Lanjut ke konten

Opening song short movie ‘Pejuang IRMAGA’

3 Maret 2009


Sebuah kisah perjuangan dakwah remaja masjid sekecamatan Gamping

TeOREMA 3

2 Juli 2009

PAMFLET TEOREMA

PAMFLET TEOREMA

Untukmu Wahai Para Remaja Masjid Super! ikutin acara yang dahsyat ini. Training Oreintasi Remaja Masjid edisi ke-III. Ahad, 12 Juli 2009 pukul 07.30 di SDIT Nurul Islam Nogotirto. Bagi Remaja Masjid yang gak ikut, dijamain rugi deh..

Mereka Bicara tentang IRMAGA

27 Mei 2009

fun movie untuk daurohnya kaderisasi IRMAGA 21 Mei 2009

Everyone can be a HERO

24 April 2009

Setiap orang memiliki peluang menjadi pahlawan (dalam bahasa ane, hero.. iant banget!) namun tidak semua orang mau mengambil peluang menjemput kepahlawanannya tersebut. Pahlawan adalah manusia besar yang senantiasa dikenang dan dikagumi namanya sepanjang sejarah peradaban manusia, walau jasadnya telah lapuk dimakan usia. Inilah harga mahal pahlawan. Akan tetapi tidak semua pahlawan tersebut akan mendaratkan kakinya di surga kelak. Setiap muslim memang telah dijanjikan surga, namun tidak setiap muslim mau dan mampu menjadi pahlawan. Oleh karena itu, seorang aktivis dakwah adalah muslim yang telah berani mengambil masanya menjadi pahlawan.

Inilah yang dinamakan true hero (pahlawan sejati_pen). Manusia emas yang mampu mengukir hidupnya untuk peradaban besar, seorang muslim yang istiqomah berjual beli dengan Sang Khalik, aktivis yang mampu meloloskan diri dari jebakan-jebakan neraka. Surga Firdaus, itulah barangkali imbalan termahal bagi para pahlawan sejati.

Dakwah adalah pilihan tak terbantahkan bagi seorang pahlawan sejati. Menempatkan profesi ini sebelum semuanya. Da’i yang kebetulan menjadi mahasiswa, da’i yang kebetulan menjadi pedagang, da’i yang kebetulan menjadi guru, da’i yang kebetulan menjadi pengacara, dan seterusnya. Tidak menjadi masalah dia menjadi apa, dimana dan kapan. Yang penting berdakwah adalah mainstream hidupnya.

Namun sayang, tidak setiap orang yang menamakan dirinya sebagai aktivis dakwah berhasil menjadi pahlawan sejati. Karena setiap mereka tidak memiliki naluri sebagai seorang pahlawan. Pekerjaan-pekerjaan besar dalam sejarah hanya dapat diselesaikan oleh mereka yang mempunyai naluri kepahlawanan. Tantangan-tantangan besar dalam sejarah hanya dapat dijawab oleh mereka yang mempunyai naluri kepahlawanan.

Mungkin, karena itulah para pahlawan selalu muncul di saat-saat sulit, atau sengaja didatangkan di tengah situasi yang sulit. Mereka datang untuk memikul beban yang tidak dipikul oleh manusia biasa. Sejarah kepahlawanan mulai dicatat ketika naluri kepahlawanan mereka merespon tantangan-tantangan kehidupan yang berat. Ada tantangan dan ada jawaban. Dan hasil dari respon itu adalah lahirnya pekerjaan-pekerjaan besar.

Dan inilah pekerjaan besar kita, memberdayakan remaja dan pemuda islam yang memiliki keteguhan iman, kemuliaan akhlak, kesolidan ukhuwah untuk mendukung dan mempelopori peningkatan kualitas masjid menuju masyarakat madani (kalimat visi IRMAGA_red). Seberapa besarkah jiwa kepahlawanan kita?

Berdakwahlah, Semampu Terbaikmu..

24 April 2009

Ketika ujian demi ujian terus mendera, seorang ukhti hanya bersandar pada ketabahan. Beban mengalir tiada henti dalam aktivitas dakwahnya yang terus bergeliat. Cobaan yang mampir kepada dirinya, selalu berbuah munajat di keheningan malam. Amanah-amanah sentiasa bertambah dalam dunia dakwahnya, sementara waktu tidak pernah mau menambah jam tayangnya dari angka 24 jam perhari.

Huffh… Ukhti ini menghela nafas panjang.

Berkhayal dia menjadi super hero yang memiliki kekuatan terhebat. Mampu berpindah tempat dalam sekejap, bisa membelah diri menjadi 3, menembus waktu dan ruang, tidak pernah capek dan sakit, dan lain sebagainya. Pokoknya yang bisa membuat ane menyelesaikan tugas-tugas ini dengan cepat..

Huff… kakinya kembali menginjak ke bumi. Merealistiskan khayalannya.

Aku bukanlah wonder women yang super strong, bukan juga catwomen yang licah berkelahi, apalagi spiderman yang bisa merayap dinding atau songoku yang bisa pindah tempat dalam sekejap.

Aku adalah aku. Seorang aktivis dakwah. Bukan super hero layaknya diatas, namun aku adalah seorang pahlawan. Menerangi bumi ini dengan cahaya Islam, menyeru manusia pada kemenangan sejati, para penghuni surga.

