Sejak dikenalnya ilmu mengenai iklim, para ilmuwan telah mempelajari bahwa ternyata iklim di Bumi selalu berubah. Dari studi tentang jaman es di masa lalu menunjukkan bahwa iklim bisa berubah dengan sendirinya, dan berubah secara radikal. Apa penyebabnya? Meteor jatuh? akibat perubahan struktur muka Bumi dan arus laut? Atau karena komposisi udara yang berubah? Atau sebab yang lain?. Sampai baru pada abad 19, maka studi mengenai iklim mulai mengetahui tentang kandungan gas yang berada di atmosfer, disebut sebagai gas rumah kaca, yang bisa mempengaruhi iklim di Bumi.

Apa itu gas rumah kaca?. Sebetulnya yang dikenal sebagai ‘gas rumah kaca’, adalah suatu efek, dimana molekul-molekul yang ada di atmosfer kita bersifat seperti memberi efek rumah kaca. Efek rumah kaca sendiri, seharusnya merupakan efek yang alamiah untuk menjaga temperatur permukaaan Bumi berada pada temperatur normal, sekitar 30°C, atau kalau tidak, maka tentu saja tidak akan ada kehidupan di muka Bumi ini. perubahan kandungan uap air di udara, perubahan permukaan Bumi, baik karena pembukaan lahan, perubahan permukaan, atau sebab-sebab yang lain, alami maupun karena perbuatan manusia.

Bukti-bukti yang ada menunjukkan, atmosfer yang ada menjadi lebih panas, dengan atmosfer menyimpan lebih banyak uap air, dan menyimpan lebih banyak panas, memperkuat pemanasan dari perhitungan standar. Perlu kerja-sama internasional untuk bisa mengatakan bahwa memang manusia-lah yang menjadi penyebab utama terjadinya pemanasan global. Laporan IPCC (Intergovernmental Panel on Climate Change) tahun 2007, menunjukkan bahwa secara rata-rata global aktivitas manusia semenjak 1750 menyebabkan adanya pemanasan. Perubahan kelimpahan gas rumah kaca dan aerosol akibat radiasi Matahari dan keseluruhan permukaan Bumi mempengaruhi keseimbangan energi sistem iklim. Dalam besaran yang dinyatakan sebagai Radiative Forcing sebagai alat ukur apakah iklim global menjadi panas atau dingin (warna merah menyatakan nilai positif atau menyebabkan menjadi lebih hangat, dan biru kebalikannya), maka ditemukan bahwa akibat kegiatan manusia-lah (antropogenik) yang menjadi pendorong utama terjadinya pemanasan global.

transportasi public

Seiring dengan perkembangan zaman yang serba modern ini transportasi publik seperti kendaraan yang biasa beroperasi di kota misalnya, semakin bertambahnya zaman yang serba cangih bertambah pula keinginan masyarakat pada umumnya untuk memiliki kemdaraan pribadi. Ya karena kendaraan umum seperti bus atau kendaraan publik yang lain itu, hanya dapat dikonsumsi secara umum saja. Kita dapat melihat bahwa di zaman sekarang jalan raya sudah sangat padat dengan kendaraan umum maupun kendaraan pribadi. Kepadatan jalan berbanding lurus dengan meningkatnya angka kematian yang terjadi akibat kecelakaan yang terjadi. Ini merupakan suatu dampak kepadatan jalan raya pada zaman sekarang.

Belum lama ini terdengar kabar burung simpang siur daerah yang jalan rayanya sangat padat sekali seperti ibu kota jakarta akan diadakan suatu pelebaran jalan. Namun semua itu menurut saya harus melalui beberpa pertimbangan agar tercipta suatu kebijakan yang sempurna jangan sampai salah. Karena jika sampai salah maka dampaknya akan mengenai masyarakat juga.

Salah satu upaya menekan kepadatan lalu lintas, juga akan terus melakukan penambahan ruas jalan di ibu kota, meskipun resikonya terkadang mendapat penolakan dari masyarakat. Terlebih, perbandingan luas wilayah dengan jalan di Jakarta saat ini hanya 6,26 persen. Padahal, perbandingan ideal adalah 14 persen. Upaya penambahan ruas jalan, juga diiringi dengan upaya menekan pertumbuhan jumlah kendaraan pribadi. Selain melakukan upaya idealisasi luas jalan di tahun 2010, sebelumnya sepanjang tahun 2009 pihaknya juga telah memperbaiki jalan berlubang seluas 858.817 meter persegi dengan cara betonisasi dan layer (pelapisan).Untuk membangun jalan kita tetap mempertimbangkan pertumbuhan kendaraan. banyaknya kendaraan baik di kota – kota besar maupun di daerah terpencil ini akan mempengaruhi pertumbuhan dan gerak sosial atau mobilitas umum. misalnya kota jogja, pada mulannya kota jogja belum begiti ramai dan pedat kendaraan. namundengan seiring perkembangan zaman dan di tambah kota jogja merupakan kota yang mendapat julukan kota pelajar, dan makin banyak pula populasi kendaraan bermotor. menjadikan mobilitas yang ada di kota jogja ini sangat berjalan dengan cepat maka dari itu.. banyaknya kendaraan yang beroperasi di berbagai tempat. ini akan mempengaruhi pula tingkat mobilitas yang ada di daerah sekitar.

