
Latar Belakang
Kesenian mempunyai peran penting terhadap perkembangan peradaban manusia. Seni mengajarkan manusia untuk membebaskan diri mereka dari sruktur-struktur sosial yang membelenggu hidup mereka. Ketika aturan-aturan sosial membatasi gerak dan pemikiran manusia, seni malah sebaliknya menawarkan kebebasan seluas-luasnya untuk mengekspresikan pemikiran-pemikiran yang singgah di dunia ide. Oleh sebab itu, seni dianggap sebagai sebuah kebutuhan untuk menyeimbangkan sruktur kehidupan.
Kebutuhan manusia akan seni memunculkan beragam bentuk kesenian yang tujuannnya tidak semata sebagai media penghibur, akan tetapi lebih jauh lagi sebagai media untuk membuka cakrawala masyarakat (penikmat seni khsusnya) tentang berbagai kondisi dan permasalahan-permsalahan sosial yang terkadang luput dari pandangan mata mereka. Saat ini komunitas kesenian mulai menjamur di seluruh penjuru negeri. Mereka mengusung misi yang berbeda melalui seni yang mereka tampilkan. Namun kemunculan komunitas-komunitas tersebut juga dibarengi oleh vakumnya beberapa komunitas yang sudah berdiri sejak lama. Bahkan ada beberapa komunitas yang tidak lagi terdengar gaungnya. Hal itu disebabkan oleh berbagai macam faktor, misalnya mereka mulai kehilangan arah dan ujuan untuk menentukan misi awal mereka mendirikan komunitas.
Hal lain yang membuat semangat mereka padam adalah kurangnya apresiasi masyarakat terhadap bentuk-bentuk produk seni. Asyarakat awam masih saja menganggap bahwa seni hanya merupakan media pelengkap dan sarana penghibur ketika mereka lelah dengan aktivitas keseharian. Masyarakat masih saa belum mencapai sebuah pemahaman bahwa seni melalui proses yang rumit dan mahal.
Tujuan
Berangkat dari semua itu, Komunitas Belanak, sebagai salah satu komunitas yang menawarkan wadah untuk berkesenian, akan mengadakan sebuah kegiatan seni yang nantinya diharapkan bisa menyulut semangat komunitas-komunitas lain untuk terus berkesenian serta memberikan pemahaman yang lebih baik lagi terhadap mayarakat untuk lebih menghargai karya seni.
Bentuk Kegiatan
Dalam kegiatan “Bersei Kembali”, komunitas blanak akan mengusung beberapa bentuk jenis kegiatan, diantaranya:
- Selasa, 11 Oktober 2011 : PEMBUKAAN
– Pemeran Grafis
– Karya Seni Instalasi
- Rabu, 12 Oktober 2011
– Bermain Tanah Liat
– Art Perfomance
- Kamis, 13 Oktober 2011
– Workshop “CUKIL”
– Bedah Buku “Taring Padi : Seni Membongkar Tirani”
– Pesta Rakyat
Diskusi Panel
Komunitas Belanak nantinya juga akan mengadakan Diskusi Panel yang pembicaranya terdiri dari Ibrahim (Kommunitas Belanak)………………………….. Hal ini bertujuan untuk memberikn pencerahan terhadap mahasiswa dan masyarakat umum tentang berbagai hal yang berhubungan dengan dunia kesenian serta issu-issu yang mengajahwantah di kehidupan sosial.
Waktu dan Tempat
Kegiatan “Berseni embali” akan diselanggaran mulai dari hari Selasa, 11 Oktober 2011 dan berakhir Rabu, 13 Oktober 2011. Kegiatan ii lebih banyak diselenggarakan di Fakulatas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Padang. Namun khusus untuk Perfomance Art akan diselanggarakan di Taman Budaya Sumatera Barat.
Peserta
Peserta yang akan mengikuti kegiatan “Berseni Kembali” terdiri dari mahasiswa dan ……………….
Penyelenggara
Kegiatan “Berseni Kembali” diselanggarakan oleh Komunitas Belanak dan HIMA Seni Rupa Universitas Negeri Padang.

el despacho, la Embajada de los Países Bajos en México y la Cineteca Nacional tienen el agrado de invitarle a la premiere de la película y presentación del DVD del documental:
Sabtu 23 Agustus menjelang sore hari, sebuah atraksi orkestra ditampilkan dengan begitu sempurna di Taman Budaya Padang, pada pembukaan pameran lima tahun komunitas Belanak. Pameran tersebut mengangkat tema Apresiasi Urban. Anak-anak usia sekolah dengan piawai memainkan berbagai alat musik biola, terompet, lira, flugel, talempong gitar, drum band dan lainnya. Penampilan musik itu dibawakan orkestra Kota Padang, yang umumnya anak-anak usia sekolah dasar. Mereka dengan seksama menggesek dawai biola, agar musik yang dimainkan sempurna dan mampu menggugah penonton.




