Seberapa besar Zarrah ??

Yunus 61 “ Kamu tidak berdaya dalam suatu keadaan dan tidak membaca suatu ayat dari Al Qur’an dan kamu tidak mengerjakan suatu pekerjaan, melainkan Kami menjadi saksi atasmu di waktu kamu melakukannya. Tidak luput dari pengetahuan Tuhanmu biarpun sebesar zarrah (atom) di bumi ataupun di langit. Tidak ada yang lebih kecil dan tidak pula yang lebih besar dari itu, melainkan (semua tercatat) dalam kitab yang nyata (Lauh Mahfuz).

Konsep atom pertama kali diajukan ahli filsafat Yunani kuno, Demokritos (460-370 SM), yang menyakini bahwa semua benda yang ada di alam tersusun atas partikel-partikel padat yang disebut atom. Atom merupakan bagian paling sederhana dari suatu benda yang tidak dapat dibagi lagi dan berukuran sangat kecil, sehingga tidak dapat dilihat dengan mata telanjang. Selama berabad-abad para ilmuwan tidak mempunyai teknologi untuk menguji teori ini sehingga gagasan Demokritos tentang atom di terima.

Awal abad 19 (1808) ahli kimia dan fisika John Dalton mempunyai gagasan bahwa unsur-unsur yang berbeda mempunyai atom-atom yang berbeda sifat fisika dan sifat kimia nya, yang berbeda dengan gagasan Demokritos tentang atom. Mulai mampu menjelaskan kharakteristik suatu unsure, menjelaskan bahwa atom tidak dapat diciptakan maupun dimusnahkan, menyimpulkan atom-atom unsure murni bergabung bersama membentuk molekul dengan perbandingan tetap (Hukum Proust).

Teori Dalton mulai di ragukan sejak ditemukan electron sebagai partikel dasar bermuatan negative. Tahun 1899 Sir Joseph Thomson, mengemukakan sebuah model atom yang disebut model roti kismis. Thomson menggambarkan atom sebagai sebuah bola bermuatan positif yang memuat beberapa partikel bermuatan negative yang disebut electron.

Pada tahun 1911, Ernest Rutherford, Geiger dan Marsden mengajukan model atom;

  1. atom terdiri dari inti atom bermuatan positif (inti atom mengandung hampir seluruh massa atom dan dikelilingi electron-elektron bermuatan negative seperti model system tatasurya),
  2. secara keseluruhan atom bersifat netral karena jumlah muatan positif sama dengan jumlah muatan negative
  3. selama mengelilingi inti, gaya sentripetal pada electron terbentuk dari gaya tarik menarik antara electron dengan gaya inti atom (gaya Coulomb)

teori Rutherford lebih baik dari teori Thomson, tetapi teori Rutherford memiliki kelemahan:

  1. bertentangan dengan teori gelombang elektromagnetik Maxwell (partikel bermuatan listrik yang bergerak dengan percepatan seperti electron yang mengelilingi inti atom akan memancarkan energy dalam bentuk radiasi gelombang elektromagnetik), karena electron merupakan partikel bermuatan negative, maka sesuai dengan teori gelombang elektromagnetik, selama mengelilingi inti electron akan memancarkan energy secara terus menerus, sehingga electron akan kehilangan energy dan akhirnya jatuh ke inti. Dalam hal ini, jika teori atom Rutherford benar, maka lintasan electron mengelilingi inti akan berbentuk spiral, tetapi kenyataannya hal ini tidak pernah terjadi.
  2. Jika teori atom Rutherford benar, maka selama mengelilingi inti, electron akan memancarkan gelombang elektromagnetik (cahaya) secara kontinu, tetapi kenyataannya spectrum atom hydrogen bukan spectrum kontinu, tetapi berupa spectrum garis (diskrit)

Kelemahan teori atom Rutherford kemudian dikoreksi oleh Niels Borh seorang ahli fisika Denmark pada tahun 1913. Berdasarkan teori atom Rutherford dan teori kuantum Planck, Bohr mengajukan postulat:

  1. Electron-elektron pada atom mengelilingi inti pada lintasan tertentu yang disebut lintasan stasioner. Pada lintasan ini, electron tidak menyerap atau melepaskan energy dan electron mempunyai momentum sudut yang besarannya merupakan kelipatan h/2π.
  2. Electron akan melepaskan energy (berupa foton) jika electron berpindah dari tingkat energy yang lebih tinggi ke tingkat energy yang lebih rendah (dari lintasan luar ke lintasan dalam) dan electron akan menyerap energy ketika berpindah dari tingkat energy yang lebih rendah ke tingkat energy yang lebih tinggi (dari lintasan dalam ke lintasan luar)

Teori Bohr melahirkan konsep bilangan kuantum. Ide Bohr tentang electron-elektron yang mengelilingi inti atom pada orbit lingkaran seperti model tata surya mudah di pahami dan diterima saat itu. Kelemahan Bohr tidak bias menjelaskan efek Zeeman (pembelahan garis spectrum menjadi dua atau lebih komponen yang berbeda frekuensi ketika sumber cahaya (atom) berada dalam medan magnet.

