A view Picture from IDAM 2010

•February 13, 2011 • 1 Comment

just a view pictures that i take from IDAM 2010 at Kemayoran Expo Center

when i want to entered the exibition room, ive got my camera battery drained

so its the picture that happen at the yard in front of the exibition room

 

This slideshow requires JavaScript.

 

 

also some news,that indonesia have aggrement with roboronexports to buy some subs like Kilo and Amur class, also signed MoU for Su27 and 30 and then signed for Tiger Class Corvette also join into ordere list for Su-35 BM

 

and then some aggrement with Korea Defense Industry, like Golden Eagle T/A – 50, Tarantula Armored, MBT K1A1, and project for CN-235 MPA that Korea Armies Ordered From Indonesia Aerospace, also MoU for KFX fighter, that the rumors will be the next 5th generation Fighter….

 

and also some project from our country like PT. PAL and Joined with Damen ShipYard Netherland that will build Vessel Patrol Guided Missile, which it ToT like SIGMA Class / Hasannudin Corvette Class, also Bumble Bee which it wil be the first Like Attack Heli that build by our nation and the basic from BO-105, then small atack patrol subs, and also National Attack Subs that ToT with HDW which will build U-209 and u-212 Subs Class, and From Lundin Shipyard will build Trimaran Combat Litoral

 

 

hmmmmm okay its some review….ill update soon,hehehhehe

thx for read it

Bike To No-Where : 1st Trip – Jalur Pipa Gas

•February 13, 2011 • 1 Comment

This slideshow requires JavaScript.

La Légion Etrangère Code of Honour

•December 28, 2010 • Leave a Comment

 

1. Legionnaire, you are a volunteer, and will serve France with honour and fidelity.

2. Every other Legionnaire is your brothers in arms, regardless of his nationality, race or religion. You will always show towards him the same solidarity as should be found between members of same family.

3. You will respect the traditions and be devoted to your leaders, discipline, and comradeship are your strength; courage and loyalty are your virtues.

4. You will be proud of your status as a Legionnaire, and will always be seen properly dressed, your behaviour will always be dignitied but modest, and your barracks will always be well kept.

5. As an elite soldier, you will train with rigorously, you will take care of your weapon as you would take care of your most valuable possession, and you will always be concerned by your physical condition.

6. Your mission is sacred; you will carry it out until the end, abiding the laws, the rules of war, and the international conventions, and if neccessary, you will risk you life to complete your mission.

7. In battle, you will fight without passion or hatred, you will respect your vanquished enemies, you will never leave behind your dead, your wounded, or your weapons.

Legio Patria Nostra

RifleMen Creed

•November 19, 2010 • Leave a Comment

 

This is my rifle. There are many like it, but this one is mine. My rifle is my best friend. It is my life. I must master it as I must master my life. My rifle, without me, is useless. Without my rifle, I am useless. I must fire my rifle true. I must shoot straighter than my enemy who is trying to kill me. I must shoot him before he shoots me. I will…

My rifle and myself know that what counts in this war is not the rounds we fire, the noise of our burst, nor the smoke we make. We know that it is the hits that count. We will hit…

My rifle is human, even as I, because it is my life. Thus, I will learn it as a brother. I will learn its weaknesses, its strength, its parts, its accessories, its sights and its barrel. I will ever guard it against the ravages of weather and damage as I will ever guard my legs, my arms, my eyes and my heart against damage. I will keep my rifle clean and ready. We will become part of each other. We will…

Before God, I swear this creed. My rifle and myself are the defenders of my country. We are the masters of our enemy. We are the saviors of my life. So be it, until victory is America’s and there is no enemy, but peace!

Major Der Reserve Gerhard Konopka (1911-1997) Tank Buster

•November 19, 2010 • Leave a Comment

Gerhard Konopka (27 Maret 1911 di Tirschtiefel/Brandenburg-29 Januari 1997 di Darmstadt/Hessen) adalah salah satu tokoh perang Nazi Jerman yang benar-benar bisa digolongkan sebagai ‘pendekar’. Bagaimana tidak, tercatat dalam daftar prestasinya adalah penghancuran empat buah tank musuh dengan tangan sendiri!

Konopka dilahirkan tanggal 27 Maret 1911 di kota kecil bernama Tirschtiefel di Brandenburg, dan pada masa mudanya sempat mendapat pelatihan sebagai asisten pemeliharaan hutan. Pada usia 23 tahun dia bergabung dengan organisasi buruh Nazi (RAD). Disini seorang Konopka yang ambisius dan pekerja keras berhasil mencapai pangkat Oberarbeitsführer (perwira), dan pada usianya yang ke-29 di tahun 1940, Konopka mendaftarkan diri ke ketentaraan, sama seperti sebagian besar pemuda Jerman lainnya.

Setelah mendapat pelatihan yang cukup di Resimen Infanteri 8 sebagai komandan peleton dengan pangkat Leutnant der Reserve (Letnan Cadangan). Konopka ikut serta dalam penyerbuan Jerman yang gegap-gempita ke Prancis dan Negara-Negara Bawah, dan atas prestasinya dalam medan pertempuran, dia dianugerahi Salib Baja kelas ke-2 (Eiserne Kreuz/Iron Cross 2nd class) di tahun 1941. Di tahun itu pula unitnya yang asalnya Divisi Infanteri ke-3 dikonversi menjadi divisi infanteri bermotor.
Do’i ikut pula dalam Operasi Barbarossa di Rusia, dan dengan menggunakan kereta api lapis baja, Konopka dan pasukannya diterjunkan dalam pertempuran-pertempuran paling dahsyat di fase pertama operasi tersebut, seperti pertempuran Luga, Demjansk, Dünaburg dan Smolensk. Seperti biasa, para komandannya melihat keberanian Konopka dalam menghadapi musuh, dan kali ini dia diganjar dengan Salib Baja kelas pertama, sesaat sebelum pertempuran di Roslavl dalam musim gugur yang mulai menjelang.

