Saat Musik Menyentuh Hati – Sebuah Resonansi Emosi Lewat Solo Project Member BTS πŸ’œ

Annyeong, yeorobuuun~ 🫢🏻

Sudah lama nih nggak ngeblog, cikal bakal skill yang udah 15tahunan saya dedikasikan untuk kebutuhan client dan brand. Kali ini, ijin buat tipis-tipis #intsceritasantai tentang musik yang 4tahunan sering nemenin dan seliweran di playlist Spotify. Padahal dulunya saya paling anti, taunya gini toh rasanya kena karma 🀣

Yuk, langsung aja duduk manis simak deh #azegstories 

β€”

Kadang ya, kita tuh nggak butuh solusi. Cukup ditemani. Divalidasi. Didengar. Begitulah yang dikasih oleh solo project member BTS buatku. Setiap karya mereka punya warna yang berbeda, seolah jadi teman dalam tiap suasana hati yang datang silih berganti. Azeg~

Mang Agus

🐱 Kita bahas tentang Agust D (aka SUGA) dulu ya, soalnya baru si kocheng 1 ini yang saya bisa tonton konsernya. 

tuh supaya nggak dikira hoax

Pasti saya juga punya momen marah, kecewa, ingin berontak. Musik SUGA ini datang bukan buat menenangkan, tapi untuk menemani dalam kemarahan itu. Dia ngajarin bahwa kemarahan bukan sesuatu yang harus disembunyikan. Boleh kok, meluap, asal tetap slay. Meski ada beberapa track-nya yang slow tapi tetap isinya cadas aja. Jangan takut keluarkan Beast dan Monster dalam dirimu, bisa aman bareng Mang Agust.

jhope

πŸ¦„ Lanjut saya bahas tentang j-hope dulu meskipun babang RM tetap di hati 😍

Kalau ngerasa low dan butuh booster buat meroket lagi, sudah pasti j-hope bisa banget buat jalan bareng. Energinya kayak vitamin. Musiknya ngajak untuk bangkit, walau perlahan. Bukan toxic positivity, tapi pelan-pelan narik kita dari kegelapan. Ibarat rada lebay-nya nih ya, β€œHope” is not just his name, he is the hope. Dijamin mood membaik banget dan langit bakal berwarna biru lagi dan tiba-tiba akan mencium wangi bunga di taman.

Namjoon-a

🐨 Waktunya the one and only my bias, RM πŸ₯°

Kalau butuh ruang tenang, waktu buat merenung dan memahami perjalanan hidup, sudah pasti pengennya ditemani dengan RM. Ditemani seumur hidup juga rela deh. Musiknya seperti percakapan malam dengan diri sendiri. Chill, tapi penuh makna. Seperti bilang, β€œNggak apa-apa kalau kamu belum ngerti semuanya sekarang. Pelan-pelan aja, sini.. sini aku temanin.” So comforting, boleh lah ya sambil ndusel di dadamu njuuun *eh 🫒

Jimin

πŸ₯ Yang paling perhatian dan pengertian, ya cuma Jimin dong!

Musik yang ditawarin Jimin ini ngajak kita buat lembut tapi dengan cara yang seksi untuk kita berani menghadapi dunia. Berani menari dengan luka, bergerak dengan bayangan diri yang mungkin belum pernah kita tunjukkan ke dunia. Melalui melodinya, Jimin mengingatkan bahwa sisi lain dari kita bukan untuk ditakuti, tapi dirayakan. Nemenin kita dengan Set Me Free, Like Crazy.

Taetae

🐯 Yuk bahas 95 squad satunya lagi, siapa lagi kalau bukan V

Kalau saya pengen nangis tanpa alasan jelas, V datang menemani. Musiknya lembut, manis, dan gloomy dengan cara yang gak menghakimi. Ibaratnya nih, dia ada duduk di ujung kasur atau di pojokan sofa single. Setia hadir dan sigap saat kita siap keluarkan katarsis yang ada. Seolah bilang, β€œNangis aja, aku di sini kok”. 

Jin

🐹 Kita beralih ke abang tertua, Jin hyung

Gimana kalau Jin Hit? Musiknya hadir seperti apa adanya kakak laki-laki yang kadang receh, kadang hangat, kadang absurd, sering nyerepet kayak emak-emak kompleks tapi selalu punya cara buat bikin kita senyum di tengah kepenatan. Ada sisi kocak dan gemas yang datang bawa pelukan kecil buat hari yang berat. 

