“Bacalah apa yang Telah diwahyukan kepadamu, yaitu al-Kitab (Alquran) dan dirikanlah shalat.Sesungguhnya shalat itu mencegah dari (perbuatan- perbuatan) keji dan mungkar. Sesungguhnya mengingat Allah (shalat) adalah lebih besar (keutamaannya dari ibadah-ibadah yang lain). Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan.” (QS. Al-Ankabut [29]: 45)

Sesungguhnya sembahyangku, ibadatku, hidupku dan matiku kuserahkan hanya pada Allah tuhan seru sekelian alam. Sekali-kali tidaklah aku menyekutukanNya . Dan dengan demikian aku ditugaskan, dan aku adalah dari golongan orang-orang Muslim (Islam).
Berusahalah engkau menjadi seorang yang mempelajari ilmu fiqih dan juga menjalani tasawuf, dan janganlah kau hanya mengambil salah satunya.
Sesungguhnya demi Allah saya benar-benar ingin memberikan nasehat padamu. Orang yang hanya mempelajari ilmu fiqih tapi tidak mahu menjalani tasawuf, maka hatinya tidak dapat merasakan kelazatan takwa. Sedangkan orang yang hanya menjalani tasawuf tapi tidak mahu mempelajari ilmu fiqih, maka bagaimana bisa dia menjadi baik?
[Diwan Al-Imam Asy-Syafi'i, hal. 47]
________________________________________
Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati,semuanya itu akan diminta pertanggungan jawabnya" [Al-Isra' 17:36]
________________________________________
Berzikir dengan banyak TANPA berselawat ialah laluan untuk menjadi iblis, Manakala banyak berselawat dan banyak berzikir itu laluan untuk menjadi hamba Allah.
________________________________________
Rasulullah saw. bersabda,
“Barang siapa menginginkan soal-soal yang berhubungan dengan dunia, wajiblah ia memiliki ilmunya dan barangsiapa yang ingin selamat dan berbahagia di akhirat, wajiblah ia mengetahui ilmunya pula. dan barangsiapa yang menginginkan keduanya wajiblah ia memiliki ilmu kedua-duanya pula”. (HR. Bukhari dan Muslim)
________________________________________
Dan barangsiapa yang mentaati Allah dan Rasul(Nya), mereka itu akan bersama-sama dengan orang-orang yang dianugerahi nikmat oleh Allah, yaitu: Nabi-nabi, para shiddiiqiin, orang-orang yang mati syahid, dan orang-orang saleh. Dan mereka itulah teman yang sebaik-baiknya. QS An-Nissa ayat 69
________________________________________
“Jadilah seorang ulama atau pelajar atau pendengar atau pecinta ulama. Dan janganlah menjadi orang kelima, maka binasalah kamu.” ( Maqasidl – Jami’ush Shahir ). Abdul Barr r.a berkata, “Yang kelima ialah orang yang memperlihatkan permusuhan terhadap ulama.”
Rasulullah saw. bersabda, “Jadilah kamu seorang ulama atau pelajar agama. Dan jika tidak, cintailah ulama dan jangan membenci dan berniat jahat terhadap mereka.” ( Kitab Majmauz Zawaid ).
________________________________________
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا ادْخُلُوا فِي السِّلْمِ كَافَّةً وَلَا تَتَّبِعُوا خُطُوَاتِ الشَّيْطَانِ ۚ إِنَّهُ لَكُمْ عَدُوٌّ مُبِينٌ
Hai orang-orang yang beriman, masuklah kamu ke dalam Islam secara keseluruhannya, dan janganlah kamu turut langkah-langkah syaitan. Sesungguhnya syaitan itu musuh yang nyata bagimu.
Al-Baqara, Ayat 208.
Ingat pesanan guru
"Kalau kita hendak menasihati orang, Tanya hati kita dahulu Tujuan kita hendak beri nasihat atau hendak memberi malu pada orang. Apabila kita hendak menyampaikan ilmu kepada orang, Apakah tujuan kita?
Hendak berkongsi ilmu atau hendak menunjuk yang kita lebih tahu. Kalau kita hendak bercakap tentang sesuatu, kita tentu tahu niat kita, hendak menunjuk kita pandai atau rasa berkewajiban menyampaikan ilmu".
Ingatlah pahala sesuatu amal ditentukan oleh keikhlasan kita. Kalau tujuan bukan kerana Allah, amalan itu akan menjadi macam debu. Bukan pahala kita dapat tapi bala.