Dalam pertempuran Moskow yang menentukan, Konopka ikut pula berjibaku. Disini dia terluka parah dan segera dilarikan ke rumah sakit. Ternyata selama masa perawatan, para pengambil keputusan yang melihat potensi luar biasa dari manusia ini memutuskan bahwa dia tidak cocok kalau ditempatkan hanya di unit yang biasa saja, dan segera ketika musim panas 1942 datang dan Konopka telah pulih, dia mendapati bahwa dirinya telah dipindahkan ke unit super elit, Divisi Panzer Großdeutschland!

Disini dia bergabung dengan unit Pioniere (sapper), dan ujicoba pertamanya di unit ini telah datang. Dalam usaha gerak maju ke Voronezh yang mengakibatkan terjadinya pertempuran selama berminggu-minggu di jembatan Rzhev sebelah barat Moskow, Konopka memperlihatkan tanpa diragukan lagi bahwa urat takutnya sudah putus! Bayangkan saja, dua kali dia terluka dalam pertempuran ini, dua kali pula dia terjun kembali menghadapi musuh dengan semangat semembara sebelumnya. Yang lebih edan lagi, hanya dengan menggunakan satu ranjau dan satu granat, dia berhasil membuat dua buah tank musuh hancur lebur dengan sukses!

Ketika resimennya menjadi ujung tombak dari Grup AD yang ditugaskan melintasi jembatan sungai Don, sekali lagi Konopka membuktikan kapasitasnya sebagai “war hero”. Dengan menggunakan assault boat dan mendapat perlindungan dari artileri dan senapan mesin kawan, “Konopka si Kereta Api” berhasil menyeberang ke wilayah seberang yang dikuasai musuh, dalam tembakan gencar dan penglihatan jelas musuhnya! Tidak hanya itu saja, usaha serangan balik musuh untuk merebut kembali wilayah yang dikuasai Konopka dan pasukannya harus berakhir dengan kegagalan, padahal pasukan Rusia telah diperlengkapi dengan pasukan infantri segambreng lengkap dengan tank destroyernya!

Kalau atas prestasi ini lalu Konopka nggak dikasih apa-apa, maka itu kebangetan namanya! Dan memang, Tanggal 1 September 1942 Konopka naik pangkat menjadi Oberleutnant, sekaligus dianugerahi Salib Jerman Emas (Deutsches Kreuz/German Cross in Gold). Di bulan Desember tahun yang sama, Konopka merasakan bagaimana luar biasa beratnya pertempuran di puing-puing Stalingrad yang bagaikan neraka, belum lagi efek musim dinginnya yang mematikan. Masih belum cukup, dia (yang kini telah menjadi komandan kompi ke-5 Pioniere) juga melanjutkan ‘petualangannya’ dalam pertempuran di Voronezh, dimana disini Konopka mendapatkan lukanya yang keempat, dan segera dipulangkan ke tanah air untuk mendapatkan perawatan dan istirahat yang sangat dibutuhkan.

Kini Gerhard Konopka telah menjelma menjadi veteran perang yang luar biasa, dengan catatan penghancuran empat buah tank di lengannya (Tanks Destruction Badge 01.09.42, 22.09.42, 23.09.42, 12.10.42). Untuk mendapat manfaat dari pengalamannya selama di medan perang, maka untuk sementara waktu Konopka istirahat dari hiruk-pikuknya front dan menjadi instruktur pasukan serang pioniere sekaligus kursus anti tank Wehrmacht. Rupanya jiwa petualang Konopka tidak dapat dibendung, dan atas permintaannya sendiri, musim panas tahun 1943 dia telah diterjunkan kembali dalam medan peperangan di Rusia.

Bahkan meskipun pangkatnya diembel-embeli ‘cadangan’ dan hanya mengurusi pasukan pengganti, Konopka tetap merasakan brutalnya pertempuran di Orel. Disini Konopka dan pasukannya menyerbu “Gelben Höhen” (Yellow Heights) dan berhasil membersihkan bunker-bunker dan sarang senapan musuh, belum lagi parit Allisowa yang dijaga oleh pertahanan lengkap. Berkali-kali Rusia mencoba merebut kembali, dan berkali-kali pula mereka harus mundur dengan menderita kerugian besar. Tapi lagi-lagi pahlawan kita ini terluka, dan untuk kesekian kalinya dia harus menghabiskan waktu di rumah sakit.
Kali ini Konopka mendapatkan apa yang diimpi-impikan oleh setiap prajurit Jerman : Salib Ksatria (Ritterkreuz/Knight’s Cross) yang diberikan kepadanya ketika masih dalam perawatan di rumah sakit. Tercatat bahwa sampai akhir perang, ada 56 orang anggota Divisi Panzer Großdeutschland yang mendapat anugerah serupa!

