Featured

Pesiar ke Pulau Padar

Taman Nasional Komodo, kawasan World Heritage dan Cagar Biosfer yang dimiliki Manggarai Barat, kini tengah mendunia. Selain varanus komodoensis atau komodo dan keragaman biota bawah laut yang menjadi alasan wisatawan lokal dan mancanegara berkunjung adalah cantik dan indahnya gugusan pulau di area taman nasional, salah satunya Pulau Padar. Pulau yang berada di antara Pulau Rinca dan Pulau Komodo ini sedang naik daun karena panorama alam yang disuguhkan luar biasa indah dari puncak bukitnya. Lekuk di tiap sisi pulau kecil dengan luas 16 km2 ini kian menambah keelokan pulau. Continue reading “Pesiar ke Pulau Padar”

Sunset di Kota Pariwisata Premium Labuan Bajo #ceritafoto

Sore hari di kota nelayan di pesisir barat Flores yang kini tengah bersolek dan bertransformasi menjadi kota pariwisata super premium. Semoga tidak hanya destinasi pariwisatanya saja, tetapi juga masyarakatnya lebih sejahtera.

Foto diambil ketika KRI Bima Suci singgah di Labuan Bajo dalam ekspedisinya mengarungi nusantara.

Keragaman Hayati Hutan Mbeliling

Yang ditemui sepanjang perjalanan; yang tumbuh dan menumbuhkan; yang subur dan menyuburkan; yang hidup dan menghidupkan; yang teduh dan meneduhkan; yang sejuk dan menyejukkan.

Mbeliling, salah satu kawasan hutan lindung yang menjadi sumber kehidupan masyarakat Manggarai Barat. Ia menjadi telaga yang mengairi lahan-lahan pemukiman dan perkebunan warga serta rumah bagi berbagai keanekaragaman hayati, termasuk burung endemik Flores.

Continue reading “Keragaman Hayati Hutan Mbeliling”

Membaca Secuplik Riwayat Gereja Tua Sikka

Memiliki nama asli Gereja St. Ignasius Loyola atau kerap disebut Gereja Tua Sikka, sebuah konstruksi berusia 121 tahun sejak diresmikan, tepatnya 24 Desember 1899 silam. Berbalut dinding yang didominasi warna putih dengan tiang penyangga coklat tua, jika dilihat sekilas dari luar, ia tampak sederhana. Namun ketika diajak masuk ke dalam gereja oleh Bapak Gorris Tamela, tetua di Desa Sikka yang pernah bekerja di STFK Ledalero, kami dibuat takjub dengan desain interior nan megah, terlebih pada struktur kayu bercat merah dan kuning bersilangan sebagai penopang atap.

Ditemani gemuruh ombak pantai selatan Flores dan cuitan burung di sekitar kompleks pastoran, Pak Gorris menuturkan bahwa meski disebut gereja tua, beliau tidak mengklaim sebagai yang tertua di Flores, bahkan percaya Larantuka menjadi lokasi di mana gereja katolik pertama dibangun. “Sekitar 3 km sebelum masuk Larantuka, di Waibalun ada gereja yang persis bangunannya dan diberikan pelindung yang sama, sama2 St. Ignasius Loyola, namun dibongkar.” ungkap Pak Gorris.

Continue reading “Membaca Secuplik Riwayat Gereja Tua Sikka”

Gunung Inerie #ceritafoto

Sesekali saya mencuri-curi pandang ke luar jendela mobil, meski mata tak kuasa menahan kantuk yang demikian hebat. Matahari sore masih cukup terik, dan nun jauh di sana, si piramida yang menawan dengan pucuknya yang runcing nampak jelas. Inerie, yang tak henti-hentinya membuat saya terkagum-kagum lantas jatuh hati tatkala memandangnya. Ia serupa magnet yang memikat kedua mata ini untuk terus menatapnya.

Continue reading “Gunung Inerie #ceritafoto”

Sunset Labuan Bajo #ceritafoto

Jauh sebelum makhluk bernama coronavirus menyerang, di bulan-bulan inilah biasa Labuan Bajo ramai disambangi wisatawan dari berbagai bangsa. Tahun ini berbeda, bak Labuan Bajo di era 2000-an awal, yang relatif sunyi dan belum banyak dikunjungi, hanya masyarakat lokal yang lalu lalang di sepanjang Jalan Sukarno Hatta. Lekas pulihlah bumiku sayang, agar kami bisa kembali saling bertandang tanpa ada rasa bimbang ataupun gamang.

Suatu Ketika di Kampung Adat Todo #ceritafoto

Siang hari yang cerah di salah satu depan Mbaru Niang Todo bersama adik-adik dari Flores, Nusa Tenggara Timur

Perjalanan pertama, perjalanan bertajuk ‘Telusur Pusaka Manggarai’ yang menyenangkan. Perjalanan yang memberi pelajaran bahwa segala warisan budaya dan sejarah Manggarai perlu dikaji, ditelusuri, dan dipahami, khususnya bagi mereka yang mengaku sebagai ‘Ata Manggarai’.

Continue reading “Suatu Ketika di Kampung Adat Todo #ceritafoto”

Jejak Putra Sang Fajar: Dari Ende Untuk Nusantara

Ende, satu kabupaten yang terletak di tengah Copa de Flores–diambil dari bahasa Portugis yang berarti Pulau Bunga–sebutan yang melekat bagi pulau cantik di wilayah Nusa Tenggara Timur. Ende juga adalah kota pelabuhan serta lokasi berdagang para etnis Cina, Bugis, dan Jawa, yang dikenal sejak lama dengan nama ‘Endeh’ oleh bangsa Eropa. Ende dengan segala pruralitasnya Continue reading “Jejak Putra Sang Fajar: Dari Ende Untuk Nusantara”

2015, and the Journey was Started..

Collages1

2015. Bukan hanya sekadar tahun yang berganti. Karena sejatinya setiap detik yang berdetak itu baru, bukan? Masih banyak yang harus dicita-citakan dan diperjuangkan. Dan, seperti sebelum-sebelumnya.. Bahwa petualangan ini belum berakhir. Masih banyak belahan bumi yang belum dipijaki, gunung-gunung yang belum didaki, pantai-pantai yang belum disusuri, ilmu-ilmu yang belum dipelajari, pun ayat-ayatNya yang belum dipahami. Dan, perjalanan itu–justru–baru akan dimulai..

Akhirnya, Pasar Seni ITB!

Bandung, Minggu, 23 November 2014. Tiba-tiba tiap sudut kampus ITB dipadati pengunjung dari berbagai penjuru. Macet luar biasa di mana-mana, kendaraan stuck tak bisa bergerak. Bahkan banyak orang yang turun dari mobilnya, lantas jalan kaki menelusuri jembatan layang Pasupati hingga ke lampu merah Dago. Ada apa gerangan? Apalagi kalau bukan event empat tahunan, Pasar Seni ITB. Itulah pertama kali saya bisa ‘menikmati’ dan bergumam, “Oh, begini ya ternyata atmosfir event Pasar Seni..Haha. Seru! Meski diterjang hujan lebat, kemudian berteduh di lorong-lorong bersama ribuan pengunjung lainnya. Atau ketika baru sebentar mengeluarkan kamera, kemudian hujan turun rintik-rintik lagi. Atau ketika shalat zuhur di Masjid Salman dan antrian wudhunya itu loh yang aduhai. Yap, seketika ITB disulap dengan padat merayapnya manusia dari segala penjuru. Tapi, two thumbs up-lah untuk teman-teman mahasiswa FSRD, terlebih kepada sang perintis, A.D Pirous, di tahun 1972 yang menelurkan segenap gagasannya Continue reading “Akhirnya, Pasar Seni ITB!”