Rute hiking terbaik Gunung Laya – Gunung Gebang – Curug Cilalay – Green Canyon

Awal musim kemarau adalah saat terbaik untuk melibas hiking track Gunung Laya – Gunung Gebang – Curug Cilalay – Green Canyon. Ini adalah track hiking dataran rendah terbaik karena view menawan dan medan yang menantang. Segmen awal kita akan diajak mendaki dari 100mdpl ke 520mdpl sepanjang 4km. Elevation gain tinggi dan segmen yang pendek membuat gradien-nya memacu jantung.

Di segmen awal ini kita akan mendapatkan view ke arah Gunung Kembar dan Gunung Laya yang ikonik. Selain itu sepanjang jalan dipenuhi oleh tanaman kopi yang saat itu sedang berbunga. Harum bunga kopi sepanjang perjalanan.

Di Gunung Gebang terdapat dangau milik petani yang bisa menjadi tempat istirahat atau pit stop. Balai-balainya bisa dipakai untuk duduk-duduk atau rebahan meluruskan punggung.

Karena lokasinya yang cukup jauh dari jalan besar dan track-nya cukup menantang membuat Curug Cilalay selalu sepi pengunjung. Bahkan jika beruntung hanya rombongan kita saja yang menikmati curug sehingga terasa lebih nyaman saat mandi-mandi maupun saat mengambil foto. Bebas sebebas-bebasnya.

Resep salad yang mudah tapi nikmat

Kuncinya hanya dua. Yang utama adalah Sambal Bangkok. Yang kedua adalah Salad Dressing. Saya biasa memakai Kewpie. Jika tidak ada baru Maestro. Rasa favorit adalah Wijen Sangrai (roasted sesame). Main ingredients meliputi: taoge, timun, tomat dan sesekali daun selada atau kol.

Rasanya? Mak nyuuss!! Perpaduan antara fresh, gurih dan spicy. Yummy!!

Komposisi Minyak Gosok Cap Tawon

Minyak kondang yang sudah malang melintang di dunia perpijitan dan pengurutan. Penasaran dengan komposisinya saya lakukan googling.

Saya memperoleh komposisi Minyak Gosok Cap Tawon dari halodoc.com. Karena kompsisi ditulis dalam Bahasa Latin maka saya mencari terjemahannya dalam Bahasa Indonesia. Hasilnya,

Oleum cocos,  Minyak kelapa. Oleum cajuputi, Minyak kayu putih. Oleum citronellae,  Minyak sereh. Oleum terebinthinae,  Minyak/getah pinus. Piperis folium, Daun sirih. Zingiberis rhizoma,  Jahe. Curcumae rhizoma,  Kunyit. Allium sativum, Bawang putih.

Komposisi Minyak Gosok Cap Tawon

Ternyata memang isinya bahan-bahan herbal berkhasiat yang dikenal di Nusantara sejak jaman dahulu kala.

Dibonceng Paskhas

“Grab! Grab! Langsung berangkat.”

Saya tidak menghiraukan dan langsung ngeloyor keluar area penjemputan Bandara Sultan Hasanuddin.

“Ojek! Ojek!”

“Ya, ojek! Berapa sekarang?”

“60 ribu!”

“Wahh..! Mahal sekali! 50 saja!”

“Sudah murah ini, Pak. Tidak sampai separuh Grab.”

“50 ribu saja. Atau saya naik Damri.”

“Baik, 50 ribu saja tidak apa-apa.”

Sambil menunggu tempat parkir ojek, saya berseloroh, “Ini ojek termahal di Indonesia, Pak!” Memang jaraknya tidak sampai 4km dari Bandara menuju jalan raya.

“Ya, tapi parkir motornya juga termahal se-Indonesia, Pak.” Kami sama-sama tertawa. Saya menduga si Bapak dari Jawa karena tidak ada kata “ji” “ki” ataupun “tho” selama kami tawar menawar. Dugaan yang akan terbukti kemudian.

