Hiii! It’s reallyyy been a while since I posted on this blog (November 2024—almost a year!). Omg, it’s not like I forgot I have a blog, but I just haven’t had the time to write or even think about what to post. Sooo instead of leaving this blog untouched for a whole year, I decided to just talk a bit (too much maybe) about (randomly) what I’ve been up to lately.
Hmm okay, here we go…
My daily life has been sooo boring—just work, go home, sleep, and occasionally hang out with friends or family on the weekends. Tbh, I do have some time for myself, but I just don’t have the energy to write reviews, poems, or even just random thoughts. I don’t know… nothing really comes to mind.
From time to time, I watch a lot of movies and dramas. I even started watching Chinese dramas again! Currently watching The First Frost by Zhu Yi. Most C-drama fans are obsessed with this one because of the story and especially the character Sang Yan. Probably the greenest male character I’ve ever seen. 100% recommend—such a masterpiece and totally worth the hype.
I’ve also made a lot of new friends during this time, and I’m really grateful for them. They make life feel a bit better, more fun, and more bearable.
Also, I love TikTok—who doesn’t? Hehehe. I don’t know why, but people on there are just so funny. It really boosts my mood, especially on days when I’m not feeling okay. Honestly, you should make some time to scroll TikTok—sometimes you find beautiful quotes or little reminders that hit just right.
Lately, though, there’s been so much bad news in this country. It’s honestly exhausting and frustrating. Feels like every day I’m ranting about how the government’s behaving, etc. etc. I know it might not change anything, but at least I care and have empathy for some people. Sadly, not everyone does. Yeaa but its okay nevermind.
Anyway… life goes on. It’s already more than halfway through the year—only 4 months left ‘til the new year. I really hope things get better soon. For all of us. Fingers crossed, and prayers up.
Anyway, that’s all from me for now. If you’ve made it this far—thanks for reading, you’re a real one. Catch you next time (hopefully not a year later lol).
My parents and i’ve never been big on celebrating birthdays. so, growing up i always see birthday as just ordinary days.
The difference are i get +1 on my age:” and my closest one celebrate and pray for my success n kindness, as simple as that but i am so grateful for it.
i came to realize that, on this day my parents especially my mother, are the one who deserves a lot of love and wishes more than anyone.
Because she sacrifice her life for the sake of my presence in this world. She is the one who deserves a lot of blessing too. The younger me didn’t know for sure, that i must be grateful for the rest of my life.
Last but not least, to the person who always happy for my birthday and sent me a warm messages. Believe me, i always cherised all the good wishes in my heart.
Thank you so much, your prayers moved me more than you know🫶🏻✨
Bila ingin hidup damai di dunia Bahagialah dengan apa yang kau punya Walau hatimu merasa Semua belum sempurna sebenarnya Kita sudah cukup semuanya Bila dunia membuatmu kecewa Karna semua cita-citamu tertunda Percayalah segalanya Telah diatur semesta Agar kita mendapatkan yang terindah Impianmu terbangkanlah tinggi Tapi slalu pijakkan kaki di bumi
Catatan Kecil – Adera
Mendengar lagu catatan kecil selalu membuatku bernostalgia.
Sewaktu kuliah dulu, lagu ini sering menemaniku.
Saat mengerjakan laporan dan tugas yang tiada henti.
Pada malam-malam sibuk dan suntuk itu, mendengar lagu ini memercikan semangat.
Liriknya menenangkan dan menggembirakan.
Membuatku berharap tentang cita-cita dan impian.
Serta rasa syukur dan cukup itu perlu ada, demi kenyamanan.
Walaupun banyak hal belum tercapai, masih tertunda.
Tapi, sebenarnya semua sudah diatur oleh Sang Pencipta, dan semesta yang mendukungnya.
Nanti pasti akan indah pada waktunya,
Kapan itu? Semoga saja secepatnya.
Tapi lebih dari itu, cepat atau lambat, yakinlah waktunya tepat.
[Book Review] Karena Kamu Sangat Berharga by Kim Ji Hun
Ini adalah salah satu buku terjemahan korea yang lama aku selesaikan. Aku menghabiskan buku ini hampir sebulan. Salah satu alasannya karena bukunya sangat tebal. Aku cukup kaget, waktu pertama kali membuka paket buku ini. Bersamaan dengan “Terima Kasih Sudah Mengatakannya” yang aku beli di tempat yang sama. Bukunya sangat tebal untuk ukuran buku self improvement. Butuh waktu dan mood untuk bisa benar-benar menyelesaikannya.
