cacing dan lemper

Anda dan saya mungkin sama2 suka makan lemper. Tapi bilamana kita sama2 pergi memancing ikan, apa yang akan kita pakai pada ujung kail kita? Lemper atau cacing? Pasti cacing, karena kita tahu bahwa ikan suka dengan cacing dan tidak mau makan lemper. Ini adalah kenyataan sederhana yang dipahami semua orang. Persoalannya, banyak orang dalam kehidupan sehari hari lupa akan hal ini. Mulai dari saat kita menjual produk, memimpin anak buat, berdiskusi dengan partner, mengundang tamu, ataupun merayu pelanggan. Kita selalu memakai lemper dan sering melupakan cacing. Suatu waktu ada mahasiswa menanyakan: “ Pak, kita mau mengundang Gubernur untuk kita ajak berdiskusi di kampus tapi beliau selalu tidak mau hadir, bagaimana ya caranya mengundang supaya beliau mau?” Undangan kampus untuk berdialog adalah “lemper”, mahasiswa suka, Gubernur tidak. Solusi cacing nya adalah, membuat surat: “ Bapak Gubernur yang baik, kami telah melakukan riset di 7 daerah selama setahun ini, tentang Gubernur yang memenangkan pemilihan umum berikutnya, dan selalu ada 5 kunci sukses. Kami ingin mempresentasikan sambil berdiskusi dengan (lebih…)

Juli 11, 2009 at 8:31 am Tinggalkan komentar

Dahlan Iskan

Gue membaca koran tidak rutin, hanya kalau pas waktu senggang saja atau ada berita menarik. Tapi seminggu terakhir ini gue orang pertama dirumah yang merebut Jawa Pos dan membaca dengan serius. Sebabnya adalah tulisan bersambung Dahlan Iskan tentang “Memoar rumah sakit China ketika mencangkok Liver.”

“Inspiring”, kata orang bule, “mencerahi” adalah kata (lebih…)

Juli 11, 2009 at 8:08 am Tinggalkan komentar

kantor KPU sepi setelah pilpres

JAKARTA – Hiruk pikuk manusia yang selama ini mewarnai keseharian kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) menjelang dan saat pelaksanaan Pilpres 2009 untuk sementara seolah terhenti.

Meski masih tetap buka, namun suasana di kantor yang berlokasi di (lebih…)

Juli 11, 2009 at 8:00 am Tinggalkan komentar

Notebook Asus UX50V, Elegan & Kokoh

Di segmen Netbook, Asus dikenal sebagai vendor yang selalu menjadi trendsetter dari merek lainnya. Akan tetapi, di wilayah notebook boleh dikatakan Asus masih kalah mentereng. Menjawab tantangan tersebut, Asus mencoba mengeluarkan notebook U Series terbaru.

Salah satu dari rangkaian U Series yang terbaru itu adalah, ASUS UX50V. Meski tergolong notebook, UX50V mempunyai berat yang cukup ringan yaitu 2,6 KG, terlebih sifatnya yang poratabel, sehingga membuat notebook ini mudah dibawa kemana saja. Dengan ukuran layar 15,5 inchi, dengan kualitas High Definition Flushed LED-backlit, mampu menjadikan gambar lebih leluasa dan tajam untuk dilihat.

Terlebih lagi, Asus sudah menggunakan teknologi sensor Al Light, yang menyesuaikan tingkat kecerahan pada layar, sekaligis memberikan backlight pada keyboard teriluminasi dan touchpad interaktif, ini untuk memastikan kenyamanan visual dan kemudahan dan penggunaan. Teknologi ini juga belum dipunyai oleh kompetitor sejenis.

Sebagai notebook yang digunakan untuk multimedia juga, Asus UX50V (lebih…)

Juli 11, 2009 at 7:56 am Tinggalkan komentar


arsip gue

kalendar gue

Januari 2026
S S R K J S M
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  

Kategori

komunitas kampus gue

komentar terakhir gue

Blog Stats gue

  • 134 hits

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai