Pas ngeliat pertamakali di gramedia, dalam acara jalan-jalan rutin keluarga, aku langsung tertarik dengan buku ini, penasaran aja dengan sub judulnya”Perjalanan menapak jejak islam di eropa” yang menggelitik rasa keinginan tahuku . Apalagi besoknya b hanum memberikan semacam resensi buku ini di TV one di apa kabar indonesia pagi,semakin membuat aku pensaran dan akhirnya kuputuskan untuk membelinya.
Cerita perjalanan yang menapak tilas kejayaan islam di eropa yang mengharu biru, mba hanum dengan gaya bahasanya yang ringan mampu membawa pembacanya seakan ikut melihat apa yang dia lihat dan apa yang ia rasakan ketika mendatangi suatu tempat, aku bisa merasakan kesedihan ketika menyaksikan mihrab di mezquita yang dibatasi jeruji-jeruji dan tempat ini telah berubah fungsi menjadi gereja,dan akupun bisa merasakan kesedihan yang sama ketika petugas melarang untuk sholat di tempat ini. Akupun ikut jatuh cinta lagi kepada islam, ketika membaca keelokan dan kemegahan istana alhambra dari kekhalifahan nasrid di granada. Dan sangat penasaran dengan apayang tertulis pada kain putih yang tersampir di kepala maria….
Aku sangat terkesan, dengan saudara-saudara kita yang hidup di negara yang islam menjadi minoritas tapi mereka tetap mampu mempertahankan identitas kemusliman mereka seperti fatma yang senantiasa mengkampanyekan islam dengan damai ditengah berbagai kesulitan yang dihadapinya. Juga Hasan yang tetap mempunyai perasaan bersalah ketika ia harus berjualan daging babi karena sangat sulit mencari pekerjaan lainnya.
Tempat Diskusi