Pizza Hut

July 23, 2009 - Leave a Response

Ada yang blum pernah makan Pizza Hut? Gue rasa ampir semua penduduk Jakarta pernah ngerasain yang namanya Pizza Hut karena rasanya yang sudah cukup lama mengena di lidah. Kalau kita lihat dari beberapa tahun yang lalu perkembangan menu Pizza Hut cukup significant tapi yang pasti gue selalu setia dengan ‘meat lovers’ ataupun ‘supreme’ tanpa optional pinggiran.

Jujur sampe sekarang gue gak bisa makan pizza yang namanya cukup aneh seperti ‘fish n chip’ ataupun ‘lada hitam’. Buat gue lebih asik makan pizza traditional meskipun gue sendiri blum pernah ke Italy buat ngerasain original pizza tuh seperti apa.

Apalagi dulu pas kuliah diluar negri gue sering makan pizza yang dibuat oleh orang Italy jadi taste gue lebih ke Italian untuk pizza. Terakhir ini gue suka banget yang namanya Pizza Marzano’ atau ‘Izzy Pizza’ karena menurut gue rasa pizza mereka seperti yang gue suka makan dulu. Yup, du restoran itu adalah favorite gue.

Cuman meskipun gue sudah gak ngerasa Pizza Hut itu seperti makanan Italy tetep aja gue kangen dengan Pizza Hut. Nonton film ‘Fast n Furious’ kemaren ditemenin ama Pizza Hut hasil take away. Nyummmm enakkkk. Setelah dipikir2 pertama kali gue nyoba Pizza kemungkinan ya di Pizza Hut ini jadi apapun yang terjadi pasti lidah kita kangen dengan Pizza Hut.

Kaiboer Review

July 20, 2009 - Leave a Response

Mau update soal Kaiboer K100 nih, semalem gue abis nonton Fast and Furious (2009). Resolusi film nya full HD 1080p dengan suara mendukung DTS, semua dijalankan di K100 tanpa sedikit pun glitch maupun timbul Artifak. Padahal di MBP glitch dan artifak nya parah juga dan pertama gue sangsi ap bener Kaiboer bisa jalanin film ini dengan mulus, tapi ternyata semuanya lancar.

Sekali lagi gue rekomendasikan apabila hobby nonton harus coba Kaiboer K100 karena watching experience nya beda banget sama nonton DVD. Ya kecuali buat yang udah punya bluray player dan segudang duit, mendingan nonton pake bluray disc

Powerex Charger Analyzer

July 19, 2009 - Leave a Response

Ini dia battery charger gue yang baru, Powerex. Charger ini harganya 600ribu dan menurut keterangan charger ini dapat melakukan maintenance batere sehingga lifetime nya dapat lebih panjang dan juga setiap kali charge dapat mencapai kapasitas maksimum. Di charger ini terdapat 4 slot untuk batere dan charger ini dapat menerima batere AA maupun AAA.

Gue baru coba charge sekali dan begitu gue taruh batere di slotnya, Powerex langsung mendetect batere tersebut dan menampilkan setting untuk individual batere. Ada beberapa pilihan seperti charge, discharge, cycle dan beberapa pilihan lainnya. Untuk charge sendiri kita dapat menentukan berapa ampere kita ingin mencharge begitu juga untuk setting lainnya.

Charge pertama 4 batere AA dengan kapasitas 2100mAh diperlukan waktu kurang dari 1 jam. Cukup cepat dan saat ini gue blon coba settingan individual jadi tidak bisa komentar mengenai hal itu.

Pendapat gue sementara mengenai charger Powerex adalah charger ini sangat mahal, kalau merk dan type lain hanya berkisar 300ribu sudah termasuk charger dan batere Powerex 600ribu tanpa batere. Sementara ini sih gue merasa cukup menyesal tapi kalau dipikirkan lifetime batere lebih panjang dan dapat mencharge sampai kapasitas maksimal selain dapat juga untuk maintain batere gue rasa ini adalah investasi jangka panjang dan toh kita cuman sekali membeli charger yang baik untuk digunakan seterusnya.

Kaiboer K100

July 18, 2009 - Leave a Response

Beberapa hari yang lalu gue beli Multimedia Player dengan merk Kaiboer K100. Awalnya gue lagi iseng pengen beli Home Theater 3 jutaan yang ada optical inputnya buat main PS3 dan buat nonton Bluray. Pas lagi nyari barang di kaskus.us gue ngebaca forum audio dan dibahas soal Multimedia Player, setelah baca beberapa forum selama 3 hari gue putusin untuk beli juga dan atas rekomendasi temen gue pilih Kaiboer K100.