Gerhard Konopka juga tercatat dalam sejarah sebagai tentara Jerman pertama yang dianugerahi Nahkampfspange (Close Combat Clasp, medali untuk pertempuran jarak dekat) in Gold tanggal 25 Juni 1943. Lengkaplah sudah status orang ini sebagai jago bertempur sejati!
Kini Konopka tercatat telah terluka di medan perang dalam tujuh kesempatan (edan!), dan ketika dengan pangkat barunya sebagai Hauptmann (Kapten) dia kembali ke batalionnya, Konopka kembali terluka. Kali ini kedua betisnya luka terkena pecahan bom, luka yang tidak terlalu serius sehingga dalam waktu singkat Konopka telah kembali terlihat di front depan, dengan catatan tambahan langka di Soldbuchnya : terluka sembilan kali!
Karena takut kehilangan manusia langka seperti dia di medan tempur, maka para pejabat tinggi Wehrmacht kembali menugaskannya sebagai instruktur sekolah infantri di Jerman, sesuatu yang membuat Konopka sangat kecewa. Dia merasa bahwa tugasnya adalah bertempur dan bertempur sampai muncrut, dan bukannya menjadi pengajar di depan kelas, meskipun sebenarnya Konopka tidak usah kuatir kehilangan murid, karena cukuplah Ritterkreuz, Nahkampfspange in Gold dan Tank Destruction Badge yang menempel di badannya menjadi magnet tak terbantahkan bagi para murid!
Sedikit info tambahan : pada awal perang, Hitler tidak terlalu menaruh perhatian mendalam terhadap senjata-senjata perang ‘kelas dua’ seperti granat tangan, ranjau darat dan bom bakar, sehingga pengembangan lebih lanjutnya terkendala masalah dana. Tahun 1943/1944 keadaan ini mulai berubah, dan bermunculanlah variasi-variasi baru senjata jenis ini yang kebanyakan difungsikan sebagai penghancur tank. Maka lalu kita kenal senjata-senjata hebat seperti rifle anti-tank dengan peluru penghancur baja, flame thrower, dan ranjau bermagnet. Jangan lupakan pula versi lain dari ‘bazooka’ yaitu panzerfaust dan panzerschreck. Otomatis pula makin banyak orang yang berhasil menghancurkan tank dengan tangan sendiri, tidak melulu harus melalui artileri atau panzer. Dan orang-orang seperti inilah yang berhak untuk mendapatkan Tank Destruction Badge (yang versi bahasa Jermannya bakal bikin puyeng, Sonderabzeichen für das Niederkämpfen von Panzerkampfwagen durch Einzelkämpfer). Tercatat dari tahun 1942 sampai perang berakhir terdapat 14.000 orang yang dianugerahi penghargaan jenis ini.
Berkali-kali Konopka mengajukan permintaan untuk ditugaskan kembali di garis depan, dan berkali-kali pula permintaannya ditolak. Akhirnya, bulan Maret 1945 permintaannya dipenuhi dan Konopka (yang kini telah berpangkat Major der Reserve) menjadi bagian dari Grenadier Regiment 1 yang ditambah pula oleh Reichsarbeits-Infanteriedivision “Friedrich-Ludwig Jahn” (padahal kekuatannya hanya setara brigade) yang anggotanya acak-acakan dan terdiri dari campuran sisa-sisa Divisi Infantri ke-251 dan Volkssturm. Sedangkan lawan mereka adalah pasukan Rusia yang bersenjata lengkap dan sumber daya manusianya seakan tak terbatas. Masih belum cukup, mental bertempur para pasukan Jerman ini pun sudah dalam tahap mengkhawatirkan!
Bersama unit yang kacau balau pimpinan Oberst Franz Weller inilah Gerhard Konopka menghabiskan hari-hari terakhirnya dalam Perang Dunia II, bertempur habis-habisan di sekitar Berlin. Setelah dirasa tidak ada harapan lagi untuk melanjutkan perjuangan, Weller memerintahkan sisa-sisa pasukannya (termasuk Konopka) untuk menyeberangi sungai Elbe demi menyerah kepada pasukanAmerika dan bukannya kepada Rusia.

Setelah perang berakhir, Gerhard Konopka beralih haluan menjadi pebisnis independen aktif sampai masa pensiunnya. Dia menghembuskan nafas terakhir tanggal 29 Januari 1997 di Darmstadt, Hessen.

Daftar medali yang telah diraih Gerhard Konopka :
Nahkampfspange in Gold : 25 Juni 1943
Ritterkreuz : 29 Agustus 1943
zuletzt 50 Nahkampftage
Infanteriesturmabzeichen in Silber
Deutsches Kreuz in Gold
Vier Panzervernichtungsabzeichen für Einzelkämpfer
Verwundetenabzeichen in Gold

Sumber :
http://www.kaskus.us/showthread.php?t=5979319
http://www.deutsche-kriegsmarine.de
http://www.forum.axishistory.com
http://www.monroecollectibles.com

Cintamu – nlPeter feat. Lucie

•February 4, 2010 • 1 Comment

well…..this song written by neitherland, his name Peter Fenema,

he loves indonesia,he love music and he always come to indonesia, and he likes our habit and our culture, that makes him so proud

lately in  2009 he write song with her girlfriend Lucie, while they’re sitting in Peter garden under the cherry blossom tree, enjoying the first warm and nice days of spring. A clear blue sky, a little breeze, a blackbird singing, and her girlfriend nearby, “a perfect moment to write this song” he said in his web….

okay, this is february, month of love…..and i want introduce my favorite indie writter and singer, nlPeter……i proud of you dude…..

and dont forget to visit his website at http://nlpeter.nl/ to see more about him

just listen to it, and you will love it

Cintamu

Cintamu adalah nafasku
Cintamu adalah warna hidupku
Tiada matahari tanpa senyummu
Tanpa dirimu tiada arti hidupku
Waktu kita bersama ku rasa bahagia
Kita berjalan sampai ke ujung dunia
REFREIN
Cintamu adalah hadiah untukku
Cintamu adalah hadiah untukku
Cintamu, semoga kita bersama selalu

Cintamu

Matamu adalah cahayaku
Senyummu adalah inspirasiku
Tak bisa ku hidup tanpa dirimu
Tak pernah ku lupa waktu kita bertemu
Waktu kau mendekati ku rasa jantungku
Berdetak lebih kencang, ku cinta padamu

kurang tidur bisa bikin gila

•January 31, 2010 • Leave a Comment

Anda merasa sulit tidur. Atau waktu tidur Anda berkurang karena aktifitas yang tinggi? Hati-hati karena hal itu akan mempengaruhi kesehatan jiwa Anda!

Gangguan tidur yang megakibatkan waktu tidur berkurang ternyata dapat mempengaruhi kesehatan jiwa.Hali itu diungkap oleh peneliti asal Universitas Harvard, Amerika Serikat yang detikhot kutip dari Telegraph, Kamis (19/2/2009).

Menurut para peneliti tersebut, kurang tidur berakibat langsung pada mental seseorang. Efek samping yang paling sering terjadi adalah depresi. Namun banyak juga yang mengalami kesulitan untuk konsentrasi (Attention Deficit Disorder). Selain itu stres dan depresi juga bisa dialami seseorang yang kurang tidur.