Info Buku
Judul Asli : 참 소중한 너라서
YOU ARE PRECIOUS THE WAY YOU ARE
Judul : Karena Kamu Sangat Berharga
Penulis : Kim Ji Hun
Penerjemah : Indah Islamiyah
Penerbit : Aria Media Mandiri (Shira Media Group)
Genre : Korea, Self Love, Self Improvement
Terbit : Maret 2023
Halaman : 470 hal
Blurb
“Dibanding kata ‘semangat!’ dari orang yang tidak mengalami kesulitan,
yang lebih kamu butuhkan pasti rasa simpati dari orang yang sama-sama merasakan kesulitan.”
Jika saat ini ada orang yang sedang kesulitan menceritakan curahan hatinya kepadamu, dengarkanlah ceritanya.
Menurutku, hal paling kejam
yang dilakukan terhadap orang yang sedang terluka adalah dengan menghakimi penderitaannya sesuai standarmu sendiri.
Sebab itu, hiburlah dirinya
dengan meminjamkan telingamu sambil menatap matanya.
Peluk dirinya sambil berkata “Ini pasti berat bagimu, ya?” alih-alih menyemangatinya dengan kata “Bersemangatlah!”
Hal yang paling dibutuhkan oleh orang yang terluka bukanlah kata-kata penuh saran atau hiburan.
Yang mereka butuhkan hanyalah
seseorang yang bisa mendengarkan curahan hatinya dan memberikannya pelukan penuh kehangatan.
“Dalam masa-masa sulit, orang yang harus menghibur dan memberi keyakinan kepadamu adalah dirimu sendiri. Kumohon, tegarlah Semoga kamu tidak terlalu merasa takut. Kamu telah menerima jaminan hadiah kesuksesan terbesar di dunia dari alam semesta.”
Review
Prolog
Bab 1 Pelipur Lara Untukmu
Bab 2 Cinta Berbicara
Bab 3 Untuk dirimu yang merasa bingung
Epilog
Blurbnya sangat menarik ya? aku langsung jatuh hati sejak pertama membaca blurbnya. Aku engga riset-riset lebih jauh tentang buku ini. Secara spontan dan impulsif saja aku masukkan ke dalam keranjang shopee, hehe. Aku rasa saat itu, aku lagi sangat membutuhkan buku ini. Memang benar, bukunya berisi hal-hal yang menyemangatiku.
Melalui buku ini, kita seperti diberi tahu bahwa sebenarnya saat sedang kesulitan atau mengalami kegagalan. Terkadang, kita lebih membutuhkan pendengar yang menenangkan, bahu untuk bersandar, raga untuk berlindung (loh malah lagu fiersa(?)), hehe. Tapi, serius dibandingkan kata “semangat” memang aku lebih butuh didengarkan dan engga dihakimi aja sih. Aku butuh ketenangan atau teman yang sama-sama sedang berjuang. Sehingga, engga merasa sendirian mengalami kesulitan ini. Walaupun engga ada salahnya juga kok, orang menyemangati agar bisa melewatinya dengan baik.
Lalu dijelaskan pula jika kita kadang, merasa takut dan tidak yakin akan masa depan yang belum jelas. Kita jadi khawatir untuk melangkah dan sering terluka. Tidak apa-apa meski terluka, kita bisa bertumbuh melalui rasa sakit itu.
Kita harus tau kalau kita itu berharga dibandingkan apapun. Kebahagiaan harus tumbuh karena keberadaan kita (being) terlepas hal apapun. Bukan apa yang kita miliki (having), atau apa yang kita lakukan (doing), tapi diri kita sendiri.
Kadang bukan siapa atau apa yang menghalangi kebahagiaan. Tapi, kita satu-satunya yang menghalangi kebahagian kita sendiri. Yang menutup kesempatan kebahagiaan itu untuk datang secara perlahan. Maka dari itu, berbahagialah! engga ada yang menghalangimu untuk bahagia, bahkan untuk hal sekecil apapun. Kamu berhak untuk seluruh kebahagiaan di dunia ini.
Di akhir buku, penulis menyuguhkan hasil tanya jawab yang ia dan penggemarnya lakukan di media sosial. Berisi percintaan, masalah keluarga, masalah pertemanan, hingga masalah kehidupan sehari-hari. Yang penulis jabarkan dengan baik, bijaksana, dan lengkap (cenderung terlalu panjang yang buat aku sejujurnya ingin buru-buru menyudahi bagian ini). Tapi, aku paling suka bagian penulis selalu memvalidasi perasaan orang-orang yang bertanya. Menyemangati tanpa menghakimi dengan menilai buruk. Selalu berusaha menjawab bahwa yang dirasakan itu valid. Engga perlu merasa aneh dan bersalah tentang hal itu. So heartwarming.