Dalam 2 hari setelah order di kaskus dengan tebusan uang 2.5 juta barang langsung gue terima dan berbarengan dengan itu gue juga order WD MyBook 1TB yang rencanya mau dipartner-in ama itu Kaiboer. Film yang pertama gue download adalah Street Fighter – Legend of Chun Li 720p yang besarnya 4.36GB. Begitu mau gue transfer ke WD dari MBP ternyata gak bisa karena over dari 4GB jadi gue harus format ke NTFS pake Windows.

Setelah gue format ke NTFS ternyata masalah belum selesai karena gue baru nemuin kalo MBP gue gak bisa write ke NTFS, gue search di goole ketemu software dari Paragon yang bisa buat Mac read / write NTFS.

Selesai install gue transfer film StreetFighter ke WD dan mempersiapkan Kaiboer. Output di Kaiboer ada banyak dan gue pilih HDMI yang ke 40″ Samsung LCD gue dan optical ke Philips HomeTheater murmer. WD dihubungkan dengan ke K100 melalui USB. Semua siap dan gue start K100 melalui remote. Sebenarnya dibagian depan ada led menunjukkan bahwa K100 sudah menyala tetapi led tersebut berwarna biru tua sehingga sulit melihatnya dari jauh. Start Up nya cukup lama dan setelah itu di menu pun cukup lama dia mendetect perangkat usb yang terpasang.

Sayangnya percobaan pertama menonton gagal bahkan setelah update firmware terbaru dan merubah setting berkali-kali tetap saya film tidak dapat dimulai. Cukup frustasi juga gue melihat barang yang di packing dan dibuat cukup baik tidak dapat memulai fim yang gue download padahal di MBP film tersebut dapat ditonton.

Untung seller nya sangat helpful dan menyarankan untuk mengecek HDD yang baru gue beli dan ternyata di iMac gue file movie nya tidak terlihat yang menurut gue kesalahan dari software Paragon diatas. Pas setelah gue mengetahui HDD bermasalah kebetulan TIKI lewat dan mengantarkan HDD gue satu lagi yang telah full dengan film. Hanya butuh kurang dari 1 menit untuk menghungkan HDD baru ke Kaiboer K100 dan gue langsung menyalakan Kaiboer. Beberapa detik setelah K100 loading dan akhirnya gue memilih film Kungfu Panda dan hasilnya…… Woot mantab abis.

Gambar nya jernih banget dan tajam beda deh sama nonton dvd 6000an, selain itu suaranya juga keren. Satu film sudah selesai ditonton dengan baik, tidak ada masalah sama sekali. Menu utama juga mudah diakses, remote responsif dan juga dilabel dengan baik. Pengoperasian sangat mudah sekali, gue juga mencoba mendengarkan lagu dengan format acc dan dapat dijalankan dengan baik pula. File .avi dengan format 4:3 sudah dicoba dan sangat mengagumkan secara gambar dan suara. Menurut gue kualitas sebanding dengan bluray yang bernilai at least 4 juta untuk playernya saja dan 400-600ribu untuk bluray disc nya. Bagi yang hobby nonton gue sangat merekomendasikan Kaiboer K100 ini. Ada beberapa fitur lain hanya gue belon sempet mencobanya termasuk streaming content dari PC.

Diakhir gue menyarankan mencoba alat ini untuk dihubungkan dengan Home Theater daripada menggunakan bluray player yang mahal dan juga HTPC yang rumit. Kaiboer K100 mudah digunakan dan juga lebih murah dibandingkan dua alat diatas. Di padar ada beberapa merk MultiMedia lain hanya setelah browsing dan chat dengan temen2 Kaiboer memilili kompatibilitas dan fitur yang lebih baik dibandingkan merk lain seperti WDTV meskipun WDTV memiliki UI yang keren. Satu kelemahan dari Kaiboer yang gue rasakan adalah startup yang lama tetapi masih dapat diterima. Selain itu kalau kita percepat ada delay 2-5 detik tapi di MBP gue juga ada delay jadi tetep acceptable.

Pesanan

July 18, 2009 - Leave a Response

Gak lama pesen makanan langsung hadir, ya kira2 15 menit menunggu lah. Gue cobain rasanya pun cukup lumayan dan harga tidak terlalu mahal. Yang lucu ternyata di kolam nya ada soang.

Saung Juragan

July 18, 2009 - Leave a Response

Saat ini lagi mau makan di Saung Juragan, Cibitung. Lokasinya deket perempatan tol Cibitung dan sejauh ini tempatnya menarik dan cukup bersih. Menu makanan yang dipesan Gurame Asam Manis dan Cumi Bakar.

Design a site like this with WordPress.com
Get started