Penelitian lebih lanjut mengungkapkan bahwa saat seseorang kurang tidur, maka terjadi berubahan fluktuasi hormon dalam tubuh. Hormon-hormon yang megatur kondisi kejiwaan seseorang pun ikut berubah. Sehingga kondisi mental dan kejiwaan bisa terpengaruh karenanya.

Sayangnya belum ada data yang jelas mengenai pasien yang mentalnya terganggu karena kurang tidur. Para peneliti itu hanya menghimbau untuk tak menyepelekan gangguan tidur. Sebaiknya segera konsultasikan keadaan tersebut pada dokter Anda.

Sumber : http://www.kaskus.us/showthread.php?t=3267240

Spion-spion Rusia setelah penyergapan Sergei Egorov

•January 3, 2010 • Leave a Comment

Asisten atase militer us dan manajer umum aeroflot diusur karena terlibat kegiatan mata-mata dengan pamenjawatan hydrografi dan oceanografi mbal, letkol. soesdarjanto. (nas) TAK ada pistol yang ditodongkan. Tak ada perkelahian. Kisah penangkapan Letkol Sergei Egorov, Asisten Atase Militer pada Kedubes Uni Soviet di Jakarta 4 Februari 1982 berlangsung kalem saja. Malam itu, sebuah Honda Civic meluncur dari arah barat memasuki Jalan Pemuda. Tepat di seberang Restoran Jawa Tengah yang halaman parkirnya masih kelihatan lega, pengemudinya, Egorov, memarkir mobil itu di pinggir jalan. Ia jangkung, mengenakan kemeja lengan pendek biru muda dan celana krem. Ia menyeberang Jalan Pemuda dan memasuki restoran. Setelah melihat keliling, ia memilih meja nomor 27 di bawah tenda paling ujung timur, salah satu dari tujuh tenda yang dipancang di halaman restoran. Begitu pelayan menghampirinya, Egorov — sambil meletakkan tas kulit kecil yang ditentengnya — memesan sebotol bir kecil. Nampaknya ia tak tahu: beberapa tamu lain yang tengah makan di ruang AC berdinding kaca bagian tengah restoran, sebenarnya terus-menerus mengawasi gerak-geriknya. Menjelang bir di gelas Egorov habis, sekitar pukul 20.00, seorang berperawakan kekar, berkulit hitam manis, turun dari taksi kuning di depan restoran. Ia langsung mengambil tempat duduk di depan Egorov. Pembicaraan kelihatan serius. Hanya sesekali keduanya saling tersenyum. “Mereka berbicara dalam bahasa Inggris,” kata seorang pelayan kemudian. Ketika pelayan itu mendekatinya sambil menyodorkan kertas, orang yang kemudian disebut sebagai Letkol Soesdarjanto itu langsung bertanya pada Egorov, “Anda mau memesan apa lagi?” Setelah mendapat jawaban, Soesdarjanto memanggil pelayan di sampingnya. “Dik, 20 tusuk sate ayam, satu lontong, sepiring nasi, air jeruk satu dan bir kecil sebotol lagi,” katana. Lalu sambil makan, mereka melanjutkan pembicaraan. Jam menunjukkan pukul 20.30. Dua botor bir kecil kosong. Begitu juga air jeruk Soesdarjanto. Cuma Egorov nampaknya hanya menyantap sate. Nasiputih yang dipesannya tidak disentuh. Mereka memanggil pelayan. Rekening yang disodorkan sebesar Rp 5.650. Seluruhnya dibayar Egorov. Soesdarjanto kemudian meninggalkan Egorov –juga tanpa salaman atau basa-basi. Diplomat Uni Soviet itu sebaliknya masih tetap duduk sambil menghabiskan rokoknya. Baru setelah itu Egorov berdiri. Tapi ketika ia mau menyambar tas kecil yang terletak di atas meja, tiga jip berwarna hijau apel berdatangan. Sebuah langsung masuk halaman parkir. Satu berhenti di depan pintu gerbang. Sebuah lagi menghadang di depan pintu kecil–tepat di belakang tempat duduk Egorov. Seketika itu pula beberapa orang berbadan tegap dan berpakaian preman langsung mengepungnya. Begitu pula tamu yang makan sambil mengawasinya di ruang AC juga ikut bergerak. Mereka langsung merubung Egorov. Setelah berbicara seperlunya, tanpa todongan pistol, Egorov digiring ke jip yang diparkir di halaman. Penyergapan sendiri berlangsung kurang dari dua menit. Sesudah dua jip (termasuk yang membawa Egorov) berangkat, beberapa orang — yang ternyata adalal- an,ota intelijen Laksusda Jakarta Raya–tinggal untuk memeriksa meja dan sekitarnya, Sate masih tersisa dua tusuk. Nasi putih tertinggal sepiring. Kelihatannya tidak ada hal yang mencurigakan sepeninggal Egorov dari restoran itu. Semuanya beres. Bahkan tamu lain yang makan di ruang tengah juga tidak mengetahui ada penangkapan diplomat yang dituduh melakukan jual-beli dokumen rahasia militer di meja nomor 27 itu. Kamis malam itu juga, Egorov diperiksa oleh Komando Garnizun (Kogar) Ibukota. “Petugas menanyainya sampai pagi,” kata sumber TEMPO di Skogar. Tentu saja pemeriksaan intensif itu juga diselingi beberapa kali istirahat. Selama pemeriksaan, Egorov juga ditawari makan dan minum. Orang Rusia itu menolaknya. Ia hanya mengisap rokok yang dibawanya sendiri. Apakah ia mengaku? Tak diketahui secara pasti. Tapi banyak yang diungkap selama pemeriksaan. Kabarnya, Egorov telah melakukan jual beli dokumen rahasia negara, yang menyangkut keamanan, dengan perwira menengah Soesdarjanto. Ketika ditangkap, ia membawa film dan kamera yang sebelumnya dipakai Soesdarjanto