eksistensi sosiologi di masyarakat

Sosiologi merupakan suatu ilmu yang mempelajari tentang pengaruh dan segala bentuk macam yang dilakukan manusia di dalam masyarakat. Dan dalam kehidupan bermasyarakat ilmu sosiologi sangat beperan, karena dalam ilmu sosiologi ini ada salah satu ilmu yang sangat berperan penting bagi kehidupam masyarakat, dan sangat berguna dalam berkembangnya hubungan manusia secara timbal balik. Dan sangat berguna bagi seluruh anggota masyarakat yang terlibatpada hakekatnya manusia, dimanapun, kapanpun, manusia itu beraktifitas, maka mereka selalu mengadakan hubungan dengan kelompok maupun orang – orang yang ada di sekitar mereka baik secara langsung maupun tidak langsung.

Oleh karena itu sosiologi merupakan ilmu yang sangat penting dan selalu eksist di dalam kehidupan masyarakat. Segala faktor dan pola tingkah laku manusia  dan konseuensi proses interaksi ini, baik individu, kelompok, merupakan persoalan yang sangat penting dalam ilmu sosiologi.

Dalam melihat fenomena yang terjadi di dalam masyarakat, sosiologi tidak hanya mendiskripsikan fenomena yang terjadi, melainkan juga menerangkan, dan dengan ilmu sosiologi ini, dapat melihat kejadian yang terjadi pada masyarakat yang berkembang dan sekaligus dapat menafsirkan fenomena yang terjadi dalam masyarakat berdasarkan suatu penelitian dan pandangan dari teori – teori yang ada.

sosiologi merupakan ilmu yang sangat berpengaruh penting dalam kehidupan bermasyarakat. Misalnya dalam suatu masyarakat dalam bertingkah laku maupun banyak cara yang ada dalam masyarakat tersebut banyak yang berbeda dengan kebudayaan kita bahkan bertolak belakang dengan kebudayaan yang kita miliki, sosiologi dapat sebagai ilmu yang dapat mengkaji fenomena yang menarik tersebut dengan cara melihat dan menelusuri bagaimana fenomena itu bisa terjadi dan bisa juga menelusuri lebih dalam sehingga mencapai sesuatu yang baru dan dapat berguna bagi masyarakat pada umumnya. Dengan demikian sosiologi juga bisa sebagai ilmu yang mampu menghasilkan informasi yang akurat, tentunya melalui beberapa proses yang harus dilakukan sehingga sangat bermanfaat bagi seluruh lapisan masyarakat.

artis terjun ke dunia politik

Sebuah fenomena yg cukup mencengangkan bagi kita , dimana para artis di Indonesia berbondong-bondong alih profesi menjadi politikus maupun caleg di negeri ini. Patut di pertanyakan alasan mereka (red. Artis) mengambil keputusan tersebut, apakah mereka sudah merasa tergusur oleh para pendatang baru utk tampil di layar kaca??? ato mereka memanfaatkan aji mumpung ketenarannya..??? ato mereka memang layak dan pantas secara kualitas utk memimpin negeri ini..??? ato bahkan mereka sendiri yg di manfaatkan oleh suatu partai politik utk meraih suara terbanyak krn memandang figur keartisannya..??? Semua masih tanda tanya dan sangat prematur utk membuktikannya.

Sah2 aja, cuma ap artis2 kaya gitu bisa bener2 memimpin? Kalu benar2 mampu sih kenapa engga, tapi kalau cuma buat cari pemilih dan pasang muka gak kerja2 yah mendingan jangan nyalon atau terjun kedunia politik nati kalau sudah jadi, atau benar terjun kedunia politik dan jika tidak bisa melaksanakan tugas dengan baik maka akan menjadi beda urusan dan cenderung kurang sungguh – sungguh dalam melaksanaka tugas yang di emban. Menurut saya tidak masalah apakah orang itu berasal dari kalangan artis, orang biasa, sampai orang yang terkemuka, asalkan jika sudah masuk dan terjun dalam dunia politik dapat menjalankan tugas dengan baik dan tidak merugikan diri sendiri  maupun orang lain maka sah – sah saja.