Untuk itulah ukhti tersebut rela menjadikan dakwah sebagai pekerjaan utamanya. Bisnisnya dengan Sang Khalik tidak pernah dia tinggalkan. Ukhti ini sadar, bahwa dalam kekuatan yang besar timbul tanggung jawab yang besar pula (begitu kata spiderman). Kepahamannya tentang islam dan dakwah, ilmu-ilmu yang semakin bersemi, skill-skill yang semakin terasah, kelembutan jiwa yang menyatu dengan Al Qur’an adalah kekuatan besar yang menjadi modalnya menjadi seorang pahlawan sejati bukan sekedar super hero. Inilah tanggung jawab dia sebagai aktivis dakwah.

Namun, Ukhti ini masih merenung dengan harapannya. Ada orang-orang yang disekitarnya minimal mengatakan, “Apa nich Ukh yang bisa ane bantu? Kita kerjakan bersama-sama yuk..!” Niscaya himpitan beban itu pasti akan terasa longgar dan ringan. Kalau pun tidak semoga doa-doa kepada mereka dibalas dengan doa yang serupa pula..

Bagaimana pun juga, sapu lidi itu jauh lebih bermanfaat dari pada sebatang lidi. Se hero-heronya lidi, masih jauh lebih utama dengan sapu lidi. Maka beramal secara berjamaah pun akan lebih cepat menuju kemenangan dari pada bermal infiradhi.Bukankah begitu ?

Merah Kuning Hijau

24 April 2009

“ Aku Merah…” Seru Umar
“ Kuning !”
“ Hijau…!”
“ Oranjeee…selalu jadi pilihan ibu-ibu dan pilihanku “ Izzoe tak mau kalah.
Mereka terlihat bercakap-cakap seru di teras rumah Ustadz Hasanuddin, padahal si tuan rumah sudah mempersilahkan masuk. Akhwat-akhwat yang jadi teman rombongan silaturahmi mereka hanya geleng-geleng heran melihat tingkah si ikhwan-ikhwan itu..
Tak lama setelah basa-basi, tuan rumah masuk kedalam.
Tidak ada petir, hujan apalagi tsunami. Wajah ikhwan-ikhwan itu terlihat serteg, alias serius dan tegang. Nafas mereka terlihat tertahan, matanya berharap harap cemas, tangan mereka mengepal.
Tiba-tiba Ustadzah Isyah, isteri Ustadz Hasan keluar dari ruang dalam rumahnya.
Bouugh…!
Izzoe meninju Umar meluapkan kegembiraannya.
He…he…he…. Yess, Aku menang lagi! Bisik Izzoe penuh kemenangan, suaranya sengaja dibuat pelan tapi berbobot agar tidak terdengar sampai zone akhwat.
Srupuuuuut….ehmm…hmm, Alhamdulillah. Izzoe tampak menikmati sekali minuman yang baru saja disediakan. Sementara ikhwan-ikhwan yang lain tampak kecut, walau aneka makanan lebaran dan es sirup orange tersebut terlihat ‘ngawe-awe’.
Rumah terakhir barusan selesai di silaturahmini rombongan remaja-remaja masjid tsb.
Karena adzanlah yang memaksa mereka menyudahi tour hari ini. Mereka berjamaah maghrib. Transit terakhir di masjid Darussalam tersebut dihiasi dengan pembacaan hasil iseng ikhwan-ikhwan tadi.
Izzoe : 4
Umar : 1
Uqie : 2
Bob : 0
Izzoe kembali meringis gembira karena merasa menang dalam kompetisi hari ini…
Satu jam kemudian.
Sesampai dirumah, Izzoe ditanyai umminya,
“Kok tampak capek banget Nak, silaturahmi ke siapa aja hari ini?”
Izzoe menjawab enteng, “4 rumah Orange , 1 Melon, 2 Cocopandan.”
Lho..????????
(sepenggal kisah perjalanan syawal 1428 bersama temen2 IRMAGA)

Salah satu kemurahan yang Allah berikan kepada muslim yang rajin bersilaturahmi itu adalah umur yang panjang, bukan perut yang kenyang atau perut yang kembung sirup orange. Apabila adab-adab dalam bersilaturahmi itu telah ia penuhi…

Jangan Tunda Lagi

24 April 2009

Tak nampak gerutan kecewa, terlebih ekspresi putus asa pada wajah teduh ketua kita sore itu. Beliau tetap meneruskan tilawahnya. Sore itu, sudah cukup lama sang ketua menunggu untuk rapat.

Tak lama, 3 message sekaligus masuk inbox usai beliau menuntaskan 1 juz. Kali ini mr and mrs Afwan memang pantas untuk dimaklumi. 3 message diawali dengan kata Af1 semua.

Af1 Akh, mendadak perut ane sakit. Perih banget, ampe muntah2 nih. Ini mau ane periksakan ke puskesmas. Af1 ya..tidak bisa hadir. Doakan semoga baik-baik saja. Jazk” Begitu message Mr Afwan pertama.

Af1,ane lagi sakit. Bener2 males untuk pergi. Ane pengen istirahat dulu beberapa hari. Af1 tidak bisa aktif beberapa hari kedepan.” Mrs Afwan kedua dengan berani dan jujurnya menyatakan bahwa dia sedang dilanda penyakit futur.

Af1 Akh, ane ijin gak datang syuro sore ini. Badanku panas dingin, kayaknya masuk angin coz tadi malam lembur.Af1 ya..” Dan, Mr Afwan terakhir pun menutup dengan message yang serupa dengan pendahulunya.

Sang ketua hanya tersenyum, kemudian bertasbih dan bertahmid lalu mengepalkan tangan ke angkasa sambil memekikkan takbir.

Subhanallah karena takjub atas kejernihan pikiran yang dikaruniakan 4JJI untuk menghadapi situasi ini. Alhamdulillah karena bersyukur dia diberi tubuh yang sehat dan prima. Dan Allohuakbar-nya cukup menunjukkan ruh nya yang menggelora menapaki jalan dakwah. Laahaula wala quwwata illa billah.

Aktivis dakwah kok cacingan, tiap bulan langganan promag, ultraflu, tolak angin. Aktivis dakwah kok sukanya numpuk2 kerjaan, males-malesan. Aktivis dakwah tuch ya rajin olah raga juga dong. Dzalim tuch namanya!

Begitu kurang lebih Sang ketua diceramahin ustadznya 2 tahun yang lalu, walau lebih tepat dikatakan sindiran.

Bisa kita bayangkan kedzaliman apa yang kita perbuat?

Cukup sering kita mengejar kewajiban-kewajiban, memenuhi hak-hak organisasi, hak saudara-saudara kita tapi ternyata melalaikan hak tubuh kita, ruh kita, pikiran kita. Mereka lelah dan haus karena tiap hari kita fungsikan terus. Akhirnya, kita pun tidak hanya dzalim pada diri kita sendiri. Tapi pada ketua kita, teman kita, kerjaan kita dan lembaga organisasi kita juga, bahkan pada umat ini.

Aktivitas dakwah ini membutuhkan kekuatan yang tidak pernah ada habisnya. Pelaku yang memiliki karakter pejuang sejati, Tidak kenal rasa lelah apalagi putus asa. Untuk itulah kita yang menamakan diri aktivis dakwah juga dituntut harus memiliki titik-titik sumber pembangkit dan penjaga kekuatan. 4JJI adalah sumber dari segala kekuatan. Maka, aktivitas pendekatan kita kepadaNya juga menjadi sumber-sumber pemancar kekuatan. Kajian ta’lim rutin kita adalah kekuatan, tilawah kita adalah kekuatan, puasa kita adalah kekuatan, tahajud kita adalah kekuatan, menjaga hati ini adalah sumber dari kekutan ruh. Kekuatan itu pun perlu kita imbangi dengan membangkitkan kekuatan jasad. Jogging, renang, bersepeda atau hanya sekedar senam rutin adalah aktivitas yang mampu menjaga ketahanan tubuh kita ketika beban itu terasa semakin berat. Maka, ketika berat ringankanlah dengan berbagi, dengan rihlah, dengan membaca buku atau jalan-jalan untuk me refresh pikiran kita agar menjadi lebih brilliant dan produktif .

Akhi, Ukhti…4JJI telah menjanjikan kebangkitan ummat Islam ini. Bisa jadi karena kita sakit, syuro menjadi ditiadakan pekan ini. Bisa jadi karena syuro tidak ada dalam sepekan maka agenda kegiatan pun mundur sepekan pula. Dan bukan mustahil Kebangkitan Ummat pun turut tertunda sepekan dari jadwal yang dijanjikan 4JJI kepada kita. Lalu bagaimana jika ini dilakukan tidak hanya oleh seorang atau dua orang saja? Apalagi jadi penyakit rutin bulanan! Apakah kita juga termasuk factor penunda tersebut?! Semoga tidak.

KALINGGA, sarana menumbuhkan jaringan antar remaja masjid

18 Maret 2009

Kalingga News

KALINGGAPada tanggal 13 Rabiul ‘Awal 1430 H yang bertepatan dengan 10 Maret 2009 kemarin tampak bintang-bintang yang bertebaran di langit turut tersenyum bahagia mengiringi cantiknya purnama, malam itu menjadi malam yang cukup mengesankan bagi rekan-rekan Remaja Masjid, khususnya di kampung Sukunan, desa Banyuraden, kecamatan Gamping. Para remaja seantero kecamatan Gamping yang terbagi dalam 5 kelurahan ini datang ke kampung tersebut untuk menghadiri pengajian khusus remaja, yang terkenal dengan KALINGGA (Kajian Keliling Gamping). Acara yang sudah cukup populer di mata remaja masjid di wilayah kecamatan Gamping ini terselenggara berkat kerja sama yang apik antara Remaja Masjid Al Iman Sukunan (Imam Musalim), Remaja Masjid Al Mujahidin Cokrowijayan, Remaja Masjid Fajrul Islam Tegalyoso, dan juga tidak kelupaan IRMAGA (Ikatan Remaja Masjid Se-Kecamatan Gamping) sebagai promotornya.

Kalingga yang merupakan acara rutin tiap dua bulanan ini merupakan salah satu produk IRMAGA dalam rangka menjaring remaja Islam, memasyarakatkan pengajian di kalangan para remaja Islam dan meningkatkan ukhuwah serta jaringan di kalangan remaja masjid yang ada di wilayah kecamatan Gamping. Hal ini dikarenakan kegiatan-kegiatan yang telah ada selama ini masih berstatus intern atau lokal, disebabkan oleh belum terbentuknya jaringan antar remaja masjid itu sendiri. Dengan adanya kegiatan semacam kalingga ini diharapkan bisa menumbuhkan semangat dan kebersamaan di kalangan para remaja masjid, yang kedepannya akan bisa menumbuhkan sebuah jaringan kerja sama dalam dakwah keremajamasjidan. Adapun tema yang diusung dalam kalingga edisi ini cukup “luar biasa” yaitu Menjadi Remaja Berprestasi, Subyek Perubahan. Pembicaranya pun tidak main-main, panitia telah merencanakan untuk mendatangkan seorang ustadz yang tidak asing di telinga para remaja Islam dan didatangkan langsung dari daerah Imogiri, yaitu ustadz Hardiman, yang lebih dikenal dengan sebutan ustadz Batman. Akan tetapi, mendadak ustadz Batman tidak dapat hadir karena sedang sakit dan digantikan sahabatnya. Tampaknya hal ini membuat beberapa remaja agak kecewa karena ustadz penggantinya tidak sekualitas yang digantinya.”Lha wong cuma ban serep koq, ya mesti jauh sama aslinya”, ungkap salah seorang panitia. Akan tetapi hal itu tidak menghambat kesuksesan acara kali ini. Salah satu alasannya dapat terlihat dari antusiasme para remaja untuk hadir dalam acara ini cukup besar, sampai-sampai banyak remaja yang hadir dengan berjalan kaki meskipun jarak antara rumah dengan lokasi pengajian terhitung cukup jauh, sehingga mushola Al Iman yang menjadi tempat kegiatan tidak muat menampung para remaja karena saking banyaknya. Tampak di sela-sela acara, panitia sibuk untuk mengantisipasi hal tersebut. Termasuk harus belanja lagi karena 80 bungkus konsumsi yang disediakan masih kurang.

Di lain pihak, panitia tampak tersenyum puas pasca kegiatan, karena usaha untuk mengaktivasi remaja-remaja masjid di kelurahan Banyuraden sudah memperlihatkan hasil. Salah seorang panitia menuturkan harapannya agar semangat para remaja ini bisa terus terbina, sehingga remaja-remaja Islam yang ada di kecamatan Gamping ini mau dan mampu untuk menjadi pengurus masjid yang menjadi salah satu pilar dalam rangka memakmurkan masjid. Semoga !!! (Reported by: Wiyan)

Risalah PI 02 Maret 2009

3 Maret 2009

logo IRMAGA

logo IRMAGA

Agenda Pembahasan: Update dan penentuan kembali 14 target operasi IRMAGA

Ambarketawang

Dari hasil silaturahmi IRMAGA dan kerja sama dengan IMANI (Islamic Medical Assosiation of Indonesia), penyerahan kotak P3K dan penyuluhan kesehatan remaja akhirnya mampu difollowupi menjadi kajian taklim remaja masjid di Al Iman Mejing Kidul dan Al Ikhlas Patukan.

Ide membuat komunitas jaringan remaja masjid tingkat desa untuk sementara dalam waktu dekat ini belum bisa diwujudkan, menimbang berbagai hal salah satunya kesiapan SDM yang belum mencukupi. Oleh karena itu untuk memberdayakan potensi remaja-remaja masjid, tim Jaringan Dakwah Remas Ambarketawang memutuskan untuk mengaktivasi diri di lembaga-lembaga kepemudaan yang ada.

TO Ambarketawang diperbarui yang semula Al Ikhlas Patukan, Baitul Faizin Gamping Lor dan Masjid Agung Gamping menjadi dua saja yaitu: Al Ikhlas Patukan dan Al Iman Mejing Kidul.

Tim Jaringan Dakwah Remas Desa Ambarketawang : Ibrahim, Fajar, Fahmi, Handasari.

Nogotirto

Pertemuan TJDR Desa Nogotirto baru pertemuan pertama, membahas tentang potensi dan keanggotaan tim ini sendiri.

Meninjau ulang TO, data lebih detailnya masih ada di masing-masing penanggung jawabnya: Dita (blok II), Amin (Karang tengah), Muharramudin (Nogosaren)

Remaja masjid yang berhasil menjadi binaan rutin IRMAGA selama ini :

Akhwat : Ngabean, Kajor

Ikhwan : Perum Nogotirto blok V

Peninjauan ulang TO belum bisa dilakukan karena keterbatasan data dan informasi.

Tim Jaringan Dakwah Remas Desa Nogotirto : Dita, Bagus, Fiya, Yulia, Lela, Nurul

Banyuraden

Tim Jaringan Dakwah Remas Desa Banyuraden yang terdiri dari : Wiyantoro, Darmanto, Nuryadi, Iant, Latri, Inari, Nita, Tami menyepakati bahwa target operasi tetap kepada 3 titik Fajrul Islam Tegalyoso, Al Amin Sukunan, Al Mujahidin Cokrowijayan dengan tetap memantau dan memperhatikan dusun lain yang berpeluang, salah satunya Geplakan.

Hal ini diputuskan karena beberapa sebab, yaitu : Banyaknya/ada aktivis IRMAGA yang berdomilisi di dusun setempat, tingkat keberterimaan remaja masjid setempat terhadap IRMAGA yang cukup tinggi, ketiga dusun tersebut masuk dalam kategori A dan B pada penentuan klasifikasi kualitas/kuantitas dan kultur dusun seBanyuraden beberapa bulan yang lalu.

Trihanggo

Konsentrasi garap Tim IRMAGA lebih ke remaja masjid-remaja masjid terlebih dahulu ketimbang berkonsentrasi membentuk poros ketiga TO yang sudah ditetapkan. Hal ini karena ketiga target operasi tersebut secara jarak sangat berjauhan antar ketiganya. Namun Tim Jaringan Dakwah Remas Desa Trihanggo yang terdiri dari : Yan Arief, Dita, Fifi dan Sisca memutuskan masih tetap berkonsentrasi pada 3 TO yang pernah ditentukan 1 tahun yang lalu itu. Yaitu Al Ilham Kronggahan, Al Falah Ngawen, dan Qoriban Panggungan Kidul. Juga merekomendasikan masjid Ar Rahman, Baturan untuk dipertimbangankan dan digarap karena beberapa alasan berikut: dukungan takmir terhadap kegiatan remaja masjid sangat kuat dan pendanaan terhadap kegiatan islam mapan.

Balecatur

Belum bisa diputuskan karena ketidakhadiran personal Tim Jaringan Dakwah Remas Desa Balecatur. (sedang sakit dan bebarengan dengan acara lain)

Note:

Satu bulan kedepan bertemu kembali khusus untuk membahas tema kewilayahan ini lebih mendalam. Setiap person PI diharap mempersiapkan bahan syuro sebagai berikut:

  1. Konsentrasi dalam pembahasan metode dan penanganan remaja masjid
  2. Pemanfaatan dan penyediaan lahan pemberdayaan tim agen remaja masjid
  3. Penetapan personal tim pengampu Jaringan Dakwah Remas per desa

Jazakallah. (Sekjend)

Si Bibir Merah Datang Rapat

3 Maret 2009

Red Lips

Red Lips

Si bibir merah datang rapat. Aseli! cantik buanget, suaranya manja lagi. Pokoknya ngalahin bidadari dech. Izzoe senyam senyum sendiri. Asyiik, aku jadi semangat rapat nih. Batin Izzoe. Diem-diem Izzoe, ketua kita nich, ternyata menaruh hati sama salah seorang staffnya. Nggak ada satupun yang tahu, Umar sekalipun yang notabene temen kentelnya sejak balita sekaligus temen sekajiannya. Secuil pun tidak tercium oleh Umar. (Umar kan lagi pileek…)

Nit-nit-nit. Delivered. Ass Ukhti yg dicintai 4JJI, jgn lupa bsk datang rapat ya.Skalian ane mau ngembaliin buku catatan rapat kmrn.tlsn nt rapi,bagus lho,cocok bgt nt jd sekretaris.makasih ya.met istirahat,jgn lupa witir dl sblm tidur.

22.25 WIB. Izzoe SMS si bibir merah.

Hari-hari Izzoe ceria, penuh gairah dan semangat membara, kalo cuma semangat 45 dijamin kalah dech. Kicauan burung-burung pagi cukup menggambarkan betapa bungahnya hati Izzoe. Ini tak lepas dari pesen yang mampir di N3310 nya barusan. Ass.Akhee,sudah sholat dhuha blm?memudahkan rejeki lho.ayo buruan.Proposalnya dah jadi nich.kpn mo diambil dirumah?bls gpl.

Tililit-tililit…. HP Izzoe berdering.

1 miss called

RedLip

08157901234

Tut-tut-tut. SKRG! . Sent. Izzoe langsung menjawab.

Ujung barat kecamatan itu ditempuh dengan full speed BMWnya. Bebek Merah Warnanya, begitu Izzoe dengan bangga menyebut Honda 70-an miliknya. Tak lama…

“Lho, cepet bener. Dah sholat dhuha duluan ya?”

“Belum… nggak papa, masih lama kok waktunya.” Dalam hitungan menit Izzoe sudah nongol di teras rumah tersebut. Bahkan hitungan detik, yaitu 777 sekon alias 12,95 menit. (he..he..)

“Katanya adikmu baru sakit? Sakit apa? Sekarang ada di rumah atau …..?” Izzoe memulai basa-basinya dengan lincah.

Dan…………………..

60 menit kemudian. Nit-nit-nit.

Mama

08.30 WIB

Cepet plg! antar Mama ke pasar.Jam brp ini!!?

Izzoe buru-buru pamit. Kelupaan. Ada tugas wajib yang harus dikerjakan saban pukul 08.00 pagi.

RedLip

09.00 WIB

Kok proposalnya masih dikursi? ketinggalan yach. Atau sengaja?

Guueblexx! Batin Izzoe. Kok bisa lupa sich? Tiba-tiba, matanya malah berbinar-binar. Akalnya menemukan alasan, untuk bertemu si pemilik bibir merah lagi.

Begitu semangatnya Izzoe menjalankan amanah, kerjaannya selalu tuntas tepat waktu, bersih, tanpa noda sedikitpun (jelas dong..! Kan pake Rinso). Rajin wira-wiri. Nganter undangan, cari donatur, atau nyebar bulletin. Kerjaan staffnya pun turut diembat. Bahkan saking semangatnya sampai rapat aja 3 kali sepekan (Ngalahin TPA tuch, kampungku aja cuma 2 kali sepekan). Teman-temannya salut, bangga punya mas’ul sesemangat Izzoe. Mereka juga berharap semoga dirinya juga bisa sesemangat mas’ulnya. Dan istiqomah tentunya.

3 bulan kemudian.

Nit-nit-nit.

Umar

17.10WIB

Bro, kok belum datang rapat! Temen2 dah nunggu nich. Cepet keburu gelap. Daripada gue tonjok!

Selaku sahabat karib sekaligus wakilnya, Umar merasa bertanggung jawab mengingatkan saudaranya yang khilaf. Walau terkadang lebih terdengar ancaman ketimbang nasehat. Maklum, Umar si pemegang juara kelas berat lomba panco se-kecamatan. Mantan preman pasar.

Izzoe membaca pesen diHPnya. Males banget rasanya untuk bangkit. Tidak dipedulikan ancaman sohibnya. Walau dia tahu betapa mantap tinjunya. Suatu saat pernah membuatnya muntah gara-gara meledek Umar dengan sebutan gorila waktu taman kanak-kanak dulu.

5 miss called

Umar

08171234007

Izzoe kesel, dibanting HPnya ke bantal. Kembali tidur. Walau tidak bisa tidur. Sudah tiga hari ini Izzoe tidak keluar rumah.

Tidak ada seorang pun tahu apa yang terjadi dengan Izzoe. Izzoe tidak kecelakaan, Izzoe tidak keluar kota, Izzoe tidak DB, Izzoe tidak juga mencret. (Hush….sembrono!)

Izzoe membuka inbox message. Tertanggal 3 hari yang lalu.

No name (nama yang sudah dihapus dari memori HP Izzoe)

+628157901234

Ass. Mengundang antum dan teman-teman, pada hari terbahagiaku. Ahad, 27 April 2007 di gedung Tiara Graha pukul 11.00WIB. Afwan, undangan menyusul.

Izzoe lemeessssss…

(iant_hero)

KRDP edisi 08 Maret 2009

3 Maret 2009

Ikuti KRDP edisi 8 maret 2009 pukul 08.00 di musholla Al Ikhsan (belakang komplek kantor kecamatan Gamping).

Tema : Fiqh Shalat

Muwajih : Ustadz Ro’is

SUSUNAN KEPENGURUSAN IRMAGA PERIODE 2009-2010

3 Maret 2009

Pelindung : Drs. Kuntadi (Camat Gamping)

Penasehat :

1. Mahfud (Kepala KUA Gamping)

2. Nur Hidayat Pamungkas

3. Duriyat Subekti

4. Budiyono

Majelis Pertimbangan Organisasi :

1. Nur Muhammad Shidiq, S.Pd

2. Nur Ahmad, Amd

3. Erlina Listyanti Widuri, S.Psi

Ketua Umum : Aditya Rikfanto

Sekretaris Jendral : Iant Eko Setiawan

Wakil SekJend : Zulia Nitasari

Bendahara : Dwi Tami Astuti

Staff Bendahara : Fajar Prabowo Ariyadi

Bidang Kaderisasi

Mas’ul Bidang : Bagus Kelana

Staff :

1. Sri Suranti

2. Wahid Qomaruddin

3. Deddy Rakhman Sulaiman

4. Sukarni

5. Icha Sapta Rini

6. EDI WICAKSONO

7. FAJAR AL GHIFARY

8. FRANSISKA

9. PURNASTRI AFIF ADIBA

Bidang Pembinaan dan Pemberdayaan Remaja Masjid (P2RM)

Mas’ul Bidang : Ibrahim Bagus Setia Permana

Staff :

1. Handasari Mokodompit

2. Sri Wahyunita Sari

3. Arif Wibowo

4. Dwi Pravitasari

5. Budi Kismiyanto

6. Rizki Wahyu Setiawan

7. Nurul Amanah

8. IWAN SUDRAJAT

Bidang Pengembangan Jaringan Dakwah Remaja Masjid (PJDRM)

Mas’ul Bidang : Yan Arief Sukoco

Staff :

1. Wiyantoro

2. Alfiya Pusparini

3. Anwar Rohim

4. MUHAMMAD ARIF EFFENDI

5. LATRI WIHASTUTI

6. IRFANSYAH

Bidang Informasi dan Komunikasi (INFOKOM)

Mas’ul Bidang : Arifiyana

Staff :

1. Boy Tidarmawan

2. Taufik Fahrudin

3. Darmanto

4. Hidayah Sunar Perdanastuti

5. Zulfa Erlin Muflikhah

6. INARI

Bidang Dakwah Kemasyarakatan (DKM)

