Mendisain Hadiah

Kaos bukan sekadar pakaian, tetapi media promosi yang berjalan dan bekerja tanpa henti. Saat seseorang mengenakan kaos berlogo komunitas, sekolah, acara, atau merek tertentu, pesan di dalamnya ikut berpindah dari satu tempat ke tempat lain. Desain yang sederhana namun kuat membuat kaos mudah dikenali dan diingat. Dibandingkan media promosi lain, kaos relatif murah, tahan lama, dan memiliki nilai emosional bagi pemakainya. Kaos promosi sering dipakai berulang kali, sehingga pesan yang dibawa terus terekspos. Inilah kekuatan kaos: memadukan fungsi, identitas, dan promosi dalam satu medium yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.

Sejak kecil saya suka warna, senang menikmati lukisan, bisa berlama-lama melihat orang yang sedang melukis, hingga suka fotografi. Sekarang ada Canva yang bisa membantu saya menikmati warna warni dan endingnya saya membuat disain untuk disablon di kaos sebagai souvenir buat mereka yang mengajukan pertanyaan terbaik di sessi saya.

Metode & Langkah-langkah Personal Branding Guru & Kepala Sekolah

Metode dan langkah-langkah praktis personal branding yang relevan untuk guru dan kepala sekolah, dengan pendekatan edukatifโ€”bukan pencitraan sesaatโ€”dan bisa langsung dipakai.


A. Prinsip Dasar Personal Branding Pendidik

Personal branding bagi guru dan kepala sekolah adalah proses konsisten membangun reputasi berbasis kompetensi, nilai, dan dampak nyata, sehingga dikenal apa keahliannya, bagaimana caranya bekerja, dan kontribusinya bagi ekosistem pendidikan.

Rumus sederhana:
Kompetensi nyata + Nilai personal + Konsistensi komunikasi = Personal Branding kuat


B. Metode Personal Branding untuk Guru & Kepala Sekolah

1. Metode Berbasis Kompetensi (Expert-Based Branding)

Fokus pada keahlian inti, bukan popularitas.

Contoh:

  • Guru โ†’ ahli pembelajaran diferensiasi, literasi digital, project-based learning
  • Kepala sekolah โ†’ ahli manajemen perubahan, budaya sekolah, sekolah ramah anak

Kunci: Dikenal karena bisa, bukan karena ramai.


2. Metode Berbasis Nilai & Karakter (Value-Based Branding)

Menonjolkan nilai personal yang konsisten dalam tindakan:

  • Integritas
  • Kepedulian pada murid
  • Disiplin
  • Kolaboratif
  • Humanis

Nilai ini harus terlihat dalam keputusan dan perilaku, bukan slogan.


3. Metode Berbasis Karya & Dampak (Impact-Based Branding)

Brand dibangun lewat hasil kerja nyata:

  • Modul ajar
  • Inovasi pembelajaran
  • Program sekolah
  • Prestasi murid
  • Perubahan budaya sekolah

Dalam pendidikan, karya lebih keras dari kata-kata.


4. Metode Storytelling Edukatif

Mengomunikasikan praktik baik lewat cerita:

  • Proses, bukan hanya hasil
  • Tantangan dan solusi
  • Pembelajaran dari kegagalan

Ini membangun kepercayaan dan kedekatan, bukan kesan pamer.


C. Langkah-Langkah Personal Branding (Step by Step)

LANGKAH 1 โ€” Menentukan Identitas Profesional

Jawab 3 pertanyaan kunci:

  1. Saya pendidik seperti apa?
  2. Masalah apa di pendidikan yang ingin saya bantu?
  3. Keunggulan saya dibanding yang lain apa?

Contoh:

  • โ€œSaya guru IPA yang fokus pada pembelajaran kontekstual dan riset sederhana.โ€
  • โ€œSaya kepala sekolah yang membangun budaya kolaborasi dan disiplin positif.โ€

LANGKAH 2 โ€” Memetakan Target Audiens

Tentukan siapa yang ingin diyakinkan:

  • Murid
  • Orang tua
  • Guru lain
  • Dinas pendidikan
  • Komunitas pendidikan

Brand yang baik tidak harus disukai semua orang, tapi jelas bagi yang tepat.


LANGKAH 3 โ€” Menyelaraskan Perilaku Offline & Online

Personal branding rusak jika:

  • Online inspiratif, offline otoriter
  • Bicara inovasi, praktiknya konvensional

Checklist sederhana:

  • Cara mengajar
  • Cara memimpin rapat
  • Cara menegur
  • Cara berkomunikasi di WhatsApp & media sosial

LANGKAH 4 โ€” Menghasilkan dan Mendokumentasikan Karya

Bukan pamer, tapi mencatat proses profesional:

  • Foto kegiatan belajar (etis & berizin)
  • Refleksi mengajar
  • Ringkasan praktik baik
  • Video pendek edukatif

Format sederhana tapi konsisten lebih penting daripada desain mewah.


LANGKAH 5 โ€” Memilih Kanal Komunikasi

Pilih 1โ€“2 kanal utama:

  • Instagram / Facebook โ†’ edukasi ringan
  • LinkedIn โ†’ profesional & kebijakan
  • Blog / Medium โ†’ refleksi mendalam
  • Seminar / komunitas โ†’ penguatan reputasi langsung

Lebih baik satu kanal aktif daripada banyak tapi mati.


LANGKAH 6 โ€” Konsistensi Pesan

Tentukan narasi utama, misalnya:

  • โ€œGuru yang membumi dan reflektifโ€
  • โ€œKepala sekolah penggerak perubahanโ€
  • โ€œPendidik yang berpihak pada muridโ€

Lalu ulangi pesan ini dalam:

  • Cara bicara
  • Konten
  • Keputusan
  • Program

LANGKAH 7 โ€” Evaluasi & Etika

Personal branding pendidik harus:

  • Tidak melanggar etika profesi
  • Tidak mengeksploitasi murid
  • Tidak menjatuhkan kolega
  • Fokus pada pembelajaran, bukan sensasi

Evaluasi berkala:

  • Apakah yang saya tampilkan sesuai kenyataan?
  • Apakah memberi manfaat bagi orang lain?

D. Perbedaan Penekanan Guru vs Kepala Sekolah

GuruKepala Sekolah
Kualitas mengajarKualitas kepemimpinan
Dampak ke muridDampak ke sistem
Inovasi kelasBudaya sekolah
Karya ajarKebijakan & program

E. Penutup (Pesan Kunci untuk Pelatihan)

Personal branding pendidik bukan soal terkenal, tapi soal dipercaya.
Bukan tentang siapa kita di media sosial, tapi dampak apa yang kita tinggalkan di sekolah dan kehidupan murid.

Jika Anda ingin, saya bisa membantu mendampingi personal branding diri anda.

Manfaat Bersepeda Setiap Hari

Tetiba saya nemu kontent di atas ketika sedang seru berhari-hari spedahan pake sepeda lipat kenangan masa lalu …. eh jadi pengen tunggangan baru nih, kayanya pilihan saya jenis gravel …. paket ekonomis aja yaaa, soalnya palinga dekat” aja dari rumah coz saingannya semut” bermotor, kalo kamu?

Pilihan sepeda terbaik untuk olahraga harian sangat bergantung pada medan yang Anda lalui dan tujuan spesifik Anda, namun beberapa jenis menonjol di tahun 2026 karena kepraktisannya.

Jenis Sepeda Terbaik untuk Olahraga Harian

  1. Sepeda Commuter/Hybrid:ย Pilihan paling populer untuk penggunaan sehari-hari di perkotaan. Sepeda ini menggabungkan kecepatan sepeda balap dengan kenyamanan sepeda gunung, menjadikannya fleksibel untuk jalan aspal maupun sedikit jalur tidak rata.
  2. Sepeda Statis (Indoor Bike):ย Sangat efektif untuk olahraga harian yang terkontrol tanpa hambatan cuaca atau lalu lintas. Di tahun 2026, model sepertiย NordicTrack X24ย danย Pelotonย menjadi favorit karena fitur interaktifnya.
  3. Sepeda Gunung (MTB):ย Terbaik jika rute harian Anda melibatkan jalan tanah atau medan berat. Bersepeda gunung lebih efektif dalam meningkatkan daya tahan dan kekuatan otot karena hambatan medannya.
  4. Sepeda Single Speed:ย Cocok untuk latihan santai di jalanan datar karena perawatannya yang sangat mudah dan ringan digunakan.ย 

Manfaat bagi Tubuh Manusia

  • Kesehatan Jantung & Pembuluh Darah:ย Menurunkan risiko penyakit jantung dan stroke dengan meningkatkan sirkulasi darah serta menguatkan otot jantung.
  • Manajemen Berat Badan & Metabolisme:ย Membakar kalori secara efektif, membantu menurunkan lemak tubuh, dan memperbaiki metabolisme.
  • Kekuatan Otot & Sendi:ย Memperkuat otot kaki (paha depan, paha belakang, dan betis) tanpa memberikan tekanan berlebih pada sendi (latihanย low-impact).
  • Kesehatan Mental:ย Mengurangi stres, kecemasan, dan meningkatkan suasana hati melalui pelepasan hormon endorfin.
  • Pencegahan Penyakit Kronis:ย Menurunkan risiko diabetes tipe 2 hingga hampir 40% jika dilakukan minimal 30 menit sehari, serta membantu mengontrol gula darah.ย 

Metode Latihan Bersepeda

  • Durasi Ideal:ย Lakukan selamaย 30 hingga 60 menit per hariย untuk mendapatkan manfaat kesehatan optimal.
  • Frekuensi & Istirahat:ย Kombinasikan latihan dengan 3 hari latihan kekuatan, 2 sesi bersepeda intens, dan 2 hari istirahat untuk pemulihan tubuh.
  • Persiapan Fisik:ย Kenali tingkat kebugaran Anda; jangan terburu-buru meningkatkan jarak tempuh secara drastis.
  • Pengaturan Sepeda:ย Pastikan ketinggian sadel tepat agar lutut tidak terlalu menekuk dan handlebar tidak terlalu rendah untuk menghindari nyeri punggung.
  • Keamanan:ย Gunakan perlengkapan pelindung (helm, sarung tangan, celana bantalan) dan jaga hidrasi dengan membawa air minum.ย 

Perbedaan Pencitraan & Branding Guru, Kepala Sekolah & Sekolah

Seorang guru, kepala sekolah hampir setiap hari posting foto dan video dirinya sedang berpose di berbgai kegiatan dengan kostum seragam. Apakah mereka sedang melakukan pencitraan atau branding?.

Untuk memahami perbedaan antara Pencitraan (Image) dan Branding sangat penting. Berikut adalah ringkasan perbedaan mendasarnya:

Aspek KunciPencitraan (Image)Branding
EsensiPersepsi & kesan yang terbentuk di benak publik.Identitas & janji yang sengaja dibangun dan dikelola secara aktif.
FokusJangka pendek (hasil dari kegiatan tertentu).Jangka panjang (strategi menyeluruh dan berkelanjutan).
SifatReaktif & dekoratif, lebih menekankan penampilan.Proaktif & substantif, didorong oleh nilai dan kualitas nyata.
Kunci UtamaManipulasi persepsi untuk kesan sesaat.Autentisitas & konsistensi antara janji dan realita.

๐ŸŽฏ Perbedaan dalam Penerapan untuk Sekolah, Kepala Sekolah, dan Guru

Berikut perbedaan dan contohnya untuk tiga level yang Anda tanyakan:

  • Pencitraan Sekolah:
    • Contoh: Memasang spanduk besar bertuliskan “Sekolah Berprestasi” tanpa didukung data capaian yang konsisten, atau hanya mempercantik depan sekolah saat ada kunjangan dari dinas.
  • Branding Sekolah:
    • Contoh: Menetapkan identitas sebagai “Sekolah Kreatif berbasis STEAM”. Semua elemenโ€”mulai dari kurikulum, proyek siswa, pelatihan guru, hingga desain kelas dan publikasiโ€”diarahkan secara konsisten untuk membuktikan identitas ini.
    • Studi Kasus Nyata: SMK Negeri 3 Semarang membangun brand “JITU” (Jujur, Inovatif, Terampil, Unggul). Nilai ini menjadi landasan moral semua program, komunikasi, dan layanan, bukan sekadar slogan.
  • Pencitraan Kepala Sekolah:
    • Contoh: Rajin menghadiri acara publik dan berfoto untuk terlihat aktif, namun kurang terlibat dalam pengawasan kualitas mengajar di kelas.
  • Branding Kepala Sekolah:
    • Contoh: Membangun reputasi sebagai “Pemimpin Pedagogis” atau “Kepala Sekolah yang Visioner dan Terbuka”. Kepala sekolah secara konsisten mendampingi guru, menjadi fasilitator pengembangan inovasi pembelajaran, dan membuka kanal komunikasi dua arah dengan seluruh warga sekolah.
  • Pencitraan Guru:
    • Contoh: Membuat konten video mengajar yang sangat menarik untuk media sosial, namun metode di kelas sehari-hari tetap monoton dan tidak melibatkan siswa.
  • Branding Guru:
    • Contoh: Mengembangkan identitas sebagai “Guru Matematika yang Menyenangkan” atau “Guru Bahasa yang Ahli dalam Literasi Digital”. Guru tersebut secara autentik mengembangkan metode dan materi yang sesuai dengan identitasnya, berbagi ilmu secara tulus, dan membangun hubungan bermakna dengan siswa.

๐Ÿ’ก Strategi Membangun Branding yang Otentik

Sebagai konsultan, Anda dapat merekomendasikan strategi ini untuk menghindari pencitraan semu:

  1. Gali “DNA” Unik: Identifikasi kekuatan, nilai, dan sejarah yang membedakan klien Anda.
  2. Tentukan Positioning Jelas: Rumuskan posisi yang spesifik, misalnya “Sekolah Penggerak Literasi” atau “Guru Inspirator Kewirausahaan”.
  3. Buktikan dengan Konsistensi: Pastikan semua tindakan, komunikasi, dan pengalaman selaras dengan brand yang dijanjikan.
  4. Libatkan Semua Pihak: Branding sekolah yang kuat melibatkan guru, siswa, staf, bahkan orang tua sebagai duta brand.
  5. Komunikasikan dengan Cerita: Gunakan website dan media sosial untuk menampilkan cerita nyata, proses belajar, dan prestasi yang merefleksikan nilai inti brand.

