Oleh: deetha | September 22, 2008

Angin Bawakan Kabar Gembira

Deburan ombak melantunkan lagu

Irama sendu mengalun merdu

Tiupan angin berbisik syahdu

Angan terukir beralas batu

Hati gundah terbayang masa suram

Asa tertanam tak kunjung redam

Fantasi melayang ke ujung nirwana

Ingatan bangunkan harapan belaka

Dunia tampak maya karena hati meragu

Zaman inginkanku berlomba dengan waktu

Akal menolak dihasut nafsu

Jemu diriku dihantui belenggu

Api semangat mengomando maju

Niat sembuhkan hati yang pilu

Usaha digalakkan hasil menunggu

Wajah sumringah hati melega

Angin bawakan kabar gembira

Rona pipi memerah segera

Dahaga dan peluh bagai tak terasa

Hidup nelangsa sudah lewat masanya

Anugerah maha kuasa buktikan keesaan-Nya

Naluriku pun berkata

Indahnya menapaki masa depan yang ceria

Oleh: deetha | September 20, 2008

Oase Kemunafikan

Sudah dua minggu ini, sosok pria misterius hadir dalam kehidupanku. Dia tidak menampakkan batang hidungnya, suaranya, bahkan aura kehadirannya pun tak pernah kurasakan. Dia seseorang yang benar-benar ada tetapi tidak pernah ada. Entahlah, kenapa dia menjuluki dirinya Pria 12.00 pm. Aku pun tidak ingin tahu. Logikanya, dia selalu hadir tepat pukul 12.00 pm di mana sejak detik itu malam-malamku tak pernah lagi dihiasi bunga tidur yang mencanduiku setiap malam.

Pria 12.00 pm hanyalah seorang pecundang. Seorang pecundang mencari kenalan dengan sms salah sambung dan sudah kodratnya dari hanya perkenalan basa-basi berlanjut dengan pertanyaan menuju hal yang spesifik. Dia jadi ingin tahu kehidupan pribadiku. Selalu mengorek-ngorek dan menginterogasiku. Menyebalkan, sudah seharusnya aku acuhkan. Tetapi, ingin mengacuhkannya pun, sayang. Mungkin, karena dia datang pada waktu yang tepat. Saat aku membutuhkan teman untuk menampung keluh kesahku. Meski ia tak pernah tahu siapa yang aku bicarakan, dia selalu menanggapi semua sms yang kukirimkan padanya. Karena itu, meskipun diriku dilanda kantuk yang berat, aku akan berusaha bangkit membaca smsnya. Baca Selengkapnya..

Kategori

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai