my whole new blog

krn dulu sy bingung gara2 lupa password utk blog ini, maka sy bikin blog baru.. eh skrg inget, tapi udh lama meninggalkan blog ini,.. trus sy gak tahu gimana crnya ngelink dr alamat ini, lgsg ke alamat yg baru.. jadi sy bikin postingan ini.

kalau ada waktu berkunjung ya k blog sy yg baru,,

faKta BerBicara

dari sebuah penelitian, diketahui bahwa kita mengingat :

20 % dari yang kita baca

40% dari yang kita lihat

50% dari yang kita katakan

60% dari yang kita kerjakan

90% dari yang kita lihat, dengar, katakan ,dan kerjakan sekaligus

berdasarkan teori interaksi dan komunikasi :

bahasa tubuh = 55% dari komunikasi

intonasi = 38% dari komunikasi

ucapan = 7 % dari komunikasi…

“hmm,jadi ucapan sbenernya g tlalu berpengaruh, org2 malah akan lihat kita dari bahasa tubuh m intonasi…

satu lagi,, rata-rata MariniR cuma bisa berkonsentrasi penuh selama 17 menit

yaa,, apalagi orang biasa kyk kita..”

dikutip dari : “sukses dengan softskill”, penerbit ITb

bukan kesempatan yang terlewat

ah… dulu sm skali g pernah kpikiran bakal masuk ITB. Kampus yang dipercayai sebagai universitas terbaik yang dimiliki bangsa ini. Kampus yang telah diidam-idamkan dan didamba-dambakan setiap anak SMA karena mereka percaya kalau kesuksesan sudah bukan impian lagi ketika kita lulus dari tempat ini.

hehe.. belum pernah ada dalam sejarah orang-orang di keluarga ku masuk ITB, apalagi di kampung tempatku tinggal. Bayangan dan harapan mereka terhadap anak ITB benar-benar luar biasa. Jadi ketika aku telah menetapkan tekad untuk masuk ITB, smua orang tersenyum kecut padaku. yah,, anak nakal macam aku ini, apa bisa masuk ITB. Kesangsian mereka pun sedikit banyak berawal dari niat ku yang tak 100%. Kata-kata yang sering kudengar adalah : “serius Man?”.. yup, bgitulah.. tapi aku sangat bersyukur akan lingkungan SMP & SMA ku,,teman-temanku yang memiliki visi dan harapan yang besar. “tak ada yang tak mungkin”, kata mereka. Merekalah yang membuka mataku kalau dunia itu tidak sempit sama sekali. banyak hal yang mungkin bisa membuat kita semakin berjaya dan berkreasi tiada henti. Kalau boleh mengutip kata-kata di salah satu iklan : “kenapa harus puas kalau bisa lebih?”. Sejak saat itu pikiranku mulai terbuka, jangan cuma puas lulus SMA, jangan cuma puas masuk Univ yang seadanya.

whoo.. akhirnya, disinilah aku. Menjalani hari-hari dengan titel mahasiswa ITB. Tuhan memang Maha Kuasa.

yah..memang..mahasiswa ITB.. trus kenapa??

begitu banyak tantangan di depan, Man.

begitu banyak Orang Hebat di depan, Man.

tetapi, apa benar dengan masuk ITB saja,,lulus2 jadi sukses?

mulai saat ini, kamulah yang menentukan sukses tidaknya alumni ITB itu. Jalan yang akan kamu ambil,, ilmu apa yang akan kau kuasai..

khu..khu..khu..

buka mata, Man. ITB penuh dengan orang-orang hebat dengan karya nyata.. gak cuman  org2 dr angkatan atas kamu. dari angkatan sendiri, bahkan di bawahmu pun masih banyak yang lebih hebat dari kamu..

mau jadi anak ITB yang biasa-biasa saja??