Mas’ul Bidang : Yulia Sofiyanti

Staff :

1. Latifah Hanum

2. Dwi Ismartanti

3. Prakasa Radya Sulendra

4. Nurlaela

5. Firandi Saputra

6. Haris Nugroho

7. Maria Ulfa Tri Rahmawati

8. Endah Siti Maghfiroh

9. Nanang Fathu Rahman

Garis Besar Haluan Kerja IRMAGA

3 Maret 2009

IRMAGA periode 2008-2010 membagi garis besar aktivitasnya menjadi 3 titik konsentrasi yaitu :

  1. Pembinaan Remaja Masjid ( secara internal memiliki sasaran pengurus lembaga IRMAGA dan secara eksternal remaja-remaja masjid di wilayah Gamping)
  2. Jaringan Remaja Masjid
  3. Syiar Islam

Masing-masing titik konsentrasi dibreakdownkan sbb :

1. Pembinaan Remaja Masjid

  1. Merekrut dan membina remaja-remaja sebagai pelopor dakwah keremajamasjidan
  2. Menumbuhkan dan mengembangkan aktivitas dakwah remaja masjid
  3. Membangun pola kaderisasi yang dinamis untuk keberlangsungan lembaga
  4. Menyiapkan dan mencetak kader pembina remaja masjid
  5. Meningkatkan kualitas managerial remaja masjid
  6. Membentuk organisasi keremajamasjidan di tiap masjid yang ada remajanya

2. Jaringan Remaja Masjid

a. Membangun dan mengelola jaringan antar remaja masjid

b. Menyatukan dan mensenergikan orientasi dan gerak dakwah remaja masjid

c. Menjalin hubungan yang harmonis dengan lembaga pemerintah dan lembaga kepemudaan lain yang mendukung visi IRMAGA

3. Syiar Islam

a. Membuat media dakwah remaja masjid yang meliputi bidang informasi, sosial, politik, ekonomi dan keilmuan

b. Membentuk tim nasyid sebagai sarana syiar

c. Membuat media cetak sebagai sarana syiar

Seribu Kebaikan Dalam Sehari

3 Maret 2009

Seribu kebaikan dalam sehari? Ah, mana mungkin?!siapa sich, yang bias meraihnya? Ya,..mudah saya bagi yang bersungguh-sungguh ingin meraihnya karena mengharapkan hari hisab di hadapan Rabb-Nya penuh dengan amal shaleh dan hilang segala keburukannya. Bagi hamba-hamba Allah yang memang akherat menjadi tujuan utamanya maka segala jalan untuk meningkatkan amal shaleh selalu dicari dan diliriknya. Duuh,..siapa sih yang tidak tergerak hatinya untuk mengetahui bagaimana setiap hari seorang hamba bisa meraih seribu kebaikan??. Rasulullah saw telah memberitahukan hal ini kepada para sahabatnya. Agar para sahabat berlomba-lomba untuk mendapatkannya. Lewat seorang sahabat yang mulia yaitu Sa’ad bin Abi Waqash ra, beliau berkata: “Pada saat kami bersama Rasulullah saw beliau bersabda: “Apakah seseorang diantara kalian tidak mampu untuk mendapatkan 1000 kebaikan dalam sehari?” Maka salah seorang yang duduk diantara kami bertanya: “Bagaimana salah seorang diantara kami mendapatkan 1000 kebaikan?” Beliau bersabda: “Bertasbih 100 kali, niscaya ditulis baginya 1000 kebaikan atau dihapus darinya 1000 kesalahan” (Hadits Shahih Riwayat Muslim no.2698) Tidakkah dari sekarang engkau ingin melaksanakannya?. Tidakkah engkau menginginkan agar kesalahan-kesalahanmu tertutup dengan sebab tasbihmu kepada-Nya?. Marikah kita bersegera menuju kepada-Nya. Menuju ampunan-Nya sesungguhnya pada saat ini merupakan sebaik-baik kesempatan untuk bertaubat, memperbanyak ibadah dan dzikir mengingat-Nya. Mengapa? Karena pada saat ini engkau dalam keadaan yang sehat sebaik-baik keadaan seorang hamba. Mudah melakukan apa saja, ringan terasa di jiwamu. Karena itu, perbanyaklah amal shaleh sebelum tiba masa sakitmu, sebelum tiba ajalmu. Sehingga bila masa itu tiba hanya penyesalan yang tidak terkira. Mudah-mudahan hadits di atas menjadi penyemangat hidupmu untuk memacu dan mengisinya dengan amal-amal shaleh, sehingga nantinya engkau menjadi orang yang beruntung di hadapan-Nya. Semoga Allah senantiasa memberikan taufik dan hidayah-Nya kepada kita semua agar mudah langkah kaki kita menuju ketaatan kepada-Nya. Amin. (Hamasah edisi I)