memotret sejumlah dokumen rahasia. Dalam film itu, konon, ditemukan antara lain peta laut Indonesia — antara lain jalur-jalur strategis Kepulauan Natuna dan Indonesia Timur, serta sifat lautnya. Tapi Asisten Atase Militer Kedubes Uni Soviet itu juga mengaku bahwa ia baru pertana kali bertemu Soesdarjanto malam itu. Menurut Pelaksana Khusus Panglima Kopkamtib Daerah Jakarta Mayjen Norman Sasono dalam penjelasannya 9 Februari lalu, pertemuan dengan Soesdarjanto sebelumnya dilakukan oleh Alexandre Finenko. Ia adalah manajer umum dinas penerbangan Uni Soviet Aeroflot di Jakarta. Peralatan yang diberikan kepada Soesdaryanto, menurut sumber TEMPO di Skogar, sebenarnya sederhana saja: hanya berbentuk alat pemotret biasa yang diperlengkapi dengan peralatan elektronik. Dengan alat itu, pemakainya bisa mengambil gambar di tempat yang gelap. “Ukurannya sebesar kamera biasa,” kata sumber itu. Sedang alat penerima dan pemancar yang disita juga tergolong bersahaja. Berukuran seperti radio kira-kira 10 x 15 cm, alat itu menggunakan gelombang khusus. Gunanya untuk kontak antara Soesdarjanto dan “pemberi tugas”. Diperkirakan, bahwa diplomat Rusia itu sengaja memberinya alat sederhana agar Soesdarjanto tidak perlu belajar secara khusus untuk penggunaannya. Dugaan yang paling logis ialah bahwa Uni Sovlet agaknya sedang mengmginkan peta laut Indonesia. Soesdarjanto bertugas di Jawatan Hydrografi dan Oceanografi Markas Besar Angkatan Laut (MBAL). Menurut Norman Sasono, perwira menengah Angkatan Laut ini didekati dan dibina sejak 5 tahun lalu, “Sebagai negara super power, Uni Soviet yang mempunyai Angkatan Laut yang tangguh, sangat mernerlukan peta itu,” kata pejabat tinggi Hankam pada TEMPO. Tak diketahui bersediakah Egorov mengaku pula tentang itu. Yang pasti, setelah selesai pemeriksaan, dan diketahui bahwa ia berstatus diplomat, Egorov dibebaskan Jumat pagi. Sementara itu, hasil pemeriksaan juga disampaikan kepada Departemen Luar Negeri. Hari itu Egorov, didampingi dua staf Kedubes Uni Soviet–seorang berkemeja batik kuning dan seorang lagi safari abuahu — dipanggil Dirjen Protokol Joop Ave. Isi pertemuan Egorov diberitahu untuk segera meninggalkan Indonesia. Pada hari yang sama, Menlu Mochtar Kusumaatmadja juga memanggil Dubes Uni Soviet Ivan F. Shpedko. Pemerintah Indonesia menyatakan protes dan persona non grata untuk Egorov. Mochtar juga meminta, agar diplomat yang terlibat kegiatan mata-mata itu segera meninggalkan Indonesia dalam jangka waktu 48 jam. Namun Deplu “berjanji” untuk tidak mengumumkan peristiwa itu kepada umum demi hubungan baik kedua negara. Kedua pihak lega sampai hari itu. Kedubes Uni Soviet mengatur keberangkatan Egorov tanggal 6 Februari dengan pesawat Garuda, GA 968 pukul 18.00. Tapi pada penerbangan yang sama, muncul Alexandre Finenko yang justru sedang diincar petugas keamanan karena keterlibatannya dengan kegiatan Egorov. Dengan tenang ia menenteng dua tas kecil dan memberi upah Rp 500 kepada kuli yang membantu mengangkut barangnya ke ruang pasasi. Ia bersama istrinya diantar empat orang staf Kedubes Uni Soviet. SETELAH Finenko menyodorkan paspor dan exit permit, petugas imigrasi yang duduk di dalam loket mengamatinya. Petugas ini juga mencocokkan namanya dengan “daftar hitam” yang terpasang di balik mejanya. Karena yakin Finenko sedang dicari petugas keamanan, ia disuruh “mampir” di ruang imigrasi. Maksudnya, urusannya agar diselesaikan di tempat yang tidak ditonton umum itu. Tapi apa yang terjadi Pimpinan Aeroflot Jakarta itu menolak. Ia tambah gusar ketika seorang petugas imigrasi yang berjaga di luar loket menghardiknya dengan memegang tangannya. Finenko mendorong petugas itu dan serta merta empat orang pengawalnya ikut “membebaskannya”. Perkelahian terjadi. Beberapa petugas imigrasi luka. Kaca di sekitarnya berantakan. Seorang pengawal Finenko yang berbadan kekar tergores dahinya. Suasana menjadi panas. Penerbangan Garuda malam itu tertunda beberapa saat. Perkelahian berakhir setelah petugas keamanan terdiri dari polisi dan POM ABRI datang. Finenko diringkus. Ia dibawa ke ruang tertutup bandar udara Halim Perdanakusumah. Di tempat itu sudah menunggu pejabat Laksusda dan Kejaksaan untuk memeriksanya. Sedang pengawalnya, G.M. Odariouk, ngotot ikut mendampingi Finenko. Sebagai pemeriksaan lanjutan di ruang tertutup Halim PK, Finenko dan Odariouk diangkut ke Kogar Ibukota. Perkelahian itu agaknya membuyarkan rencana Pemerintah Indonesia untuk menutupi kasus mata-mata oleh diplomat Rusia itu. “Jelas kelihatan, dari kejadian itu, usaha petugas keamanan, agar penangkapan terhadap Finenko dapat dilakukan tanpa diketahui umum, telah gagal karena sikap agresif pejabat-pejabat Kedubes Uni Soviet,” bunyi pernyataan Deplu yang dikeluarkan dua hari sesudahnya. Berita penahanan Finenlco dan Odariouk langsung diketahui pejaat