๐Ÿšซ Kesalahan Umum yang Harus Dihindari

Hindari kesalahan yang menjerumuskan klien ke dalam pencitraan:

  • Meniru mentah-mentah brand sekolah lain tanpa penyesuaian.
  • Terlalu banyak jargon tanpa bukti nyata.
  • Tidak konsisten antara pesan yang disampaikan dengan kenyataan.
  • Mengabaikan kekuatan komunikasi digital dan cerita.

Kesimpulannya, pencitraan ibarat riasan yang bisa luntur, sedangkan branding adalah karakter dan kepribadian yang melekat. Sebagai konsultan, tugas Anda adalah membantu klien membangun fondasi branding yang otentik dan substantif, yang pada akhirnya akan menghasilkan pencitraan positif yang langgeng dan dipercaya.

Jika Anda memiliki kasus spesifikโ€”misalnya membantu sekolah pinggiran membangun brand atau melatih personal branding untuk kepala sekolahโ€”saya dapat membantu merancang langkah-langkah strategis yang lebih terperinci.

Trainer Kita Mulai Beraksi di 2026

Selamat sore pengunjung blog pendidik, semoga anda dalam sehat senantiasa dan lancar semua aktivitasnya

Perjalanan berbagi saya empowering people telah dimulai kemarin (1001) di SMP Muhammadiyah 36 Jakarta, kami mendiskusikan plus praktik KOMUNIKASI EFEKTIF & PUBLIC SPEAKING dengan Guru-guru dan tendik. Suasananya sangat seru, dialog mengalir sangat deras dengan pertanyaan hampir 20 jumlahnya, saya sukaaa, alhamdulillah.

Terima kasih kepada Ibu Mona Faryda, SE, M.Pd Kepala SMP Muhammadiyah 36 Jakarta yang berkenan bersinergi dengan saya, juga kepada Bapak Faris yang kontak saya dan support sessi saya, serius banget, seruuu, dan rameeee โ€ฆ banyak yang nanya, semoga bermanfaat.

Ini presentasi saya yang ke 1.333 sejak tahun 1990 atau ke 1 di tahun 2026, jika ingin tahu jejak-jejak yang lain silahkan lihat disini.  Dokumentasi foto dan video kegiatan training-training dan seminar-seminar saya bisa dinikmati di akun tiktok@dwitagama, ada juga  di instagram @dwitagama, ratusan foto-foto ada di  fanpage facebook atau facebook saya, ada juga di Blog Trainer Kita, ratusan slide saya bisa dilihat dan diunduh di slideshare.net/dwitagama, slide-slide yang saya proses dengan AI (Artificial Intelligent) bisa anda lihat disini, penggemar podcast bisa simak celoteh saya Podcast Negeri Paman Besut di spotify, celoteh pribadi saya ada di blog pendidik, opini saya tersimpan dengan sangat baik di kompasiana.com/dwitagama, hasil hunting foto saya didokumentasikan di blog fotodedi, dan video-video dokumentasi kegiatan saya yang lebih 5.92 K subscribernya dan lebih dari 2.000 videonya ada di channel youtube saya @dwitagama, adakah wajah yang anda kenal atau ada wajah anda sendiri?.

Wajah Trainer Kita: Dedi Dwitagama

Saya sering mendapat permintaan untuk mengirimkan foto diri yang akan digunakan untuk pencetakan back drop, spanduk, flyer, dsb. Saya persilahkan mereka untuk searching foto saya di google dan memilihnya yang paling bagus atau sesuai untuk keperluan mereka, dibawah ini saya posting foto diri saya edisi terakhir (Desember 2025) sebagai alternatif pilihan, semoga bermanfaat.

Gambar-gambar kartun di atas adalah dokumentasi di kegiatanย BNN RIย di Jakarta Barat cerita lengkapnya adaย disanaย dan wajah-wajah itu merupakan hasil rekayasi Artificial Intelligentย GROKย milik โ€œXโ€ atau yang dulu Twitter.

Review tentang Dedi Dwitagama di GROK, AI nya “X”

Dedi Dwitagama adalah seorang pendidik, trainer, motivator, konsultan pendidikan, dan pembicara publik (public speaker) berkebangsaan Indonesia, yang berbasis di Jakarta. Beliau memiliki pengalaman panjang di dunia pendidikan:

  • Mengajar selama puluhan tahun sebagai guru matematika di sekolah negeri Jakarta (seperti SMK Negeri).
  • Menjabat sebagai kepala sekolah di beberapa SMK negeri di Jakarta (misalnya SMKN 3, SMKN 36, dan terkini terkait SMKN 50 Jakarta).
  • Aktif sebagai trainer dan motivator sejak lama, dengan spesialisasi di bidang pendidikan karakter, leadership, pencegahan narkoba, public speaking, TIK (teknologi informasi dan komunikasi), serta pengembangan diri.

Ia sering diundang sebagai narasumber seminar, workshop, dan pelatihan untuk guru, siswa, orang tua, serta instansi seperti BNN (Badan Narkotika Nasional), PGRI, dan berbagai sekolah/lembaga. Dedi Dwitagama juga dikenal sebagai blogger pionir sejak 2005, dengan beberapa blog aktif:

  • dedidwitagama.wordpress.com (blog pendidik)
  • trainerkita.wordpress.com (dokumentasi training)
  • fotodedi.wordpress.com (hobi fotografi)

Beliau aktif di media sosial:

  • YouTube: @dwitagama (ribuan video training dan motivasi)
  • Instagram/TikTok: @dwitagama
  • Facebook: Dedi Dwitagama
  • X/Twitter: @dwitagama
  • Slideshare: dwitagama (ratusan slide presentasi)

Beberapa penghargaan yang pernah diraih: Guraru Award 2012 (Guru Era Baru), nominasi blogger pendidikan terbaik, dan juara kepala sekolah/guru berprestasi tingkat DKI Jakarta.Singkatnya, beliau adalah figur inspiratif di bidang pendidikan Indonesia yang fokus pada pemberdayaan guru, siswa, dan pencegahan masalah sosial seperti narkoba, sambil aktif berbagi ilmu melalui public speaking dan konten digital. Jika Anda kenal atau pernah mengikuti training beliau, pasti tahu betapa energik dan motivatifnya!

Alhamdulillah.

Merencanakan Perjalanan Trainer Kita

Saya mendokumentasikan kehadiran di berbagai seminar/training dilengkapi dengan foto-foto atau video sebagai bukti perjalan saya plus berterima kasih atas kepercayaan untuk bersinergi kepada berbagai fihak serta mengapresiasi peserta kegiatan yang serius merespon sessi saya dan mengarsipkan sambil menayangkannya di blog Trainer Kita 1 dan Trainer Kita 2.

Catatan saya merekam berapa kali saya sudah tampil sejak tahun 1990, pada tahun tertentu, dan bulan tertentu. Pada akhir posting saya menuliskan begini:

#1.333-1990/001-2026/01-01

Artinya: Posting itu mendokumentasikan sessi training/seminar saya yang ke 1.333 sejak tahun 1990, merupakan seminar/training ke-1 pada tahun 2026 dan ke-1 pada bulan Januari.

Kenapa saya lakukan hal di atas?. Setiap akhir tahun saya biasanya melakukan evaluasi sebagai bentuk rasa syukur kepad Allah SWT atas nikmatNya dan upaya lebih baik tahun berikutnya saya melakukan rekapitulasi perjalan seminar/training-training saya per bulan sebelum menyusun kaleideskop sepanjang tahun yang sudah saya lalui.

Mencatat Interaksi dengan Kamu Sepanjang 2025

Saya mencatat interaksi dengan orang-orang hebat di berbagai kesempatan dengan berbagai topik di Jabodetabek, Sukabumi hingga Bali sepanjang tahun 2025. Ini ringkasan kaleidoskop Trainer Kita tahun 2025 yang akan saya posting 311225 disana. Rekapitulasi training-training or seminar saya adalah sebagai berikut:

โ€ข 4 Training sepanjang Januari tahun 2025 bisa disimak disini.
โ€ข 1 Training sepanjang Februari tahun 2025 bisa disimak disini.
โ€ข 1 Training sepanjang Maret tahun 2025 bisa disimak disini.
โ€ข 3 Training sepanjang Mei tahun 2025 bisa disimak disini.
โ€ข 1 Training sepanjang Juni tahun 2025 bisa disimak disini.
โ€ข 12 Training sepanjang Juli tahun 2025 bisa disimak disini.
โ€ข 8 Training sepanjang Agustus tahun 2025 bisa disimak disini.
โ€ข 5 Training sepanjang September tahun 2025 bisa disimak disini.
โ€ข 11 Training sepanjang Oktober tahun 2025 bisa disimak disini.
โ€ข 3 Training sepanjang Nopember tahun 2025 bisa disimak disini.
โ€ข 3 Training sepanjang Desember tahun 2025 bisa disimak disini.
Total 52 Training sepanjang tahun 2025 bisa disimak disini.

INDOCOMTECH 2025

Terima kasih tak terhingga kepada semua fihak yang telah berkenan bersinergi dengan saya; Sekolah Islam Mentari Indonesia di Bekasi, Badan Narkotika Nasional (BNN) RI, BNNK Depok Jawa Barat, PPSDM BNN RI, BNNK Jakarta Utara, Forum Komunikasi Kasubag TU Departeman Agama RI, Ikatan Guru TIK (IG TIK) PB PGRI, Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Tebet Raya, Kelas Belajar Menulis Nusantara (KBMN) PB PGRI, KEMENDIKNAS RI, Perguruan Muhammadiyah Cabang Cilengsi Bogor, SDN Bintaro 12 Jakarta, SDN Kenari 08 Jakarta, SMK Farmasi Ditkesad Jakarta, SMKN 4 Bekasi, SMKN 3 Jakarta, SMKN 8 Jakarta, SMKN 29 Jakarta, SMKN 37 Jakarta, PIK Remaja Kawat SMKN 50 Jakarta, SMKN 57 Jakarta, SMKN 71 Jakarta, SMKN 72 Jakarta, Remaja Masjid Al Hidayah Pondok Betung, dsb. Terima kasih juga kepada Restu Ardiansha dan teman-teman lain yang telah mendokumentasikan.

Demikian catatanย sessi training or seminar saya yang tercatat ada 1.332 kali sejak tahun 1990 atau 52 sessi di tahun 2025, jika ingin tahu jejak-jejak yang lain silahkan lihatย di sini.ย  Dokumentasi foto dan video kegiatan training-training dan seminar-seminar saya bisa dinikmati di akunย tiktok@dwitagama, ada jugaย ย di instagram @dwitagama,ย ratusan foto-foto ada diย ย fanpage facebookย atauย facebookย saya, ada juga diย Blog Trainer Kita, ratusan slide saya bisa dilihat dan diunduh diย slideshare.net/dwitagama, slide-slide yang saya proses dengan AI (Artificial Intelligent) bisa andaย lihat disini, penggemar podcast bisa simak celoteh sayaย Podcast Negeri Paman Besut di spotify,ย celoteh pribadi saya ada diย blog pendidik, opini saya tersimpan dengan sangat baik diย kompasiana.com/dwitagama, hasil hunting foto saya didokumentasikan diย blog fotodedi, dan video-video dokumentasi kegiatan saya yang lebih 5.93 K subscribernya dan lebih dari 2.000 videonya ada diย channel youtube saya @dwitagama,ย adakah wajah yang anda kenal atau ada wajah anda sendiri?.

KOMUNIKASI EFEKTIF UNTUK PENGGIAT PENCEGAHAN PEMBERANTASAN PENYALAHGUNAAN & PEREDARAN GELAP NARKOBA (P4GN) DI MUARA BAHARI BARENG BNN RI

Selasa, 09 Desember 2025 Saya mendapat kehormatan bersinergi dengan BADAN NARKOTIKA NASIONAL REPUBLIK INDONESIA (BNN RI) pada kegiatan Akselerasi Asta Cita Melalui Pembentukan Kader/Relawan Aktif Anti Narkoba di Provinsi DKI Jakarta sebanyak 40 orang yang dilaksanakan di Muara Bahari Tanjung Priok Jakarta Utara.

Berhadapan dengan kompleksitas Jakarta sebagai kota metropolitan, penggiat pencegahan penyalahgunaan narkoba dituntut memiliki komunikasi yang efektif, relevan, dan membumi. Masyarakat Jakarta sangat beragamโ€”dari pelajar, pekerja informal, hingga komunitas urbanโ€”sehingga pesan pencegahan tidak bisa disampaikan secara seragam. Komunikasi yang efektif dimulai dari kemampuan memahami audiens: bahasa yang digunakan harus sederhana, kontekstual, dan dekat dengan realitas sehari-hari warga kota. Pesan tentang bahaya narkoba akan lebih kuat jika dikaitkan langsung dengan dampaknya pada kehidupan nyata, seperti kesehatan, pekerjaan, relasi keluarga, dan masa depan generasi muda Jakarta.

Selain isi pesan, cara menyampaikan juga menjadi kunci. Penggiat pencegahan perlu mengedepankan pendekatan persuasif dan empatik, bukan menghakimi atau menakut-nakuti. Dialog dua arah, diskusi komunitas, serta storytelling dari pengalaman nyata terbukti lebih efektif dibanding ceramah satu arah. Di Jakarta, ruang-ruang publik seperti sekolah, rumah ibadah, balai warga, hingga komunitas hobi dapat menjadi media strategis untuk membangun percakapan sehat tentang narkoba. Ketika masyarakat merasa didengar dan dihargai, pesan pencegahan akan lebih mudah diterima dan diinternalisasi.

Di era digital, komunikasi efektif juga menuntut kemampuan memanfaatkan media sosial dan platform daring secara cerdas. Penggiat pencegahan narkoba di Jakarta perlu hadir di ruang digital dengan konten yang edukatif, kreatif, dan konsistenโ€”mulai dari video pendek, infografis, hingga kampanye berbasis komunitas. Kolaborasi dengan tokoh lokal, influencer positif, dan relawan muda dapat memperluas jangkauan pesan sekaligus membangun kepercayaan publik. Dengan komunikasi yang tepat sasaran, humanis, dan adaptif, upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba tidak hanya menjadi kampanye, tetapi gerakan bersama masyarakat Jakarta.

Kegiatan ini jadi presentasi saya yang ke 1.330 sejak tahun 1990 atau ke 50 di tahun 2025, jika ingin tahu jejak-jejak yang lain silahkan lihatย disini.ย  Dokumentasi foto dan video-video dokumentasi kegiatan saya yang lebih 5.92 K subscribernya dan lebih dari 2.000 videonya ada diย channel youtube saya @dwitagama,ย kegiatan training-training dan seminar-seminar saya bisa dinikmati di akunย tiktok@dwitagama, ada jugaย ย di instagram @dwitagama,ย ratusan foto-foto ada diย ย fanpage facebookย atauย facebookย saya, ada juga diย Blog Trainer Kita, ratusan slide saya bisa dilihat dan diunduh diย slideshare.net/dwitagama, slide-slide yang saya proses dengan AI (Artificial Intelligent) bisa andaย lihat disini, penggemar podcast bisa simak celoteh sayaย Podcast Negeri Paman Besut di spotify,ย celoteh pribadi saya ada diย blog pendidik, opini saya tersimpan dengan sangat baik diย kompasiana.com/dwitagama, hasil hunting foto saya didokumentasikan diย blog fotodedi, dan video-video dokumentasi kegiatan saya yang lebih 5.92 K subscribernya dan lebih dari 2.000 videonya ada diย channel youtube saya @dwitagama,ย adakah wajah yang anda kenal atau ada wajah anda sendirii?.

Rakyat Makin Pintar, Pencitraan dihajar Bom Tajam Komentar Pedas

Pada sebuah pagi yang cerah di sebuah negeri yang sedang berusaha bangkit, seorang pejabat tinggi tampak berdiri dengan rapi di depan kamera. Seragamnya licin, langkahnya mantap, dan senyumnya dipoles sedemikian rupa. Kru media sibuk mengatur pencahayaan, memastikan setiap sudut wajahnya tampak heroik. Dalam hitungan menit, video aksinyaโ€”sedang menanam pohon, membagikan paket bantuan, meninjau lokasi pembangunanโ€”muncul di laman media sosialnya. Rapi. Dramatis. Seolah-olah ia adalah jawab atas semua persoalan negeri.

Namun di balik layar, masyarakat yang menyaksikan tayangan itu hanya tersenyum miris. Mereka sudah lama hidup dengan kenyataan yang berbeda: jalan berlubang yang tak kunjung diperbaiki, birokrasi berbelit, janji-janji lama yang masih menggantung tanpa kepastian. Mereka tahu, apa yang dilakukan sang pejabat pagi itu bukan kerja substansial, melainkan sekadar panggung pencitraanโ€”sebuah upaya menutupi retak reputasi dengan selapis cat tipis.

Di warung kopi, obrolan rakyat sederhana justru lebih jujur dibanding konferensi pers mana pun. โ€œKalau kerja beneran, hasilnya kerasa,โ€ kata seorang pedagang. โ€œKalau cuma buat kamera, ya buat apa?โ€ sambung lainnya. Rakyat negeri itu sudah cerdas; mereka bisa membedakan mana kerja nyata dan mana sekadar dekorasi.

Konten pejabat yang terlihat peduli pada rakyat mendapat banyak kritik, karena rakyat menyadari apa yang sebenarnya dikerjakan pejabat tersebut di luar apa yang ditampilkan di media, hingga rakyat memborbardir dengan ribuan komentar hingga nge-tag akun pejabat bersangkutan.”

Pencitraan, kata para ahli, adalah upaya mempercantik tampilan agar terlihat baik, meski kenyataan tak selalu seindah itu. Bagi sebagian pejabat, pencitraan menjadi tameng kilatโ€”cara cepat untuk menaikkan pamor, memperindah rekam jejak, atau sekadar menghapus jejak kegagalan. Namun zaman sudah berubah. Di era keterbukaan informasi, rakyat tak lagi mudah dipoles dengan visual dan retorika; mereka menilai dari konsistensi tindakan, keberanian mengambil keputusan, dan keberpihakan pada kepentingan publik.

Lalu, apa yang sebenarnya harus dilakukan oleh pejabat itu?

Pertama, ia perlu kembali pada hakikat jabatan: melayani, bukan dipuja. Masyarakat tidak membutuhkan tokoh yang sempurna di depan kamera, tetapi pemimpin yang hadir di lapangan bukan hanya saat kamera menyala. Mereka menginginkan pejabat yang mau mendengarkan keluhan rakyat yang tak viral, menolong mereka yang tak masuk headline, memperbaiki hal-hal kecil yang sering luput dari sorotan.

Kedua, pejabat itu perlu membangun branding reputasi jangka panjang, bukan pencitraan instan. Branding lahir dari integritas, ketekunan, dan kerja yang bisa dirasakan dampaknya. Bukan dari senyum difoto, tetapi dari kebijakan yang menyentuh kehidupan warga. Bukan dari kata-kata, tetapi dari keberanian memperbaiki kekeliruan.

Ketiga, ia perlu sadar bahwa kepercayaan publik tidak dapat dibeli dengan konten media sosial; kepercayaan hanya dapat diraih dengan ketulusan. Ketulusan dalam mengambil keputusan sulit. Ketulusan dalam mengakui kekurangan. Ketulusan dalam bekerja tanpa menunggu sorak-sorai.

Pada akhirnya, rakyat negeri itu hanya menginginkan satu hal: pejabat yang membumi, bukan melayang dalam pencitraan. Seorang pemimpin sejati adalah mereka yang bekerja dalam diam namun terasa suaranya, berjalan tanpa kamera tetapi nyata jejaknya.

Kelakuan kental pencitraan di negara yang warganya terdidik bisa berbuntut mosi tak percaya atau boikot partai hingga tak dipilih lagi pada pemilihan umum selanjutnya, sementara di warga negara kurang terdidik sering lupa kelakuan “menyimpang” pemimpinnya walau berkali-kali dilakukan dan dengan godaan sesuatu yang gratis berkedok bantuan sosial dan lainnya maka pemimpin busuk dan partai ambruk pun tetap dipilih dan berkuasa.

Jika kelak pejabat itu memilih jalan yang benarโ€”meninggalkan panggung pencitraan dan kembali pada esensi pelayananโ€”rakyat pasti melihat perubahan itu. Sebab rakyat memiliki mata yang jauh lebih tajam dari kamera manapun: mata yang melihat dari hati, bukan sekadar dari layar.

Personal Branding, School Branding or Pencitraan?

Kepala Sekolah X diundang rapat di Kantor Dinas Pendidikan Kota Y awal Nopember tahun 2077 untuk rapat yang intinya Pejabat di Dinas Pendidikan meminta Kepala Sekolah agar secepatnya melakukan kegiatan penanaman tumbuhan secara hidroponik di lingkungan sekolah, dibuat dokumentasi foto-foto dan videonya karena rencanya pada awal Desember 2077 akan ada kegiatan kunjungan Gubernur Kepala Daerah Kota Z untuk melakukan panen tanaman hasil urban farming di sekolah.

Paragraf di atas, yang dilakukan Kepala Sekolah X itu Personal Branding, School Branding atau Pencitraan?

Kepala Sekolah A pada bulan Nopember 2077 membuat konsep penghijauan, pertamanan dan hidroponik di Sekolah, merancang jenis-jenis tanaman yang akan di tanam, mengkapling-kapling lokasi sekolah sesuai jumlah kelas di tingkat 10 dan 11, menyusun jadwal piket guru dan murid-murid, membuat foto – video keadaan tanaman, saat perawatan dan posting di instagram, tiktok, youtube.

Pada semester baru bulan Januari 2078 kegiatan dilaksanakan, dilakukan rapat evaluasi dengan perwakilan guru dan murid tiga bulan sekali, melakukan perubahan-perubahan tata cara dan sistem pengelolaan jika didapati pohon yang mati, termasuk masa pemberin pupuk, dsb.

Paragraf di atas, yang dilakukan Kepala Sekolah A itu Personal Branding, School Branding atau Pencitraan? . Silahkan tuliskan jawabanmu pada koom komentar.

Silahkan amati kenyataanya, di sekolah X tanaman hidroponik apakah akan bertahan hingga bertahun-tahun atau akan mati tak terurus setelah kegiatan gubernur berlalu. Silahkan amati jugadi sekolah A berapa lama penghijauan di sekolah bisa bertahan.

Idealnya progam penghijauan di sekolah tujuan jangka panjangnya bukan hanya menanam pohon, tetapi membangun budaya, ekosistem, dan lingkungan belajar berkelanjutan yang memberi manfaat bagi generasi sekarang dan mendatang.

Kegiatan itu dilaksanakan agar sekolah terasa jadi lebih nyaman dan pembiasaan kepada murid-murid dan guru-guru saat memeliki lahan di tempat tinggalnya hingga sudah terbiasa, punya pengalaman bercocok tanam, bahkan bisa memenuhi kebutuhan masak rumah tangga tanpa harus membelinya di pasar.

Posting berikutnya saya akan membahas tentang Teacher Branding, ditunggu yaaa.

Strategi Menjadi Pelajar Bijak Digital: Dari Konsumen Menjadi Kreator yang Berkontribusi

Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Muhammadiyah Tebet Raya Periode 2023-2025 mengadakan kegiatan Pelatihan Kader Taruna Melati 1 berlangsung di Lt. 3 SDS Muhammadiyah 6 Tebet Timur Jakarta Selatan, bersinergi dengan saya untuk mendiskusikan sambil praktek bertajuk BIJAK DIGITAL. Setelah sessi diharapkan peserta diharapkan mampu:

โ—  Memahami potensi dan pentingnya peran pelajar dalam mengisi ruang digital dengan konten yang bermanfaat, positif, dan beretika (dakwah, edukasi, kampanye sosial).

โ—  Memahami pentingnya peran strategis pelajar sebagai agen perubahan yang dapat berkontribusi positif di era digital.

โ—  Menumbuhkan kesadaran dan motivasi internal untuk mulai berkontribusi menyebarkan konten positif, sesuai minat dan kemampuan masing-masing.

Tujuan: Menggeser mindset dari sekadar scroll, like, share menjadi create, inspire, contribute dengan memanfaatkan media sosial sebagai alat untuk pengembangan diri dan memberi dampak positif.

LANGKAH 1: MENGUBAH MINDSET – Dari Penonton Menjadi Pemain

Konsep Dasar: Media sosial adalah “panggung” atau “alat kerja”, bukan hanya “hiburan”. Setiap pelajar memiliki potensi untuk menjadi produser nilai, bukan hanya konsumen konten.

  • Kata Kunci: “Apa yang bisa saya berikan hari ini?” bukan “Apa yang bisa saya lihat hari ini?”
  • Analogi: Jika dunia digital adalah perpustakaan raksasa, jangan hanya jadi pembaca. Mulailah menulis catatan kaki, merekomendasikan buku, atau membuat resensi yang membantu orang lain.

LANGKAH 2: STRATEGI PRAKTIS – Cara Berkontribusi Tanpa Harus Jadi “Content Creator”

Berdasarkan referensi artikel dari desa Sidodadi yang menyoroti dampak positif media sosial, berikut adalah contoh-contoh nyata yang bisa diadopsi:

1. Menjadi “Kurator Konten Edukasi” yang Cerdas

  • Konsep: Daripada hanya menyimpan informasi untuk diri sendiri, bagikan kepada orang lain.
  • Contoh Aksi:
    • Buat thread di Twitter/Instagram Story yang merangkum poin-poin penting dari buku yang sedang dibaca atau webinar yang diikuti.
    • Gunakan fitur “Save” atau “Collections” di Instagram untuk membuat katalog tema tertentu (e.g., “Tips Belajar Efektif”, “Rekomendasi Buku Sains”) dan bagikan koleksi tersebut ke teman-teman.
    • Nilai Tambah: Anda tidak menciptakan konten dari nol, tetapi Anda menyaring dan menambahkan nilai (value) pada informasi yang sudah ada, sehingga membantu orang lain belajar.

2. Memanfaatkan Hobi untuk Inspirasi

  • Konsep: Hobi adalah pintu masuk termudah untuk berkontribusi karena dilakukan dengan passion.
  • Contoh Aksi:
    • Hobi Memasak: Posting foto hasil masakan di Instagram dengan caption yang berbagi resep sederhana, tips menghemat bahan, atau cerita tentang kegagalan yang lucu. Ini menginspirasi teman sebaya untuk mencoba hal baru.
    • Hobi Olahraga: Buat video pendek 15 detik di TikTok/Reels demonstrating peregangan sederhana sebelum belajar atau teknik dasar olahraga yang aman.
    • Hobi Fotografi: Ikut serta dalam komunitas fotografi daring, beri masukan konstruktif pada karya orang lain, dan gunakan hashtag yang relevan. Ini adalah bentuk kontribusi pada komunitas.

3. Dakwah & Nilai Positif yang Relevan dengan Konteks Pelajar

  • Konsep: Seperti disebutkan dalam referensi, media sosial bisa untuk dakwah. Namun, buatlah yang relevan dan mudah dicerna.
  • Contoh Aksi:
    • Quote of The Day: Bagikan kutipan inspiratif dari tokoh, dilengkapi dengan interpretasi pribadi tentang bagaimana menerapkannya dalam kehidupan sekolah sehari-hari.
    • Infografis Sederhana: Gunakan Canva untuk membuat grafis sederhana tentang “5 Adab Menuntut Ilmu dalam Islam” atau “Kisah Sains dalam Al-Qur’an”.
    • Diskusi Ringan: Mulai diskusi di grup Facebook kelas dengan pertanyaan seperti, “Menurut kalian, bagaimana cara menyeimbangkan waktu antara main medsos dan ibadah?”

LANGKAH 3: MEMBANGUN “DIGITAL FOOTPRINT” YANG POSITIF

Kontribusi kecil yang konsisten akan membangun jejak digital yang kuat dan positif, yang sangat berharga untuk masa depan (beasiswa, portofolio, dll).

  • Audit Diri: Cek kembali akun media sosial. Apakah postingan saya mencerminkan pribadi yang ingin dikenal? Apaha konten saya memberi manfaat?
  • Kredibilitas: Selalu sertakan sumber jika membagikan informasi orang lain. Ini membangun reputasi sebagai pelajar yang kredibel dan jujur.
  • Interaksi yang Bermakna: Berkomentar dengan substansi (misal, menambahkan informasi, memberikan apresiasi yang spesifik) lebih bernilai daripada sekadar “nice pic”.

Iniย presentasi saya yang ke 1.329 sejak tahun 1990 atau ke 49 di tahun 2025, jika ingin tahu jejak-jejak yang lain silahkan lihatย di sini.ย  Dokumentasi foto dan video kegiatan training-training dan seminar-seminar saya bisa dinikmati di akunย tiktok@dwitagama, ada jugaย ย di instagram @dwitagama,ย ratusan foto-foto ada diย ย fanpage facebookย atauย facebookย saya, ada juga diย Blog Trainer Kita, ratusan slide saya bisa dilihat dan diunduh diย slideshare.net/dwitagama, slide-slide yang saya proses dengan AI (Artificial Intelligent) bisa andaย lihat disini, penggemar podcast bisa simak celoteh sayaย Podcast Negeri Paman Besut di spotify,ย celoteh pribadi saya ada diย blog pendidik, opini saya tersimpan dengan sangat baik diย kompasiana.com/dwitagama, hasil hunting foto saya didokumentasikan diย blog fotodedi, dan video-video dokumentasi kegiatan saya yang lebih 5.92 K subscribernya dan lebih dari 2.000 videonya ada diย channel youtube saya @dwitagama,ย adakah wajah yang anda kenal atau ada wajah anda sendiri?.

Tetap Bugar di Usia Senja: Pola Hidup Sehat Para Manula Jakarta

Pagi baru saja merekah di langit Jakarta Timur. Matahari muncul malu-malu di balik gedung-gedung, sementara di taman dekat Banjir Kanal Timur, beberapa orang lanjut usia tampak sedang melakukan senam ringan. Ada yang berjongkok perlahan, ada yang bertepuk tangan sambil tersenyum. Musik dari pengeras kecil terdengar riang, mengiringi semangat yang tak kalah muda dari para manula itu.

Di antara mereka ada Ibu Siti (67 tahun), pensiunan guru yang setiap pagi datang ke taman sejak pukul enam. โ€œKalau tidak gerak, badan kaku. Saya sudah biasa olahraga ringan setiap hari. Setelah itu jalan kaki sebentar, terus sarapan buah,โ€ katanya sambil menata masker di wajahnya.

Kunci Awet Sehat: Gerak, Gizi, dan Gembira

Tinggal di Jakarta dengan udara panas dan lalu lintas padat tidak membuat para lansia berhenti menjaga kesehatan. Justru banyak dari mereka yang punya kebiasaan hidup sehat sederhana tapi disiplin.

Selain rutin berolahraga, Ibu Siti menjaga pola makan:

  • Sarapan ringan dengan buah dan roti gandum.
  • Makan siang teratur, tanpa gorengan berlebihan.
  • Banyak minum air putih, dan membatasi gula.

โ€œKalau bisa, jangan banyak stres,โ€ tambahnya sambil tertawa kecil. โ€œKalau lagi bete, saya main sama cucu atau siram tanaman.โ€

Menurut dokter di Puskesmas setempat, lansia seperti Ibu Siti memiliki gaya hidup yang sangat positif. โ€œKunci kesehatan lansia itu tiga: aktivitas fisik teratur, makanan seimbang, dan pikiran bahagia,โ€ ujar dr. Lina, dokter keluarga di Jakarta Timur. โ€œOrang tua yang aktif biasanya lebih kuat melawan penyakit.โ€

Jakarta yang Ramah Lansia

Di beberapa wilayah Jakarta, kini mulai banyak ruang publik yang ramah untuk para lanjut usia. Jalur pejalan kaki di taman kota, area senam di tepi BKT, hingga lapangan di permukiman padat sering menjadi tempat berkumpul dan bergerak bersama.

Setiap Minggu pagi, misalnya, ada komunitas โ€œSenam Bahagia Lansiaโ€ di kawasan Rawamangun. Mereka berlatih gerakan ringan sambil berbagi cerita. โ€œKami bukan sekadar olahraga,โ€ kata Pak Rachmat (72 tahun), salah satu anggota. โ€œKami juga saling mengingatkan minum obat, periksa tekanan darah, dan menjaga semangat hidup.โ€

Bagi mereka, sehat bukan hanya soal tubuh, tapi juga soal kebersamaan dan rasa bahagia.

Belajar dari Para Lansia

Di usia di atas 60 tahun, banyak hal sudah mereka lalui: kerja keras, mendidik anak, menghadapi perubahan kota, hingga masa pensiun. Tapi semangat menjaga kesehatan tetap terjaga โ€” bahkan menginspirasi generasi muda.

Mereka mengajarkan bahwa hidup sehat tak harus mahal.
Cukup dengan:

  1. Bangun pagi dan bergerak.
  2. Makan dengan pola seimbang.
  3. Tidur cukup dan kurangi stres.
  4. Bergaul aktif agar tidak kesepian.

Kebiasaan sederhana ini membantu mereka tetap bugar dan bahagia di tengah hiruk-pikuk Jakarta.

โ€œUsia boleh bertambah, tapi semangat jangan menua,โ€ kata Ibu Siti sambil menatap langit pagi. โ€œKalau tubuh dirawat, hati dijaga, dan pikiran disyukuri, umur panjang itu bukan beban โ€” tapi berkah.โ€

Jakarta mungkin sibuk dan panas, tapi di sudut-sudut tamannya, para manula membuktikan bahwa hidup sehat bisa dimulai kapan saja, selama ada niat dan sedikit disiplin.

BKT, Lokasi Rebahan yang Nyaman

Banjir Kanal Timur (BKT yang dulu dikenal sebagai kanal pengendali banjir, kini menjadi tempat favorit warga untuk jogging, bersepeda, atau sekadar duduk menikmati angin sore. Namun, di siang hari, suasananya berbeda โ€”ย lebih sepi, lebih tenang, dan ternyata juga menjadi tempat โ€œberistirahatโ€ bagi para pekerja harian.

Siang hari di Jakarta memang tak main-main panasnya. Langit biru terang, udara kering, dan aspal yang seperti memantulkan bara matahari. Di tengah teriknya hari, sebuah pemandangan sederhana muncul di tepi Banjir Kanal Timur (BKT): seorang bapak berkaus lusuh sedang tidur pulas di bawah pohon trembesi, dengan topi menutupi wajahnya dan alas tidur plastik biru.

Namanya Pak Slamet, perantau dari sebuah kota di Jawa Tengah dengan sepeda motornya datang ke Jakarta mengadu nasib.
โ€œTidur bentar aja, buat ngilangin panas,โ€ katanya ketika penulis menemuinya setelah bangun tidur. โ€œAnginnya enak, suara airnya adem. Lumayan buat ngisi tenaga.โ€

Tak hanya Pak Slamet. Di beberapa titik BKT, terlihat juga tukang sayur yang menepi sambil rebahan, pedagang keliling yang meneduh di bawah pohon, tukang ojek daring menunggu order, pedagang minuman instant, hingga mahasiswa yang menunggu waktu kuliah sore sambil memejamkan mata di bangku taman atau di rerumputan.

Personal Branding Guru = Teacher Personal Branding

Beberapa hari lalu hari guru nasional, ingatkah kamu sama gurumu di TK, SD, SMP, SMA hingga Perguruan Tinggi?.

Saya sedang berfikir bagaimana melakukan personal branding secara mudah oleh guru agar dirinya bisa dikenang dan ditemukan murid-muridnya hingga puluhan tahun ke depan, nantikan posting saya berikutnya.

Selamat Hari Guru, Jan Lupa didik Anak”mu sebelum Mendidik Anak” Orang lain

Selamat Hari Guru Nasional, 25 November.
Di tangan para guru Indonesia, masa depan bangsa dibentuk dengan penuh ketulusan, kesabaran, dan dedikasi. Setiap kata yang diucapkan, setiap nilai yang ditanamkan, dan setiap contoh yang diberikan menjadi cahaya yang menuntun generasi muda menuju masa depan yang lebih baik.

Pada momentum istimewa ini, mari kita memberi penghargaan setinggi-tingginya kepada para guru yang terus berjuang menghadirkan pembelajaran bermakna, bahkan dalam berbagai keterbatasan. Peran guru tidak hanya mengajar, tetapi juga membangun karakter, menumbuhkan rasa ingin tahu, dan menginspirasi peserta didik agar berani bermimpi dan berusaha.

Semoga para guru Indonesia selalu mendapatkan kekuatan, kesehatan, dan semangat untuk terus berkarya. Terima kasih atas segala dedikasi dan pengabdian yang tak ternilai. Mari bersama melangkah mencerdaskan kehidupan bangsa, membawa pendidikan Indonesia semakin maju. Selamat Hari Guru!

Menghadapi mental lunak anak & ortu serta mental sok kuasa pejabat, cuekin aja ….. ngajar yg baek, kasih nilai sesuai hasil ulangan, kalo ga ada nilainya kasih nol, disegani deh dirimu.

Motivasi Sukses di SMKN 37 Jakarta

Kemarin (211125) saat jadi pembicara di SMKN 37 Jakarta ada peserta yang nanya bagaimana bisa sukses dengan instant dan cepat, kata dia kan sebagai generasi Z senangnya dengan apa aja yang instant, saya jawab begini:

Di tengah derasnya arus digital dan perubahan sosial yang cepat, remaja Indonesia kini menghadapi tantangan sekaligus peluang untuk mencapai kesuksesan lebih awal. Banyak dari mereka yang terinspirasi oleh figur muda yang sukses membangun bisnis, karier kreatif, atau eksistensi digital sebelum usia 20 tahun. Namun, di balik kisah inspiratif itu, terdapat strategi yang lebih dari sekadar keberuntungan: kemampuan membaca peluang, ketekunan dalam belajar, dan keberanian mengambil langkah pertama. Fenomena ini mencerminkan perubahan budaya, ketika anak muda tidak lagi melihat usia sebagai batas untuk memulai perjalanan profesionalnya.

Salah satu strategi yang semakin umum dilakukan adalah skill stacking, yaitu menggabungkan beberapa keterampilan yang saling melengkapi demi menciptakan keunggulan kompetitif. Remaja kini belajar desain grafis sekaligus komunikasi, memahami pemasaran digital sambil mengasah kemampuan storytelling, atau memadukan coding dengan kemampuan problem-solving. Banyak di antara mereka memanfaatkan platform belajar daring, konten edukasi di media sosial, dan komunitas kreatif untuk mengembangkan diri dengan biaya minim. Pola ini menunjukkan bagaimana akses informasi yang meluas telah mempercepat proses pembelajaran dan pematangan kemampuan.

Selain keterampilan, remaja Indonesia yang bergerak cepat menuju kesuksesan biasanya memiliki mentalitas eksperimental: berani mencoba, gagal, memperbaiki, dan mencoba lagi. Mereka tidak menunggu kesempatan datang, melainkan menciptakannya melalui proyek-proyek kecil yang diuji langsung di pasar. Ada yang membuat produk kerajinan dan memasarkannya lewat TikTok Shop, ada pula yang membangun personal branding melalui konten edukasi, hiburan, atau review produk. Setiap langkah kecil menjadi laboratorium belajar, membangun pengalaman praktis yang sebelumnya hanya didapatkan setelah memasuki dunia kerja formal.

Namun, kesuksesan dalam waktu singkat bukan berarti proses yang instan. Di balik pencapaian remaja yang terlihat menonjol, terdapat manajemen waktu yang disiplin, konsistensi, dan jaringan pertemanan yang menjadi ekosistem pendukung. Keseimbangan antara ambisi dan kesehatan mental juga menjadi kunci penting, agar kecepatan pencapaian tidak mengorbankan kesejahteraan diri. Dengan strategi yang tepatโ€”mengasah kompetensi, membangun mentalitas tangguh, dan memanfaatkan teknologiโ€”remaja Indonesia memiliki peluang besar tidak hanya untuk sukses lebih cepat, tetapi juga untuk sukses secara berkelanjutan.

Pendidikan yang baik, daya anallisa terhadap persoalan dan kemampuan berkomunikasi yang didapat di dunia pendidikan akan menumbuhkan daya tahan untuk terus berusaha mencapai sukses dan hidup sejahtera. Dokumentasi pelatihan-pelatihan saya bisa disimak disini.

Penerapan Growth Mindset di Lingkungan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK)

Growth mindset artinyaย pola pikir yang meyakini bahwa kemampuan dan kecerdasan dapat dikembangkan melalui usaha, kerja keras, dedikasi, dan ketekunan. Orang denganย growth mindsetย melihat tantangan sebagai peluang untuk belajar, tidak menganggap kegagalan sebagai akhir, dan belajar dari kritik untuk menjadi lebih baik. Konsep ini pertama kali diperkenalkan oleh psikologย Carol Dweck.ย 

Penerapan growth mindset di lingkungan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) memiliki urgensi yang semakin tinggi, terutama di tengah dunia kerja yang berubah cepat dan menuntut adaptabilitas tinggi. Siswa SMK tidak hanya dituntut untuk menguasai kompetensi teknis, tetapi juga memiliki kemampuan belajar sepanjang hayat. Dalam konteks pelatihan, growth mindset menekankan bahwa keterampilan vokasi tidak bersifat tetap; siswa dapat terus berkembang melalui latihan, refleksi, dan pengalaman berulang. Pandangan ini sangat relevan bagi siswa SMK yang kerap menghadapi tantangan praktik lapangan, industri, serta sertifikasi kompetensi.

Pelatihan untuk guru SMK perlu memasukkan strategi mengajar yang secara konsisten menumbuhkan growth mindset pada peserta didik. Guru dapat menerapkan model umpan balik yang tidak hanya menilai benar-salah, tetapi mendorong siswa menganalisis proses kerja mereka: bagaimana mereka merangkai kabel, mendiagnosis kerusakan mesin, mengembangkan aplikasi, atau menyusun laporan bisnis. Ketika guru memberikan pujian pada usaha, ketekunan, dan strategi yang digunakan siswa, bukan hanya hasil akhir, siswa menjadi lebih percaya bahwa kemampuan teknis mereka dapat berkembang. Hal ini penting karena banyak siswa SMK merasa โ€œtidak berbakatโ€ dalam kompetensi tertentu, padahal mereka hanya membutuhkan waktu latihan yang lebih terarah

Di dalam modul pelatihan, sekolah juga perlu menyusun kegiatan berbasis proyek (project-based learning) dan simulasi industri yang memberi ruang bagi siswa untuk mencoba, gagal, memperbaiki, dan mencoba kembali. Budaya seperti ini mendorong keberanian bereksperimen dan rasa ingin tahu, nilai penting dalam dunia industri. Misalnya, siswa Teknik Kendaraan Ringan bisa diberi tantangan membongkar komponen tertentu tanpa takut salah, sementara siswa RPL diberi kesempatan mencoba beberapa pendekatan berbeda dalam memecahkan bug. Dengan pembelajaran yang aman dan suportif, kegagalan menjadi bagian normal dari proses penguasaan keterampilan.

Agar penerapan growth mindset berhasil, seluruh elemen sekolah perlu terlibat, mulai dari pimpinan, guru produktif, guru normatif, hingga pembimbing industri. Kebijakan sekolah perlu mendukung budaya belajar yang menekankan proses, seperti memberikan ruang remedial berbasis perbaikan proses dan mendorong guru memberi umpan balik formatif. Modul pelatihan harus dirancang untuk memperkuat kompetensi guru dalam memberikan dukungan psikologis, membangun budaya tidak takut salah, serta mencontohkan penerapan growth mindset dalam praktik mengajar sehari-hari. Dengan kolaborasi yang terarah, SMK dapat melahirkan lulusan yang tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga memiliki daya lenting, ketekunan, dan kemauan kuat untuk terus berkembang.

Iniย presentasi saya di In House Traing (IHT) SMK Negeri 4 Bekasi 14 Nopember 2025, merupakan presentasi saya yang ke 1.327 sejak tahun 1990 atau ke 47 di tahun 2025, jika ingin tahu jejak-jejak yang lain silahkan lihatย di sini.ย  Dokumentasi foto dan video kegiatan training-training dan seminar-seminar saya bisa dinikmati di akunย tiktok@dwitagama, ada jugaย ย di instagram @dwitagama,ย ratusan foto-foto ada diย ย fanpage facebookย atauย facebookย saya, ada juga diย Blog Trainer Kita, ratusan slide saya bisa dilihat dan diunduh diย slideshare.net/dwitagama, slide-slide yang saya proses dengan AI (Artificial Intelligent) bisa andaย lihat disini, penggemar podcast bisa simak celoteh sayaย Podcast Negeri Paman Besut di spotify,ย celoteh pribadi saya ada diย blog pendidik, opini saya tersimpan dengan sangat baik diย kompasiana.com/dwitagama, hasil hunting foto saya didokumentasikan diย blog fotodedi, dan video-video dokumentasi kegiatan saya yang lebih 5.93 K subscribernya dan lebih dari 2.000 videonya ada diย channel youtube saya @dwitagama.

Terima kasih kepada Ibu Kepala Sekolah SMKN 4 Bekasi, Ibu Elvi Desilia Fajarina, S.Pd, MM, yang berkenan bersinergi dan Ibu Jelita Buana, S.Pd yang keep kontak dan bapak-ibu guru yang serius merespon sessi saya, semoga bermanfaat.

Panduan umum kesehatan untuk lansia di atas 60 tahun

Satu hal yang paling penting untuk diingat:

Peringatan Penting: Angka-angka dan panduan di bawah ini adalah referensi umum. Kebutuhan kesehatan setiap individu, terutama lansia, sangat unik dan bergantung pada kondisi kesehatan pribadi, riwayat penyakit, dan obat-obatan yang dikonsumsi. Selalu konsultasikan dengan dokter Anda untuk mendapatkan target dan rekomendasi yang paling sesuai untuk Anda atau keluarga Anda.

Berikut adalah panduan umum untuk parameter kesehatan, pola hidup, dan pola makan bagi lansia di atas 60 tahun.


๐Ÿฉบ Parameter Kesehatan Ideal (Sebagai Panduan Umum)

1. Berat Badan Ideal

Cara paling umum adalah menggunakan Indeks Massa Tubuh (IMT) atau Body Mass Index (BMI).

  • Rumus IMT: Berat Badan (kg) / [Tinggi Badan (m) x Tinggi Badan (m)]
  • Target untuk Lansia: Berbeda dengan dewasa muda, IMT yang “ideal” untuk lansia seringkali sedikit lebih tinggi.
    • Normal (Dewasa): 18.5 – 24.9
    • Rekomendasi untuk Lansia: Banyak ahli menyarankan IMT di kisaran 22 – 27.
  • Mengapa Berbeda? Memiliki sedikit “cadangan” (bukan obesitas) bisa menjadi pelindung bagi lansia jika mereka sakit dan kehilangan nafsu makan. IMT di bawah 22 (terutama di bawah 20) pada lansia justru bisa meningkatkan risiko kekurangan gizi dan kerapuhan (frailty).

2. Tensi Darah (Tekanan Darah)

  • Ideal (Optimal): Di bawah 120/80 mmHg.
  • Target Umum Lansia: Untuk lansia di atas 60 tahun, dokter sering menetapkan target yang sedikit lebih tinggi, yaitu di bawah 140/90 mmHg.
  • Catatan Khusus: Jika lansia memiliki kondisi seperti diabetes atau penyakit ginjal, targetnya mungkin lebih ketat (misalnya < 130/80 mmHg). Namun, jika lansia sangat tua atau rapuh, dokter mungkin mentargetkan di bawah 150/90 mmHg untuk menghindari risiko pusing atau jatuh akibat tekanan darah terlalu rendah (hipotensi).

3. Kadar Gula Darah

Ini tergantung pada apakah lansia memiliki diabetes atau tidak.

  • Tanpa Diabetes:
    • Gula Darah Puasa (GDP): 80 – 100 mg/dL
    • 2 Jam Setelah Makan: Di bawah 140 mg/dL
  • Dengan Diabetes (Target Umum Lansia):
    • Gula Darah Puasa (GDP): 80 – 130 mg/dL
    • 2 Jam Setelah Makan: Di bawah 180 mg/dL
    • HbA1c: Dokter sering menargetkan di bawah 7.5% atau 8.0% untuk lansia, terutama jika rentan mengalami hipoglikemia (gula darah terlalu rendah), yang bisa sangat berbahaya.

4. Kadar Asam Urat

  • Pria: 3.4 โ€“ 7.0 mg/dL
  • Wanita: 2.4 โ€“ 6.0 mg/dL (Setelah menopause, kadar ini bisa sedikit naik mendekati rentang pria)
  • Catatan: Jika sudah pernah terkena serangan Gout (pirai), dokter akan menargetkan kadar di bawah 6.0 mg/dL untuk mencegah kekambuhan.

5. Kadar Kolesterol (Profil Lipid)

  • Kolesterol Total: Di bawah 200 mg/dL (Idealnya).
  • LDL (“Kolesterol Jahat”):
    • Ideal: < 100 mg/dL
    • Jika ada riwayat penyakit jantung/stroke atau diabetes: Target bisa lebih ketat, < 70 mg/dL.
  • HDL (“Kolesterol Baik”):
    • Pria: Di atas 40 mg/dL (Lebih tinggi lebih baik)
    • Wanita: Di atas 50 mg/dL (Lebih tinggi lebih baik)
  • Trigliserida: Di bawah 150 mg/dL.

๐Ÿƒ Pola Hidup Sehat untuk Lansia

  1. Tetap Aktif Bergerak:
    • Penting: Aktivitas fisik adalah kunci utama. Tidak perlu berat, yang penting konsisten.
    • Contoh: Jalan kaki 30 menit setiap pagi, senam lansia, berenang, yoga, atau tai chi (sangat baik untuk keseimbangan).
    • Fokus: Latihan kardio (jantung), kekuatan (untuk otot), dan keseimbangan (mencegah jatuh).
  2. Jaga Kesehatan Mental dan Sosial:
    • Tetap Bersosialisasi: Berinteraksi dengan keluarga, teman, atau bergabung dengan komunitas (pengajian, klub senam). Ini mencegah kesepian dan depresi.
    • Asah Otak: Tetap aktif berpikir dengan membaca, mengisi teka-teki silang, belajar hal baru, atau bermain catur.
  3. Manajemen Stres:
    • Temukan cara untuk rileks, seperti mendengarkan musik, berkebun, atau melakukan hobi yang disukai.
  4. Tidur Cukup dan Berkualitas:
    • Usahakan tidur 7-8 jam setiap malam. Ciptakan rutinitas tidur yang nyaman.
  5. Stop Merokok dan Hindari Alkohol:
    • Merokok sangat merusak pembuluh darah dan paru-paru. Tidak ada kata terlambat untuk berhenti.
  6. Kontrol Kesehatan Rutin:
    • Lakukan check-up rutin ke dokter, termasuk pemeriksaan mata, telinga, dan gigi. Pantau tekanan darah dan gula darah secara berkala.
  7. Hidrasi (Cukup Minum):
    • Lansia sering tidak merasa haus. Pastikan minum air putih yang cukup (sekitar 8 gelas/hari atau sesuai anjuran dokter) untuk mencegah dehidrasi.

๐Ÿฅ— Makanan yang Sebaiknya Dikonsumsi

Fokus utama adalah Gizi Seimbang dengan penekanan pada beberapa nutrisi penting.

  1. Perbanyak Protein (Sangat Penting):
    • Mengapa? Untuk melawan sarkopenia (kehilangan massa otot seiring usia). Otot yang kuat membantu aktivitas sehari-hari dan mencegah jatuh.
    • Sumber: Ikan (seperti kembung, salmon), ayam tanpa kulit, telur, tahu, tempe, kacang-kacangan, dan produk susu rendah lemak.
  2. Perbanyak Serat:
    • Mengapa? Mencegah sembelit (masalah umum lansia) dan baik untuk kesehatan jantung.
    • Sumber: Sayur-sayuran (bayam, brokoli, wortel), buah-buahan (pepaya, pisang, alpukat), dan biji-bijian utuh (oatmeal, roti gandum).
  3. Pastikan Cukup Kalsium dan Vitamin D:
    • Mengapa? Menjaga kekuatan tulang dan mencegah osteoporosis.
    • Sumber Kalsium: Susu, yogurt, keju, sayuran hijau (sawi, brokoli), ikan teri (yang dimakan dengan tulangnya).
    • Sumber Vitamin D: Paparan sinar matahari pagi (sekitar 15 menit), kuning telur, ikan berlemak, dan susu yang difortifikasi.
  4. Lemak Sehat:
    • Mengapa? Baik untuk kesehatan jantung dan otak.
    • Sumber: Alpukat, minyak zaitun, kacang kenari, ikan berlemak.
  5. Karbohidrat Kompleks:
    • Mengapa? Sebagai sumber energi yang dilepas perlahan.
    • Sumber: Nasi merah, ubi, singkong, oatmeal, roti gandum utuh.

Makanan yang Harus DIBATASI

  • Gula: Kurangi minuman manis, kue, dan makanan kemasan tinggi gula.
  • Garam (Natrium): Kurangi penggunaan garam dapur, penyedap rasa (MSG), kecap asin, dan makanan olahan (sosis, kornet, mie instan). Garam berlebih memicu tekanan darah tinggi.
  • Lemak Jenuh dan Trans: Kurangi gorengan, santan kental, jeroan, kulit ayam, dan margarin.

Tips Tambahan untuk Pola Makan Lansia:

  • Porsi Lebih Kecil, Tapi Sering: Jika nafsu makan menurun, coba makan 5-6 kali sehari dengan porsi kecil tapi padat gizi.
  • Perhatikan Tekstur: Jika ada masalah gigi (gigi palsu atau ompong), sajikan makanan dengan tekstur yang lebih lunak (dicincang, ditim, dibuat sup, atau bubur) agar mudah dikunyah dan ditelan.

Semoga informasi ini bermanfaat! Apakah Anda ingin saya carikan informasi lebih lanjut, misalnya contoh menu makanan harian untuk lansia?

Public Speaking untuk Penggiat P4GN, BNNK Depok

Ini kenangan seseruan ketika BNN mengadakan Bimtek Penggiat P4GN (Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba) pada tanggal 30 Oktober 2025. Kegiatan diikuti oleh 30 orang pengurus MGMP berbagai pelajaran dari SMA/SMK dan Bagian Kesiswaan SMP serta Pengawas Sekolah di Kota Depok berlokasi di Wisma Hijau Cimanggis Kota Depok Jawa Barat.

Ini presentasi saya yang ke 1.326 sejak tahun 1990 atau ke 46 di tahun 2025, jika ingin tahu jejak-jejak yang lain silahkan lihatย disini.ย  Dokumentasi foto dan video-video dokumentasi kegiatan saya yang lebih 5.92 K subscribernya dan lebih dari 2.000 videonya ada diย channel youtube saya @dwitagama,ย kegiatan training-training dan seminar-seminar saya bisa dinikmati di akunย tiktok@dwitagama, ada jugaย ย di instagram @dwitagama,ย ratusan foto-foto ada diย ย fanpage facebookย atauย facebookย saya, ada juga diย Blog Trainer Kita, ratusan slide saya bisa dilihat dan diunduh diย slideshare.net/dwitagama, slide-slide yang saya proses dengan AI (Artificial Intelligent) bisa andaย lihat disini, penggemar podcast bisa simak celoteh sayaย Podcast Negeri Paman Besut di spotify,ย celoteh pribadi saya ada diย blog pendidik, opini saya tersimpan dengan sangat baik diย kompasiana.com/dwitagama, hasil hunting foto saya didokumentasikan diย blog fotodedi, dan video-video dokumentasi kegiatan saya yang lebih 5.93 K subscribernya dan lebih dari 2.000 videonya ada diย channel youtube saya @dwitagama,ย adakah wajah yang anda kenal atau ada wajah anda sendirii?.

Jejak di Olimpiade TIK PGRI Nasional, OTN 2025 INDOCOMTECH

Sejak lama saya ingin berkunjung ke ICE BSD Serpong tetapi belum terlaksana karena berbagai hal. Alhamdulillah pada 23 Oktober 2025 saya mendapat rejeki bersinergi dengan IG TIK PGRI menyampaikan materi pada kegiatan OTN 2025. Di bawah ini dokumentasi videonya.

Apa materi yang saya diskusikan?