Aku sangat enjoy membaca buku ini dari halaman pertama sampai menjelang halaman 300. Esai-esai singkat yang menenangkan juga bijaksana membuat aku terlarut di dalam penulisannya. Tapi, beberapa hal agak mengganggu dan menurunkan semangatku untuk menyelesaikan buku ini. Mengenai diksi yang berulang serta tanya jawab yang terlalu panjang. Membuat rasa tertarikku semakin lama semakin menurun. Aku harus sedikit memaksakan diri untuk menyelesaikan buku ini sampai akhir. Meskipun membutuhkan waktu yang cukup lama.
Setelah mencari tau, ternyata belum ada review dan penilaian mengenai buku ini di goodreads. Aku juga kaget ternyata belum banyak yang mengetahui dan buku ini kurang populer untuk pembaca Indonesia. Namun, aku senang ternyata buku ini pernah dibaca oleh Jeno dan Taeyong NCT. Sebuah ketidaksengajaan yang membuat aku senang karena kita satu selera(?).
“Apakah aku harus menghentikan tantangan untuk meraih mimpi dan kembali ke jalan yang aman?” Seperti orang kehilangan arah, kamu khawatir dan berusaha keras agar tidak tenggelam dalam lautan air mata ketakutan dan rintangan.
“Apakah aku sudah melakukan yang terbaik?
Apakah nanti aku juga mampu melaluinya?
Kamu larut dalam kekhwatiran dan kecemasan tiada akhir, seperti rel kereta api yang tidak berujung.”
Kelebihan dan Kekurangan
Covernya cantik berwarna pink dengan gambar orang yang sedang berpelukan. Yang kalau boleh aku artikan, seperti judulnya bahwa kamu sangat berharga. Ilustrasi bukunya menarik walaupun berwarna monokrom. Tapi tetap memberi kesan yang baik untuk setiap esai yang dijelaskan. Ukuran font cukup besar dengan spasinya yang pas. Namun, aku menemukan beberapa font yang warnanya tidak terlalu menyala seperti pudar.
Lalu, sampai halaman 300an aku masih cukup menikmati buku. Tapi, lama kelamaan aku agak sedikit bosan dengan isinya. Awalnya memang bagus, tapi lama kelamaan aku merasa banyak diksi yang diulang. Atau kalimat-kalimat yang intinya sama. Engga papa kamu akan baik-baik saja, engga masalah, atau yang lain-lainnya. Sempat aku berhenti membaca ini menuju akhir halaman.
Kesimpulan
I am sorry i have to be honest, despite my two bias Jeno and Taeyong read and maybe recommended this book, idk(?). But, actually this book is not my cup of tea. I don’t really enjoy finishing it, because i got bored easily. Not really my favorite self improvement book, from korean author. Last but not least. If you are still wondering about this book, just go ahead. Maybe it’s just not my style. 2,9/5⭐️
“Aku tak bisa mengucapkan kata semangat kepadamu yang sedang pilu karena aku pun pernah merasakannya. Itu memang sulit. Itu memang menyakitkan.
Jadi, aku akan mengatakan, tidak apa-apa. Tak mengapa jika kamu merasa sakit. Sebab, aku yakin kamu akan belajar dari rasa sakit itu dan akan datang saatnya kamu menganggap rasa sakit itu sebagai hadiah yang indah.”
Lagi dan lagi, setelah “Pulang” buku “Selamat Tinggal” adalah karya Tere Liye yang sudah aku beli bertahun-tahun lalu tapi belum sempat ku baca. Aku baru menamatkannya tahun ini. Dengan kondisi buku yang masih baru dan tersegel dalam plastik. Aku sampai lupa kapan aku beli buku ini, mungkin saat pandemi tahun 2021 atau 2022. Setelah membelinya, aku simpan dan belum ku sentuh sampai sudah selesai pandemi. Astaga.
Kita tidak sempurna. Kita mungkin punya keburukan, melakukan kesalahan, bahkan berbuat jahat, menyakiti orang lain. Tapi beruntunglah yang mau berubah. Berjanji tidak melakukannya lagi, memperbaiki, dan menebus kesalahan tersebut.
Mari tutup masa lalu yang kelam, mari membuka halaman yang baru. Jangan ragu-ragu. Jangan cemas. Tinggalkanlah kebodohan dan ketidakpedulian. “Selamat Tinggal” suka berbohong, “Selamat Tinggal” kecurangan, “Selamat Tinggal” sifat-sifat buruk lainnya.
