“Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al-Qur’an) saat Lailatul Qadar (malam kemuliaan). Dan tahukah kamu apakah Lailatul Qadar itu? Lailatul qadar itu lebih baik dari seribu bulan. Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan malaikat Jibril dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan. Malam itu (penuh) kesejahteraan sampai terbit fajar.” (QS. Al-Qadr: 1-5)
Jika Lailatul qodr dikonversi خَيۡرٌ۬ مِّنۡ أَلۡفِ شَہۡرٍ۬ menjadi tahun, 1.000 bulan sama dengan 83 tahun. Hassan Ata Al-Mannan dalam Tartibul Ambiya’ wa A’maruhum menyebutkan, antara lain, bahwa umur Nabi Adam 1.000 tahun; Nabi Nuh 950 tahun, Nabi Ibrahim 200 tahun, Nabi Hud 464 tahun, dan Nabi Musa 120 tahun. Umur yang panjang para nabi terdahulu memperbanyak amal kebaikan.
“Nabi Muhammad SAW ketika memasuki sepuluh malam terakhir bulan Ramadhan memilih fokus beribadah, mengisi malamnya dengan dengan ibadah, dan membangunkan keluarganya untuk ikut beribadah,” (HR Al-Bukhari).
