Seperti yang kita tahu, Arsene Wenger dalam dekade ini banyak mengincar pemain muda dalam perekrutan pemain. Sudah banyak pemain yang sukses menembus tim utama, seperti Walcott, Wilshere, Gibbs, Ramsey dan tentunya Fabregas. Nah, dalam ketidakpastian bursa transfer yang kian mendekat, dengan gosip-gosip yang entah dari mana asalnya entah benar atau tidak, marilah kita melihat yang sudah ada di dalam skuad. Kalau dan hanya kalau ya, Wenger kesambet jin pedit dan bilang “Our squad is strong enough” lalu tidak membeli siapapun (Yaya Sanogo kemungkinan besar?), siapakah pemain muda (atau gak muda-muda amat) yang bakal lebih sering main?
1. Francis Coquelin
Pemain yang satu ini memang gak muda-muda amat. Salah satu pemain yang sebenarnya saya inginkan sukses di Arsenal. Di musim ini, sering masuk sebagai pelapis lini tengah di awal dan tengah musim. Tak pernah bermain buruk menurut saya, dan selalu bersemangat di setiap penampilannya. Tapi sayang, kebanyakan cedera, bahkan untuk seorang pelapis. Padahal musim ini bisa jadi musim yang baik baginya kalau saja tidak banyak cedera. Kalau musim depan Arsenal tidak beli pemain tengah satupun, bisa jadi Le Coq bisa mulai lebih banyak dimainkan bersaing dengan Arteta dan Ramsey. Dengan catatan, ga kebanyakan cedera.
2. Carl Jenkinson
Dengan santernya kabar bahwa ini adalah musim terakhir abang ganteng kita Bacary Sagna berada di Arsenal, tentunya Carl Jenkinson akan mewarisi posisi bek kanan darinya. Kalaupun Sagna tetap di Arsenal, Jenkinson bakal dipersiapkan untuk menjadi penggantinya di masa depan, sehingga akan lebih banyak dimainkan pada musim depan jika tiada aral melintang. Permainan Jenkinson pada musim ini dihadiahi panggilan pertama ke timnas Inggris, yang artinya musim ini dia telah menjadi seorang bek kanan handal yang cukup diakui.
3. Alex Chamberlain
Diperkirakan oleh Wenger untuk menjadi seorang pemain tengah, saingan Chambo cukup banyak, tapi musim depan saya kira dia bakal lebih banyak mendapatkan kesempatan untuk bermain di sana. Dengan Rosicky yang sudah cukup tua untuk bermain semusim penuh dan rentan cedera, kesempatan itu masih terbuka. Posisi sayap malah lebih terbuka dengan perginya Arshavin dan labilnya penampilan Gervinho, dia hanya berada di belakang Walcott, Podolski, atau mungkin Cazorla.
4. Ignasi Miquel
Dengan lepasnya Squillaci (hore) dan kemungkinan besar dijualnya Djourou, Miquel menjadi pelapis utama disaat ketiga bek sentral kita berhalangan main. Wenger pasti melihat sesuatu pada diri Miquel sehingga dia tidak menjual atau meminjamkannya sampai sekarang. Musim depan adalah musim yang sangat menentukan bagi karirnya. Dia harus memberi yang terbaik jika diberikan kesempatan. Jika tidak, demi karirnya, dia harus move on.
Bagaimana dengan Eisfeld, Frimpong, Bellerin, Gnabry, Yennaris, Afobe, dan lainnya? Untuk Frimpong, dengan cedera yang terus menghantamnya dan padatnya lini tengah Arsenal sepertinya dia harus menunggu lebih lama untuk bermain lebih banyak di tim inti, atau mengubur mimpinya? Eisfeld, Bellerin, Gnabry, Yennaris, dan Afobe tampaknya masih belum siap untuk bermain di level tertinggi, masih terlalu dini, tapi ya siapa tahu. Yennaris (kembaran Bepe) yang memiliki pengalaman lebih banyak mungkin memiliki peluang yang lebih besar. Miyaichi? Bukan musim yang baik baginya kemarin, mungkin satu musim lagi dipinjamkan ke klub lain akan membuatnya siap merumput bersama Arsenal. Dengan catatan standar, ga cedera serius.
Yah, ini hanya pendapat saya saja, bagaimana dengan perkiraan kalian? Apakah ada pemain lain yang lebih pantas disebutkan di sini? Kalau dan hanya kalau Arsenal tidak melakukan pembelian (amit-amiit).