Karena sejatinya, kita tahu persis apakah kita memang benar-benar bahagia, baik, dan jujur. Sungguh “Selamat Tinggal” kepalsuan hidup.
Selamat membaca novel ini. Dan jika kamu telah tiba di halaman terakhirnya, merasa novel ini menginspirasimu, maka kabarkan kepada teman, kerabat, keluarga lainnya. Semoga inspirasinya menyebar luas.
Published : November 9, 2020 by Gramedia Pustaka Utama
ISBN : 9786020647821
Language : Indonesian
“Setiap kita berharap mendapatkan sesuatu, maka bersiaplah untuk melepaskannya. Karena di dunia ini, bahkan yang sudah jadi milik kita bisa hilang, apalagi yang belum.”
Alur Cerita
Sintong Tinggal adalah pemuda berusia 24 tahun seorang mahasiswa Fakultas Sastra Universitas di Jakarta. Sintong anak ketujuh dari sembilan bersaudara yang semuanya hanya tamatan SMP dan SMA. Kedua orang tua Sintong berada di Sumatera. Mereka hanya seorang supir becak motor dan pekerja serabutan. Untuk bisa membiayai kuliah dan kehidupan sehari-hari di Jakarta, Sintong dibantu oleh Paklik Maman dan Bulik Ningrum pemilik Toko Buku Berkah.
Itu adalah sebuah toko buku sederhana yang menjual buku bajakan. Walaupun sederhana, karena letaknya dekat dengan kampus, toko buku itu tetap saja ramai pengunjung. Sintong menjaga toko buku itu setiap hari karena pamannya membiayai seluruh kebutuhan hidupnya.
Selama hampir 7 tahun, Sintong menjalani studinya dan terancam dikeluarkan karena tidak segera menyelesaikan skripsi. Bertahun-bertahun lalu, ia adalah seorang mahasiswa yang punya gairah dan potensi sebagai penulis hebat. Aktif di organisasi dan kegiatan mahasiswa sebagai GM redaksi. Tulisannya yang mumukau kerap dimuat dikoran nasional. Ia juga sering menulis esai, artikel, dan resensi. Namun, karena pernah mengalami patah hati. Sintong seperti kehilangan semangat dan gairah dalam menulis selama bertahun-tahun.
Di akhir masa studinya, ia mengusung topik skripsi yang tidak biasa. Hal itu disebabkan oleh ketidak sengajaannya menemukan sebuah buku milik Sutan Pane. Seorang penulis besar yang menghilang secara misterius. Sintong bertemu orang-orang yang dapat membantunya menemukan misteri tersebut. Hal itu pula yang membawanya pada keputusan-keputusan hebat yang tidak dapat ia bayangkan sebelumnya.
“Sungguh jika kalian bersedia memikirkannya. kita bisa melihat kehidupan ini begitu sederhana. Tentang kejujuran. Saat kita selalu jujur, kepada diri sendiri, kepada orang lain, kepada alam sekitar, dan kepada Tuhan kita.”
Review
Selamat Tinggal membawa kita pada kisah Sintong Tinggal dan perjalanannya menjadi lebih baik. Melalui kisahnya, kita akan banyak menemui permasalahan kehidupan tentang kepalsuan. Hal yang paling diangkat di buku ini adalah soal buku bajakan. Buku bajakan yang dijual secara fisik maupun non fisik dengan kualitas yang buruk dan harga miring. Namun, tetap digemari pembeli. Kemudian, film bajakan yang masif beredar diinternet. Barang tiruan atau KW baik itu tas, sepatu, baju, dan masih banyak lagi. Bahkan obat pun dapat dipalsukan dan diperjualbelikan. Yang mana sangat membahayakan bagi yang mengkonsumsinya.
Tokoh
Ada banyak penokohan juga yang menghiasi cerita Sintong. Dimulai dari Mawar Terang Bintang seseorang yang sangat berharga bagi Sintong. Paklik Maman dan Buklik Ningrum yang diceritakan membantu Sintong sejak awal namun ada perubahan karakter di akhir. Ucok sahabat karibnya sejak sekolah. Dua mahasiswa fakultas ekonomi, yang cantik dan berada. Jess dan temannya Bunga yang sedikit rese padanya sejak awal pertemuan. Slamet, Bekti, Bahrun ketiganya sesama penjaga toko buku bajakan. Serta, orang-orang yang membantunya dalam pencarian Sutan Pane yaitu Pak Darman, Bu Hardja, dan Pak Oey.