---------------------------------------------------
3 KATEGORI MANUSIA:
BERJAYA : Amalan Hari ini lebih baik daripada semalam
TERPEDAYA :Amalan Hari ini sama seperti semalam
CELAKA : Amalan Hari ini lebih teruk daripada semalam
"TIdak berkumpul satu kaum dalam majelis dan tidak disebut di dalamnya nama Allah serta tidak bershalawat kepada nabinya kecuali ditimpakan kepada mereka kebohongan. Kalau Allah menghendaki mereka akan disiksa dan kalau Dia berkehendak mereka diampuni."
(Tirmidzi)
"Tiga hal yang apabila seseorang berada di dalamnya akan merasakan manisnya iman. Pertama apabila orang itu mencintai Allah dan Rasul-Nya melebihi cintanya kepada yang lain." (Muttafaq 'alaih)
Berkata Al ‘Allamah Asy Syaikh Muhammad Nashiruddin Al Albani Rahimahullah:
فعلى كل مسلم أن يتنبه لذلك ، و لا يغفل عن ذكر الله عز و جل ، و الصلاة على
نبيه صلى الله عليه وسلم ، في كل مجلس يقعده ، و إلا كان عليه ترة و حسرة يوم
القيامة .
“Maka, wajib bagi setiap muslim diingatkan hal ini, dan jangan sampai dia lalai dari menyebut Allah ‘Azza wa Jalla dan bershalawat kepada NabiNya Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam pada setiap majelis yang dia berada, jika tidak, dia akan jauh dan menyesal pada hari kiamat nanti.” (As Silsilah Ash Shahihah, 1/118)
لِتُؤْمِنُوا بِاللَّهِ وَرَسُولِهِ وَتُعَزِّرُوهُ وَتُوَقِّرُوهُ وَتُسَبِّحُوهُ بُكْرَةً وَأَصِيلا
Supaya kamu sekalian beriman kepada Allah dan Rasul-Nya, menguatkan (agama)Nya, membesarkan-Nya. Dan bertasbih kepada-Nya di waktu pagi dan petang. (QS. Al-Fath: 9)
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا آمِنُوا بِاللَّهِ وَرَسُولِهِ وَالْكِتَابِ الَّذِي نَزَّلَ عَلَى رَسُولِهِ وَالْكِتَابِ الَّذِي أَنْزَلَ مِنْ قَبْلُ وَمَنْ يَكْفُرْ بِاللَّهِ وَمَلائِكَتِهِ وَكُتُبِهِ وَرُسُلِهِ وَالْيَوْمِ الآخِرِ فَقَدْ ضَلَّ ضَلالا بَعِيدًا
Wahai orang-orang yang beriman, tetaplah beriman kepada Allah dan Rasul-Nya dan kepada kitab yang Allah turunkan kepada Rasul-Nya, serta kitab yang Allah turunkan sebelumnya. Barangsiapa yang kafir kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, rasul-rasul-Nya, dan hari kemudian, maka sesungguhnya orang itu telah sesat sejauh-jauhnya. (QS. An-Nisaa: 136)
إِنَّمَا الْمُؤْمِنُونَ الَّذِينَ آمَنُوا بِاللَّهِ وَرَسُولِهِ ثُمَّ لَمْ يَرْتَابُوا وَجَاهَدُوا بِأَمْوَالِهِمْ وَأَنْفُسِهِمْ فِي سَبِيلِ اللَّهِ أُولَئِكَ هُمُ الصَّادِقُونَ
Sesungguhnya orang-orang yang beriman hanyalah orang-orang yang beriman kepada Allah dan Rasul-Nya kemudian mereka tidak ragu-ragu dan mereka berjihad dengan harta dan jiwa mereka pada jalan Allah, mereka itulah orang-orang yang benar. (QS. Al-Hujuraat: 15)
Ganjaran Karena Taat Pada Rasullullah SAW
Barang siapa yang taat kepadaku (perintah agama Islam),maka ia akan memasuki surga,dan barang siapa membenci aku( Qur'an dan Hadis Shahih) maka ia termasuk orang yang menolak (Membangkang). (HR.Bukhari)
“ Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu menghianati Alloh dan Rosul (Muhammad) dan (juga) janganlah kamu menghianati amanat-amanat yang dipercayakan kepadamu, sedang kamu mengetahui “. (QS. Al-Anfal:27).
Komentar Terbaru