Pada perkembangan selanjutnya, teori atom Bohr menjadi acuan bagi beberapa ilmuwan dalam melahirkan teori atom modern (teori mekanika kuantum atau teori mekanika gelombang) yang merupakan perbaikan dan perkembangan teori atom Bohr yang di bangun oleh beberapa ilmuwan seperti Louis de Broglie, Wolfgang Pauli, Erwin Schrodiger, dan Werner Heisenberg.

Berikut gambaran tentang teori mekanika kuantum yang di gunakan saat ini untuk menggambarkan atom (zarrah)Nucleus terdiri atas proton dan neutron

Untuk menjadi pertimbangan inilah ukuran-ukuran penyusun atom (zarrah)

Massa electron = 9,11.10-31 kg

Massa proton = 1,67.10-27 kg

Massa neutron = 1,67.10-27 kg

Dibutuhkan waktu yang cukup panjang untuk mengungkap tentang zarrah, dari 460 SM sampai dengan lebih dari 1913 dengan segala keterbatasan otak manusia (dalam hal ini  di tunjuk para ilmuwan atas ijin Allah SWT). Mari kita renungkan…

99 Sifat Allah (CORE VALUES)

Tidak ada Tuhan melainkan Allah, Maha Esa Dia, tidak ada sekutu bagi-Nya, bagi-Nya seluruh kerajaan dan bagi-Nya segala puji, di tangan-Nya segala kebaikan dan Dia terhadap sesuatu sangat kuasa