Walaupun isu yang diangkat cukup berat, namun dapat dikemas dengan menarik melalui pencarian seseorang di masa lalu. Hal itu juga terjadi pada buku Tere Liye yang berjudul Tentang Kamu.
Aku cukup setuju, dengan beberapa review di goodreads yang mengatakan bahwa ada kesan seperti Tere Liye mencurahkan unek-unek dan keluh kesahnya kepada pembaca karena permasalahan buku bajakan ini. Cukup terasa sentimennya disetiap bab, hehe. Jadi, lumayan terang-terangan dibicarakan. Apalagi isu soal buku bajakan memang kerap digaungkan oleh Tere Liye selama bertahun-tahun. Namun, belum mendapatkan hasil yang memuaskan. Sangat disayangkan memang. Aku harap kedepannya hal ini bisa ditanggapi lebih serius terlebih untuk kesejahteraan penulis. Tapi, aku yakin masih banyak pembaca di luar sana yang bisa menghargai penulis dengan baik. Dengan membeli buku original dan menghindari buku bajakan.
Pada akhir cerita, kita diingatkan bahwa kita selalu punya kesempatan untuk berubah. Berubah menjadi lebih baik, memperbaiki kesalahan, serta meninggalkan hal yang buruk. Kita bisa melakukannya. Asalkan, memiliki keberanian dan tekad kuat untuk mengucapkan “Selamat Tinggal” pada hal-hal buruk tersebut, dan tak mengulanginya lagi. Sehingga bisa melangkah ke depan dengan lebih berani dan bermartabat.
“Hidup adalah kesesuaian antara perkataan, tulisan dan perbuatan. Apalah arti kehormatan seorang manusia saat tiga hal ini tidak sesuai lagi. Apalah arti martabat seorang manusia ketika tiga hal tersebut bertolak belakang.”
Kesimpulan
Aku menamatkan buku ini kurang dari 3 hari. Buku karya Tere Liye sampai saat ini belum ada yang mengecewakan menurutku. Dari aku sekolah sampai sekarang, Tere Liye berhasil menerbitkan buku-buku yang kental akan isu-isu sosial setiap tahunnya. Secara keseluruhan aku cukup menyukai buku ini. Walau bukan yang menjadi favoritku, tapi aku tetap suka. 3,7/4⭐️
[Self Improvement Book – Review] Terima Kasih Sudah Mengatakannya by Kim Yu-Jin
Buku ini adalah buku terjemahan korea ke-3 yang aku selesaikan setelah “Aku Bukannya Menyerah, Hanya Sedang Lelah” dan “Karena Kamu Sangat Berharga”. Buku “Terima Kasih Sudah Mengatakannya” merupakan hadiah yang aku request kepada salah satu temanku, untuk kado ulang tahunku tahun lalu. Hehe kami saling request kado.
Padahal aku sudah cukup lama engga membaca buku, apalagi membeli buku baru langsung di gramedia atau melalui online. Pada masa-masa sulit di tahun lalu, aku tiba-tiba ingin membaca sesuatu yang menenangkan. Akhirnya, bertemulah aku dengan salah dua judul yaitu buku ini dan Karena Kamu Sangat Berharga di shiramedia disalah satu e-commerce. Membaca judul saja sudah membuat aku tertarik, seperti ada perasaan yang tersampaikan secara tidak sadar, yang ternyata bisa terwakili hanya dengan melihat judul dan blurb dari buku ini. Walaupun bukunya cukup mahal, tapi aku sangat penasaran saat itu. Kebetulan waktu aku request, harganya sudah discount jadi ya engga mahal-mahal amat, kok.
Blurb
*Mencari tahu kata-kata apa saja yang membuat hatiku terluka. *Jangan hanya mengatakan “tidak apa-apa” setiap saat. *Coba untuk mendengarkan diriku terlebih dahulu. *Terkadang, coba katakan sesuatu yang bertentangan dengan ekspektasi orang lain. *Jangan terpengaruh pujian, maka kamu takkan terpengaruh kritikan. *Entah akan berhasil atau tidak, yang penting katakan saja terlebih dahulu. *Hidup penuh keberanian dengan kata-kataku sendiri.