Demikian inti materi saya pada kegiatan Seminar Nasional PGRI โ€“ Indocomtech, Olimpiade TIK dan Informatika Nasional (OTN) 23 Oktober 2025 di ICE BSD Serpong, Tangerang, Banten. Terima kasih kepada Ketua Umum PB PGRI, Bapak Dr. Wijaya Kusumah, M.Pd Sekjen IG TIK PGRI, INDOCOMTECH 2025 dan semua panitia yang support sessi saya, semoga bermanfaat.

Ini presentasi saya yang ke 1.324 sejak tahun 1990 atau ke 44 di tahun 2025, jika ingin tahu jejak-jejak yang lain silahkan lihat disini.  Dokumentasi foto dan video-video dokumentasi kegiatan saya yang lebih 5.92 K subscribernya dan lebih dari 2.000 videonya ada di channel youtube saya @dwitagama, kegiatan training-training dan seminar-seminar saya bisa dinikmati di akun tiktok@dwitagama, ada juga  di instagram @dwitagama, ratusan foto-foto ada di  fanpage facebook atau facebook saya, ada juga di Blog Trainer Kita, ratusan slide saya bisa dilihat dan diunduh di slideshare.net/dwitagama, slide-slide yang saya proses dengan AI (Artificial Intelligent) bisa anda lihat disini, penggemar podcast bisa simak celoteh saya Podcast Negeri Paman Besut di spotify, celoteh pribadi saya ada di blog pendidik, opini saya tersimpan dengan sangat baik di kompasiana.com/dwitagama, hasil hunting foto saya didokumentasikan di blog fotodedi, dan video-video dokumentasi kegiatan saya yang lebih 5.93 K subscribernya dan lebih dari 2.000 videonya ada di channel youtube saya @dwitagama, adakah wajah yang anda kenal atau ada wajah anda sendirii?.

GURU DI ERA BARU Pendidikan Indonesia

Selamat datang di era baru pendidikan Indonesia yang sarat dengan teknologi! Pertanyaan Anda sangat relevan dan mencerminkan dinamika yang sedang kita hadapi bersama. Sebagai konsultan pendidikan, mari kita eksplorasi ini secara mendalam.

Apakah Peran Guru Akan Tergantikan?

Sangat tidak. Teknologi justru akan mengubah bukan menggantikan peran guru. Berikut analisisnya:

Yang Tidak Dapat Digantikan Teknologi:

  • Nilai-nilai karakter dan empati – Pendidikan hati dan budi pekerti
  • Interaksi manusiawi – Hubungan emosional yang autentik
  • Motivasi dan inspirasi – Daya pemicu semangat belajar
  • Penyesuaian pembelajaran kontekstual – Adaptasi sesuai kondisi riil siswa
  • Keteladanan hidup – Role model bagi siswa

Yang Berubah dengan Hadirnya Teknologi:

  • Guru dari “sumber pengetahuan utama” menjadi fasilitator pembelajaran
  • Fokus bergeser dari transfer pengetahuan ke pengembangan kompetensi
  • Penilaian tidak hanya pada hasil tapi proses belajar

Strategi Guru untuk Tetap Eksis dan Relevan

1. Transformasi Peran dan Mindset

  • Terima teknologi sebagai mitra, bukan ancaman
  • Upgrade kompetensi secara berkelanjutan
  • Jadi pembelajar sepanjang hayat – tunjukkan semangat belajar pada siswa

2. Penguasaan Competency Blends

Kombinasikan kompetensi tradisional dengan kemampuan baru:

  • Pedagogical competence + Digital literacy
  • Subject mastery + Data analysis skills
  • Classroom management + Online learning facilitation

3. Fokus pada Value-Added Teaching

  • Personalized learning – Manfaatkan data untuk pembelajaran yang disesuaikan
  • Project-based learning – Tekankan keterampilan abad 21
  • Social-emotional learning – Kembangkan kecerdasan emosional

4. Bangun Jejaring dan Kolaborasi

  • Professional Learning Community – Berbagi praktik baik dengan sesama guru
  • Kolaborasi dengan ahli teknologi – Kembangkan konten digital yang relevan
  • Kemitraan dengan orang tua – Manfaatkan platform digital untuk komunikasi

Action Plan Konkret untuk Guru

Jangka Pendek (3-6 bulan):

  1. Kuasai 1-2 platform edtech yang relevan dengan bidang Anda
  2. Ikut webinar dan pelatihan pengintegrasian teknologi
  3. Mulai kolaborasi dengan guru lain untuk project-based learning

Jangka Menengah (6-12 bulan):

  1. Kembangkan digital portfolio mengajar
  2. Implementasi blended learning dalam kelas
  3. Mulai gunakan tools analisis untuk memantau perkembangan siswa

Jangka Panjang (1+ tahun):

  1. Menjadi pionir inovasi pendidikan di sekolah
  2. Berkontribusi dalam pengembangan kurikulum berbasis teknologi
  3. Mentoring guru lain dalam transformasi digital

Peluang di Era Pendidikan 4.0

Justru di era ini, guru memiliki peluang untuk:

  • Memberikan dampak lebih personal dengan bantuan analisis data
  • Menjangkau lebih banyak siswa melalui platform digital
  • Menciptakan pengalaman belajar yang lebih menarik dengan multimedia
  • Mengembangkan kreativitas mengajar tanpa batas ruang kelas

Kesimpulan: Guru tidak akan tergantikan, tetapi guru yang tidak beradaptasi dengan teknologi akan tertinggal. Masa depan pendidikan membutuhkan guru yang mampu memadukan hati seorang pendidik dengan kecakapan digital.

Sebagai konsultan pendidikan, saya memiliki peran strategis dalam mendampingi guru melalui transformasi ini. Mari bersama-sama membentuk masa depan pendidikan Indonesia yang manusiawi namun technologically advanced!

Tulisan ini dibuat saat mempersiapkan materi untuk tampil paa kegiatan di bawah ini.

@dwitagama

Seminar Nasional PGRI – Olimpiade TIK dan Informatika Nasional (OTN) 23 Oktober 2025 di ICE BSD Serpong, Tangerang, Banten.

โ™ฌ suara asli – Dedi Dwitagama – Dedi Dwitagama

Strategi Public Speaking untuk Guru Penggiat P4GN di Depok

P4GN adalah singkatan dari “Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika.” Program P4GN adalah inisiatif yang dikelola oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) di Indonesia untuk mengatasi permasalahan narkotika, termasuk mencegah penyalahgunaan narkotika, memberantas peredaran narkotika ilegal, dan memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang bahaya narkotika.

Tujuan Utama:
Mengubah guru dari sekadar “pemberi informasi” menjadi “agen perubahan” yang inspiratif, persuasif, dan mampu menyentuh hati serta pikiran audiens (siswa, orang tua, komunitas) untuk menolak penyalahgunaan narkoba.

Analisis Audiens Sasaran:

  1. Siswa (SD-SMA):ย Butuh pendekatan yang relatable, visual, interaktif, dan menghindari kesan “menggurui”.
  2. Orang Tua:ย Butuh pendekatan yang informatif, empatik, memberikan solusi praktis, dan membangun kesadaran akan peran mereka.
  3. Komunitas Sekolah (Guru Lain, Staf):ย Butuh pendekatan yang kolaboratif, data-driven, dan menekankan pada pentingnya lingkungan sekolah yang protektif.

Tiga Pilar Strategi Public Speaking

Pilar 1: Persiapan Konten yang Kontekstual dan Relevan

Konten yang “satu untuk semua” tidak akan efektif. Sebaiknya konten disesuaikan berdasarkan audience, latar belakang pendidikan, sosial, budaya, dsb.

  1. “Localize and Personalize” (Lokalisasi dan Personalisasi):
    • Data Depok:ย Gunakan data terbaru dari BNN Kota Depok atau kepolisian setempat tentang kasus narkoba di kalangan pelajar. Angka yang konkret lebih menohok daripada pernyataan umum.
    • Cerita Lokal:ย Cari (dengan menjaga etika dan kerahasiaan) atau buat narasi tentang dampak narkoba di lingkungan sekitar Depok. Cerita dari “Kampung Lali” atau wilayah lain yang dikenal di Depok akan lebih membekas.
    • Bahasa Gaul Depok:ย Selipkan istilah-istilah yang dipahami anak muda Depok (misalnya: “Bohay,” “Kepo,” dll.) dengan bijak untuk mencairkan suasana dan membangun kedekatan.
  2. Struktur Pesan “EMPATI”:
    • Eย –ย Engage (Libatkan):ย Mulai dengan pertanyaan provokatif, video pendek, atau quiz interaktif. Contoh: “Menurut kalian, kenapa sih anak sekalian umurnya jadi target empuk para pengedar?”
    • Mย –ย Message (Pesan Inti):ย Sampaikan inti pesan dengan jelas dan sederhana. Hindari jargon BNN yang kompleks. Contoh: “Narkoba itu bukan cuma ngerusak badan, tapi juga ngeghiburin masa depan lo.”
    • Pย –ย Proof (Bukti):ย Gunakan data, testimoni (jika memungkinkan), dan fakta ilmiah tentang dampak narkoba pada otak remaja.
    • Aย –ย Action (Aksi Nyata):ย Berikan langkah-langkah praktis. Bukan hanya “katakan tidak,” tapi ajarkanย how to: cara menolak tawaran, cara keluar dari pergaulan berisiko, nomor telepon yang bisa dihubungi (seperti hotline BNN Depok).
    • Tย –ย Takeaway (Pesan yang Dibawa Pulang):ย Akhiri dengan satu kalimat powerful yang akan diingat audiens. Contoh: “Teman sejati tidak akan pernah menawarkan hal yang menghancurkan hidupmu.”
    • Iย –ย Inspire (Inspirasi):ย Tutup dengan pesan harapan, tentang potensi besar mereka dan masa depan cerita tanpa narkoba.

Pilar 2: Teknik Penyampaian yang Menarik dan Autentik

Guru adalah komunikator yang terlatih, tapi untuk topik sensitif ini, diperlukan sentuhan khusus.

  1. Vokal dan Visual:
    • Suara:ย Variasikan intonasi (naik-turun), kecepatan (cepat-lambat), dan volume (keras-berbisis) untuk menekankan poin penting.
    • Bahasa Tubuh:ย Gunakan kontak mata yang menyebar, gerakan tangan yang terbuka, dan postur tubuh yang percaya diri. Hindari berdiri kaku di belakang podium.
    • Ekspresi Wajah:ย Tunjukkan ekspresi yang sesuai dengan konten: serius saat menyampaikan data, empati saat bercerita, semangat saat mengajak beraksi.
  2. Penggunaan Media Pendukung:
    • Visual, Bukan Teks:ย Gunakan lebih banyak gambar, infografis, atau video pendek daripada slide berisi bullet point.
    • Video Testimoni:ย Tampilkan video singkat dari mantan pengguna atau ahli yang relatable.
    • Tools Interaktif:ย Manfaatkan platform seperti Mentimeter atau Kahoot! untuk membuat polling atau kuis real-time tentang pengetahuan narkoba.
  3. Teknik Bercerita (Storytelling):
    • Guru adalah ahli bercerita. Gunakan teknik ini. Buat karakter, konflik, dan resolusi. Cerita tentang “Andi, siswa berprestasi yang hancur karena coba-coba” lebih berbekas daripada daftar efek samping.

Pilar 3: Manajemen Interaksi dan Penanganan Pertanyaan Sulit

Sesi tanya jawab adalah momen krusial untuk mengklarifikasi dan meyakinkan.

  1. Antisipasi Pertanyaan:
    • Siapkan daftar pertanyaan yang mungkin muncul: “Apakah sekali pakai langsung kecanduan?”, “Bagaimana kalau teman kita yang pakai?”, “Ganja kan dari alam, lebih aman ya?”
    • Siapkan jawaban yang singkat, padat, dan berbasis fakta.
  2. Teknik Menangani Pertanyaan Kritis atau Provokatif:
    • Jangan Terpancing:ย Tetap tenang dan profesional.
    • Validasi Pertanyaan:ย “Itu pertanyaan yang bagus, terima kasih sudah berani bertanya.”
    • Jawab dengan Fakta:ย Berikan jawaban berdasarkan data dan ilmu pengetahuan.
    • Alihkan dengan Elegan:ย Jika pertanyaan terlalu personal atau di luar topik, katakan, “Mari kita fokus pada pencegahan untuk masa depan kita bersama. Untuk kasus tertentu, bisa kita diskusikan nanti secara privat.”
  3. Membangun Koneksi dan Kepercayaan:
    • Jadilah Diri Sendiri:ย Keautentikan adalah kunci. Guru harus berbicara dari hati, bukan sekadar menghafal skrip.
    • Tunjukkan Empati:ย Akui bahwa tekanan pergaulan itu nyata dan berat. Posisikan diri sebagai “teman yang lebih tua dan bijak”, bukan “hakim”.

Rencana Aksi dan Pelatihan

  1. Workshop Public Speaking Khusus P4GN:
    • Untuk:ย Semua guru penggiat P4GN di Depok.
    • Materi:ย Teknik di atas, dilengkapi dengan sesiย role-playย untuk mensimulasikan berbagai skenario (berbicara di kelas, di depan orang tua, di komunitas).
    • Output:ย Setiap guru memiliki “Toolkit Public Speaking” yang berisi struktur presentasi, bank cerita, data lokal, dan respons untuk pertanyaan umum.
  2. Pembuatan “Bank Konten” Depok:
    • Kumpulkan data, infografis, video, dan cerita sukses pencegahan dari Depok yang bisa digunakan oleh semua guru.
  3. Mentoring dan Kelompok Berbagi:
    • Bentuk kelompok kecil guru untuk saling memberikan umpan balik (feedback) atas teknik public speaking mereka. Rekam presentasi mereka dan analisis bersama.
  4. Kolaborasi dengan Ahli:
    • Ajak psikolog, konselor adiksi, atau perwakilan BNN Depok untuk memberikan perspektif mendalam yang dapat memperkaya materi public speaking guru.

Kesimpulan

Strategi public speaking ini tidak hanya tentang “cara berbicara”, tetapi tentangย cara berpikir dan berkomunikasi sebagai agen perubahan. Dengan pendekatan yang kontekstual (khas Depok), terstruktur, dan penuh empati, guru-guru penggiat P4GN di Depok akan memiliki pengaruh yang lebih besar dalam menciptakan generasi muda yang bersih dari narkoba.