Remaja Masjid Penggeraknya

3 Maret 2009

kartun remaja islam

Untuk memakmurkan masjid, ada potensi yang tak boleh diabaikan, yakni remaja masjid. ‘Keberadaan remaja masjid sangat penting khususnya yang tinggal di kampong sekitar masjid, Remaja Muslim adalah sekumpulan remaja yang memakmurkan masjid dan memberikan kontribusinya secara langsung maupun tidak langsung bagi keberlangsungan dakwah di masjid dan sekitarnya. Keberadaan remaja masjid sangat penting karena masa remaja adalah fase pembentukan yang efektif dan efisien. Remaja masjid dapat memacu soliditas masyarakat untuk menegakkan amar ma’ruf nahi munkar. Sekaligus merupakan entry point yang tepat untuk perkembangan dakwah. Remaja masjid merupakan kantong pembinaan generasi muda yang berpengaruh positif terhadap akselerasi kebangkitan islam, masjid mempunyai banyak fungsi bagi remaja. Fungsi-fungsi tersebut antara lain fungsi keagamaan, pendidikan dan pembinaan, aktualisasi, informasi dan sosialisasi. Kegiatan-kegiatan remaja masjid sebaiknya meliputi pendidikan keislaman (kajian, baca tulis Al Qur’an dan tusiyah) dan pengembangan kreativitas (minat, bakat dan hobi). Dalam mengelola remaja masjid, pertama kita perlu memahami kebutuhan dan kondisi remaja. Kedua, membuat program kegiatan yang regular. Ketiga, amanah. Dan kelima, pendekatan interpersonal. “Kalau semua itu dilakukan dengan baik, Insya Allah berbagai persoalan yang terjadi pada remaja masjid dapat diatasi dengan sebaik mungkin. (HamasaH edisi I)

Reuni Terindah Dengan Sang Idola

3 Maret 2009

izzoe bersepeda

izzoe bersepeda

Gubrak…!!

Perjalanan Izzoe terpaksa mandeg. Sepedanya nyungsep ke pagar bamboo milik mbah Dullah, kiai garang desa setempat. Pagarnya ambruk, menimbulkan suara keras yang menyertai keluarnya mbah Dullah dari dalam rumahnya menenteng sebilah arit ditangannya.

Deg…deg…deg..

Melihat simbah yang bertubuh atletis keluar membawa arit, jantung Izzoe gak karuan berdegup. Mulutnya cuma cengar cengir ketika Mbah Dullah menatapnya.

“Laaillaha illallah…, Laaillaha illallah…, … ” tiba-tiba saja Izzoe menjadi ingat kalimat yang pernah diajarkan Bang Muchlis, ustadz TPAnya beberapa tahun lalu. Katanya, ketika kalimat Laaillaha ilallah menjadi kata terakhir dalam hidup seseorang maka akhiratnya dijamin surga.

Dug…deg…dug…deg..

Degup jantung Izzoe semakin keras ketika Mbah Dullah semakin dekat, peluhnya bercucuran. Mau lari pasti dikejar, mau ngelawan musuhnya arit. Pasti kalah duluan.

Tiba-tiba saja Mbah Dullah mengeluarkan suaranya,

“Eh, Nak Izzoe. Kebetulan nih. Mampir dulu sini. Simbah baru aja panen durian, ayo sini kita buka bareng.” Suara Mbah Dullah datar. Seperti menghiraukan pagarnya yang baru saja ambruk diterjang onthel Izzoe. Kemudian beliau mengajak Izzoe untuk duduk bareng membuka dan menikmati hasil panen kebun duriannya.

Jadi…

Izzoe hanya melongo.

Usut punya usut, ternyata ada sesuatu yang sungguh mempesonakan dimata Izzoe sehingga membuat konsentrasi bersepedanya buyar. Luna Maya lewat. Iya, suer! Kata Izzoe ada gadis mirip banget dengan Luna Maya baru aja lewat. Gak bo’ong.

“Luna Maya tuch idola cowok-cowok sini Mbah, termasuk aku penggemar beratnya. Seabrek posternya aku koleksi, tak ketinggalan gosip-gosip tentang dia pun jadi target buruan. Cuantik, punya seabrek prestasi, aktingnya oke…wah pokoknya joss tuenan! Gak bisa diceritain dech” Mbah Dullah cuma senyum mendengar cerita Izzoe.

“Mau dengar cerita pemuda belia 18 tahun punya seabrek prestasi sehingga menghantarkannya menjadi seorang panglima? Atau mendengar cerita seorang yang sangat kaya raya dan tipsnya menjadi kaya sehingga mampu bershodaqoh hingga hitungan milyar? Atau cerita seorang yang cuakep banget sehingga membuat penduduk sejazirah arab histeris melihatnya? Pokoknya cuakep…cuakep…cuakep. Mau???” Gaya Mbah Dullah menirukan iklan di tipi.

Makanya datang di pengajiannya Mbah Dullah besok Ahad pagi di masjid ya…

Ahad pagi itu, Izzoe mendapat kesan yang begitu mendalam. Ia bertekad untuk mencintai orang-orang yang sudah pasti masuk surga, karena pesan Rasululloh bahwa kita akan dibersamakan dengan orang-orang yang kita cintai ketika di dunia. Termasuk idola-idola kita. Kelak bakalan ketemu dengan mereka, bisa wawancara, photo-photo, minta tanda tangan. Tapi ketemunya di neraka…alaamak, buat apa kita photo-photo tapi abis itu terus dibakar api neraka. Naudzubillah…