Kedubes Uni Soviet. Malam itu, pukul 21.00 beberapa pihak Kedubes Uni Soviet menghubungi Dirjen Protokol dan Konsuler, Joop Ave. Mereka memprotes keras kejadian di Halim PK dan menuntut agar Finenko (bukan diplomat) dan Odariouk, diplomat berpangkat atase, dibebaskan. Sekitar pukul 02.30 hari Jumat, Dubes Ivan F. Shpedko membawa rombongan sepuluh orang dengan tiga mobil ke Kogar Ibukota. Dubes dan pembantunya lebih dulu berdebat sengit dengan petugas keamanan, untuk meminta agar kedua warganya dibebaskan. Karena perdebatan buntu, Dubes Shpedko langsung menelepon Menlu Mochtar Kusumaatmadja. Ia memprotes dan meminta agar kedua orang itu dibebaskan. Menlu tidak keberatan Odariouk yang berstatus diplomat dilepas. Rupanya protes tidak berhenti dengan dibebaskannya Odariouk. Minggu pagi, 7 Februari, Kedubes Uni Soviet menemui Joop Ave lagi. Isinya, menunttut agar Finenko yang sakit asma dibebaskan. Bahkan Finenko mengancam akan melakukan mogok makan. Tapi pihak Indonesia cepat memberi jawaban. Berdasarkan hasil pemeriksaan dokter, Finenko tidak mengidap sakit asma. Rentetan protes atas penangkapan Finenko yang dituduh terlibat dalam kegiatan mata-mata terus dilempar Kedubes Uni Soviet di Jakarta. Tanggal 8 Februari malam, Menlu Mochtar memanggil Dubes Shpedko yang didampingi Wakil Kepala Perwakilan A.l. Khmelnitski dan seorang staf. Dalam pertemuan hampir dua jam di ruang kerjanya, Mochtar — didampingi pejabat terasnya–Indonesia balik protes. “Indonesia menyatakan protes keras terhadap perilaku para pejabat diplomatik Kedubes Uni Soviet di Jakarta. Indonesia juga kecewa karena pejabat diplomatik itu tidak bertindak untuk memajukan hubungan baik dengan negara tuan rumah dan menaati hukum yang berlaku di sini,” bunyi pernyataan Deplu yang disiarkan selesai pertemuan itu. DEPLU, yang sebelumnya berniat menunda pengumuman mengenai persona non grata bagi Egorov, agaknya terpaksa buru-buru mengumumkannya karena sikap keras para diplomat Soviet. Apalagi malam itu wartawan berdatangan dan mendesak untuk meminta keterangan mengenai kasus ‘pengusiran’ diplomat Rusia itu. “Sebetulnya kami belum siap mengumumkan sekarang,” kata seorang pejabat tinggi Deplu. Agaknya pemerintah mau lebih hati-hati–khawatir kemungkinan mendapat balasan bagi diplomat Indonesia di Moskow. Rabu pagi minggu lalu, sekitar 160 pemuda dari Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) mendatangi kantor Kedubes Uni Soviet di Jalan M.H. Thamrin. Dengan poster-poster: “Tutup hubungan diplomatik dengan Rusia”, “Tutup Aeroflot”, “Kedutaan Rusia sarang mata-mata” dan lain-lain, mereka memprotes kegiatan mata-mata Egorov dan Finenko. Namun pihak Kedubes Uni Soviet tetap merapatkan pintu gerbangnya yang dibuka dan ditutup secara otomatis itu. Setelah berteriak-teriak, akhirnya Wakil Kepala Perwakilan A.l. Khmelnitski membolehkan lima orang anggota KNPI yang dipimpin oleh Ketua Umum Aulia Rachman dan Sekjen Theo Sambuaga masuk. Untuk pertama kali, Kedubes Rusia buka mulut menanggapi kasus ini. Kepada delegasi KNPI, Khmelnitski tidak membenarkan tindakan Egorov dan Finenko sebagai kegiatan mata-mata. ahkan ia menuduh pemberitaan mengenai masalah itu tidak far sama sekali. Dan ditambahkan, Pemerintah Uni Soviet sama sekali tidak berkeinginan untuk mengurangi hubungan baik kedua negara. Karena belum puas, “demonstran teratur” KNPI melanjutkan aksinya. Sebagian, di bawah pimpinan Theo ambuaga, mendatangi kantor Aeroflot di Hotel Sahid Jaya. Mereka cuma menemukan pintu kaca yang terkunci. Tidak ada jalan lain kecuali menempelkan poster protes yang menuntut agar kantor penerbangan itu ditutup. Demonstran yang diawasi langsung oleh Norman Sasono itu sebagian juga mendatangi Deplu. Mereka disambut sendiri oleh Menlu Mochtar. Tidak banyak pernyataan disampaikan kecuali mendukung tindakan pemerintah mengusir Egorov dan menahan Finenko. Tapi mereka juga menyatakan kekesalannya karena hanya lima orang yang diperbolehkan menginjak halaman Kedubes. Aksi protes serupa juga muncul di depan Konsulat Uni Soviet, Jalan Karim M.S. Medan 10 Februari lalu. Pesertanya sebanyak 26 orang, juga anggota KNPI yang dipimpin ketuanya Bomer Pasaribu Isinya juga sama, memprotes tindakan mata-mata Egorov, perkelahian antara diplomat dan petugas keamiman di Halim PK dan siaran radio Mosl..w vang tidak bersahabat. Konsul Valentine F. Popov hanya bersedia mencrima tiga orang peserta demonstrasi itu. Gerakan lebih seru muncul dua hari kemudian, Sekitar 2.000 pemuda yang tergabung dalam Pemuda Pancasila Sum-Ut berkumpul di depan markasnya. Rencananya, mereka akan menyerbu dan menduduki konsulat Rusia. Tapi petugas keamanan lebih cepat bertindak. Sebagai pelampiasan mereka cuma membakar patung Leonid Brehnev. Reaksi serupa juga muncul dari kalangan anggota DPR. Para wakil itu mempermasalahkan terlalu besarnya