Jakeheeee~

🐰 Nah, giliran maknae yang dibahas, siapa lagi kalau bukan Jungkook

Golden Maknae yang serba bisa ini, musiknya bisa diputar kapan saja. Lagi happy, sedih, bingung, semangat, pokoknya JK siap dan selalu bisa temani. Kayak sahabat yang nggak banyak omong, tapi selalu hadir. Natural dan tulus.

Mereka ini bukan cuma penyanyi. Mereka nemani buat keluarkan suara hati kita, hadir dalam berbagai bentuk, jadi teman seperjalanan dalam tawa, tangis, marah, sampai harapan. Makanya mereka sangat disayang ARMY karena beneran bisa beresonansi dengan apa yang ada di dalam diri.

Kamu paling sering ditemani siapa di antara mereka? 

Borahae~ πŸ’œ

Posted in Musik

Tags:

Permalink 1 Comment

Pindah

Sejak pindah ke β€œrumah” baru, aku berusaha menjadi orang pagi. Yaaah, walaupun malamnya gak cepet-cepet amat tidurnya. Tapi pemandangan seperti ini rasanya sayang buat dilewatkan. Tiap hari ada aja surprise-nya, entah itu siluet gunung yang muncul di kejauhan atau hanya berkabut aja atau malah sudah disambut oleh rintik hujan yang tipis tapi menyejukkan.

View dari kursi kerja

Selama tinggal di Jakarta sih, tempat ini yang terbaik, maksud dari terbaik di sini yaaah.. bisa memenuhi ekspektasi, antara keinginan, kebutuhan dan kemampuan. Aku suka masih ada area hijau walaupun gak luas tapi seenggaknya bukan hanya view bangunan yang bisa dilihat. Suara pun gak terlalu bising, masih kedengeran kokok ayam, cuitan burung, bel abang penjual roti, suara kendaraan yang lalu lalang juga terdengar tapi gak mengganggu. Kadang suara ibu atau bapak dari corong masjid yang menggema di sekitar area. Mungkin karena lokasiku yang tinggi jadi suara gaungnya kedengeran banget, tak heran banyak juga yang kadang merasa terganggu dengan suara dari toa ini.

Pagi sendu

Unit ini menghadap ke arah utara, jadi gak pernah kena matahari langsung, paling sudut ruangan tengah aja yang kena, saat pagi menjelang siang. Ketika matahari sudah berada di tengah, sinarnya gak masuk lagi ke ruangan. Hanya rasa panas menyerap ke dalam karena efek dari jendela besar yang memenuhi dinding belakang. Awal pindahan, gak masalah duduk samping jendela, buka jendela lebar dan belum beli tirai UV. setelah beberapa lama, baru terasa di leher bagian kanan jadi kasar dan menghitam, sepertinya kena efek UV matahari. Baru kali ini aku disengat matahari layaknya sedang berjemur tapi di dalam ruangan. Sungguh pengalaman yang menggelikan.

Senja menggoda
Sore bergelora

Well, entah aku akan bertahan berapa lama lagi di sini. Yah, let see apa yang menyebabkan aku harus berpindah lagi. Stay healthy and safe ya. Thank you for stopping by~ 😘

Sepang Trip – Hostel Review

Kali ini saya mau review hostel saat Sepang Trip. Untuk trip yang semuanya serba rushing, pilihan hostel saya jatuhkan ke Irsia BnB. Ini dia penampakan hostelnya

Irsia BnB

Begitu masuk, interiornya hommy banget. Dorm-nya lumayan, cuma karena badan saya gede jadi goyang dikit pasti berderit.

Sedia sarapan ala barbeque-an gitu. Meskipun yang dimakan roti bakar juga, tapi disediain sunkist potong.

Lokasinya gampang dicari pas belakangnya Berjaya Time Square jadi dalam keadaan lelah dan malam hari sekalipun, deket ama monorail, dan pastinya ke Bukit Bintang bisa dijangkau dengan jalan kaki.

Harganya juga oke buat budget traveller, bisa booked lewat booking.com jadi pas checkin baru bayar.

Tulisan review ini ditulis on the spot pakai wifi hostel, juga menyambut Hari Blogger Nasional. Trus Kenapa Saya jadi Blogger? Blogging serentak inisiasi teman-teman Blogger Makassar AngingMammiri akan dipost hari ini juga.

Selamat Hari Jadi Blogger kawan-kawan seprofesi πŸ˜‰

Archives

Member of

banner angingmammiri

BlogFam Community

Design a site like this with WordPress.com
Get started