Beberapa hari yang lalu gue beli Multimedia Player dengan merk Kaiboer K100. Awalnya gue lagi iseng pengen beli Home Theater 3 jutaan yang ada optical inputnya buat main PS3 dan buat nonton Bluray. Pas lagi nyari barang di kaskus.us gue ngebaca forum audio dan dibahas soal Multimedia Player, setelah baca beberapa forum selama 3 hari gue putusin untuk beli juga dan atas rekomendasi temen gue pilih Kaiboer K100.
Dalam 2 hari setelah order di kaskus dengan tebusan uang 2.5 juta barang langsung gue terima dan berbarengan dengan itu gue juga order WD MyBook 1TB yang rencanya mau dipartner-in ama itu Kaiboer. Film yang pertama gue download adalah Street Fighter – Legend of Chun Li 720p yang besarnya 4.36GB. Begitu mau gue transfer ke WD dari MBP ternyata gak bisa karena over dari 4GB jadi gue harus format ke NTFS pake Windows.
Setelah gue format ke NTFS ternyata masalah belum selesai karena gue baru nemuin kalo MBP gue gak bisa write ke NTFS, gue search di goole ketemu software dari Paragon yang bisa buat Mac read / write NTFS.
Selesai install gue transfer film StreetFighter ke WD dan mempersiapkan Kaiboer. Output di Kaiboer ada banyak dan gue pilih HDMI yang ke 40″ Samsung LCD gue dan optical ke Philips HomeTheater murmer. WD dihubungkan dengan ke K100 melalui USB. Semua siap dan gue start K100 melalui remote. Sebenarnya dibagian depan ada led menunjukkan bahwa K100 sudah menyala tetapi led tersebut berwarna biru tua sehingga sulit melihatnya dari jauh. Start Up nya cukup lama dan setelah itu di menu pun cukup lama dia mendetect perangkat usb yang terpasang.
Sayangnya percobaan pertama menonton gagal bahkan setelah update firmware terbaru dan merubah setting berkali-kali tetap saya film tidak dapat dimulai. Cukup frustasi juga gue melihat barang yang di packing dan dibuat cukup baik tidak dapat memulai fim yang gue download padahal di MBP film tersebut dapat ditonton.
Untung seller nya sangat helpful dan menyarankan untuk mengecek HDD yang baru gue beli dan ternyata di iMac gue file movie nya tidak terlihat yang menurut gue kesalahan dari software Paragon diatas. Pas setelah gue mengetahui HDD bermasalah kebetulan TIKI lewat dan mengantarkan HDD gue satu lagi yang telah full dengan film. Hanya butuh kurang dari 1 menit untuk menghungkan HDD baru ke Kaiboer K100 dan gue langsung menyalakan Kaiboer. Beberapa detik setelah K100 loading dan akhirnya gue memilih film Kungfu Panda dan hasilnya…… Woot mantab abis.
Gambar nya jernih banget dan tajam beda deh sama nonton dvd 6000an, selain itu suaranya juga keren. Satu film sudah selesai ditonton dengan baik, tidak ada masalah sama sekali. Menu utama juga mudah diakses, remote responsif dan juga dilabel dengan baik. Pengoperasian sangat mudah sekali, gue juga mencoba mendengarkan lagu dengan format acc dan dapat dijalankan dengan baik pula. File .avi dengan format 4:3 sudah dicoba dan sangat mengagumkan secara gambar dan suara. Menurut gue kualitas sebanding dengan bluray yang bernilai at least 4 juta untuk playernya saja dan 400-600ribu untuk bluray disc nya. Bagi yang hobby nonton gue sangat merekomendasikan Kaiboer K100 ini. Ada beberapa fitur lain hanya gue belon sempet mencobanya termasuk streaming content dari PC.
Diakhir gue menyarankan mencoba alat ini untuk dihubungkan dengan Home Theater daripada menggunakan bluray player yang mahal dan juga HTPC yang rumit. Kaiboer K100 mudah digunakan dan juga lebih murah dibandingkan dua alat diatas. Di padar ada beberapa merk MultiMedia lain hanya setelah browsing dan chat dengan temen2 Kaiboer memilili kompatibilitas dan fitur yang lebih baik dibandingkan merk lain seperti WDTV meskipun WDTV memiliki UI yang keren. Satu kelemahan dari Kaiboer yang gue rasakan adalah startup yang lama tetapi masih dapat diterima. Selain itu kalau kita percepat ada delay 2-5 detik tapi di MBP gue juga ada delay jadi tetep acceptable.