Motor meluncur kencang keluar dari Bandara Sultan Hasanuddin. Agak ngeri juga karena tidak ada helem untuk pembonceng. Tiba di persimpangan, lampu merah diterobos saja mengetahui lalu lintas sedang sepi.

“Lampu merah jangan main terobos saja, Pak.”, maksud saya demi keselamatan berkendara.

“Jangan khawatir, motor loreng ini sudah terkenal di daerah sini.” Katanya sambil tersenyum. Mungkin dia berpikir saya khawatir kami ditilang polisi.

“Jangan-jangan bapak Paskhas.” Maksud saya bercanda.

“Ya, saya paskhas. Tapi sudah pensiun. Ini demi anak-anak, Pak. Dua orang masih kuliah di Tangerang. Buat tambah-tambah. Bapak orang Jawa, ya? Saya dari Jatim.”

“Ya, saya dari Malang, Pak.”

“Lho, Bapak Malang daerah mana? Saya dari Singosari.”

“Lha, saya Singosari juga, Pak. Purwoasri.”

“Saya Rogonoto ke Timur, Pak. Setelah rel kereta api. Bonagung.”

Kami tertawa-tawa bersama. Dunia memang sempit. Sayang, karena buru-buru saya tidak sempat berkenalan dengan si Bapak pensiunan Paskhas.

Rasa bintang lima harga kaki lima

Seperti halnya rumput dan lumut yang termasuk kategori tumbuhan kosmopolit, bisa tumbuh di mana pun. Lingkungan basah atau kering, miskin atau kaya hara, panas ataupun dingin. Seorang sales dituntut untuk berjiwa kosmopolit seperti rumput. Bisa bertahan di lingkungan apa pun karena customer bisa berlokasi di mana saja.

Lingkungan saat nyales ditentukan oleh lokasi customer yang itu di luar kendali kita. Kadang di tengah kota di dalam Gedung bertingkat dan ber-AC. Kadang juga harus masuk hutan dimana aksesnya hanya bisa ditempuh dengan speedboat. Kadang berada di dalam Kawasan industri yang rapi dan bersih. Kadang juga berada di dalam area perkampungan yang agak ruwet.

Kondisi lingkungan ini pada akhirnya juga menentukan menu makanan yang bisa kita santap. Ada kalanya di dalam area berbintang tiga ke atas tetapi juga sering di kaki lima. Selama kebersihan dan higiene terjaga seharusnya tidak masalah untuk makan di mana pun. Karena itu seorang sales tidak boleh canggung ketika bersantap di bintang lima dan tidak rewel ketika harus bersantap di kaki lima. Seringkali kita malah menemukan “harga kaki lima, rasa bintang lima”.

RM Sinar Bangka 100% Halal – Grand Wisata, Bekasi

Menguji kualitas layanan Taksi Bluebird

Tiba-tiba saja video wawancara CEO Bluebird dan KasiSolusi muncul di beranda Youtube. Tertarik, saya pun menontonnya hingga selesai. Memang konsistensi perbaikan untuk meningkatkan mutu pelayanannya harus diacungi jempol. Karena itu pula saya selalu setia menggunakan layanan taksi Bluebird. Bahkan saya rela berjalan kaki beberapa ratus meter karena salah satu bandara di Jakarta menganaktirikan taksi Bluebird dan menganak-emaskan taksi yang berafiliasi dengan koperasi salah satu angkatan demi bisa mendapatkan taksi Bluebird.

Ndilalah kersane Allah, setelah mengirimkan semua tagihan/expense setelah perjalanan bisnis ke Surabaya, pengeluaran tersebut terkena audit. Saya yang merasa setelah membayar taksi cukup melampirkan bukti pembayaran dengan QRIS rupanya tidak diterima dan harus melampirkan receipt atau bukti pembayaran asli (soft copy).

Berbekal bukti pembayaran QRIS tersebut saya menghubungi customer care Bluebird untuk mendapatkan kwitansi/receipt susulan. Within a minute, 15:46 -> 15:53, customer care Bluebird sudah membalas email saya. Tiga jam kemudian saya sudah menerima kwitansi/receipt susulan.

