Hal pertama apa yang muncul ketika dalam bisnis property ?? Pasti sekian banyak adalah yang sangat berkaitan sekali dengan yang namanya “MODAL” kan? Memang betul sekali dalam memulai sebuah bisnis pasti yang dibutuhkan adalah Uang atau modal. Namun sangat banyak sekali orang yang saya kenal sebagian besar ini merupakan sebuah Mental Block yang menghambat mereka dalam bergerak dan memulai sebuah bisnis. Ini juga hal yang saya alami pada waktu dulu.
Tapi secara perlahan lahan mental block yang menghalangi tersebut lama kelamaan berkurang dengan bantuan meditasi yang biasa saya lakukan. Tapi ini bukan topik yang akan kita bahas pada catatan kecil kali ini.
Berbicara tentang property justru membuat orang menjadi lebih pusing untuk memulainya. Terutama pada pengurusan ijin yang berbelit belit serta tentu akan menghabiskan banyak dana. Ini bukanlah fokus utama dalam bisnis property kan?
Sekarang ini sudah banyak sekali bagaimana cara memulai property dan mendapatkan property secara gratis. Nah ini salah satu guru saya yang mengajarkan mengenai bisnis property. Mungkin bagi yang tertarik dapat membaca beberapa tulisan beliau yang penting. Silahkan mampir ke SINI.
Kembali ke sini lagi….
Kenapa saya beranggapan bahwa bisnis property itu menyenangkan? Alasan saya adalah ada sebuah tantangan yang besar dalam bisnis tersebut. Setelah resign dari pekerjaan sebelumnya, saya beruntung bertemu dengan rekan dan juga mengambil keputusan untuk mewujudkan impian perlahan lahan dengan memulai berbisnis properti. Tidak gampang memang untuk mencapai hal tersebut. Nah beberapa catatan yang saya pelajari dari proyek pertama saya dalam memulai bisnis properti adalah
1. Sebelum memulai sebuah proyek, sebaiknya lebih baik mulai mengurus surat surat dan perijinan dalam membangun. Karena ini sangat banyak menyita waktu, uang, dan tenaga yang akan terbuang.
2. Faktor cuaca. Cuaca juga ternyata sangat menentukan proses pengerjaan pembangunan.
3. Lokasi lokasi lokasi. Ini merupakan hal yang terpenting untuk memulai bisnis properti. Tanpa lokasi yang bagus tentu anda akan sulit mendapatkan keuntungan dan cukup sulit atau lama melakukan terjadi penjualan.
4. Negosiasi. Komunikasi merupakan hal yang terpenting dalam keseluruhan bisnis properti ini. Beruntung sekali saya dapat menemukan mentor atau guru yang dapat membantu saya dalam bernegosiasi. Termasuk papa saya sendiri.
5. Berani untuk berspekulasi dan mengambil resiko. Ini pelajaran yang berharga bagi saya dari orang tua. Ini sangat dibutuhkan sekali bukan hanya dalam bisnis properti saja tetapi dalam bisnis yang lainnya. Namun yang pasti harus tetap fokus dan konsisten melakukannya hingga berhasil.
Hampir lebih dari 6 bulan saya mendapat pelajaran yang berharga dalam bisnis properti ini. Mentor saya yang lain adalah bapak Ajib Hamdani dan Ulki chandra. Tanpa mereka tentu saya tidak mendapat pengalaman yang berharga ini di bisnis properti.
Yang saya yakin dalam bisnis properti ini adalah selain dari keuntungan atau profit juga tantangan dalam bisnis ini. Seperti yang kita tahu bahwa properti selama 3 tahun terakhir ini di Indonesia meningkat secara tajam. Sehingga ini akan membuka potensi dan peluang bagi yang berani mengambilnya.
Menurut Detik.com dalam tulisannya selama beberapa minggu yang lalu, bahwa Indonesia masih memiliki kekurangan akan kebutuhan rumah hampir 15juta tempat tinggal.
Okelah sekian dulu catatan singkat ini. Di waktu lain kita akan membahas lebih mendalam lagi. Atau yang tertarik untuk bisnis properti mungkin kita dapat menyatukan visi dan bertatap muka membahas hal tersebut. Semoga bermanfaat ya untuk yang baru memulai. Selamat mencoba.