Sebenarnya banyak juga yang kurang sependapat jika seorang artis terjun ke dunia politik atau nyalon sebagai caleg. Karena menurut sebagian banyak orang yang memandang hal ini sebagai fenomena yang tabu.. orang – orang tersebut mengatakan bahwa apakah nungkin artis ini sudah kehilangan pekerjaan sehingga sekarang berpindah alih profesi sebagai calon legislatif dan terjun kedunia politik. Ada juga yang mengatakan bahwa keartisan hanya menjadi senjata para orang – orang yang akan nyalon sebagai caleg maupun terjun ke dunia politik sebagai alat legitimasi terbesar. Namun  tidak semua orang berpandangan seperti demikian, ya namanya juga manusia pasti mempunyai tanggapan yang berbeda – beda pula… tapi menurut saya siapa saja yang terjun ke dunia politik jika benar – benar minat mantap dan yakin dengan apa yang orang tersebut ambil, dan menjalankan tugas dengan maksimal, maka sah – sah saja.

bunuh diri

Bunuh diri merupakan suatu tindakan mengilangkan nyawa diri sendiri dengan cara yang bermacam – macam karena berbagai permasalahan juga tentunya. Banyak dalam kehidupan ini sering ditanggapi dengan akal dan pikiran yang kurang jernih. Dalam kehidupan di era yang serba canggih ini menjadikan juga banyaknya tuntutan yang harus dicapai untuk mengimbangi. Pada era globalisasi ini nbanyak hal yang menarik untuk kita simak tentang bunuh diri yang kian marak pada akhir – akhir ini. Dalam hal ini banyak permasalahan yang dapat dikatakan sebagai pemicu bagi orang – orang yang mencoba maupun melakukan aksi bunuh diri.

Diantaranya adalah : konflik dalam keluarga, kegagalan personal, kehilangan sesuatu, mengalami kesukarandalam berkomunikasi, biasanya permasalahan – permasalahan yang tak kunjung selesai dan hanya dirasakan sendiri, karena dalam berkehidupan ini, orang yang melakukan bunuh diri ini kurang bisa melakukan komunikasi. Seperti yang tertera diatas, dan banyak hal lainya.

Orang – orang yang mencoba melakukan bunuh diri ini, dapat kita ketahui gejala – gejala yang muncul yaitu sebagai berikut :  Berperasaan Marah,   gelisah, selalu merasa bersalah, berubahnya dalam bersikap secara mendadak seperti, memberikan barang yang disayangi, selalu membicarakan tentang kematian, meminta maaf dengan mendadak dan tanpa ada sebab akibat dari sebelumnya.

Seperti yang telah dikemumkakan oleh: emile dhurkhiem, bahwa bunuh diri ada bermacam – macam bentuknya seperti: egoistik, altruasi, anomi dan vatalistik. Disini saya akan mengambil bunuh diri yang anomi. Dimana bunuh diri ini kecenderungan dilakukan seseorang karena dalam berkehidupan ini manusia ini sudah mengalami kehilangan semangat, kehilangan norma, kehilangan cita – cita dan merasa dikucilkan dari kelompoknya. jika seseorang telah mengalami demikian maka kita apa bila mempunyai teman, atau kerabat dekat, paling tidak kita tanggap dengan keadaan tersebut. dan paling tidak kita dapat membatu teman atau kerabat kita yang sedang mengalami permasalahan tersebut dengan membantu semaksimal mungkin agar di harapkan tidak terjadi sesuatu hal yang tidak diinginkan. apalagi bunuh diri. orang yang merasa bersalah dan selalu tidak jelas harus kita waspadai, mewaspadai bukan terus langsung memvonis bahwa orang yang demikian ini langsung akan melakukan atraksi bunuh diri. namun kita lihat gejala – gejala dan tingkah laku yang lain. jika memang benar – benar mencurigakan barulah kita bertindak sebagaimana mestinya.

orang model begini biasanya terlihat karena pasti sudah berbeda dengan orang lain. maksudnya berbeda dengan gerak -geriknya, tingkah lakunya, dan hal – hal yang aneh lainnya. konflik dalam keluarga antara anak dengan orang tua antara anak dengan mertua dan lain sebagainnya, apabila dalam hubungan keluarga mengalami kegagalan atau mengalami permasalahan – permasalahan,  maka akan memicu orang yang merasa tersingkirkan atau anggota yang ada di dalam keluarga tersebut yang istilahnya tertindas itu untuk melalakukan hal yang negatif. seperti misalnya apa yang telah tertera diatas, yaitu bunuh diri. jadi komunikasi yang baik sangat diperlukan dalam hubungan keluarga. disamping itu juga di dalam masyarakat dan dimanapun kita berada. karena komunikasi yang baik akan membuat hidup ini damai. namun kita ketahui bahwa banyak juga orang yang mengalami kesulitan dalam berkomunikasi dan akhirnya orang ini merasa tersingkir. ujung – ujungnya melakukanh tindakan negatif  asalkan tindakkan yang dilakukan orang yang demikian ini dianggap benar dan dapat menyelesaikan masalah tanpa memperdulikan orang lain yang ada disamping dan sekitarnya. ini berkaitan dengan orang yang sudah kehilangan norma aturan yang telah mengikat orang tersebut, karena orang yang melakukan hal demikian juga menganggap hidup ini sudah tidak berarti lagi. dengan kata lain orang ini sudah kehilangan cita – cita.



Hello world!

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!

Design a site like this with WordPress.com
Get started