BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang Masalah
Setiap umat Islam diperintahkan oleh Allah SWT. agar teguh beriman dan bertaqwa dengan tujuan hidupnya mendapat ridha Allah, sehingga memperoleh kebahagiaan hidup di dunia dan akhirat. Allah berfirman: “Wahai orang-orang beriman, bertaqwalah kepada Allah dengan sebanar-benar taqwa; dan janganlah kamu sekali-kali mati, kecuali dalam keadaan beragama Islam (muslimin).”
Kekautan Iman dan Taqwa umat Islam yang tertanam dalam-dalam di dirinya akan memberikan dampak pisitif kepada lingkungan keluarga, masyarakat, bahkan dunia. Keluarga akan menjadi damai dan tentram (sakinah) dimana setiap anggota keluarga (Ayah, Ibu, Anak-anak, dan anggota keluarga) di rumah tersebut taat beribadah kepada Allah, banyak berbuat baik untuk kemajuan keluarga dan menghormati serta cinta kepada orang tua dan sebaliknya. Rumah tangga atau keluarga sakinah dapat diartikan sebagai suatu sistem keluarga yang berlandaskan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah, beramal saleh untuk keluarga-keluarga lain disekitarnya, serta berwasiat atau berkomunikasi dengan cara bimbingan yang haq,kesabaran, dan penuh dengan kasih sayang (QS. Ar-Rum: 21, Al’asr: 3).
Namun di dalam perjalanan sebuah keluarga, sering ada jalan godaan, gangguan, bahkan mungkin juga bencana. Hal ini membuat seisi keluarga merasa susah, sedih, bahkan ada pula yang jadi berantakan.ketenangan yang dicita-citakan oleh semua anggota keluarga menjadi terguncang karena salah seorang anggotanya yaitu buah hatinya tiba-tiba menggunakan obat-obatan terlarang (Narkoba). Apakah orang tua akan langsung bersikap emosional dengan bertindak gegabah,? Misalnya memerahi, memukuli, bahkan mengusir anak sendiri? Ataukah melakukan pendekatan yang ramah, ikhlas, memahami, empati terhadap perasaan anak itu?
Jika dibeberkan banyak sekali kasus anak dan remaja, serta kasus keluarga lainnya seperti dalam hubungan suami-isteri yang membuat keluarga itu menjadi terganggu bahkan berantakan. Akibatnya pendidikan dan kesehatan anak turut berantakan pula. Namun di pembahsan ini, kami hanya mengambil tiga permasalahan saja, diantaranya: (a) Keluarga Single Parent, (2) Keluarga Korban Narkoba, dan (3) Keluarga Korban Perceraian.
B. Perumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang masalah yang telah dikemukakan di atas, maka dapat dirumuskan permasalahannya sebagai berikut:
“Bagaimana cara melakukan konseling keluarga terhadap keluarga single parent, keluarga korban narkoba, dan keluarga korban perceraian?” Baca entri selengkapnya »