Bab 1 Bukankah Percakapan Tidak Dilakukan Sendirian
Bab 2 Ketika Kata-Kata Tidak Dapat Mengikuti Kata Hati
Bab 3 Jangan Terpengaruh Pujian, maka Kamu takkan Terpengaruh Kritikan
Bab 4 Kata-Kata yang Membuat Hidupku Kuat
Bab 5 Cara Melindungi Diriku dan Hubunganku dengan Kata-Kata dalam Perbincangan
Bab 6 Terima Kasih atas Omong Kosongmu
Epilog
Review
Ini adalah buku self improvement yang tidak hanya berisi tulisan esai penulis. Namun, ditambah dengan pengalaman, referensi, dan kutipan-kutipan dari berbagai sumber dan tokoh penting yang terkenal. Hal itu, membuat tulisan pada buku ini tidak terlalu personal karena ada validasi. Melalui referensi, yang ditambahkan untuk mendukung opini dan tulisan penulis itu sendiri. Hal yang menurutku cukup unik dan bagus untuk sebuah buku self improvement. Bukan hanya pengalaman penulis yang seperti buku diary kebanyakan.
Seperti yang terpampang pada blurb dan isi buku, buku ini akan banyak membahas mengenai cara berkomunikasi yaitu melakukan perbincangan yang baik agar tidak menimbulkan luka, kekuatan kata-kata, bagaimana hubungan antar manusia, dan lain-lain.
Melalui buku ini, kita bisa mengetahui bahwa hal-hal yang terjadi pada kita saat ini, mungkin adalah akibat dari luka kecil yang tersimpan yang kita dapatkan saat dulu. Bagaimana menanggapi kritikan dan omongan orang lain, mendengarnya perlahan dengan lambat-lambat, agar kita tidak terlalu terluka. Menjadi pendengar yang baik, dengan mengenyampingkan perasaan dan prasangka kita. Selalu memperhatikan perkataan kita pada seseorang dan jujur pada sendiri. Serta, menghargai orang lain sama pentingnya dengan menghargai dan mendengarkan diri sendiri. Dengan begitu kita akan menjadi lebih kuat.
“Jika kita hidup hanya memfokuskan diri pada ucapan yang menyakitkan, maka hal-hal baik sesungguhnya akan terlewatkan.”
Penyusunan diksinya bagus dan tersampaikan dengan baik. Kata-kata berperan besar dalam kehidupan sehari-hari kita dalam berhubungan dan berkomunikasi. Kata-kata kadang bisa menyakitkan dan kadang bisa memberi kekuatan apalagi diucapkan disaat yang tepat. Pada waktu seseorang betul-betul membutuhkannya. Itulah kekuatan kata-kata.
Kelebihan dan Kekurangan
Covernya yang berwarna putih dan nuansa pink orange dengan gambar seseorang wanita sedang mengelus kucing manis sekali. Ditambah buku ini berisi ilustrasi-ilustrasi berwarna, yang memberikan kesan hidup untuk setiap cerita yang dijelaskan. Namun, kekurangannya terletak pada ukuran font yang kecil dan jarak spasinya rapat-rapat. Sehingga, kadang aku agak pusing membacanya walaupun sudah ditambah ilustrasi gambar. Tapi, ya engga masalah karena bukunya tidak begitu tebal.
Kesimpulan
Secara keseluruhan buku itu cukup nyaman dan menyenangkan untuk dinikmati. Meskipun, untuk beberapa bab tidak terlalu berkesan buatku. Tapi, buku ini tetap layak untuk menemani hari-harimu yang membutuhkan healing atau sekadar bacaan dikala waktu senggang. Setelah menamatkannya, aku baru mengetahui bahwa buku ini adalah buku yang dibaca oleh DK Seventeen yang dia rekomendasikan kepada penggemar. Hehe jadi senang ternyata seleraku dan DK engga sengaja sama(?). Anyway this book deserve 3,7/4 Almost 4 lah yaa~
“Kita berada di kereta bernama kehidupan. Namun, jika kita tidak pernah turun dari sana karena takut turun. Kita hanya akan bisa melihat pemandangan yang sama.”
Harapan
Kita harus mendengarkan diri sendiri agar dapat mendengarkan orang lain. Kadang kita perlu berhenti sejenak untuk bisa melihat lagi apa yang sudah kita lakukan, bersyukur. Kemudian, memulai lagi dengan perasaan yang lebih baik. Itulah kehidupan.
Terima kasih pada penulis untuk buku yang hebat ini.
Untuk semua kata-kata baik yang orang lain berikan padaku. Disaat aku paling membutuhkannya. Aku ingin berterima kasih sudah mengatakannya. Semoga harimu lebih banyak cerahnya daripada mendungnya.
“Apa yang ingin kita dengar, yang ingin kita katakan, yang ingin kita katakan pada orang terdekat, sebenarnya adalah suara hati kita sendiri.”
