Pengertian Deadlock dan Starvation

Deadlock dalam arti sebenarnya adalah kebuntuan dan dimaksudkan adalah kebuntuan proses. jadi deadlock ialah suatu kondisi dimana proses tidak berjalan lagi atau pun tidak ada komunikasi lagi antar proses.

Penanggulangan Deadlock

  1. Mengabaikan masalah Deadlock
    1. Metode Algoritma Ostrich dengan informasi sumber daya mana yang akan diminta suatu proses dan berapa lama akan digunakan, maka dapat diputuskan apakah suatu proses harus menunggu atau tidak.
  2. Mendeteksi dan memperbaiki
    1. Algoritma ini akan mendeteksi sistem mana yang terlibat di dalamnya
  3. Menghindari Deadlock dengan 2 cara
    1. Jangan memulai proses apapun jika proses tersebut akan membawa kita pada kondisi Deadlock jadi ketika menuju Deadlock sudah dicegah
    2. Jangan memberi kesempatan pada suatu proses untuk meminta sumber daya lagi
  4. Pencegahan Deadlock
    1. Mutual Exclusion adalah sumber daya yang tidak dapat dipakai bersamaan pada waktu yang bersamaan.
    2. Hold and wait adalah suatu proses yang memiliki minimal satu buah sumber daya melakukan request lagi terhadap sumber daya namun sumber dayanya sedang dimiliki oleh proses yang lain.
    3. Non-preemptive ialah sumber daya hanya dapat dilepaskan pleh proses yang memilikinya secara sukarela setelah ia selesai menggunakannya.
    4. Circular wait ialah kondisi seperti rantai, yaitu sebuah proses membutuhkan sumber daya yang dipegang proses berikutnya.

Starvation adalah sebuah kondisi dimana ada satu atau lebih proses yang tidak pernah dieksekusi karena tidak pernah mendapat jatah sumber daya

Kongkurensi dan Interaksi antar Proses

Kongkurensi

Adalah sebuah kondisi dimana terdapat lebih dari satu proses berada pada saat yang sama.

Berhubungan dengan alokasi waktu untuk proses – proses yang aktif, pemakaian bersama dan persaingan untuk mendapat sumberdaya.

Kongkurensi banyak terjadi untuk banyak aplikasi, untuk strukturisasi dari aplikasi, untuk strukturisasi dari satu proses, untuk strukturisasi sistem operasi.

Penanganannya

  • Mengetahui proses – proses yang aktif
  • Alokasi dan Dealokasi beragam sumberdaya untuk tiap proses aktif
  • Harus punya prediksi kapan proses berakhir secara independen

Interaksi antar Proses

  • Proses – proses saling tidak peduli (independen) adalah proses ini tidak dimaksudkan bekerja untuk satu tujuan.
  • Proses – proses saling mempedulikan secara tidak langsung adalah proses dalam satu tujuan namun tidak mempedulikan.
  • Poses – proses saling peduli secara langsung adalah proses saling kerjasama dalam suatu proses

Motivasi dan Persepsi

Pada kali ini saya akan membahas tentang Motivasi dan Persepsi

Memotivasi lebih cenderung dengan sesuatu hal yang Positif namun jika sesuatu hal yang Negatif disebut dengan Mempengaruhi.

Proses timbulnya Motivasi

1. Kebutuhan yang belum tercapai

2. Mencari cara memenuhi suatu kebutuhan

3. Perilaku mengarah ke tujuan

4. Evaluasi prestasi

5. Imbalan atau Hukuman

6. Kepuasan

7. Jika semua sudah tercapai kembali Balik ke titik awal karena manusia adalah makhluk yang tidak pernah puas

Motivasi ada 2 yaitu Eksternal dan Internal. Eksternal adalah motivasi yang terjadi karena pengaruh dari luar, sedangkan Internal adalah motivasi yang terjadi karena keinginan sendiri.

Pendekatan mengenai motivasi

1. Pendekatan tradisional

2. Pendekatan Human Ralations (hubungan antar Manusia)

3. Pendekatan Human Resource Management

Persepsi adalah cara pandang terhadap diri mereka

Faktor yang mempengaruhi persepsi adalah, faktor dalam diri pengarti, faktor dalam situasi, faktor dalam diri target.

Persepsi juga dipengaruhi oleh :

1. EQ (Emotional Quotient) Primary Process Thinking

2. IQ (Inteligents Quotient) Pengawas Realitas

3. Superego SQ (Spiritual Quotient)

Sekian penjelasan saya mengenai Motivasi dan Persepsi kali ini, jika ada yang belum dipahami silakan berikan komentar kalian. Terima Kasih.

Pengertian FCFS (First Come, First Served), SJF (Shortest-Job First), Priority Scheduling, dan Round Robin

FCFS (First Come, First Served)

Keterangan :

Cara mencari nilai no 4 adalah dengan cara menambahkan semua dari hasil lama eksekusi (3) pada setiap proses yang telah dikerjakan, namun jika waktu tiba lebih besar dari lama eksekusi, nilai yang dipakai adalah waktu tiba.

Kelemahan :

Menunggu lama jika proses yang terlebih dahulu dikerjakan terlalu besar

SJF (Shortest-Job First)

Cara kerjanya mengurutkan proses dengan waktu tiba yang sama dari lama eksekusi terkecil lebih dahulu.

Priority Scheduling

Melakukan proses yang memiliki prioritas tertinggi terlebih dahulu

Kelemahannya : jika proses dengan prioritas rendah akan lama dijalankan

Namun ada solusinya, jika proses dengan prioritas rendah akan dinaikkan prioritasnya dengan jangka waktu yang telah ditetapkan. Maka semua proses akan dapat diselesaikan.

Round Robin

melakukan perhitungan menggunakan Quantum, dengan mengurangi sebuah Lama Eksekusi dengan Quantum yang telah ditentukan Bergiliran sampai semua proses telah selesai.