Setelah kapok dengan minggu lalu yang rush
in time saat ngerjakan NHW, minggu ini bertekad untuk mengerjakan lebih
awal agar ke depannya lebih bisa mendalami dan praktek NHW dalam real time
lebih baik. Bismillah.
Materi IIP Batch #7 minggu ini adalah tentang Ibu Manajer Keluarga Handal.
Dari materi 1-6 di IIP saya merasakan minggu ini adalah materi yang paling
gampang nyantol dan gambarannya terpampang gamblang di depan mata. Materi ini
mengingatkan saya kembali pada motivasi menjadi ibu yang memilih bekerja di
ranah domestik. Apakah saya sudah professional dengan jadual kerja saya sebagai
ibu? Apakah saya sudah melaksanakan tugas saya karena ini adalah
panggilan hati bukan karena kompetisi atau menggugurkan kewajiban? Atau kah hanya terjebak dalam kegiatan
rutin yang menjauhkan saya dalam memahami peran diri?
Sejatinya seorang ibu
memiliki peran sebagai manajer dalam keluarganya. Mari kita lihat arti kata Manajer menurut KBBI, adalah :
1. orang yang mengatur
pekerjaan atau kerja sama di antara berbagai kelompok atau sejumlah orang untuk
mencapai sasaran,
2. orang yang berwenang dan
bertanggung jawab membuat rencana, mengatur, memimpin dan mengendalikan
pelaksanaannya untuk mencapai sasaran tertentu.
Nah, jadi dari pengertian ini sudah terlihat jelas ya bahwa peran seorang manajer itu adalah untuk mengatur dan bertanggung jawab dalam sebuah kegiatan agar targetnya tercapai. Kira-kira kita sebagai seorang Ibu punya target apa ya dalam keseharian yang berkaitan dengan peran diri? Tentu jawabannya beragam ya karena tiap Ibu pasti memiliki prioritas kegiatan yang berbeda. Agar peran diri sebagai manajer keluarga lebih maksimal maka kita pun harus berpikir dan bersikap layaknya seorang manajer. Dalam materi telah dituliskan ada 4 step yang bisa dilakukan :
1.Hargai diri sebagai manajer keluarga, pakailah pakaian yang layak (rapid an chic) saat menjalankan aktivitas sebagai seorang manajer keluarga.
Terlihat sepele tapi dengan berpakaian chic membuat mood kita terdongkrak hingga sekian puluh persen, sehingga kita lebih bersemangat menjalani hari, apalagi ditambah sapuan lipstick plus wangi-wangian, amboii anak dan suami pasti lebih suka ya daripada liat ibu atau istrinya lecek, hehe..
2. Rencanakan segala aktivitas yang akan dikerjakan dan patuhi (akan dibahas disini)
3. Buatlah skala prioritas
Penting untuk menentukan mana yang lebih urgent untuk dikerjakan dulu agar lebih terarah menjalani aktivitas yang telah disusun, sehingga kita tidak tersesat dalam kegiatan yang unfaedah dan berujung waktu kita terbuang percuma, akhirnya goal kita dalam sehari itu tidak tercapai.
4. Bangun komitmen dan konsistensi anda dalam menjalankannya
Membiasakan diri untuk melakukan yang
lebih baik memang tidak mudah, perlu semangat dan support system yang kuat,
tapi tidak ada yang tidak mungkin bila perubahan itu datang dari kita sendiri
bukan atas dasar keinginan orang lain.
Setelah mengetahui cara bersikap dan berfikir seperti seorang manajer, kita juga harus mengetahui prinsip dalam mengelola aktivitas harian kita, yaitu :
1.Put First Things First
Melakukan hal yang utama dalam urutan pertama. Sebagai seorang ibu tentulah yang dimaksud adalah suami dan anak sehingga kita bisa membuat perencanaan dalam aktivitas harian kita dan skala prioritas pada hari itu. Sering terjadi pada kegiatan saya, misal ingin membuat menu A kemudian searching resep, nah saat searching mata teralihkan dengan hal lain, yang akhirnya malah lebih fokus ke hal yang membuat lupa cari resep, hiks..
2. One Bite at A Time
Melakukan kegiatan secara bertahap dan tanpa menunda agar kegiatan yang lain dapat segera dilaksanakan dengan baik juga.
3. Delegating
Memberikan tugas pada anggota keluarga
lain atau pada asisten rumah tangga agar lebih fokus pada hal yang lebih utama.
Alhamdulillah di rumah saya dibantu oleh seorang ART yang bekerja kurang lebih
4 jam untuk menangani bersih-bersih, cuci dan setrika.
Kemudian apa lagi yang harus kita lakukan dalam belajar menjadi manajer keluarga handal? Dalam NHW #6 kita diminta mengikuti 7 step, diantaranya sebagai berikut :
1.Tuliskan 3 aktivitas yang paling penting dan 3 aktivitas yang paling tidak penting
3 aktivitas paling penting saya adalah :
- Beribadah (termasuk di dalamnya solat,tilawah,menuntut ilmu,menjalin hubungan baik dengan sesama)
- Membersamai anak-anak
- Memasak
3 aktivitas paling tidak penting
- Chatting WA
- Scrolling timeline instagram/windows shopping
- Nonton drama korea
2. Waktu Anda selama ini habis untuk kegiatan yang mana?
Bila diprosentase mungkin menghasilkan angka 50-50.
3. Jadikan 3 aktivitas penting menjadi aktivitas dinamis sehari-hari untuk menambah jam terbang peran hidup anda (tengok NHW sebelumnya, agar selaras)
Di NHW #4 telah dijelaskan bahwa untuk menjadi ahli dalam suatu profesi butuh 10.000 jam terbang dan saya menyebutkan bahwa waktu yang saya butuhkan untuk menjadi seorang “ahli” tiap harinya ada lah sekitar 3,5 – 4 jam. Sehingga aktivitas penting yang telah disebutkan di atas dapat dijadikan aktivitas dinamis yang menunjang peran hidup kita (ceklist indikator ibu professional di NHW #2 yang telah saya buat berdasarkan peran saya sebagai individu-istri-ibu).
4.Kemudian kumpulkan aktivitas rutin menjadi satu waktu, berikan kandang waktu dan patuhi cut off time
Penjabaran lebih jelas ada dalam aktivitas harian yang saya buat di bawah ini. Saya juga menambahkan kegiatan lain yang saya lakukan saat weekend tetapi masih dalam kandang waktu yang sama di aktivitas weekdays saya.
5.Jangan ijinkan agenda yang tidak terencana memenuhi jadual waktu harian anda
Bismillah semoga istiqomah dalam menjalankan jadual harian.
6.Setelah tahap di atas selesai anda tentukan, maka buatkah jadual harian yang paling mudah anda kerjakan
7.Amati selama satu minggu pertama, apakah terlaksana dengan baik? Kalau tidak segera revisi, kalau baik, lanjutkan sampai dengan 3 bulan.
Jadual ini Insyaallah saya berlakukan mulai hari Jumat ini. Kenapa Jumat? Karena mengingat spirit hari Jumat adalah hari yang diberkahi sehingga harapan saya aktivitas yang sudah saya susun ini oleh Allah diberi kemudahan dan keteguhan hati dalam menjalaninya. Amiin
Sumber : Materi NHW #6 IIP batch #7 2019 Menjadi Manajer Keluarga Handal