menunggu syair- syair lewat senja yang temaram,
sedangkan kamu merajutnya dalam fajar.
ataukah salahmu menguntai rasa dalam diam,
sehingga angin tak dapat mengirimkan nadanya….
sudah, cukupkan saja,
karena bait-bait kita tak pernah serupa,
karen melodi kita tak seirama,
hentikn…dan dendangkanlah lagu yg berbeda,
bersama mereka yang mengerti suar
a kita……
Untuk mu, yang menghantui hari hari ku.



![IMG_20140126_071815[1] copy](https://ciccikoni.wordpress.com/wp-content/uploads/2014/02/img_20140126_0718151-copy.jpg?w=179&h=179)


