staf dan kantor Uni Soviet di Indonesia. Kecuali kantor pusat Jakarta, Uni Soviet memang juga punya konsulat di Medan, Surabaya dan Banjarmasin–yang oleh Menteri Mochtar sendiri sudah diminta agar ditutup dan dijual, karena “sudah tidak ada relevansina”. Yang agak sukar ialah mempersoalkan jumlah personil. Rusli Desa, wakil dari FKP, misalnya. mempermasalahkan jumlah personil Perwakilan Uni Soviet yang dianggapnya terlalu besar. “Jumlah mereka lima kali lebih besar dari diplomat kita,” katanya. Memang: menurut sumber TEMPO di Deplu, jumlah diplomat beserta staf I-dubes Uni Soviet (semua orang sana) ada 80 orang. Jumlah ini konon lebih besar dibanding personil di Kedubes Uni Soviet untuk Amerika Serikat. Diplomat dan staf di KBRI Moskow sebaliknya cuma 24 orang. Nampaknya, Indonesia memang tetap hendak menjaga agar peristiwa spionase ini tak sampai merusak sama sekali hubungan kedua negara. Dalam hubungan itu, tentu agak sukar untuk menjaga kesopanan diplomatik di satu pihak dan menindak seorang tamu asing di lain pihak. Hal ini misalnya terjadi dengan kasus Finenko. Beberapa pihak mempermasalahkan, mengapa Finenko yang sudah menjadi buron petugas keamanan itu mendapat exit permit untuk meninggalkan Indonesia bersama keluarganya. “Soal memberi exit permit, itu jadi tanggungjawab saya,” kata Joop Ave sambil menepuk dadanya. “Exit permit diberikan sebelum ada kasus ini,” katanya pula. Sementara itu, pejabat keamanan baru memberitahu tentang terlibatnya Finenko dengan kegiatan matamata sesudah exit permit diberikan. Hanya “daftar hitam” yang akhirnya mencegat Finenko di loket imigrasi bandar udara Halim. Masa tugas Finenko–sejak 1979-memang berakhir 5 Februari 1982. Berakhirnya masa tugas itu, menurut perwira tinggi Laksusda Jaya yang menanganinya, berkaitan dengan pertemuan Soesdarjanto dan Egorov malam itu. Selama ini adalah Finenko, yang kabarnya termasuk anggota intelijen militer (GRU) kelas berat, yang bertugas membina dan menghubungi Soesdarjanto. “Karena masa tugasnya akan berakhir, Ia menyerahkan tongkat estafet kepada Egorov. untuk melanjutkan,” katanya. Berdasarkan pemeriksaan yang berlangsung hampir seminggu, aparat keamanan yakin Finenko terlibat dalam kegiatan mata-mata. Norman Sasono sendiri mengumumkan, Finenko dan Soesdarjanto akan diajukan ke pengadiian subversi. Tapi kemudian niat mengadilinya ternyata urung. Senin pekan ini, Pangkopkamtib Laksamana Sudomo mengumumkan bahwa Finenko dibebaskan dari tahanan dan dipulangkan ke negerinya secara diam-diam tanggal 13 Februari lalu. Pembebasan dan pemulangan Finenko, menurut Sudomo, bukan karena tekanan atau ancaman Uni Soviet. Hal itu semata-mata karena kesehatan Finenko –yang tiba-tiba mogok makan–kian memburuk “Sekalipun demikian, Indonesia tetap mengambil tindakan dengan ketentuan diplomatik,” katanya. Tindakan itu ialah menutup kantor Aeroflot di Jakarta sejak 15 Februari 1982. Dalam pesawat terakhir Sabtu Finenko dan keluarganya meninggalkan Indonesia. Bersama kepala kantor Aeroflot ini, yang namanya tak tercantum dalam manifes daftar penumpang, juga terlihat G. Odariuk, diplomat yang menghalang-halangi petugas keamanan menangkapnya 6 Februari, ikut pergi. Kepergian Odariouk yang bertugas di Indonesia sejak 1977 sempat mengundang berita sensasi. Pers Barat menyebut, Odariouk pulang karena diusir. “Pemerintah Indonesia sama sekali tidak meminta apa-apa soal dia pada Kedubes Uni Soviet di sini,” kata Joop Ave. Untuk mem-persona non grata-kan seseorang, harus ada alasan yang kuat. Sedang keterlibatan Odariouk dalam insiden 6 Februari itu, sama sekali tidak memenuhi syarat untuk pengusiran. “Mungkin atasannya sendiri yang mengambil inisiatif,” kata Joop. Kini, tinggallah Soesdarjanto Beberapa pejabat keamanan menyebut ia ditangkap 4 Februari malam bersama Egorov di Restoran Jawa tengah, meskipun menurut sumber TEMPO yang dekat dengannya! Soesdarjanto diciduk sejumlah petugas dalam perjalanannya menuju kantor di Jawatan Hydrografi dan Oceanografi tanggal 4 Februari pagi. Tapi Kamis malam, beberapa petugas memang mendatangi rumahnya di kompleks perwira Angkatan Laut Cilincing dan menggeledah isi rumah. Sebuah radio merk Grundig dibawa. Kabarnya radio itu diberikan oleh seorang dari Perwakilan Kapal Rusia di sini sebelum pulang 3 tahun lalu. Istri dan ketiga putri Soesdarjanto sendiri baru mengetahui sang kepala keluarga telah ditahan tanggal 8 Februari. Beberapa petugas keamanan, menurut istrinya, meminta kiriman pakaian. Yang lebih meyakinkan lagi adalah pengumuman Norman Sasono yang menyebutkan Finenko dan Soesdarjanto akan diajukan ke pengadilan subversi tanggal 9 Februari. Soesdarjanto dengan tegas dituduh memberikan dokumen rahasia yang membahayakan keamanan. Beberapa kenalannya menyatakan terkejut, tak menyangka, bahwa laki-laki ini akhirnya bisa dituduh demikian

