka aku tahu betul seluk beluk cintaku “
Awal 2016
Angga Aditya Atmadilaga
Agih
Aku lebih tahu apa yang bisa kuberikan,
Dibanding apa yang kelak akan kuterima.
Angga Aditya Atmadilaga
11 Desember 2016
Doa Tubuh
Doa :
Pikirkan, Ajukan, Lafalkan berulang-ulang,
Hingga tubuh kita memahami dan mengenalnya sebagai salah satu nafas hidupnya.
Angga Aditya Atmadilaga
10 Desember 2016
Mandat Arah
Kumpulkan yang terbaik,
Aku akan membangun mimbar, maka nanti sampaikanlah hal hal yang benar.
Yang kebaikannya berlaku sejak lalu, disaat ini, dan hari hari berikutnya.
Angga Aditya Atmadilaga
9 Desember 2016