Sejarah Sistem Operasi
Generasi 1 :
Vacuum Tubes dan Plugboards (1945-1955), Analytical Engine (Charles Babbage), Calculating Engine menggunakan vacuum tubes (Howard Aitken, John von Neumann, J.P Eckert, Konrad Zuse), Belum ada bahasa pemrograman, Belum ada sistem operasi, sistem komputer diberi instruksi yang harus dikerjakan langsung, Operasi menggunakan plugboard, Pengenalan punched card.

Generasi 2:
Transistor dan Batch Systems (1955-1965), Tetap belum dilengkapi sistem operasi. Tetapi beberapa fungsi dasar SO sudah ada, Pengenalan transistor untuk komputer, Pemisahan fungsi personil : Designer, Operator, Programmer dan Maintenance personel, Pengenalan job (program atau seperangkat program), Penggunaan bahasa FORTRAN, Assembeler. Penerapan Batch System, Penggunaan mesin-mesin besar untuk kalkulasi sains dan engineering, Typical operating system : FMS (Fortran Monitor System) dan IBSYS (sistem operasi untuk IBM 7094).
Generasi 3:
IC dan Multiprogramming (1965-1980), IBM mengenalkan IBM 360 dengan sistem operasi OS/360, Menggunakan Integrated Circuit (IC), Dapat menangani komputasi sains dan komersial, Mengadopsi konsep ‘one family’, Sistem operasi berukuran besar dan kompleks, Mengenalkan multiuser, komputer memiliki resource yang dapat digunakan oleh banyak orang sekaligus.
Generasi – 3 (Cont.)
Mengenalkan Time Sharing (berbagi waktu), tiap pemakai mempunyai satu terminal online dengan pemroses hanya memberi layanan pada pemakai yang aktif secara bergantian secara cepat, Pemakai akan merasa dilayani terus menerus. Padahal sebenarnya secara bergantian. Mengenalkan SPOOLING (Simultaneous Peripheral Operation On Line), membuat peripheral seolah-olah dapat digunakan bersamaan, dapat diakses secara simultan yaitu dengan cara menyediakan beberapa partisi memori.
Generasi 4:

Personal Computer (1980-1990), Pengembangan LSI dan VLSI melahirkan PC dan Workstation. Perangkat lunaknya “user friendly”. Dua sistem operasi yang dominan :
MS-DOS (pada IBM-PC dengan CPU Intel 8088, 80286, 80386, 80486)
UNIX (pada Non-Intel computer dan workstation)
RISC Chips
Network Operating System
Generasi 5:
VLSI, ULSI dan teknologi Nano, Internet, Multimedia (1990 – Sekarang). Pengembangan VLSI an ULSI melahirkan PC yang berbasis Pentium untuk server maupun workstation. Pengembangan sistem operasi windows, Pengembangan internet dan multimedia, Pengembangan aplikasi yang berbasis Web atau WWW.
Komponen Dasar Sistem Operasi
Hardware – menyediakan “basic computing resources” (CPU, memory, I/O devices).
Operating system – mengendalikan / mengkoordinasikan penggunaan hardware di antara berbagai aplikasi/program dari user.
Applications programs – menggunakan sistem resource yang digunakan untuk menyelesaikan masalah komputasi dari user (compilers, database systems, video games, business programs).
Users (people, machines, other computers).