Biasanya setelah liburan hari raya banyak yang mengeluh berat badannya meningkat karena pakaian terasa sempit. Dan biasanya orang-orang menyalahkan menu pada hidangan lebaran yang membuat gemuk. Sebenarnya tidak mungkin makanan dalam sehari bisa menyebabkan kenaikan berat badan secara langsung. Coba saja kita ditraktir teman makan enak seharian di restoran, kita memang kenyang dan perut terasa gembul, tapi coba lihat timbangan kita, apakah akan langsung terjadi peningkatan berat badan?
Proses penambahan berat badan tidak butuh waktu sehari, menyangkut kerja metabolisme tubuh. Adanya surplus kalori, protein, lemak yang berlebih dan tidak dibakar tubuh sehingga menumpuk di badan kita maka terjadilah peningkatan berat badan. Waktu tercepat untuk meningkatnya berat badan kira-kira setelah 1 minggu. Berarti bila berat badan naik setelah lebaran, terjadinya karena apa yang kita lakukan selama bulan puasa. Bukan salah menu lebarannya đ
Bayangkan apa yang kita lakukan selama bulan puasa? Biasanya kegiatan olahraga terlupakan begitu saja dengan alasan nanti lemas karena puasa. Lalu saat buka puasa biasanya kita malah âbalas dendamâ. Begitu terdengar adzan Maghrib, langsung minum teh manis, kolak, gorengan. Belum lagi menu makan malamnya yang âbalas dendamâ, kita di jalan âlapar mataâ untuk membeli aneka lauk karena puasa. Sepulang tarawih pun biasanya suka makan snack atau tajil yang tersisa. Makan yang banyak di malam hari ditambah aktifitas yang berkurang sangat mempercepat proses penambahan berat badan.
Penyebab meningkatnya berat badan selama bulan puasa :
- Terlalu lama tidur setelah sahur. Kadang hingga menjelang adzan baru terbangun.
- Kurang olahraga Baca lebih lanjut