My Top 5 Song from NCT 2023 Album “Golden Age” [Song Recommendations]
Hola! Back with me again, with the song recommendations of my favorite group NCT~ I enjoy doing song recommendations. So, I dont really mind if my post doesn’t get enough recognition, haha. I do it because i like it. Hopefully you like it also but thats okay let’s move on~
Setelah album ke-3 NCT 2021 yaitu Universe sukses besar. Rilislah album ke-4 Golden Age pada tahun 2023 dengan 20 member yaitu Taeil, Johnny, Taeyong, Yuta, Kun, Ten, Doyoung, Jaehyun, Winwin, Jungwoo, Mark, Xiaojun, Hendery, Renjun, Jeno, Haechan, Jaemin, Yangyang, Chenle, dan Jisung. Kelihatannya membernya masih banyak, tapi sebenarnya berkurang dari tahun sebelumnya (jangan bahas ini deh ya kita do’akan saja yang terbaik untuk member saat ini dan yang keluar hehe).
Dari awal album ini rilis, aku lagi cukup sibuk di real life dan engga terlalu memberi perhatian ke Kpop. Apalagi comeback album yang engga berhenti-berhenti. Tapi, setelah menonton NCT Nation : To The World movie di bioskop entah kenapa aku jadi terharu gitu happy but overwhelmed. Aku jadi ingin bahas album NCT ini yang menurut aku sangat worth it untuk dinikmati~
1. Golden Age
“This undolded Golden Age, oir age, us now, I’ll be by your side. This moment will not fade away”
The intro or chorus of the song start so calming with piano and Doyoung humming huu~~, then mark rapping. The flow of the song really amazed me. You will feel the emotions. “I will keep my promise” by renjun part is something that i really treasure from this song. Beautiful and sentimental lyrics, means that NCT despite going thru a lot that year 2023. They still gave us something so priceless. NCT entering new beginning of golden age “new era” and moving on from the past. You all should stream the mv as much as u can, please. Because golden age is masterpiece they deserves a lot.
2. Kangaroo
“A dream scene to play before your eyes. A free future shines brightly”
Lucuk banget lagu ini tuh! Gemas such a fun and happy song. Unit kangoroo terdiri dari Taeil, Kun, Renjun, Yangyang, Chenle, dan Jisung yaitu unit dengan perpaduan member korea-china yang tertua dan termuda. The choreo, the style, the mv, the concept, anything its soo perfect fit so well with all of them. The cute concept is not really my thing, but kangaroo is so addictive! Aku engga bisa, engga senyum dan happy saat muter lagu ini terus sejak pertama kali denger. luv
3. Pado
“In this waves called you that’s pushing in, I fall in love. You are the center of my heart.”
Perkumpulan cowo-cowo rapper yang keren yaitu Taeyong, Johnny, Jaehyun, Hendery, Mark, dan ditambah dengan vocalist Xiaojun dan Haechan membuat lagu ini semakin berwarna. The combinations of groovy, sexy, RnB, and cool live performance, all soo great. This song is so addictive, but don’t forget to watch the mv too they ATE it all honestly speaking.
4. Not Your Fault
“That it’s not your fault, I want you to know that, You are someone precious. If a night where even you hate yourself comes. I”ll be by your side”
Group of great vocalist which includes the main vocalist Taeil, Kun, Doyoung, Ten, Jungwoo, Xiaojun, and Renjun. Their vocal, harmonization, improvisation, and all blend so beautifully in this song. One of the best song and my favorite from golden age album it’s probably “Not Your Fault”. I love the lyrics, it’s so sentimental yet sweet but this hits different “when you can’t sleep because you overwhelmed by a lot on your mind. I’ll protect you by my side.” also “when your tears are about to flow. when your small hands are trembling. I will pat your shoulder and I will comfort you”. So comforting.
5. Call D
“As expected, you know how to Call D, between hope and despair, lonely.”
Di album Golden age ini seperti mengulang kembali unit-unit o.g NCT, salah satunya Call D yaitu duo Ten dan Taeyong yang dulu tergabung dalam NCT U Baby Don’t Stop. Call D and Baby Don’t Stop both soo good in a different way, Baby Don’t Stop is a sexy song then Call D is a unique sexy song. The flow and layer of the song is unexpected I don’t really get what the lyrics means but, I enjoyed hearing this song. Love this iconic duo!