Tidak ada Tuhan melainkan Dia, bagi-Nya pula nama-nama yang baik

99 Sifat Allah Suara Hati
1 Ar Rahmaan Maha Pengasih: umum The Beneficient
2 Ar Rahiim Maha Penyayang: pribadi/khusus The Merciful
3 Al Maalik Maha Raja The Sovereign Lord
4 Al Quddus Maha Suci/Kudus The Holy
5 As Salaam Maha Damai The Source of Peace
6 Al Mukmin Maha Mengamankan The Guardian of Faith
7 Al Muhaimin Maha Menjaga The Protector
8 Al ‘Aziz Maha Gagah The Maighty
9 Al Jabbaar Maha Perkasa The Compeller
10 Al Mutakabbir Maha Pembesar The Majestic
11 Al Khaaliq Maha Pencipta The Creator
12 Al Baari’ Maha Penata The Evolver
13 Al Mushawwir Maha Pelukis The Fashioner
14 Al Ghaffaar Maha Pengampun The Forgiver
15 Al Qahhaar Maha Pengunjuk Kekuatan The Subduer
16 Al Wahhaab Maha Penganugrah The Bestower
17 Ar Razaaq Maha Penabur Rezeki The Provider
18 Al Fattaah Maha Membuka (hati) The Opener
19 Al ‘Aliim Maha Mengetahui (Ilmu) The All Knowing
20 Al Qaabidl Maha Pengendali/Menahan The Constrictor
21 Al Baasith Maha Memperluas The Expander
22 Al Khaafidl Maha Merendahkan (demi keadilan) The Abaser
23 Ar Raafi’ Maha Mengangkat (demi keadilan) The Exalter
24 Al Mu’izz Maha Membeningkan The Honorer
25 Al Mudzill Maha Menyesatkan (demi keadilan) The Dishonorer
26 As Saami’ Maha Mendengar The All Hearing
27 Al Bashiir Maha Melihat The All Seeing
28 Al Hakam Maha Menilai The Judge
29 Al ‘Adl Maha Adil The Just
30 Al Lathiif Maha Lembut The Subtle One
31 Al Khaabiir Maha Waspada The Aware
32 Al Haliim Maha Penyantun The Forbearing On
33 Al ‘Adhiim Maha Agung The Great One
34 Al Gafuur Maha Pengampun The All Forgiving
35 Asy Syakuur Maha Mensyukuri The Appreciative
36 Al Aliyy Maha Tinggi The Most High
37 Al Kabiir Maha Besar The Most Great
38 Al Hafiidh Maha Penjaga The Preserver
39 Al Muqiit Maha Pemelihara The Maintainer
40 Al Hasiib Maha Pembuat Perhitungan The Auditor
41 Al Jaliil Maha Luhur The Sublime One
42 Al Kariim Maha Mulia The Generous One
43 Ar Raqiib Maha Pembaca Rahasia The Watchful
44 Al Mujiib Maha Pemenuh Doa The Responsive
45 Al Waasi’ Maha Luas The All Embracing
46 Al Hakiim Maha Bijaksana The Wise
47 Al Waduud Maha Penyiram Kesejukan The Loving
48 Al Majiid Maha Penyondong Kemegahan Most Glorious One
49 Al Baa’its Maha Membangkitkan The Resurrector
50 Asy Syahiid Maha Menyaksikan The Witness
51 Al Haqq Maha Benar The Truth
52 Al Wakiil Maha Pemanggul Amanat The Trustee
53 Al Qawiyy Maha Kuat The Most Strong
54 Al Matiin Maha Menggenggam Kekuatan The Firm One
55 Al Waliyy Maha Melindungi The Protecting Firend
56 Al Hamid Maha Terpuji The Praiseworthy
57 Al Muhshiy Maha Menghitung The Reckoner
58 Al Mubdi’ Maha Memulai The Originator
59 Al Mu’iid Maha Mengembalikan The Restorer
60 Al Muhyi Maha Menghidupkan The Giver of Life
61 Al Mumiit Maha Mematikan Creator of Death
62 Al Hayy Maha Hidup The Alive
63 Al Qayyuum Maha Menegakkan The Self Subsisting
64 Al Waahid Maha Menemukan The Finder
65 Al Maajid Maha Mulia The Noble
66 Al Waahid Maha Tunggal The Unique
67 Al Ahad Maha Esa The One
68 Ash Shamad Maha Tidak tergantung The Eternal
69 Al Qaadir Maha Menentukan The Able
70 Al Muqtadir Maha Berkuasa The Powerful
71 Al Muqaddim Maha Mendahulukan The Expediter
72 Al Mu’akhkhir Maha Mengakhirkan The Delayer
73 Al Awwal Maha Permulaan The First
74 Al Aakhir Maha Akhir The Last
75 Adh Dhaahir Maha Jelas dan Menjelaskan The Manifest
76 Al Baathin Maha Ghaib The Hiden
77 Al Waaliy Maha Memberikan The Governor
78 Al Muta’aaliy Maha Meninggikan Most Exalted
79 Al Barr Maha Pembawa Kebaikan Source of All Goodness
80 Al Tawwaab Maha Penerima Taubat Acceptor of Repentance
81 Al Muntaqim Maha Menetapkan Batasan The Avenger
82 Al ‘Afuww Maha Pemaaf The Pardoner
83 Ar Ra’uuf Maha Pemanca Kasih Sayang The Compassionate
84 Maalikul Mulk Maha Mempunyai Kerajaan Eternal Owner of Sovereignty
85 Dzul Jalaal wal Ikraam Maha Memiliki Kebesaran serta Kemuliaan Lord of Majesty and Bounty
86 Al Muqsith Maha Menyeimbangkan The Equitable
87 Al Jaami’ Maha Penghimpun The Gatherer
88 Al Ghaniyy Maha Kaya The Self Sufficient
89 Al Mughniy Maha Menganugrahi Kekayaan The Enricher
90 Al Maani’ Maha Mencegah The Preventer
91 Adh Dhaarr Maha Pemberi Derita The Distresser
92 An Naafi’ Maha Pemberi Manfaat The Propitious
93 An Nuur Maha Bercahaya The Light
94 Al Haadii Maha Pemberi Petunjuk The Guide
95 Al Badii’ Maha Pencipta Keindahan The Incomparable
96 Al Baaqi Maha Kekal The Everlasting
97 Al Waarits Maha Mewarisi segala Hal The Supreme Inheritor
98 Ar Rasyiid Maha Penabur Petunjuk Guide to Right Path
99 Ash Shabuur Yang Maha Sabar The Patient

