RSCMku adalah aplikasi untuk pendaftaran pasien yang akan berobat di RSCM. Pasien harus terlebih dulu mengunduh aplikasi ini dari playstore, kemudian lakukan registerasi dengan mengisi data yang ditampilkan pada aplikasi tersebut. Tunggu hingga verikasi data selesai. Atau jika kamu terlanjur datang ke RSCM sebelum melakukan registerasi pada aplikasi RSCMku, silahkan menghubungi petugas loket dengan menyertakan kartu identitas, KK dan surat rujukan dari faskes tipe B/atau C. Aplikasi RSCMku memiliki beberapa fitur yaitu : jadwal dokter, perjanjian online, percepatan pelayanan, antrian poli, antrian farmasi, antrian lab, antrian radiologi, antrian tindakan dan tagihan. Selain itu, terdapat juga fitur edukasi dan promosi.
Jika kamu akan berobat di RSCM, kamu bisa mengecek jadwal dokter melalui menu “Jadwal Dokter” atau langsung pilih “Pendaftaran Online” lalu klik tombol + dan ikuti langkah-langkahnya mulai dari : memilih tanggal kunjungan, memilih poli yang akan dituju, jadwal dokter, dan jenis pembayaran yang terdiri dari : Pribadi, Perusahaan, Jamkesda dan Jaminan Kesehatan Nasional (BPJS), selanjutnya Cek Nomor Rujukan dan lakukan pendaftaran. Pada menu Perjanjian Online ini akan menampilkan beberapa perjanjian yang sudah kamu buat.
Bagi pasien yang menggunakan layanan BPJS, pada hari H berobat, pasien harus terlebih dulu melakukan fingerprint atau rekam sidik jari pada mesin Anjungan Pendaftaran Mandiri (APM), tujuannya untuk mengidentifikasi pasien dan menghindari penyalahgunaan kartu BPJS. Jadi rekam sidik jari ini tidak bisa diwakilkan. Pasien dibawah usia 17 tahun tidak wajib rekam sidik jari. Rekam sidik jari ini sudah bisa dilakukan meskipun jadwal berobat masih beberapa jam lagi dan dilakukan sebelum pasien melakukan pendaftaran poli.
Pendaftaran poli baru bisa dilakukan 30 menit sebelum jadwal berobat yang dipilih. Misalkan pasien telah memilih jadwal berobat pada pukul 09.00, maka pendaftaran poli baru bisa dilakukan mulai pukul 08.30. Pendaftaran poli selain dilakukan pada mesin APM, juga bisa dilakukan melalui aplikasi RSCMku dengan syarat pasien sudah melakukan rekam sidik jari pada mesin APM.
Pada fitur Antrian Poli akan menampilkan nomor antrian pasien, namun nomor antrian ini bukanlah antrian untuk konsultasi dengan dokter melainkan antrian untuk cek tekanan darah. Untuk konsultasi dengan dokter akan dipanggil berdasarkan nama pasien. Apabila terdapat obat yang diresepkan oleh dokter, maka pasien harus membuka fitur Antrian Farmasi untuk memberikan persetujuan pengambilan obat hari ini. Pada fitur ini terdapat informasi mengenai waktu/jam : resep dari dokter sudah diterima farmasi (ordered), obat sedang disiapkan farmasi (prepared), obat selesai dicek dan siap diserahkan (finished) dan obat sudah diserahkan (given). Tidak dapat dipastikan berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk menyiapkan obat. Apabila pasien tidak dapat mengambil obat pada hari itu juga, ada jangka waktu selama seminggu kalender untuk pengambilan obat. Untuk “obat kemarin” dapat diambil di farmasi lantai dasar dengan jam layanan mulai jam 08.00-12.00 wib, dengan terlebih dulu menulis data pasien yang disediakan, yaitu dengan mengisi kolom : nama pasien, nomor rekam medis, asal poli dan tanggal berobat lalu tunggu panggilan dari petugas farmasi.