Selain lagu-lagu di atas yang aku sebutkan, masih ada 5 lagu lainnya. Karena total lagu pda album ini ada 10 lagu. Salah satu yang terkenal adalah, title track baggy jeans yang berisi member Taeyong, Ten, Jaehyun, Doyoung, Mark yaitu unit legendaris the 7th sense guys~
You guys should pay attention to all of their song, title track or b-side track both are great. Stan NCT for a better life~~ thank you.
Out of topic, performance mencengangkan Pi Cheolin Ft BSS dan Seventeen di GDA kemarin masih membekas, jadi tiba-tiba rasa ingin membahas seventeen ini bergejolak. Walaupun bikin rekomendasi lagu agak memakan waktu lama, apalagi Day6 dan The Rose entah kenapa itu aku riset dalam waktu yang engga sebentar haha karna saking sukanya~ so check this outt.
1. April Shower
“In this rain i wanna rock with you. A drop fallin on top of us. I’m falling towards you”
I reallyyy love this songgg and seventeen gifted us April Shower mv for 8th Anniversary, isn’t beautiful? Dengerin lagu ini tuh happy bawaannya, terus nonton mvnya dan seventeen beyond beauty sih menurutku, kaya pangeran-pangeran? Lagunya tentang hujan bulan april di akhir musim semi, menunggu keindahan yang akan datang, tapi kok manis banget gitu yaa. Such a heartwarming and fun song to repeat!
“No matter how much I throw away the memories along the flower bed path. They return back like dust and fills up my heart.”
Dust is my top 2 favorite song in this album. Love the upbeat melody gives a happy and cheerful vibes but its actually a really sad romantic song and lyrics. I could not ask for more! Seventeen vocal team especially woozi yoksiii never fails us always give us the best with a great song to cheer and fulfill our days.
3. Yawn
“There’s no way i didn’t know because you’re my breath. Don’t be sorry. It’s just like a yawn that came because or shortage (of breath)”
Lagu persembahan dari Seventeen vocal unit ini sangat intimate. When you first listening to this song, you will start crying because of the melody. Then, you knew the lyrics and woozi wrote this healing song for seungkwan thats make you cry even more. I couldn’t imagine my self losing my bestfriend so suddenly like that. “Don’t hate yourself,You were hurting so much but could’t even talk about it. Suffering alone”
Thank you seungkwanie, for staying strong and thank you woozi oppaa for your amazing letter to our boo and also him. This song reallyyy means the world🌕
4. Headliner
“Even if another rainy days come, I’ll be first in line for you”
My favorite!!! Pertama dengar lagu ini aku langsung jatuh hati walau belum tau arti lagunya, ditambah melihat performance mereka di Unesco ugh love it. You should pay attention to the lyrics its soo romantic and poetic! Berisi gambaran seseorang yang mencurahkan perasaan cintanya kepada orang yang disayangi. “I only want to see you, no, i want to show you off to everyone” how beautiful! i guess maybe this song dedicated to us too caratdeul? Hehe because you’re my headliner uwuwu<3
5. SOS (Prod. Marshmello)
“When did we normalize danger. Walk out the dark forest I gotta go back to you every time. Every day we fightin’ a silent war we never wanted”
Wow just wow the flow. i’’m so amazed by this song its completely english song, but the fact that all of them literally slayed showing off their vocals and pronounciation well. The lyrics is soo amazing i think SOS means ask for help, someone who is in danger but could not ask for help but that one friend got his back so don’t worry. DK vocal justt amazingg unexpectedly so manly fit so well with the song. Lovee itt.
Aku engga sadar awalnya, tapi setelah selesai semuanya aku ketik, kenapa intronya indonesia dan isinya tiba-tiba bahasa inggris ya beberapa, maafkan atas ke-tidak jelasan dan ke-tidak konsistenan ini yaa. Tidak bermaksud:”
Dari ke-5 lagu yang aku sebutkan di atas keliatan ya aku emang lebih suka lagu mellow, ballad, heartwarming gitu. Lagu balladnya seventeen juara banget, rasanya ingin aku buat rangkumannya nanti lain kali, tapi engga tau kapan(?)
Selain itu, lagu-lagu ganteng Seventeen juga aku suka banget seperti Don Quixote, Shadow, Fire dan masih banyak lagi:( Kalau title tracknya gausah diraguin, Seventeen selalu berhasil sih, I love God of Music and Super too but God of Light Music is one of a kind haha (if you know you know:p).
Seventeen ini grup yang bisa dikatakan selalu bertumbuh dengan indah ya, dari tahun ke tahun semakin bersinar, popularitas mereka semakin meroket ditambah penjualan album yang sudah mencapai jutaan copy, Good job Seventeen!<3