Ternyata kwitansi/receipt susulan tersebut ada kesalahan harga. Ketika saya meminta revisi keesokan harinya (6:18) dalam kurun waktu setengah jam (6:49) saya sudah menerima kwitansi/receipt yang sudah direvisi.

Kesimpulannya, pelayanan Bluebird kepada pelangganyya memang excellent! Sangat bagus! Dan info terbaru yang saya peroleh adalah pada saat kita selesai melakukan pembayara, kita bisa meminta pengemudi taksi Bluebird untuk mengirimkan receipt/bukti pembayaran ke email kita. Luar biasa!!

Permintaan receipt susulan
Customer Care gercep mengirim revisi receipt yang salah nominal

Kehilangan STNK dan cara mengurus STNK baru/pengganti

Bagaimana jika STNK sampai hilang?

  1. Membuat Surat Kehilangan di Polsek lokasi kejadian/terdekat.

Hari Pertama

  1. Membuat fotocopy: BPKB & KTP
  2. Mendatangi kantor Samsat langsung menuju meja pendaftaran
  3. Cek Fisik Kendaraan
  4. Mengumpulkan berkas ke Loket Khusus
  5. Dari Loket Khusus akan diarahkan ke Loket Berita Acara
  6. Dari Loket Berita Acara ke Loket Perubahan (mengisi Nopol dan No Telepon di sampul berkas)
  7. Mendapatkan bukti pengurusan (proses penggantian STNK membutuhkan dua hari kerja – Samsat Kab. Bekasi)

Hari kedua

  1. Menyetorkan bukti pengurusan ke Loket Perubahan
  2. Menunggu panggilan dari Loket Kasir untuk melakukan pembyaran (200,000)
  3. Menunggu panggilan dari Loket Penyerahan
  4. Menerima STNK baru

Proses pengurusan di hari pertama kurang lebih 1,5 jam. Proses pengurusan di hari kedua (antri pembyaran dan pengambilan STNK baru) hanya 26 menit.

Jika anda ke Samsat Kab. Bekasi pastikan datang agak pagi jika memakai kendaraan R4. Parkir sangat terbatas. Ada dua lokasi parkir R4 di seberang kantor Samsat dengan biaya parkir 5,000 rupiah. Kedua tempat ini sering penuh.

Customer selalu benar – Liability – Good will – tanggung jawab

Dalam pekerjaan konstruksi, biasa dibuat mock up (model struktural berukuran penuh ataupun dalam skala lebih kecil terutama untuk kebutuhan studi, pengujian, atau tampilan) dahulu sebelum suatu bagian dieksekusi. Sebuah mock up sebisa mungkin 100% mewakili konstruksi aktual (1), memakai material aktual (2), dikerjakan dengan kondisi (misal vertikal atau horisontal) aktual (3), dan memakai tools yang benar (4).

Begitu juga dalam pekerjaan arsitektural yang menjadi bagian dari proyek konstruksi seperti glazing, cladding, curtail wall dll yang lebih menonjolkan aspek estetika sebuah mock up menjadi sangat penting. Tidak sekedar menjadi alat/sarana untuk melihat tampilan akhir, sebuah mock up juga bisa menjadi alat ukur workmanship, material compatibility, complexity, dll. Hal ini saya dapatkan dari sebuah proyek cladding memakai ACP.

Singkat cerita dipakailah produk saya, 3M PU Sealant 540 karena pertimbangan flammability, smoke, toxicity dan ketahanan terhadap sinar UV yang teruji dan tersertifikasi oleh pihak ketiga. Setelah dipasang,timbul masalah gelembung dan gelombang. Intinya tampilan sealant setelah di-tooling tidak rapi.