_bersambung

apakah demi sbuah pLAntikan??

apakah demi sbuah pLantikan

kami rela hadir dlm ratusan bahkan ribuan rapat??

apakah demi sbuah pLantikan

kami rela datang k kmps bahkn di hari sharusny kami b’istirahat??

apakah demi sbuah pLantikan

kami harus pulang pergi m’hdp pimpinan2 dan turut tunduk thd keinginan mrk??

apakah demi sbuah pLantikan

kami rela memporsir tubuh kami hingga letih tak ubahny motivator kami??

apakah demi sbuah pLantikan

kami rela berkotor2 dlm kubangan lumpur dan menggores2 lengan kami??

apakah demi sbuah pLantikan

 kami merelakan waktu tidur kami??

apakah demi sbuah pLantikan??

kalau ya,,lalu apa KALIAN TAK MENGANGGAP PELANTIKAN ITU!!!

karena sbuah pLantikan

demi HIMPUNAN kami

aRRRGH aku inGin TERIAK!!

hmm,
seharusnya bLog itu jadi ajang untuk berkarya dan berkreasi
seperti pujangga2 di luar sana
ataw untuk menjual diri kita
seperti kata temanku waktu itu

tapi ntah,
BLog ini jauh lebih mirip diary
seperti kbanyakan blog2 di luar sana
ataw karena aku tak bisa berkreasi
seperti kata dosenku waktu itu

jauh daripada itu,
pengalaman adalah guru yg plg baik
seperti pepatah2 lama di luar sana
ataw mungkin ini hanya sebatas curhat
seperti sahabatku katakan waktu itu

ntah lah,,
terserah apapun yg terjadi di luar sana
ataw apapun yg org lain katakan waktu itu

aku hanya ingin TERIAK
ArrRRGGGGGHHHH!!!!!!!!

harga diri seorang komandan (book 2)

“Lapor Komandan, kita sudah terkepung”, sersan satu berkata
“Maaf Komandan, ada sambungan radio dari musuh”, prajurit berkata

Walter : “Halo Komandan, bagaimana kabar Anda di sana?”
Komandan : “Apa mau kalian?”
Walter : “Santai Komandan, aku tdk takut dgn ancamanmu itu! yang harus kau lakukan hanya menandatangani surat gencatan senjata kita, setelah itu semua urusan selesai, mudah sekali kan?”
Komandan : “Kami tidak akan pernah tertipu dengan penjajahan beralibi gencatan senjata macam kalian!!”
Walter : “Sadar kawan, penjajahan itu tidak ada. sudahlah, jangan kalian berpikiran kolot. Mari kita mmbangun negeri ini bersama-sama. Apa tawaran kami kurang menggiurkan?”
Komandan : “Negeri ini adalah negeri kami,bukan negeri kalian, kalian hanyalah pendatang yang mengklaim ini negeri kalian. Dan kami tidak akan pernah membiarkan negeri kami takluk oleh pendatang berhati busuk macam kalian. bagaimana pun juga negeri ini akan terus kami pertahankan, dan tidak ada cara lain untuk mempertahankan negeri ini kecuali melakukan perlawanan.”
Walter : “Jadi kalian lebih memilih untuk melawan?”
Komandan : “Selama kami bernyawa!”

haRga diRi seoRanG KomaNDaN….!!!

“KOmandan,,seseorang yang sangat dihargai dan dihormati. Hmmm”, Asep bergumam sambil berangan2 membayangkn dirinya yg terlihat gagah dalam balutan busana seorang komandan perang….

Arrgh,,apa jadinya klw si komandan hanya jadi celaan tmn2nya\\?
AarrGH,,apa jadinya klw ternyata toh tak ada yg mw menuruti kata2nya\\?
AARrGGGHHHHHH,,apa jadinya klw ternyata stiap oRG mencela beLiau di belakang\\\?

sudah lah sep,,tak perlu lah kau bercita-cita jadi komandan.
kita ini org desa,,paling2 jadi kacung komandan2 itu.
tak perlu lah kau melawan takdir.

arrrrrrrrrrgrrgrggggghhhhhhh,,apa memang bgitu??