Katakanlah, “Serulah Allah atau serulah Ar-Rahman. Dengan nama yang mana saja kamu seru, Dia mempunyai al asmaaul husna (nama-nama yang terbaik) dan janganlah kamu mengeraskan suaramu dalam shalatmu dan janganlah pula merendahkannya dan carilah jalan tengah di antara kedua itu”. Dan katakanlah, “Segala puji bagi Allah Yang tidak mempunyai anak dan tidak mempunyai sekutu dalam kerajaan-Nya dan Dia bukan pula hina yang memerlukan penolong dan agungkanlah dia dengan pengagungan yang sebesar-besarnya.” (al-Israa’:110-111)

Ati -ati ya…

Ketika aku kecil mau berangkat sekolah sambil lari-larian, orang tua dari rumah selalu teriak ati-ati ya….
Ketika aku remaja mau pergi keluar dari rumah untuk suatu urusan pun orang tua selalu pesan ya….. ati-ati
Sekarang pun saat aku sudah punya anak sendiri aku juga selalu dipesan ati-ati………

Orang tua tidak ingat pesan panjang saat akan melepas anaknya untuk urusan apapun
Kecuali pesan singkat yang selalu disampaikan agar ati-ati………..
Itu isi hati orang tua yang tulus kepada anaknya, pesan saat terdesak yang muncul hanya ucapan ati-ati..

Aku ingat tetanggaku yang meninggal saat usia masih remaja, kelas dua SMA
ibunya menangis, dan saat melepas jenasahnya pun yang kudengar hanya ucapan ati-ati nak……….
Padahal anak itu sudah tidak bisa apa-apa pun di minta untuk ati-ati……

Hati nurani tidak pernah minta kekayaan, kedudukan, jabatan
Ternyata hati nurani hanya meminta supaya penggunakan ati (hati)
Hati hanya meminta kebenaran dan kejujuran

Tapi aku, anda, bisa dan sangat suka untuk tidak jujur dan bohong

Penambah Aroma

Dalam kehidupan sehari-hari kita sering mengkonsumsi berbagai macam minuman rasa buah yang mungkin kebanyakan tidak benar-benar berasal dari buah asli tetapi hanya dicampuri essens (aroma buah). Essens terbuat dari senyawa ester yang aromanya bermacam-macam tergantung ester penyusunnya.

Suatu senyawa organic yang terbentuk melalui penggantian satu atau lebih atom hydrogen pada gugus karboksil dengan suatu gugus organic (biasa di lambang kan dengan R’). 

Zat-zat ini ditambahan ke dalam  makanan  agar aroma dari makanan tetap seperti yang masih segar. Aroma asli makanan bisa hilang atau berkurang  dalam proses pengolahan . Zat penambah aroma yang sering digunakan adalah senyawa dari golongan ester.

Alkohol Riwayatmu Kini ………

Alkohol ada beragam jenis, yang biasa dipakai sebagai minuman keras mayoritas jenis etanol CH3CH2OH  (C2H5OH).

Dalam bahasa arab biasa disebut khamer. Khamer berasal dari Khamara yang berarti menutupi dan menghilangkan.atau bisa juga karena zat pembentuk khamer di biarkan hingga meragi / berfermentasi (bahasa. Arabnya: takhammara) atau karena “Alkohol” mengacaukan akal (bahasa arabnya: Tukhammiru.) intinnya berkaitan erat dengan kesadaran akal…

Kadar alcohol dalam beberapa contoh minuman:

Jenis Alkohol

Kadar % alkohol

Jenis Alkohol

Kadar % alkohol

Moezelijn

10%

Bir hitam

5-9% , 15%

Shake

10%

Anggur prancis

9-11%

Aneka jenis anggur

15%

Klart, hok, sampenye, bargandi

10-15%

Tokayer

15%

Tuak & saguer

11-15%

Samsu

20%

Madira

15-25%

Sherry

20%

Anggur spanyol

15-20%

jenever

40%

Anggur hungaria

15-20%

Bols

40%

Macam2  anggur obat

15-20%

hulskamp

40%

Anggur magala

15-17%

Bir putih

1-5%

Whisky

30-40%

Bir ringan (ebil, porter, estat, miyunk)

2-9%

cognac

30-40%

Gin, hulands, ganifa

33-40%

Rhum & brandy

40-70%

liquer

40-50%

Dasar pembuatan khamer:

1)    Pembuatan larutan nutrient

2)    Fermentasi

3)    Destilasi etanol

Semua tumbuhan mengandung alcohol, jenis yang diharamkan jika sudah melewati tahap fermentasi dan destilasi.

