Pindah ke “La Nostra Scrittura”
January 1, 2013 § Leave a comment
Di awal tahun 2013, saya menulis di La Nostra Scrittura, sebuah blog yang saya kelola bersama suami. Silahkan berkunjung di http://lanostrascrittura.wordpress.com
Lima Pusat Pendidikan
July 21, 2011 § Leave a comment
Ada beberapa pusat pendidikan yang perlu kita ketahui, diantaranya yaitu:
1. Rumah
Anak pertama hidup adalah di lingkungan keluarga. Pengaruh utama yang masuk adalah pengaruh ibu, kemudian bapak, keluarga kandung, keluarga besar, teman sebaya, tetangga dan seterusnya. Oleh karena itu, situasi yang kondusif, harmonis, berbagai kebiasaan yang baik, larangan dan anjuran, serta berbagai contoh dari pihak keluarga terutama dari orangtua sangat dibutuhkan.
2. Sekolah
Pendidikan di sekolah dilaksanakan atas dasar kurikulum. Disinilah perkembangan aspek cipta akan lebih menonjol dibandingkan dengan aspek pribadi yang lain. Kemudian unsur lain seperti tenaga pendidik termasuk kepala sekolah dan pegawai sekolah yang memberikan contoh yang baik.
3. Masyarakat
Berbagai sumber bahan pelajaran kecuali dari narasumber, software, hardware, juga dari lingkungan masyarakat dengan berbagai seluk-beluknya.
4. Media
Media cetak apalagi elektronik sangat berdampak pada perkembangan pengalaman pribadi seseorang baik bersifat positif maupun negatif. Oleh karenanya orangtua dan guru hendaknya sangat bijak dalam mengawasi anak terhadap media yang mereka pilih.
5. Lembaga Pendidikan Agama (LPA)
Lembaga pendidikan agama sebagai pusat pendidikan tidak dapat diragukan lagi keberadaannya. Lembaga ini secara tidak langsung memberi dampak pada perkembangan pribadi, terutama dalam hal ketakwaan, kesusilaan, kejujuran dan kerendahan hati.
Lima pusat pendidikan tersebut hendaknya dalam tindakannya merupakan satu KISS agar anak atau warga tidak bingung.
KISS singkatan dari satu koordinasi, satu integrasi, satu sinkronisasi dan satu simplikasi.
Contoh: Kalau di sekolah dilarang merokok, hendaknya pusat pendidikan lainnya melarang merokok. Tetapi kenyataannya apa yang terjadi? Di sekolah melarang merokok, di rumah melarang merokok, di masyarakat melarang merokok, di lembaga pendidikan agama melarang merokok. Tetapi pada media menulis besar-besar pada iklan. “Hisaplah Rokok Gudang Garam”! Begitu pula di pusat pendidikan lain melarang minum-minuman beralkohol, tetapi pada iklan tertulis “Minumlah Bir Bintang”!
Contoh demikian menunjukkan bahwa pusat pendidikan tidak ada KISS yang menyebabkan bingungnya pembaca. Oleh karena itu timbul intepretasi negatif dari KISS berubah menjadi “Kita Ini Simpang Siur”.
(sumber: Prof. Dr. H. Dakir)
PERFORMANCE
July 8, 2011 § 1 Comment
Ada tiga hal yang mempengarui performance seseorang yaitu:
1. Ability
2. Motivation
3. Opportunity
National Geographic (Siput dan Semut)
May 23, 2011 § Leave a comment
Siput melindungi dirinya dari serangan musuh (contohnya semut) adalah dengan mengeluarkan lendir dari tubuhnya, sehingga musuh tidak bisa menggigit tubuhnya.
Semut membantu teman2nya yg terkena lendir siput dengan memberikan tanah pada tubuh semut dan menariknya secara bersama2..
Hari pembalasan setelah mati, PERCAYA/TIDAK??
May 20, 2011 § Leave a comment
Jika anda PERCAYA mungkin anda akan mempersiapkan bekal untuk hari itu. Jika anda TIDAK PERCAYA, mungkin anda tidak akan mempersiapkan bekal untuk hari itu.
Jikalau ternyata pada akhirnya hari itu TIDAK ADA, ya sudah, hidup kita telah selesai. Tapi jikalau ternyata pada akhirnya hari itu ADA, dan anda tidak mempunyai bekal, bagaimana??
Multiple Intelligences
May 10, 2011 § Leave a comment
Howard Garner, menyebutkan bahwa ada tujuh kecerdasan yang disebut dengan konsep kecerdasan majemuk (multiple intelligences) yaitu:
1. logis-matematis
2. linguistik
3. musikal
4. spasial
5. kinestetik
6. interpersonal
7. intrapersonal
Sayangnya hanya kecerdasan logis-matematis dan kecerdasan linguistik yang dihargai dalam kebudayaan Indonesia dan beberapa negara lainnya 😦
“Stay Foolish and Stay Hungry”
March 14, 2011 § Leave a comment
Tetaplah merasa bodoh dan haus,
dan teruslah bergerak untuk mencari hal-hal yang lebih baik.
(Steve Jobs)
Apakah kamu manusia??
March 13, 2011 § Leave a comment
… Kita bukan manusia yang memiliki pengalaman spiritual,
tetapi kita adalah makhluk spiritual dengan pengalaman manusia …
(Teilhard de Chardin)
“Apakah Tuhan menciptakan segala yang ada?”
