Mari kita lihat lebih dalam arsitektur produk Red Hat Enterprise Linux (RHEL) dan beberapa komponennya. Memahami “Image Mode” untuk RHEL sangat penting karena ini merupakan formatyang digunakan Red Hat untuk menyediakan RHEL AI. Pastikan kita memahami dasar-dasarnya. This post can be read in english here.
Sebenarnya ini adalah post yang tertunda. Bulan Januari 2025 lalu saya diberikan kehormatan untuk mengisi kuliah tamu di Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) di Bandung, bekerjasama dengan Red Hat Academy Indonesia. Bandung menjadi kota yang sangat spesial buat saya karena saya menempuh pendidikan tinggi di Bandung selama hampir 5 tahun, dan tentunya kegiatan ini membuat saya lebih semangat untuk mengunjungi kota Bandung kembali.
This article is also available in English, please check the following link here.

Red Hat, Linux dan Open Source Untuk Program Magang BSI
Published Oktober 14, 2024 IT , Life , Linux , Others , Technology Leave a Comment
Seminggu lalu saya mendapatkan kehormatan dari Bank Syariah Indonesia (BSI) untuk mengisi salah satu program internal internship mereka mengatasnamakan Red Hat yang berisi mahasiswa yang sedang magang di BSI. This post can be read in english here.
Lanjutkan membaca ‘Red Hat, Linux dan Open Source Untuk Program Magang BSI’Bagaimana Red Hat Menjawab Tantangan AI
Published September 9, 2024 IT , Linux , Technology Leave a Comment
Seminggu yang lalu tepatnya tanggal 29 Agustus 2024, saya dipercayai oleh Red Hat sebagai pembicara untuk topik “Red Hat AI platforms: Our vision, capabilities, and the roadmap ahead” di dalam acara Red Hat Summit Connect 2024 di Hotel Fairmont Jakarta. Banyak hal menarik terkait AI yang menjadi perbincangan hangat dibicarakan di sesi ini, bagaimana Red Hat menjawab tantangan itu dan apa yang Red Hat bisa berikan terhadap customer enterprise terkait teknologi yang mutakhir ini. This post can be read in english in here.
Lanjutkan membaca ‘Bagaimana Red Hat Menjawab Tantangan AI’Workshop Container dan OpenShift (2)
Published September 30, 2023 IT , Linux , Technology Leave a CommentMelanjutkan dari tulisan sebelumnya, saya kali ini ingin menjelaskan sedikit tentant konsep Container dan OpenShift yang sering saya bawakan ke komunitas ataupun ke customer enterprise. Untuk mengerti OpenShift dibutuhkan pengertian terkait Container terlebih dahulu.


Container adalah satuan komputasi terkecil, dimana container akan berjalan di atas sistem operasi dengan bantuan Runtime. Apabila menggunakan container management seperti Kubernetes, maka container akan dibungkus lagi menjadi pods. Container merupakan sebuah teknologi di Linux dimana proses – proses dapat disekat dan dipisahkan menjadi sebuah instance yang independent, dengan begitu setiap aplikasi dapat menggunakan binary dan juga dependencies nya tanpa harus campur aduk dengan kebutuhan aplikasi lain.

Binary yang sudah dikumpulkan dengan libaray atau package yang dibutuhkan disimpan menjadi satu didalam sebuah image, dimana nanti image – image tersebut dapat dijalankan oleh runtime tadi menjadi sebuah container. Dengan begitu konsep portability dari container akan terbentuk, aplikasi binary yang berada di dalam image dapat berjalan dimana saja secara konsisten di dalam container yang dijalankan oleh runtime.
Sedikit tentang konsep container yang bisa saya jelaskan. Untuk lebih jauh penjelasan lanjutan terkait OpenShift dan Kubernetes bisa tunggu artikel berikutnya.
Seperti yang sudah banyak sumber bacaan yang ada, OpenShift merupakan platform container yang menggunakan Kubernetes sebagai tool untuk orchestration-nya dan container teknologi untuk menjalan kan workload aplikasinya.

