Ah sudah lama sekali aku tak menyentuh website ini! Bukan karna malas atau tidak punya ide untuk cerita tapi hanya karna aku merasa happy dengan hidupku yang membuatku tidak kesepian dan mencari tempat pelarian untuk curhat. 😛 Namun bukan berarti sekarang aku lagi kesepian lalu kembali ke tempat ini. Tidak, aku hanya ingin berbagi kebahagiaan saat ini yang aku rasakan walau udah lumayan lama kebahagian itu dimulai.
Finally after all the things I’ve been through I got married! yeay! Yaa kini statusnya tidak lagi sendiri dan sudah memiliki pendamping hidup tepatnya di tanggal 10 November 2015 lalu. Moment tersebut merupakan salah satu moment terbahagia yang pernah kurasakan, terutama ketika dia menjawab “Yes, I do” dengan lantang dan tegas di hadapan Tuhan, pendeta, orang-orang yang kukasihi berjanji untuk selalu setia seumur hidup bersamaku. Senang, terharu rasanya campur aduk hingga tubuhku bergetar karna gugup, bahwa aku akhirnya bisa mendengar kalimat itu dalam hidupku.
Semuanya terasa seperti terlalu cepat dan tak terduga untuk kami memutuskan menikah, hubungan yang tidak mudah karna kami adalah dua makhluk yang benar-benar sangat berbeda dari segala aspek. Jangankan yang lain-lain untuk makanan aja ribet! Namun lambat laun kami bisa saling mengerti dan menerima perbedaan itu. Kuncinya adalah: berdoa, belajar dan saling kompromi! Tanpa ini mungkin hubungan kami susah untuk berhasil. Contohnya makan saja ribet, dia mau makan di resto A tapi aku ga suka dan maunya hanya di resto B. Jadinya yah siapa yang lebih laper, misal dia yang sudah sangat lapar, aku akan pergi menemani dia ke resto A untuk dia makan duluan, setelahnya dia menemaniku ke resto B agar aku bisa makan. HAHA! sungguh ribet bukan? 😛 tapi kami tetap enjoy aja walau begini :))))))
Terima kasih Tuhan karna memang sesungguhnya rencana-Mu lebih indah dan merupakan rancangan terbaik. Terima kasih telah mengirimnya untuk menemaniku dalam hari-hariku. Yang bisa menerima dan mencintai kekurangan dan kelebihanku. Betapapun kekuranganku yang banyak itu, yang suka marah-marah ga jelas, yang terkadang ngomong menyakitkan, yang suka sedih tanpa alasan dengan kalem dan penuh kasih adalah response yang aku terima dari dia. I’m so lucky to have someone like him in my life.
Ya Tuhan kiranya Engkau turut bekerja dalam kehidupan rumah tangga kami, agar kami dapat menjadi pasangan yang bisa saling mengasihi dengan tulus, saling mendukung, memberikan yang terbaik satu dengang yang lainnya. Ajarlah kami untuk selalu setia dan mengingat akan Engkau. Dan kuatkanlah kami untuk bersama-sama menghadapi segala tantangan dan rintangan dalam hidup.
Dear you, thank you to choose me as your partner in life. Thank you for not giving up when I was feeling to give up. Thank you to be patient when facing my complex personality. Thank you not to be angry back when i was angry, yelling, feeling upset but then, you just stayed there to accompany me until I felt better. Thank you for accepting me the way I do and thank you for everything you’ve done for me. The last but not least thank you for loving me. I’m a lucky one! ❤