Setelah datang beberapa kali untuk melakukan investigasi dan trial, kami dapatkan akar masalahnya sehingga masalah ini baru terlihat ketika proyek sudah berjalan:

  1. Mock up tidak memakai backer rod. ACP tidak dilipat.
  2. Backer rod yang berupa EVA Foam (orang lapangan menyebutnya spons hati) tidak dipasang.
  3. Mock up dikerjakan dengan posisi horisontal, padahal aktual pengerjaan di lapangan dalam posisi vertikal
  4. Saat pengerjaan tidak memakai tools/jigs yang benar sehingga kedalaman backer rod tidak merata (timbul tenggelam) dan bentukan sealant tidak rapi (di-tooling memakai EVA foam yang dilengkungkan).

Keempat masalah di atas menjadi penyebab tampilan sealant yang jelek sehingga proyek pun harus tertunda karena menunggu investigasi akar masalah dan metode perbaikan.

Akhirnya kami (bisa dibilang masih newbie dalam kategori pemasangan ACP) pun mengajari mereka terkait workmanship yang meliputi cara pemasangan backer rod yang rata dengan jig, cara tooling yang benar memakai tool hasil modifikasi kape/scrapper, dan pemilihan backer rod yang lebih baik dengan memakai backer rod yang khusus dibuat untuk ACP.

Hasilnya setelah dipraktekkan dengan memakai aplikator dari kontraktor ACP bersangkutan dengan arahan dari kami tidak ada masalah lagi. Sealant terpasang dengan mulus mengisi celah antar apanel ACP dan tidak ada gelembung atau bintil-bintil lagi.

Pelajaran yang kami ambil:

  1. Meski approval dan material compatibility sepenuhnya wewenang dan tanggung jawab kontraktor utama, kita tidak bisa lepas tangan dengan mengatakan, “Anda yang approval kenapa sekarang ada masalah baru panggil saya?”
  2. Setelah approval bukan berarti masalah sudah selesai
  3. Tidak boleh serta merta menyalahkan aplikator walaupun mereka memang salah, harus dipilih cara yang halus bahkan terkada harus memutar dulu supaya harga diri dan otoritas mereka tidak tersinggung
  4. Mock up harus benar-benar mewakili struktur dan kondisi pemasangan
3M Sealant 540 untuk ACP

One size fits all – strategi iklan Tokopedia yang gagal menggaetku

Menurutku Tokopedia gagal dalam melakukan profiling diriku. Mereka tidak melihat history pencarianku di Youtube yang didominasi oleh band seperti ILP, Isyana, Deadsquad, Burgerkill, Joey Alexander, Gugun Blues Shelter, Dewa, Rendy Pandugo, dll. Artinya dari sisi selera dan genre kecil kemungkinan mereka yang menyukai band-band maupun solois di atas adalah penggemar BTS dan BLACKPINK.

Dari pengamatan sekilas, justru penggemar band dan solois di atas justru banyak yang kurang suka atau bahkan tidak duka dengan musik ala K-Pop. Termasuk diriku. Akhirnya bukannya tertarik malah semakin tidak suka dengan Tokopedia 😀

Ya, Tokopedia gagal memetakan minat kami dan memilih brand ambassador yang pas dengan orang-orang tua metalhead. Tidak semua orang menyukai K-Pop. Strategi ‘one size fits all’ gagal menggaet salah satu segmen demografi yakni orang tua 😀 .

Kopi Arabika Flores Bajawa

Kopi Arabica Flores Bajawa adalah kopi single origin yang menjadi pemicu diriku untuk menggemari kopi arabika. Karena terlalu lama dijajah kopi instan dan kapal ap* (semuanya Robusta) begitu menyeruput Kopi Arabika flores Bajawa untuk pertama kali aku merasa takjub dan terperangah. Ternyata ada kopi yang senikmat ini. Terasa fruity alias ada rasa buah-buahan. Samar-samar ada semacam rasa asam dan manis.

Setelah mengenal Kopi Arabika Flore Bajawa, selanjutnya diriku menjelajah kopi Nusantara, a.l.: Aceh Gayo, Kerinci, Mandailing, Jawa Priangan, Jawa Ijen dan Papua Wamena.

Kopi Nusantara memang jooss!! Jadi orang Indonesia kalau tidak suka minum kopi, rugi besar!!