Pencanangan Bulan Bhakti Sosial TNI-KB Kesehatan merupakan upaya untuk mengurangi resiko kematian Ibu dan bayi serta untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Terkait hal ini Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat melalui Bapemas, Pemdes, PP dan KB bekerjasama dengan Kodim 0206 Dairi serta Dinas Kesehatan menyelenggarakan Pencanangan Bulan Bhakti Sosial TNI Manunggal KB-Kes tingkat Kabupaten Pakpak Bharat Tahun 2013 bertempat di Gedung Serba Guna Salak, Jumat (4/10) . Acara dibuka secara resmi oleh Bupati Pakpak Bharat Remigo Yolando Berutu,MBA yang dihadiri oleh Wakil Bupati Pakpak Bharat Ir.Maju Ilyas Padang, Dandim 0206 Dairi, Ibu Ketua dan Anggota Persit Kartika Candra Kirana Kodim 0206, Direktur RSUD Salak, Para Camat se-Kabupaten Pakpak Bharat, Para Danramil Se- Kabupaten Pakpak Bharat, Para Kepala Puskesmas Se- Kabupaten Pakpak Bharat, Para Bidan Pengelola Program KB se-Kabupaten Pakpak Bharat, Para Penyuluh KB se- Kabupaten Pakpak Bharat serta para Undangan.
Kabid Keluarga Berencana (KB) Drs. Dirjon Hutasit dalam laporannya menyampaikan bahwa tujuan pelaksanaan Bulan Bhakti Sosial TNI-KB Kesehatan Kab.Pakpak Bharat adalah untuk meningkatkan pengelolaan dan pelaksanaan pelayanan Keluarga Berencana dan Kesehatan. Dan pelaksanaannya telah diawali dengan pelayanan KB di RSUD Salak, Puskesmas Salak, Pustu Kuta Tinggi, Puskesmas Sukaramai, Pustu Perpulungan, Pustu Kuta Dame, Puskesmas Tinada, Pustu Kuta Babo, Puskesmas Kecupak, Puskesmas Jambu, Puskesmas Singgabur, Puskesmas Sibande dan Pustu Mbinalu dengan keseluruhan akseptor yang dilayani anatara lain MOP ( 11 orang), MOW (39 Orang), IUD (9 Orang), Implant (41 orang), PIL (29 orang), Kondom (11 orang), dengan jumlah 130 akseptor dari target yang berjumlah 190 akseptor.
Bupati dalam sambutannya mengatakan bahwa Program KB untuk Kabupaten Pakpak Bharat dengan jumlah penduduk yang masih rendah tidak membatasi kelahiran, tapi untuk merencanakan jumlah keluarga yang ideal dengan menjarangkan kelahiran anak , yang bertujuan untuk mensejahterakan Keluarga dan untuk meningkatkan kualitas serta tingkat ekonomi suatu keluarga sehingga merupakan bagian dari upaya untuk membangun ekonomi keluarga dan pemenuhan hak dasar kepada anggota keluarga seperti asupan gizi yang cukup dan pendidikan yang baik sehingga terjadi peningkatan kualitas generasi emas Pakpak Bharat. “ Saya telah menerbitkan Peraturan Bupati Nomor 26 Tahun 2010 tentang Pelayanan Keluarga Berencana, dimana didalamnya mengamanatkan pelayanan KB secara gratis kepada keluarga kurang mampu atau pra sejahtera dan sejahtera I,” jelas Bupati. Lebih lanjut dijelaskan dengan terselenggaranya program tersebut diharapkan derajat kesehatan penduduk Indonesia dan secara khusus penduduk Pakpak Bharat akan semakin meningkat dan diharapkan dapat merealisasikan MDG’s ( Millenium Development Goals) tahun 2015. “ Mari kita dukung revitalisasi Pelaksanaan Program Keluarga Berencana, sehingga hasil yang diharapkan dapat tercapai secara optimal” Kata Bupati.
Acara dilanjutkan dengan paparan dari narasumber Dandim 0206 Letkol Infantri Syawal Fahmi Tambunan dengan materi Revitalisasi Program Keluarga Berencana yang dipandu oleh moderator, Plt. Bapemas, Pemdes, PP dan KB Drs. Tekki Angkat
….. Jandri …..

