MATI ATAU BUTA

Milo (pesisir Papua), sauger (jayapura, Biak, Merauke), bobo (Serui, Nabire, Sorong, Sarmi), Ampou (Manokwari), tuak (Kalimantan) adalah contoh alcohol alami yang dibuat secara tradisional. Semua minuman tradisional ini termasuk golongan minuman keras dengan kadar alkohol berada dibatas ketentuan yang sudah diuji oleh BPOM

Alkohol 75% (murni) yang sering digunakan untuk antiseptik atau obat luar untuk mensterilkan luka, untuk campuran terakhir dengan vernis dalam proses pembuat mebel. Belakangan ini sering digunakan oleh sebagian masyarakat untuk bahan  miras oplosan.

Kepres No.03 tahun 97 tentang minuman keras, bahwa alcohol yang boleh di konsumsi dengan kadar 1 – 55%. Jika alcohol 75% sudah dikonsumsi sebagai miras oplosan terus menerus dampaknya sangatlah fatal bagi bagi pecandu. Konsumsi kontinu miras oplosan dengan kadar 75% mengakibatkan kebutaan dan fatal meninggal dunia karena kerusakan pada organ tubuh. Di antaranya infeksi pada lambung

Resiko alcohol:

Minum alcohol lebih dari 3 kali per minggu meningkatkan resiko kanker 34%

Dalam jangka waktu lama, menimbulkan efek buruk pada organ tubuh, yaitu;

Otak; mengerutkan jaringan otak dan merusak sel-sel otak

Mulut dan tenggorokan; 50% resiko kanker di daerah ini karena konsumsi alcohol

Paru-paru; mengganggu protein yang mengakibatkan keluarnya cairan tubuh pada rongga paru-paru.

Jantung; meningkatkan tekanan darah tinggi (hipertensi)

Hati; berfungsi menetralisir alcohol, konsumsi berlebih membuat kerja hati lebih berat yang bisa mengakibatkan kerusakan /pembengkakan hati. Pengerasan hati (Chirhosis hepatis) menyebabkan denyut nadi melemah (intoksitas) yang menyebabkan kematian

Lambung; menyebabkan ekskresi asam lambung berlebihan (asam ini sifatnya keras dan jika bereaksi dengan alcohol terus-menerus akan menyebabkan kerusakan/ infeksi lambung)

Ginjal; mengganggu kemampuan ginjal untuk mengatur cairan tubuh, keseimbangan asam – basa, hormone tertentu, dan mineral

Pancreas; mengurangi jumlah enzim pencernaan.

Usus halus dan usus besar; kerusakan sel-sel lapisan usus, mem-blok penyerapan dan kerusakan nutrisi.

Terhadap saraf motorik menimbulkan kemalasan luar biasa, dan tidak bisa bekerja tanpa doping alcohol (menjadi kecanduan)

Mengatasi Rasa Rendah Diri, Stress dan Emosi

Rendah diri adalah keadaan ketika seseorang tidak dapat menghargai dan menerima diri sendiri sejajar dengan orang lain dan selalu merasa punya kekurangan. Rasa rendah diri memberi andil besar bagi remaja bermasalah. Masalah tersebut memicu remaja untuk membolos, penyalahgunaan NAPZA (Narkotika, Alkohol, Psikotripika dan Zat Aditif lainnya), berkelahi, mencuri, mengganggu orang lain, melakukan free sex dan lain-lain.

Ciri-Ciri Rasa Rendah Diri:

1)    Kesepian, tertekan dan tidak bahagia

2)    Sukar bergaul dengan orang lain, mendekati orang terlalu hati-hati, takut di tolak

3)     curiga pada orang lain

4)    Tidak percaya bahwa dirinya memiliki kelebihan, sulit tampil di muka umum

Untuk apa rendah diri? Kita begitu tinggi nilainya di hadapan Tuhan, sehingga kita harus mengatasi rasa rendah diri.

Caranya:

1)    Mampu mengontrol diri

2)    Sadar diri (melihat kekurangan dan kelebihan diri)

3)    Komunikasi efektif (menyatakan pikiran dan perasaan dengan bebas bernorma, hilangkan belenggu diri)

4)    Menghargai kemampuan dan kelebihan diri sendiri

5)    Bergaul dengan banyak teman (hubungan positif dengan sesame)

6)    Mengikuti kegiatan-kegiatan positif untuk menemukan bakat-bakat kita.

Ok guest…… bentengi diri jadi generasi muda berbudi, sehat jasmani, sehat rohani dan memiliki harga diri.