Suara berisik kecil fan CPU tiba- tiba membuatku terbangun dari tidur pulesku. Dengan mata masih setengah tertutup aku menerawang kearah jam dinding, waktu menunjukkan jam 11.30. Kontan aku bangkit dari posisi tidurku, aku teringat kemaren Bagus (temenku yang dibiasanya dijuluki si Black) mengirim sms untuk kumpul dengan angkatan jam 11.00 untuk melepas wisuda pertama temen angkatanku, aku sudah telat 30 menit pikirku. Maklum aku baru tidur setelah Subuh, seperti biasa kemaren malam abis ngerjain TA, gabung anak-anak di Lab Komputing. Ngapain lagi kalo bukan “do TA”. Yang jelas aku telat, malah tempat kumpulnya di kampus baru lagi ditambah belum mandi, pakaian juga harus merah atau hitam. “Gimana nich ?”, pikirku. “Apa aku tidak datang saja yach”, kata – kata tersebut sempat terlintas dibenak pikiranku. Tetapi aku teringat kenangan-kenangan bersama rekan-rekan angkatanku yang sudah aku anggap sebagai keluarga sendiri. Maklum aku datang dari luar Pulau Jawa dan kebetulan aku tidak mempunyai satupun sanak family disini. Keluargaku disini adalah angkatanku, aku commit untuk hadir hari ini.
Sempat untuk berpikir langsung berangkat ke kampus baru, tapi wajahku masih seperti orang yang baru bangun tidur. Tanpa pikir panjang aku langsung menyerbu kamar mandi, langsung saja membilas seluruh bagian kepala dibawah keran biar keliatan lebih fresh. “Seperti ada yang kurang ?”, gak ada sabun wajah. Sekitar 10 menit membasuh bagian wajah dan kepala, masih tetap aja mata keliatan seperti orang yang baru bangun tidur. “Gimana nich?”, langsung aja langkah seribu pulang ke kos niatnya mau mandi sekalian. Keluar lab langsung nyalain si Black Momo, panggilan motorku. Keluar kampus sudah ramai banget, soalnya kampusku dekat Graha ITS tempat pelaksanaan wisuda.
Sekitar 10 menit nyampe kos, Gebang Wetan 25 C. Bangunan tingkat 2 yang selama ini cuma jadi tempat singgah mandi dan nyuci baju tok, kalo tidur ya di lab. Lihat jam dinding di kos, Achhhhhhh….. !, hampir jam 12 aku sudah telat banget nich. Akhirnya mutusin gak usah mandi, basuh wajah aja pake sabun terus sikat gigi biar mulut gak bau. Kebetulan hari ini terik banget, panasnya minta ampun. Pake jaket ah, tapi jaketku belum ada yang dicuci. Tanpa sengaja nemu jaket temen kamarq yang warna merah, pas banget nich. Langsung aja berangkat kekampus baru.
Sampai kampus baru, suasananya tambah panas aja. Maklum kampus baruku baru sekitar 2 bulan diresmikan. Disekitarnya banyak danau alias rawa yang konon kabarnya banyak ikannya, makanya disana sini banyak tulisan “dilarang mancing disini”. Gak ada yang tahu siapa yang memasang larangan tersebut. Apa mungkin dekannya Fakultas kelautan yach ?, soalnya kampusku tidak jauh dari kampus kelautan. Karena gak ada laut disekitar ITS, mereka prakteknnya didanau-danau tersebut kali ya, mungkin saja. Kembali kegedung baruku, disekitarnya tidak ada pohon-pohon rindang yang menghalangi terik matahari. Kampusku lebih cocok dikatakan “kampus padang pasir”. Di depan areal parkir temen2ku dah pada nunggu, sebagian lagi sudah masuk ke dalam. Langsung aja markir si Black Momo. Karena diluar begitu panas, aku masuk aja kedalam. Ternyata didalam juga panas, karena ramainya orang-orang, yach mo gimana lagi. Sekarang nunggu temenku yang telah diwisuda dateng, jumlahnya ada 6 orang. Yang pertama keliatan adalah Dila, dia lulus dengan predikat cumlaude. Predikat yang selalu diidam-idamkan oleh setiap mahasiswa, termasuk aku. Sekilas takjub melihat temenku yang mengenakan toga wisuda, teringat dulu waktu awal masuk dan pengkaderan pakaian dan rambut seragam yang cowok pada botak2 rambutnya cuma sekitar 1 sampai 2 centimeter. Yang kedua muncul adalah Ika asal Surabaya, dia juga lulus dengan predikat cumlaude. Semua temen-temen menyalami dan memberikan selamat. Yang berikutnya Catur asal Surabaya juga. Anaknya imut manis, dia lulus dengan predikat hampir cumlaude ya kurang – kurang dikit lah. Yang berikutnya Hock Ca dan Rizki sama – sama berasal dari Gresik. Mereka bareng terus sejak awal masuk. Mereka disebut Trio Gresik, satu lagi mana yach?. Satu lagi Ricky, tapi dia masih belum lulus. Hock Ca teman praktikumku waktu praktikum jaringan komputer. Orangnya jago ngelobi asisten waktu itu. Dan yang terakhir ini agak spesial, Pinky namanya. Selain lulus dengan predikat cumlaude, dia juga sudah dapat jaminan kerja di Schlumberger, sebuah perusahaan konsultan minyak ternama. Dia dulu temen satu kelasku waktu TPB, jadi ingat masa – masa TPB dulu.
Mereka semua adalah temen-temenku yang berhasil lulus dalam jangka waktu 3.5 tahun dan dengan nilai yang memuaskan. Selamat buat mereka semua. Semoga mereka semua menjadi inspirasi bagi diriku yang sedang berjuang untuk lulus. Kapan yach, giliranku ?, terlintas didalam benakku. Kapan yach ?.