sumber : http://majalah.tempointeraktif.com/id/cetak/1982/02/20/NAS/mbm.19820220.NAS48093.id.html

33+1 Hal Tentang Laki2 yg perlu diketahui Wanita

•September 1, 2009 • 4 Comments

ngunduh dari thread http://www.kaskus.us/showthread.php?t=2228891 yg di posting oleh mbak acHu_cHi buat cewe2 yg punya pasangan biar ngerti jg knp cowo suka protektif

nih unduhannya

33 + 1 Hal Tentang Cowok


gan, gW ada 33 + 1 hal yang harus diketehue oleh para kaum hawa ne soal cowokk..
biar hubungan tambah langgenggg …
mohon jangan dibata..

33 + 1 Hal Tentang Cowok

Pesan:
1.Cowo sesungguhnya ngga ngeliat cewe itu cantik ato ngga, tp mereka lebih cenderung ngeliat cewe yg rapi dan anggun.
2.Cowo ngga suka ma yg genit.
3.Ketika cowo bilang klo dia ngga ngerti kamu, scara gamblang itu brarti kamu ngga berpikir seperti yg dia pikir.
4.Cowo mungkin aja ber-genit2 ria sepanjang hari, tp sebelum mereka tidur mereka selalu memikirkan cewe yg bner2 mereka sayang.
5.Ketika seorang cowo bner2 menyayangimu, dia akan melupakan semua karakter jelek mu.
6.Cowo tergila2 ama yang namanya senyuman cewe.
7.Cowo akan melakukan apapun juga hanya tuk ngedapetin perhatian cewe ( yg di taksir ).
8.Jika kamu menyentuh hati cowo, maka tuh cowo akan berkorban apa aja buat kamu.
9.Jika seorang cewe bilang “ngga”, cowo akan mendengarnya sebagai “coba lagi besok”….it’s so true!
10.Kamu harus ungkapin apa yg bner2 kamu mau sebelum cowo melakukan apa yg kamu mau.
11.Cowo menyintai ibunya.
12.Cowo akan ngorbanin duit lunch mereka hanya tuk berikan kamu beberapa bunga mawar.
13.Cowo sering memikirkan cewe yg menyukai mereka tp ini bukan brarti cowo menyukai cewe itu.
14.Kamu ngga akan mengerti cowo kecuali kamu mendengarkan mereka.
15.Jika seorang cowo berkata dia menyintaimu tuk seumur hidupnya, maka itulah kenyataannya.
16.Berhati-hatilah, cowo bisa membuat gossip menyebar smpai separuh bumi lebih cepat daripada cewe.
17.Layaknya Hawa, cewe adalah kelemahan cowo.
18.Cowo sangat terbuka ttg diri mereka.
19.Adalah bagus tuk ngetest cowo dulu sebelum kamu mempercayainya, tp jgn membuatnya menunggu terlalu lama krn dia akan pergi darimu.
20.Cowo sebenernya benci baju mereka jadi kotor walau itu oleh sebintik noda.
21.Cowo bner2 mengagumi cewe yg mereka suka meski cewe itu ngga terlalu cantik.
22.Jika seorang cowo curhat ke kamu, dia hanya butuh seseorang tuk mendengar dia curhat, kamu ngga harus ngasih dia saran….
23.Sebuah sikap yg menunjukkan cowo bner2 menyukaimu adlah ketika dia membelaimu.
24.Cowo bner2 menjaga semua rahasia2 yg diceritakan oleh cewe yg dia sayang.
25.Cowo terlalu banyak berpikir.
26. Fantasi cowo bner2 tak terbatas.
27.Tinggi cewe bukan masalah bagi cowo, tp berat cewe bner2 jd masalah bagi cowo.
28.Cowo cenderung tuk serius ttg hubungan dia ma cewe nya dan mjd terlalu posesif. So watch out girls!
29.Cowo bisa lebih banyak bicara dibanding cewe terlebih bila topiknya seputar cewe.
30.Kamu bisa bner2 bilang bahwa seorang cowo tuh bermaksud baik bila kamu meliat dia berdoa (untukmu….?).
31.Jika cowo bilang kamu tuh cakep, tu brarti dia menyukaimu.
32.Cowo benci ma cewe yg overreact.
33.Cowo lebih menyintaimu daripada kamu menyintai dia jika mereka udah serius ma hubungan itu.
34.cowok lemah dengan air mata wanita*

jika berkenan gAnn …

________

tapi ada beberapa hal yg mungkin gk berkenan karena ini pengalaman dr seorang kaskuserwati dan beberapa point yg di sebut oleh mbak acHu_cHi adalah yg menjadi bagian dr hidup gw,jd gk sepenuhnya yg disebut itu jg gw alamin tp semuanya bener jg,terkadang wanita hanya ingin dimengerti jdnya wanita itu egois trus gk bisa berpikir panjang jd wanita yg kyk gini msh disebut cewek krn blom mature,karena utk mengerti pria dia hanya butuh denger dan mengerti dan juga harus tahu bhwa PERASAAN LAKI2 10x LEBIH SENSITIF DARI WANITA JADI JANGAN HERAN KLO LAKI2 LEBIH PROTEKTIF…….

well sekian dulu,mungkin klo tak update ntar2an ajah,soale gw jg abis brantem ma pacar gw yg cukup egois,cuek dan gk pnh ngerti perasaan pacarnya maklum hanya seorang cwe bukan wanita,so guys and girl klo mw ngjalanin suatu hubungan saling mengerti,berantem gpp kok itu gk masalah krn klo gk brantem kita gk akan pnh tahu seberapa besar rasa sayang kita, TRUE LOVE NEVER GOES WELL, itu yg sllu ada di benak gw,dan itu mmg bnr,coba tanya bokap nyokap lw,pasti jawabannya sama dan bbrp point yg ada di atas pasti ada bbrp yg disebutkan oleh nyokap lw…..

well sekian dulu yah,thx for watching

Last Term Schedule 2008/2009

•June 22, 2009 • Leave a Comment

Ujian

 
Design a site like this with WordPress.com
Get started