“Kamu ndak makan ?” tanyaku siang tadi lewat telpon.
“……………………………………………” jawab mu.
Setelah 3 menit.
“Kamu kok diem saja, kenapa ?” tanya ku lagi.
“Apa kamu masih marah sama aku ?”
“Aku ndak ada maksud buat mencampuri urusan kamu, tapi tolonglah jangan cuek in aku kaya malam-malam kemarin itu” jelas ku.
“……………………………………………….”
Tut…tut…tut..tut………..
Juancuk ditutup telponnya. Makiku dalam hati.
Mendungpun kian gelap, lalu hujan turun dengan derasnya.