Semoga strategi ini dapat menjadi panduan yang bermanfaat. Jika perlu pengembangan lebih lanjut atau modul pelatihan, saya siap untuk berkolaborasi.

ke BNN RI … lagi

Begini penampakan saya saat mendapat kehormatan bersinergi dengan BNN RI pada kegiatan Akselerasi Asta Cita Melalui Pembentukan Kader/Relawan Aktif Anti Narkoba di Provinsi DKI Jakarta sebanyak 200 orang yang dilaksanakan di Ruang Rapat Gedung BRI Cabang Otista Jl. Otista No. 72. Jakarta Timur, Rabu, 15 Oktober 2025. Sebelum kegiatan ini saya bersinergi dengan BNN RI pada akhir Juli 2025 di Pusdiklat BNN RI Lido sukabumi, ceritanya saya share disini.

Ini sebagai tindak lanjut dari surat di bawah ini.

Ini presentasi saya yang ke 1.323 sejak tahun 1990 atau ke 43 di tahun 2025, jika ingin tahu jejak-jejak yang lain silahkan lihat di sini.  Dokumentasi foto dan video kegiatan training-training dan seminar-seminar saya bisa dinikmati di akun tiktok@dwitagama, ada juga  di instagram @dwitagama, ratusan foto-foto ada di  fanpage facebook atau facebook saya, ada juga di Blog Trainer Kita, ratusan slide saya bisa dilihat dan diunduh di slideshare.net/dwitagama, slide-slide yang saya proses dengan AI (Artificial Intelligent) bisa anda lihat disini, penggemar podcast bisa simak celoteh saya Podcast Negeri Paman Besut di spotify, celoteh pribadi saya ada di blog pendidik, opini saya tersimpan dengan sangat baik di kompasiana.com/dwitagama, hasil hunting foto saya didokumentasikan di blog fotodedi, dan video-video dokumentasi kegiatan saya yang lebih 5.93 K subscribernya dan lebih dari 2.000 videonya ada di channel youtube saya @dwitagama, adakah wajah yang anda kenal atau ada wajah anda sendiri?.

Narasumber Terfavorit

Saya dapat PENGHARGAAN NARA SUMBER TERFAVORIT dari panitia KBMN Gel-33 IGTIK PB PGRI, saya sukaaaaa โ€ฆ. alhamdulillah. Terima kasih panitia atas apresiasi buat saya โ€ฆ. padahal sebelum sessi zoom berlangsung saya bilang ke moderator bahwa materi saya hanya merespon pertanyaan peserta, jika tak ada pertanyaan saya akan menghentikan sessi saya dan langsung leave zoom, karena saya merasa pelaksanaan seminar melalui zoom itu jadi kebutuhan pemateri, peserta bisa tak peduli atau melakukan apapun sementara penyaji kerja keras menyajikan sesuatu. Selengkapnya silahkan baca disini.

Yel-yel Kapal-STM Penerbangan-SMKN 29 Jakarta

Video di atas saya posting di chanel youtube saya pada 25 Maret 2012 waktu itu taruna-taruni Kapal-STM Penerbangan-SMKN 29 Jakarta baru saja mengikuti LDK dengan TNI AU di suatu tempat di Bogor. Pada saat persiapan saya berharap dari kegiatan itu menghasilkan LIMA yel-yel yang akan ditampilkan di Kapal-STM Penerbangan-SMKN 29 Jakarta untuk kemudian akan diadakan pooling atau pemungutan suara untuk memilih satu yang terbaik dan akan jadi materi wajib buat semua taruna taruni Kapal-STM Penerbangan-SMKN 29 Jakarta.

Setelah kembali ke sekolah rupanya hanya menghasilkan satu yel-yel Kapal-STM Penerbangan-SMKN 29 Jakarta, dan mulailah disosialisasikan ke semua kelas-kelas dan ditampilkan secara bergatian setiap ada kesempatan di sekolah.

Alhamdulillah, ternyata yel-yel yang dibuat tahun 2012 itu masih dilestarikan hingga 2025, seperti terlihat pada video di atas yang diposting oleh Bapak Suharmadi, guru Kapal-STM Penerbangan-SMKN 29 Jakarta pada awal Oktober 2025 saat kegiatan LDKO taruna taruni Kapal-STM Penerbangan-SMKN 29 Jakarta di Puncak Bogor.

Sekolah seharusnya punya beberapa hal yang bisa dilakukan bersama-sama dengan cara menyenangkan, diantaranya lagu. Sebaiknya sekolah memiliki beberapa lagu selain mars sekolah. Lagu-lagu itu berisi aneka tema yang saat dinyanyikan bareng atau sendiri bisa jadi menyenangkan buat pelaku dan yang menonton, kalo kamu?

Halaman Baru di Blog Baru

Surat di atas adalah salah satu bukti yang membuat saya hadir di UNJ, banyak surat-surat lainnya yang bisa catatan buat saya dan kenangan bagi lembaga yang mengundang saya, selengkapnya bisa disimak disini.

Menemukan Jurnalis di SMKN 29 Jakarta, Namanya Ferizka Imanuel

Ferizka Imanuel nama murid saya tahun 2012, saya mengenalnya di SMKN 29 Jakarta, dan saya sudah melihat bakat dia melakukan reportase untuk mereview pesawat hasil produksi teman-temannya pada 5 April 2012, itu saya dokumentasikan dengan telepon genggam saya dan saya titip di youtube yang sudah ditonton 7.5K views sejak ditayangkan 13 tahun lalu.

Instagram di atas adalah dokumentasi kompas.tv 23 Juni 2025 Ferizka mereview St. Petersberg Rusia. dia sudah menjadi reporter dan kameraman kompas.tv yang sudah keliling banyak negara di dunia meliput kegiatan kepala negara.

Ah …. suka sekali saya, bangga tiada tara … anak kapal/STM Penerbangan Jakarta/SMKN 29 Jakarta sudah mendunia, dan saya menemukan orang hebat itu belasan tahun lebih dulu dari kompas.tv. Sekarang saya sedang mempersiapkan diri diwawancara oleh kompas.tv buat bercerita bagaimana saya menemukan jurnalis sejak di bangku SMK, kalo kamu?.

Pak Dedi Fotografer

Memotret adalah salah satu hobby saya, foto di atas adalah salah satu foto saya yang saya capture 2010 di Bali saat menyaksikan pentas tari kecak di Uluwatu Bali, tertarik menikmati foto-foto saya lainnya, silahkan klik disini.

ROKOK sama dengan KUE?

Cerdasnya bos rokok, dia ang bikin dia yang kaya tapi ga mau isap racunnya sendiri apakah kalian sadar …

Ngga tahu kenapa ya, koq bisa sih …

Jadi anda tak percaya akan produk anda? Bukan begitu …

cerdas ya …

pabriknya cetak …

kenapa pembuatnya terang-terangan …

kalo kamu ga nyaman dengar ini …

tapi untuk …

Saya bermaksud menulis kata-kata yang diucapkan pada konten diatas, tapi ga bisa kerana saya kasihan dengan para perokok, kalo kamu?

Strategi Remaja Menghadapi Bullying & Narkoba

Ini bakal jadi presentasi saya yang ke ke 1.316 โ€“ 1.317 sejak tahun 1990 or yang ke-37 โ€“ 38 di tahun 2025 di SMKN 72 Jakarta Barat, jika ingin tahu jejak-jejak yang lain silahkan lihatย di sini.

Strategi untuk pelajar agar terhindar dari penyalahgunaan narkoba dan mampu bersikap tepat menghadapi bullying atau kekerasan adalah sebagai berikut:

Pembangunan ketahanan internal dan pencegahan. Kunci utama adalah membangun self-esteem yang positif dan keterampilan hidup. Pelajar perlu didorong untuk mengenali potensi diri, terlibat dalam kegiatan positif seperti olahraga atau kesenian, dan memiliki hobi yang membangun. Dengan identitas diri yang kuat dan waktu yang terisi produktif, daya tolak terhadap tawaran narkoba akan meningkat. Selain itu, latihlah keterampilan untuk berkata “TIDAK” secara tegas dan percaya diri ketika menghadapi tekanan pergaulan, baik terhadap narkoba maupun ajakan untuk mem-bully. Pendidikan tentang dampak nyata narkoba bagi masa depan dan bahaya bullying juga harus diberikan secara realistis, bukan dengan menakut-nakuti.

Strategi responsif dan protektif saat menghadapi ancaman langsung. Jika dihadapkan pada situasi bullying atau tawaran narkoba, langkah pertama adalah menjaga keselamatan fisik. Untuk bullying, ajarkan untuk tetap tenang, menunjukkan bahasa tubuh percaya diri, dan segera menjauh dari situasi tersebut. Jangan membalas karena dapat memperkeruh keadaan. Untuk menolak narkoba, gunakan strategi seperti mengalihkan topik pembicaraan atau memberikan alasan yang jelas (misalnya, “Aku harus menjaga kondisi untuk lomba”). Yang terpenting, pelajar harus memahami bahwa melapor bukanlah tindakan pengecut, melainkan tindakan berani untuk menyelamatkan diri dan orang lain. Catat detail kejadian dan segera cari bantuan dari orang dewasa tepercaya, seperti guru, konselor, atau orang tua.

Pentingnya sistem pendukung dan lingkungan yang aman. Ketahanan individu harus didukung oleh komunitas yang peduli. Sekolah perlu menciptakan iklim yang tidak mentolerir kekerasan dan narkoba dengan memiliki protokol pelaporan yang jelas dan aman bagi korban. Pelajar harus didorong untuk menjadi “upstander”, bukan sekadar “bystander”; yaitu berani bersuara atau memberikan dukungan ketika melihat temannya menjadi korban. Di rumah, komunikasi terbuka dengan orang tua adalah fondasi utama. Dengan membangun jejaring yang solid antara diri sendiri, teman-teman positif, keluarga, dan sekolah, setiap pelajar akan memiliki perisai sosial yang kuat untuk menghadapi berbagai tantangan tersebut.

Dokumentasi foto dan video kegiatan training-training dan seminar-seminar saya bisa dinikmati di akun tiktok@dwitagama, ada juga  di instagram @dwitagama, ratusan foto-foto ada di  fanpage facebook atau facebook saya, ada juga di Blog Trainer Kita, ratusan slide saya bisa dilihat dan diunduh di slideshare.net/dwitagama, slide-slide yang saya proses dengan AI (Artificial Intelligent) bisa anda lihat disini, penggemar podcast bisa simak celoteh saya Podcast Negeri Paman Besut di spotify, celoteh pribadi saya ada di blog pendidik, opini saya tersimpan dengan sangat baik di kompasiana.com/dwitagama, hasil hunting foto saya didokumentasikan di blog fotodedi, dan video-video dokumentasi kegiatan saya yang lebih 5.93 K subscribernya dan lebih dari 2.000 videonya ada di channel youtube saya @dwitagama, adakah wajah yang anda kenal atau ada wajah anda sendiri disana?.

Diskusi Bonusnya Kaos

Kemampuan bertanya sering kali dipandang sebelah mata dan dianggap sebagai tanda ketidaktahuan. Padahal, dalam dunia pendidikan dan profesional, justru kemampuan inilah yang menjadi pembeda utama antara individu yang biasa-biasa saja dengan mereka yang meraih kesuksesan luar biasa. Pertanyaan yang diajukan dengan tepat bukanlah bentuk kelemahan, melainkan cermin dari rasa ingin tahu yang mendalam, kemampuan analitis, dan keberanian untuk menantang status quo. Orang yang sukses memahami bahwa jawaban yang tepat hanya bisa didapatkan jika pertanyaannya juga tepat. Dengan demikian, menguasai seni bertanya sama dengan menguasai seni mempelajari hal baru dan memecahkan masalah kompleks.

Lebih jauh lagi, kemampuan bertanya yang baik secara langsung melatih critical thinking dan problem-solving skillsโ€”dua kompetensi paling krusial di abad ke-21. Seseorang yang terlatih untuk mengajukan pertanyaan mendalam seperti “Mengapa demikian?”, “Bagaimana jika?”, atau “Apa dampak jangka panjangnya?” tidak akan mudah puas dengan informasi yang diterima secara mentah. Mereka akan menggali lebih dalam, menganalisis dari berbagai sudut pandang, dan pada akhirnya sampai pada solusi yang lebih inovatif dan berkelanjutan. Proses ini mengasah ketajaman pikiran dan membentuk pola pikir yang proaktif, bukan reaktif, yang merupakan fondasi dari setiap pencapaian sukses.

Pada akhirnya, kesuksesan jarang merupakan perjalanan soliter; ia dibangun melalui kolaborasi dan komunikasi yang efektif. Di sinilah kemampuan bertanya memainkan peran sosialnya yang paling vital. Pertanyaan yang diajukan dengan empati dan rasa hormat dapat membangun hubungan yang kuat, membuka jaringan (networking), dan memfasilitasi mentorship. Dengan bertanya, kita menunjukkan penghargaan terhadap pendapat orang lain, mendorong keterbukaan, dan menciptakan lingkungan dimana ide-ide brilian dapat tumbuh. Oleh karena itu, melatih generasi muda untuk berani dan cerdas dalam bertanya bukan hanya tentang mengejar nilai akademik, tetapi tentang mempersiapkan mereka menjadi pemimpin dan inovator yang sukses di masa depan.

Saya selalu berusaha memberikan hadiah di setiap kehadiran saya memenuhi undangan seminar” or diskusi di berbagai tempat, hadiahnya bisa macam” misalnya, dulu saya memberi kartu perdana, voucer pulsa, voucer paket data dan sekarang saya menyiapkan banyak kaos yang saya disain sendiri untuk saya hadiahkan kepada peserta yang jadi penanya terbaik saat berinteraksi dengan saya, disebabkan karena hal-hal di atas. Kalo kamu?.

SMKN 71 Jakarta … I am coming

Slidenya sudah saya upload di slide share dan bisa diunduh diย https://www.slideshare.net/slideshow/pelatihan-pencegahan-perudungan-smkn-71-jakarta-pptx/283008240

2.222 Subscriber Blog Pendidik

Saya terkejut, suka dan bersyukur …. alhamdulillah bangets, dapat notifikasi dari wordpress bahwa subscriber saya mencapai jumlah 2.222 orang. Makasih buat semua yang sudah berlangganan posting” saya di blog ini, buat kamu yang udah ngunjungin blog ini juga saya berterima kasih walau anda belum jadi subscriber, kalo kamu?.