Biasanya yang saya bawakan pada saat workshop untuk pemula yang paling pertama dan paling penting adalah cara container berkerja. Karena kebanyakan orang masih belum terbayang tentang konsep container dan pada umumnya berangkat dari dunia virtual machine atau virtualization.
Berikut adalah basic term di container, seperti berikut:
Container image — Kumpulan file yang menunjang sebuah aplikasi.
Runtime container — Wadah untuk mengemas dan menjalankan aplikasi. Wadah ini mencakup kode, runtime, system tools, dan pengaturan. Container hanya bisa mengakses resource yang telah ditentukan dalam container image.
Container client — Tempat di mana pengguna dapat mengirimkan perintah seperti build, container pull, dan container run.
Container registry — Wadah untuk menyimpan container image. container image akan memberi reaksi sesuai perintah yang diberikan. Misalnya, saat diberi perintah docker push, docker image akan didorong atau dibagikan ke registry seperti Quay.io.
Public container image — Layanan yang disediakan untuk menemukan dan berbagi container image.
Untuk detail part OpenShift atau Kubernetes silahkan tunggu tulisan berikutnya.
Kuliah Tamu di SGU Tentang Linux dan Inovasinya
Published Maret 31, 2023 IT , Linux , Technology Leave a CommentTag:Linux
Awal bulan Maret yang lalu saya diundang menjadi pembicara untuk kuliah umum di Swiss German University. Tema yang saya bawakan mengenai Kesempatan Berkarir dan Inovasi dengan Linux sebagai dasar teknologi. This article can be read in english, here.

Cloud Native CI/CD dan GitOps Konsep di OpenShift
Published Februari 27, 2023 Others Leave a CommentTag:Linux
Minggu lalu tepat nya hari Kamis tanggal 16 February 2023, saya mendapat kehormatan untk mengisi acara community DevOps Indonesia Offline meetup. Acara DevOps Indonesia Offline Meetup ini diselenggarakan oleh Narada Code berkerja sama dengan Red Hat dan MII untuk membawakan solusi kekinian dari Red Hat. Biasanya acara DevOps Indonesia Offline ini dei selenggarakan setiap bulannya dengan menghadirkan narasumber – narasumber baru dan juga mengundang expert dari setiap solusi principal, dengan begitu komunitas akan menjadi lebih segar karena mendapatkan info – info baru yang mutakhir

Tulisan ini dapat dibaca dalam bahas Inggris di sini.
Lanjutkan membaca ‘Cloud Native CI/CD dan GitOps Konsep di OpenShift’Di dalam kehidupan sudah selayaknya kita tidak bisa mendapatkan semua point atau fitur yang ingin kita punyai. Seperti contoh ketika memilih jaringan internet di rumah, kita tidak bisa mendapatkan kesemua 3 hal penting ini seperti “kencang”, “stabil” dan “murah”. Jika kita punya internet kencang dan murah maka biasanya kualitas nya tidak stabil, jika kita mempunya internet yang stabil dan murah maka biasanya speed internetnya tidak kencang, dan yang terakhir jika kita ingin mempunyai internet yang speed nya kencang dan juga stabil maka pasti harga internet tidak akan murah. Kita harus memilih dua dari tiga pilihan yang ada. Hal ini kita sebut trilemma.
This post can be read in English here.

Kubernetes Community Day dan Open Infra Day Jakarta 2022
Published Januari 22, 2023 Others Leave a CommentSalah satu acara community terbesar yang disupport oleh CNCF yaitu Kubernetes dan Open Infra Day, sudah berlangsung di Jakarta pada bulan November tahun 2022 kemarin. Acara dibagi menjadi 2 hari yaitu di tanggal 26 dan tanggal 27 november karena banyak materi yang disampaikan dari berbagai macam project dan teknologi. Ada banyak sponsor dan juga pemateri yang datang dari berbagai background, ada yang fokus di infra ada juga yang fokus ke developer atau devops. This post can be read in english here.




Komentar Terbaru