-
Continue reading →: Menyaksikan Keindahan New Delhi di Musim DinginDi pengujung Desember, aku dan teman-temanku mampir ke India, pas banget waktu itu lagi musim dingin. Suhunya tuh, bisa kamu bayangin, antara 2 sampai 9 derajat Celsius doang. Itu loh, dinginnya kayak nggak pernah terjadi sebelumnya di New Delhi sejak 1901. Keren banget! Nah, di perjalanan India kita bulan Desember…
-
Continue reading →: Perjalanan dari Kolkata ke New Delhi dan Agra: Suasana Natal dan Dinginnya Musim DinginKami berangkat ke New Delhi dari Kolkata pada malam sebelum Natal. Meninggalkan gemerlapnya Park Street yang dipenuhi warga Kolkata yang merayakan Natal di tengah kerlap-kerlip lampu hias. Dinginnya malam pada musim dingin itu tak terasa begitu menggigit lagi, penuh oleh radiasi panas dari tubuh setiap warga yang sedang bersuka cita.
-
Continue reading →: Natal di KolkataAku tiba di Kolkata pada dini hari. Disambut dengan udara dingin serta diiringi perasaan cemas dan debar jantung ketika mengantre di bagian imigrasi. Aku bersama Juki, kawan seperjalanan yang berangkat dengan penerbangan yang sama dari Kuala Lumpur, memasang wajah penuh harap. Semoga lembaran e-visa yang salah cetak ini, yang sebelumnya…
-
Continue reading →: Dusty Pink of JaipurSindhi Camp Bus Station masih gelap ketika bus yang kutumpangi tiba di sana pada pukul 6 pagi. Rasanya enggan sekali aku beranjak dari kursi bus yang sudah menjadi tempat tidurku selama enam jam itu. Bisa kupastikan udara dingin akan segera menyergap jika keluar dari bus yang memiliki pemanas ini. Sayang…
-
Continue reading →: Dihajar Badai di Tanjung Kedungu
Semenjak musim penghujan pertengahan tahun 2018 lalu dan lokasi kamping favoritku di Gunung Pulosari, Banten, ditutup akibat longsor, aku pun ‘libur’ dari dunia perkampingan. Ditambah pula dengan kepindahanku ke Bali, proses adaptasi kerja dan timpat tinggal baru membuatku harus menahan dulu kerinduan untuk kamping. Untuk memudahkan proses pindah dari Serang…
-
Continue reading →: Melihat Upacara Tjiat Ngiat Pan di Petak Sembilan Glodok
Aku tiba di Pasar Petak Sembilan setelah magrib dengan menumpangi bus Transjakarta dari Halte RS Sumber Waras, transit di Halte Harmoni, dan berhenti di Halte Glodok. Meski sedang ada perhelatan akbar Asian Games, isi bus Transjakarta malam itu cukup manusiawi. Aku masih kebagian tempat duduk hingga ke halte tujuan. Untung…
-
Continue reading →: Menyusuri Lorong ke Puncak Gunung Api Purba Nglanggeran
Setelah melewatkan dua hari pertama dengan bermalasan di hostel, melewatkan beberapa destinasi liburan di Yogya yang sudah direncanakan gara-gara mager (malas gerak), akhirnya ada juga satu objek wisata alam di Yogyakarta yang bisa aku datangi. Gunung Api Purba Nglanggeran
-
Continue reading →: Mengenal Arah Mata Angin Ala Orang Jawa
Setelah bertanya ke beberapa kawan yang mewakili beberapa provinsi di Pulau Sumatra, aku mengambil kesimpulan bahwa ternyata rata-rata orang Sumatra susah atau bahkan tidak tahu arah mata angin. Kami hanya tahu nama-namanya saja seperti yang pernah diajarkan waktu sekolah dasar dulu: Barat, Selatan, Utara, Timur, Barat Daya, Tenggara, Timur Laut,…
-
Continue reading →: Liburan Sempurna di Koens Lodge – Yogyakarta
Libur lebaran yang lalu bisa dikatakan sebagai liburan yang sempurna yang pernah aku lewati. Pasalnya enggak semua daftar What To Do dan Where To Go yang sudah kubikin banyak yang terlaksana. Loh, kok malah menjadi liburan yang sempurna padahal enggak banyak ngapa-ngapainnya? Iya, semakin ke sini (baca: semakin tua) ternyata…