March 9, 2011 § Leave a comment
Profesor: “Apakah Tuhan menciptakan segala yang ada?”
Seorang mahasiswa: “Betul, Dia yang menciptakan semuanya.”
“Tuhan menciptakan semuanya?” tanya Profesor sekali lagi.
“Ya, Pak, semuanya,” kata mahasiswa tersebut.
Profesor itu menjawab, “Jika Tuhan menciptakan segalanya, berarti Tuhan menciptakan kejahatan.”
Mahasiswa itu terdiam dan tidak bisa menjawab hipotesis profesor tersebut.
Mahasiswa lain berkata, “Profesor, bolehkah saya bertanya sesuatu?”
“Tentu saja,” jawab si profesor.
Mahasiswa tadi mengatakan, “Profesor, apakah dingin itu ada?”
“Pertanyaan macam apa itu? Tentu saja dingin itu ada.”
Mahasiswa itu menjawab, “Kenyataannya, Pak, dingin itu tidak ada. Menurut hukum fisika, yang kita anggap dingin itu adalah ketiadaan panas. Suhu 460F adalah ketiadaan panas sama sekali dan semua partikel menjadi diam dan tidak bisa bereaksi pada suhu tersebut. Kita menciptakan kata dingin untuk mendeskripsikan ketiadaan panas.”
Mahasiswa itu melanjutkan, “Profesor, apakah gelap itu ada?”
Profesor itu menjawab, “Tentu saja ada.”
Mahasiswa itu menjawab, “Sekali lagi Anda salah, Pak. Gelap itu juga tidak ada. Gelap adalah keadaan ketika cahaya tidak ada. Cahaya bisa kita pelajari, gelap tidak. Kita bisa menggunakan prisma Newton untuk memecahkan cahaya menjadi beberapa warna dan mempelajari berbagai panjang gelombang setiap warna. Tapi Anda tidak bisa mengukur gelap. Seberapa gelap suatu ruangan diukur dengan berapa intensitas cahaya di ruangan tersebut. Kata gelap dipakai manusia untuk mendeskripsikan ketiadaan cahaya.”
Akhirnya mahasiswa itu bertanya, “Profesor, apakah kejahatan itu ada?”
Dengan bimbang profesor itu menjawab, “Tentu saja.”
Mahasiswa itu menjawab, “Sekali lagi Anda salah, Pak. Kejahatan itu tidak ada. Kejahatan adalah ketiadaan Tuhan. Seperti dingin dan gelap, kejahatan adalah kata yang dipakai manusia untuk mendeskripsikan ketiadaan Tuhan. Tuhan tidak menciptakan kejahatan. Kejahatan adalah hasil dari tidak adanya kasih Tuhan di hati manusia.”
Profesor itu terdiam. Nama mahasiswa tersebut adalah Albert Einstein.
Ujian Saringan Tiga Lapis
March 9, 2011 § Leave a comment
Pada zaman Yunani kuno, Socrates adalah seorang terpelajar dan intelektual yang terkenal berkat pengetahuan dan kebijaksanaannya yang tinggi. Suatu hari seorang pria berjumpa dengan Socrates dan berkata, “Tahukan Anda apa yang baru saja saya dengar mengenai salah seorang teman Anda?”
“Tunggu sebentar,” jawab Socrates. “Sebelum memberitahukan saya sesuatu, saya ingin Anda melewati sebuah ujian kecil. Ujian tersebut dinamakan Ujian Saringan Tiga Lapis.”
“Saringan Tiga Lapis?” tanya pria tersebut.
“Betul,” lanjut Socrates. “Sebelum Anda mengatakan kepada saya mengenai teman saya, merupakan ide yang bagus untuk menyediakan waktu sejenak dan menyaring apa yang Anda katakan. Itulah kenapa saya sebut sebagai Ujian Saringan Tiga Lapis. Saringan yang pertama adalah KEBENARAN. Sudah pastikah Anda bahwa apa yang Anda katakan kepada saya benar?”
“Tidak,” kata pria tersebut, “Sesungguhnya saya baru saja mendengarnya dan ingin memberitahukan kepada Anda.”
“Baiklah,” kata Socrates. “Jadi, Anda sungguh tidak tahu hal ini benar atau tidak.”
“Sekarang, mari kita coba saringan yang kedua, yaitu KEBAIKAN. Apakah yang akan Anda katakan kepada saya mengenai teman saya adalah suatu yang baik?” tanya Socrates.
“Tidak, sebaliknya, mengenai hal yang buruk.”
“Jadi”, lanjut Socrates, “Anda ingin mengatakan sesuatu yang buruk mengenai dia, tetapi Anda tidak yakin kalau itu benar. Anda mungkin masih bisa lulus ujian selanjutnya, yaitu KEGUNAAN. Apakah yang Anda beri tahukan kepada saya tentang teman saya tersebut akan berguna buat saya?”
“Tidak, sungguh tidak,” jawab pria tersebut.
“Kalau begitu,” simpul Socrates, “Jika apa yang Anda ingin beri tahukan kepada saya tidak benar, tidak juga baik, bahkan tidak berguna untuk saya, mengapa Anda ingin menceritakannya kepada saya?”