Rekap Dedi Dwitagama Juli 2025

Ini sessi saya yang pertama di bulan Juli 2025 untuk relawan pencegahan narkoba BNNK Depok Jawa Barat tepatnya di kelurahan Tanah Baru , topiknya Public Speaking, semoga bisa menginspirasi dan membuat relawan di Depok semakin percaya diri menjadi relawan dan bisa membuat narkoba tak makin meraja lela di Depok, semangat Bapak, Ibu!!!.

Bersarung, saya sangat menikmati keseriusan Kasubbag TU Departeman Agama RI membahas budaya kerja, pesertanya banyak dari seluruh Indonesia, pertanyaannya bermutu, vibes nya serius berat dan ini pasti menggambarkan keseriusan mereka bekerja di seluruh Indonesia, selamat berjuang buat Bapak, Ibu di seantero negeri melayani penduduknya.

Saya sangat serius menyimak guru” hebat di SEKOLAH ISLAM MENTARI INDONESIA Bekasi melakukan presentasi hasil workshop kelompok mereka bertajuk persiapan guru di awal tahun ajaran. Saya seharian menemani guru” Sekolah Islam Mentari Indonesia mendiskusikan PERSIAPAN GURU AWAL TAHUN, DEEP LEARNING & MENJADI GURU PROFESIONAL

SMKN 57 Jakarta jadi persinggahan saya berikutnya masih di bulan Juli 2025, topiknya HIDUP SEHAT TANPA NARKOBA jadi target saya untuk murid” baru SMKN 57 Jakarta. Seru banget suasanannya, 300 orang menyimak dengan baik dan banyak yang mengajukan pertanyaan, di aula SMKN 57 Jakarta yang keren, sukaaaa deh.

SDN KENARI 08 Jakarta mengundang saya untuk sharing tentang PEMANFAATAN TEKNOLOGI BAGI GURU SEKOLAH DASAR di Komplek Pendidikan Salemba Jakarta Pusat. Pertanyaanya guru”nya luar biasa, membuat waktu habis tak terasa. Semoga aja sekarang mereka sudah makin canggih memanfaatkan teknologi buat pembelajaran.

Pengembangan karakter dan budaya positif pada remaja memerlukan sinergi antara pendidikan formal, lingkungan sosial, keluarga, dan kesadaran diri. Dengan kombinasi praktik harian, kegiatan bermakna, dan dukungan sistemik, remaja Indonesia dapat tumbuh menjadi generasi yang berkarakter kuat dan berkontribusi positif bagi masyarakat.

Demikian inti materi saya pada kegiatan diskusi dengan siswa baru SMKN 37 Jakarta MPLS 17 Juli 2025, saya berharap mereka mampu survive belajar di SMK hingga lulus dan melanjutkan ke perguruan tinggi atau bekerja sesuai keahliannya.

Branding kepala sekolah adalah upaya membangun citra positif dan reputasi yang kuat bagi seorang kepala sekolah, yang pada gilirannya dapat berdampak pada citra sekolah secara keseluruhan. Ini bukan hanya tentang nama dan jabatan, tetapi juga tentang bagaimana seorang kepala sekolah dipandang oleh masyarakat, termasuk orang tua, siswa, dan guru. 

Terima kasih kepada Ketua PCM Muhammadiyah Cilengsi, melalui Bapak Namin AB Ibnu Solihin yang berkenan bersinergi dan mensupport sessi saya bertajuk HEADMASTER BRANDING, juga buat panitia PCM Muhammadiyah Cilengsi yang sangat serius support sessi saya pada 18 Juli 2025.

Teknik public speaking yang efektif untuk menyampaikan pesan pencegahan penyalahgunaan narkoba, khususnya saat berbicara di depan remaja atau komunitas:

Mulai dengan Pembuka yang Menarik

  • Cerita Personal atau Testimoni:
    โ€œDulu, saya punya teman yang pintar dan aktif di sekolah. Tapi setelah mencoba narkoba, hidupnya berubah 180 derajatโ€ฆโ€
  • Fakta Mengejutkan:
    โ€œTahu nggak? 1 dari 5 remaja di Indonesia pernah ditawari narkoba. Hari ini, kita akan bahas cara menghindarinya!โ€

Demikian ringkasan materi saya pada kegiatan Public Speaking untuk Guru-guru di Tanjung Priok, BNNK Jakarta Pusat 29 Juli 2025.

Sebagai penyuluh anti-narkoba, pendekatan yang efektif untuk menyampaikan penyuluhan kepada orang dewasa memerlukan strategi yang relevan, interaktif, dan berbasis kebutuhan mereka. Berikut beberapa cara yang bisa Anda terapkan:

Pahami Audiens dan Kebutuhannya

  • Orang dewasa cenderung lebih tertarik pada materi yang langsung aplikatif dalam kehidupan sehari-hari.
  • Kenali latar belakang mereka (pendidikan, pekerjaan, lingkungan sosial) untuk menyesuaikan penyampaian.
  • Jika audiens adalah orang tua, tekankan dampak narkoba pada keluarga dan anak-anak.
  • Jika pekerja/karyawan, fokus pada produktivitas, risiko hukum, dan kesehatan.

Demikian rekap kehadiran saya di berbagai forum dan tempat di Jakarta, Depok, dan Sukabumi, daerah manakah yang akan saya kunjungi berikutnya, silahkan simak reportase training or seminar” saya disana – klik deh.

Dance Tabola bale

Dance Tabola bale mengganggu perhatian saya, gangguan yang menyenangkan … suka ngikutin gerakannya dan masuk banget musiknya bikin hati gembira …. Indonesia timur itu banyak potensinya, bukan cuma komodo dan Labuan Bajo, kamu suka?.

Komitmen Menuls Blog, Menemani Gutu-guru Hebat IGTIK PB PGRI

slideshare.net/dwitagama

Anda punya blog tapi sulit buat terus komit nulis dan posting di blog?. Berikut adalah beberapa langkah praktis untuk membantu kamu berkomitmen menulis blog secara konsisten:

1. Tetapkan Tujuan yang Jelas

  • Tanya diri sendiri:
    • “Mengapa saya ingin ngeblog?” (Misal: berbagi ilmu, branding pribadi, penghasilan pasif, hooby, ngabarin sekolah, or apa aja).
    • “Siapa target pembaca saya?, or anda tak peduli siapa pembaca blog anda juga gapapa”
  • Tulis tujuan ini dan letakkan di tempat yang mudah dilihat sebagai pengingat, kalo sudah ada, jika tak ada tulis aja dan posting di blog anda dan nanti tujuannya akan anda dapat.

2. Buat Jadwal Menulis

  • Contoh jadwal:
    • 2 artikel/minggu (Selasa & Jumat).
    • 30 menit/hari untuk riset atau drafting.
    • Tak punya jadwal? … gapapa, yang penting posting kapan aja
  • Gunakan tools seperti Google Calendar atau Trello untuk mengatur deadline, suka” anda juga boleh.

3. Mulai dari Topik Sederhana

  • Jika bingung, gunakan teknik “Mind Dump”:
    • Tulis semua ide yang muncul di kepala (contoh: pengalaman pribadi, tutorial singkat, review produk, membuat cerita foto or apa aja).
  • Prioritaskan topik yang paling dikuasai atau paling menarik minat, jika tidak lakukan riset sebanyak mungkin.

4. Bangun Kebiasaan

  • Teknik “2 Menit Rule”:
    • Mulai dengan menulis 2 menit saja setiap hari (lambat laun durasi akan bertambah).
  • Habit stacking:
    • Gabungkan dengan kebiasaan lain (misal: setelah sarapan, langsung buka laptop untuk menulis, sebelum pulang dari sekolah, sambil menunggu istri belanja, dsb).

5. Minimalisasi Distraksi

  • Matikan notifikasi media sosial saat menulis.
  • Gunakan aplikasi seperti Focus To-Do (Pomodoro Timer) untuk fokus 25 menit non-stop.

6. Publikasi Rutin, Sekecil Apa Pun

  • Kualitas vs. Konsistensi:
    • Lebih baik posting artikel pendek tapi rutin daripada menunggu “sempurna”.
  • Contoh: Mulai dengan 300 kata dulu, lalu tingkatkan perlahan.

7. Cari Akuntabilitas

  • Partner menulis: Cari teman sesama blogger untuk saling mengingatkan, kinjungi blog siapa aja yang anda suka.
  • Komunitas: Ikut grup Facebook/Telegram blogger untuk bertukar motivasi.
  • Update progres di media sosial: “Hari ini saya sudah publish artikel tentang X. Baca di [link]!”

8. Review dan Rayakan Progress

  • Setiap bulan, evaluasi:
    • Berapa artikel yang terbit?
    • Apa respon pembaca?
  • Rayakan pencapaian kecil (contoh: treat diri sendiri setelah 10 artikel).

9. Ingat: Konsistensi > Kesempurnaan

  • Jangan terjebak edit berulang-ulang, segera posting.
  • Tips: Setelah draft selesai, istirahat 1 jam, lalu baca ulang dan edit sekali saja sebelum publish.

10. Gunakan Sistem “Bank Konten”

  • Siapkan folder berisi:
    • Draft kasar (untuk diolah saat deadline).
    • Daftar ide cadangan (jika mentok).

11. Promosi Blog Anda di Group-group WhatsApp yang ada or ke tiap orang di HP anda.

Contoh Komitmen Nyata:
“Saya akan publish setiap Senin & Kamis, dengan minimal 1 artikel tutorial seputar digital marketing. Saya akan menulis 30 menit setiap pagi sebelum bekerja.”

Dengan langkah-langkah di atas, komitmen menulis blog akan lebih terstruktur dan berkelanjutan. Kuncinya adalah memulai, bukan menunggu inspirasi. Semangat!

Ini bahan presentasi saya tanggal 18 Agustus 2025 jadi yang ke dua puluh sembilan di tahun 2025 dan yang ke ke 1.309 sejak tahun 1990, jika ingin tahu jejak-jejak yang lain silahkan lihatย di sini.ย  Dokumentasi foto dan video kegiatan training-training dan seminar-seminar saya bisa dinikmati di akunย tiktok@dwitagama, ada jugaย ย di instagram @dwitagama,ย ratusan foto-foto ada diย ย fanpage facebookย atauย facebookย saya, ada juga diย Blog Trainer Kita, ratusan slide saya bisa dilihat dan diunduh diย slideshare.net/dwitagama, slide-slide yang saya proses dengan AI (Artificial Intelligent) bisa andaย lihat disini, penggemar podcast bisa simak celoteh sayaย Podcast Negeri Paman Besut di spotify,ย celoteh pribadi saya ada diย blog pendidik, opini saya tersimpan dengan sangat baik diย kompasiana.com/dwitagama, hasil hunting foto saya didokumentasikan diย blog fotodedi, dan video-video dokumentasi kegiatan saya yang lebih 5.93 K subscribernya dan lebih dari 2.000 videonya ada diย channel youtube saya @dwitagama,ย adakah wajah yang anda kenal atau ada wajah anda sendiri disana?.

Hari Merdeka?

Peringatan hari merdeka selalu diadakan setiap 17 Agustus, tapi setelah itu warga negara lupa bahwa mereka tak merdeka dalam hal transportasi.

Suami istri dengan dua anak di rumahnya terparkir 4 sepeda motor dan dua mobil. Setiap anggota keluarga pakai sepeda motor untuk berbagai keperluan seperti ke pasar, ke rumah sakit, ke sekolah, le kantor, dsb.

Mobil digunakan untuk keperluan keluarga dan kegiatan tertentu anak pertama.

Sepintas keluarga itu tampak Makmur padahal mereka sedang memamurkan negerinya karena tiap tahun membayar pajak 6 kendaraannya.

Negaranya seolah makmur banyak pendapatnya padahal mayoritas itu dari pajak rakyat alias memungut uang rakyat sendiri, yang faktanya banyak dikorupsi dan digunakan secara tak benar, … endingnya negara menghutang dari negara lain untuk membiayai program pembangunannya.

Merdeka?

Kurikulum Deep Learning atau Pelajaran Mendalam SMP

“Kenapa Kali Ciliwung berwarna hitam?”

Itu bisa jadi pertanyaan pemantik saat menerapkan kurikulum Deep Learning atau Pelajaran Mendalam.

Kurikulum Merdeka akan diganti menjadi Kurikulum Deep Learning seiring usulan
Menteri Pendidikan yang baru. Kurikulum Deep Learning adalah sistem
pembelajaran yang didesain untuk menguatkan pemahaman siswa melalui
pendekatan lebih dalam.

Tujuannya adalah memberikan pengalaman belajar lebih bermakna sekaligus
menyenangkan bagi siswa. Hal ini didukung oleh tiga pilar utama dalam
Kurikulum Deep Learning, yaitu Mindful Learning, Meaningful Learning, dan Joyfull
Learning.

Abdul Muโ€™ti, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) menggagas
perubahan Kurikulum Merdeka menjadi Kurikulum Deep Learning.
Kurikulum Deep Learning adalah program pembelajaran yang dirancang untuk
meningkatkan pemahaman siswa dengan berpikir kritis, eksplorasi, dan partisipasi
aktif.

Menurut buku Pengantar Dasar Deep Learning karya Rometdo Muzawi,
M.Kom.,CEH.,CCNA (2024:29), deep learning adalah cabang dari kecerdasan
buatan (AI) dan machine learning yang memanfaatkan neural network multiple
layer untuk menyelesaikan tugas dengan ketepatan tinggi.

Riset mengenai deep learning telah berlangsung sejak tahun 80-an, tetapi baru
dikembangkan kembali setelah era serba teknologi sekarang ini. Penerapan deep
learning pada komputer memungkinkan untuk mengolah data serupa dengan cara
kerja otak manusia.

Metode deep learning dapat mengidentifikasi pola yang rumit dalam gambar, teks,
suara, dan bentuk data lainnya sehingga menghasilkan wawasan dan prediksi
akurat. Dengan begitu, kecerdasan buatan akan mengerjakan berbagai tugas
secara otomatis tanpa membutuhkan bantuan kecerdasan manusia.

Artikel lengkapnya bisa anda simak disana.

Format RPP KURIKULUM PELAJARAN MENDALAM bisa diunduh disini.

Contoh MODUL AJAR PEMBELAJARAN MENDALAM bisa diunduh disini.