Sebuah informasi dan ilmu kembali saya dapat selama kunjungan kerja ke pulau dewata. kunjungan kami lakukan ke sebuah perusahaan IT Developer ternama, dan anehnya dia Ternama bukan di project-project dalam negeri. melainkan terkenal di dunia industri International. mungkin ada hubungannya sama sang CEO yang berasal dari UK kali yha.
langsung aja ke beberapa informasi yang kami dapat pada saat kunjungan tersebut, yaitu tentang mengawali sebuah karir di dunia programming. dari penjelasan dari sang PM (Project Manager) diketahui bahwa menurunnya minat menggeluti dunia programming saat ini salah satunya adalah disebabkan adanya penerapan yang salah pada saat mengenalkan programming pada tahap awal belajar. sebagai contoh di kampus tempat saya bekerja, untuk teknik informatika pada awalnya akan bertemu dengan mata kuliah algoritma dan pemrograman dengan menggunakan bahasa pascal. dan nantinya mahasiswa akan diharuskan untuk memecahkan masalah dari awal atau dengan kata lain membuat aplikasi dari awal. berdasarkan keterangan yang kami dapat dari sang PM, hal tersebut sudah kurang tepat untuk diimplementasikan pada kondisi sekarang ini. sang PM juga menyarankan untuk langsung saja ke konsep Object Oriented Programming. hal ini dikarenakan pada saat orang mempelajari OOP, nantinya dia akan lebih fleksibel dalam berkembang bahkan jika nantinya apabila diharuskan menggunakan konsep terstruktur pun sang programmer juga tidak akan kesulitan untuk menyesuaikan diri. sang PM juga menyalahkan konsep membangun sebuah produk atau memecahkan masalah dari awal yang kami terapkan dalam mengenalkan programming. sang PM menularkan beberapa cara yang tepat untuk mengenalkan programming kepada para pegawai baru mereka yang nantinya tidak akan menimbulkan rasa takut dengan dunia programming. diantaranya adalah
1. READING
di Perusahaan tersebut, untuk mengenalkan dunia programming. seorang pegawai diharuskan untuk membaca code yang sudah ada dan sudah pernah dibuat orang lain. dengan harapan sang calon programmer mengetahui bagaimana struktur code yang digunakan.
2. MODIFYING
Selanjutnya setelah seorang calon programmer membaca code tersebut, tahap selanjutnya seorang calon programmer tersebut akan melakukan modifying terhadap code tersebut dan nantinya seorang calon programmer tersebut akan mengetahui pada bagian aplikasi yang mana yang berubah pada saat code pada baris atau bagian tersebut yang berubah.
3. FINDING BUG
Tahap ini merupakan tahap lanjutan dari tahap sebelumnya yaitu Modifying. pada tahap ini seorang calon programmer akan dituntut untuk menemukan sebuah bug dari code tersebut. diharapkan setelah proses pengenalan pada 2 poin diatas dilakukan, tahap ke 3 ini akan lebih mudah untuk dilakukan.
4. FIXING BUG
Setelah ditemukannya BUG, maka seorang calon programmer akan dituntut untuk mengatasi bug tersebut.
5. CREATING
Tahap akhir dari pengenalan programming selanjutnya adalah membuat sebuah produk. pada tahapan ini seorang programmer tidak akan terlalu pusing dengan harus membuat produk dari awal, hal ini berbeda sekali pada saat kita menggunakan pascal yang mana dalam mengatasi masalah kita harus membuat code benar-benar dari awal. pada tahap ini seorang programmer hanya akan membuat sedikit fungsi dan kepandaian dalam menggunakan semua library yang tersedia (perusahaan ini dalam mengembangkan aplikasi menggunakan .Net).
beberapa tahap di atas adalah tahapan dalam mengenalkan dunia programming. dengan adanya tahap tersebut nantinya diharapkan kampus tempat saya bekerja akan mencoba menerapkan cara tersebut.
menurut saya dalam dunia akademis adaptasi dari konsep di atas dapat dterapkan dengan cara sebagai berikut :
1. seorang mahasiswa nantinya akan diajarkan tentang konsep programming, terutama OO. pada tahapan ini seorang mahasiswa juga akan mempelajari tentang algoritma.
2. setelah seorang mahasiswa mempelajari tentang konsep OO, selanjutnya mahasiswa akan dihadapkan pada pekerjaan untuk membaca sebuah code yang sudah ada dan memahami fungsi masing-masing code tersebut. untuk membaca code tersebut agar lebih mudah, seorang mahasiswa dapat melakukan dengan membaca sebuah code dari CMS.
3. apabila code dari sebuah CMS telah dibaca, selanjutnya seorang mahasiswa akan dituntut untuk melakukan modifikasi terhadap CMS tersebut.
4. setelah melakukan modifikasi, seorang mahasiswa akan menambahkan fungsionalitas dari CMS tersebut dengan memanfaatkan plugin-plugin yang ada.
5. Jika plugin tidak cukup maka perlu adanya creating sebuah plugin berdasarkan plugin-plugin yang ada.
untuk implementasi dari dari metode tersebut mungkin akan berbeda, tapi secara garis besar adalah sesuai dengan yang telah saya sampaikan. inti masalah dari pengenalan programming adalah, tidak dibenarkan dalam mengenalkan sebuah programming. seorang programmer diharuskan membuat produk benar-benar dari awal. karena hal tersebut nantinya akan membuat setting di fikiran programmer tersebut bahwa programming adalah hal yang susah.
beberapa hal yang dituntut dari seorang programmer pada dasarnya adalah
1. Kemampuan untuk mengatasi sebuah masalah.
2. Skill untuk melakukan analisis
3. ketahanan kerja dalam memecahkan sebuah masalah.
4. keberanian.
menyinggung pada poin no 4, sang PM menjelaskan bahwa dalam membangun sebuah aplikasi, tidak akan pernah membangun dengan menggunakan algoritma yang susah. jika sebuah code sudah terlalu panjang dan salah, jangan sungkan-sungkan untuk menghapus code tersebut dan membuat lagi dari awal. dengan terlebih dahulu melakukan analisis dan selanjutnya memecahkan masalah yang ada dengan simple.
sekian share dari saya, maaf jika mungkin dari segi penulisan amat sangat kurang sekali.