Coretan pertama setelah hampir 5 bulan absen ini akan membahas 1 kuliner khas dari daerah Wonosobo, Mie Ongklok namanya. Salah satu yang terkenal adalah Mie Ongklok Longkrang, yang terletak di Jl. Pasukan Ronggolawe No.14, Wonosobo.
Review : Martabak Har
•April 19, 2011 • Leave a CommentMartabak yang paling terkenal di Palembang adalah Martabak HAR. HAR merupakan kepanjangan dari Haji Abdul Rozak. Sedemikian terkenalnya martabak ini, hingga dia membuat beberapa cabang di kota Palembang. Pusatnya berada di Jl.Jenderal Sudirman Simpang sekip, Palembang. Sepengetahuan penulis, Martabak ini juga membuka cabang di Jakarta,tetapi tepatnya saya kurang tahu ( silahkan di googling saja 😀 ).
Review : Pempek Pak Raden
•January 17, 2011 • 1 CommentPecinta kuliner indonesia pasti sudah tidak asing lagi dengan makanan yang satu ini, Pempek Palembang. Dari namanya saja kita sudah tahu darimana makanan ini berasal, Palembang, Sumatera Selatan. Menu makanan ini memiliki cita rasa khas yang dapat menggoyang lidah. Makanan yang satu ini tidak hany disukai oleh wong kito saja. buktinya warung pempek palembang ini bisa dengan mudah kita temui di luar kota Palembang.
Review : Soto Yu Gisah
•January 3, 2011 • 2 CommentsSebenarnya saya sudah cukup kenyang sekali untuk melanjutkan kuliner di mataram, kenyang dengan ayam taliwang dan sate rembige. Akan tetapi saya masih penasaran dengan satu tempat kuliner lagi, yaitu Soto Yu Gisah. Sebenarnya di jawa pun banyak soto bertebaran di jual, tapi setelah teman saya bilang Om Bondan pernah mampir ke tempat ini saya jadi tertarik untuk mencobanya. Lokasi Soto Yu Gisah berada di Jl.Adisucipto No.10,Mataram.
Menurut teman saya, Soto Yu Gisah ini dulunya hanyalah warung kecil dengan tempat yang kecil. Namun seiring dengan semakin sukses dan larisnya maka tempat ini berhasil disulap menjadi besar ( jujur besar banget lo ).
RASA :
Dengan menu andalan Nasi Soto Ayam dengan di taburi irisan daging ayam kampung di tambah ayam goreng dan tempe goreng menjadi semakin nikmat rasa soto tersebut. Rasa kuahnya benar-benar saya merasa seperti di pulau jawa, gurih. Porsinya sedikit jumbo, jadi bagi yang tidak terbiasa dengan makan banyak boleh memesan setengah porsi. ( SKOR : 3,4 )
HARGA :
Harga seporsi Soto Yu Gisah kalo ga salah ( maapkan saya pemirsa, saya lupa ) antara Rp. 7000 – Rp. 8000. ( SKOR : 3 )
FASILITAS :
Tempat makan di desain khusus bernuansa jawa, terdapat beberapa pendopo, cukup luas dan bisa menampung banyak orang. Parkir kendaraan pun cukup luas. Sayang ketika saya datang ke tempat ini sudah larut malam, jadi gambar salah satu pendopo kurang terang. ( SKOR : 3,7 )
Review : Sate Rembige
•January 3, 2011 • Leave a CommentSelain Ayam Taliwang, kuliner yang tersohor di daerah Lombok dan sekitarnya adalah sate, mulai dari sate pusut (terbuat kelapa dan daging atau ikan), sate bulayak (dari usus dan daging sapi), sate tanjung (dari ikan), dan juga sate rembige. Nah kali ini saya hanya berhasil mencicipi salah satu dari sate yang telah disebutkan tadi, sate rembige.
Review : Pallu basa Srigala
•November 9, 2010 • 2 CommentsSejujurnya saya pertama kali mendengar kata pallu basa, saya mengira itu sejenis minuman macam es palu butung atau es pisang ijo. Tapi setelah bertanya ke berbagai nara sumber ( halah ) ternyata sejenis soto daging dengan taburan serundeng ( haw..haw…gurih ooooiii ).
Review : Coto Gagak
•November 4, 2010 • Leave a CommentCoto, saya Cuma bertanya kenapa namanya pakai huruf C ? bukan S ? Soto sekalian, hehehe… Kebetulan saya sedang berlibur di kota Makassar dan pastinya tidak bakal terlewatkan untuk keliling menjajah makanan di kota ini. Setelah bertanya kanan kiri depan belakang, akhirnya pilihan jatuh pada coto di jalan gagak, lokasinya tidak terlalu jauh dengan tempat saya menginap. Karena saya tidak tahu menahu masalah per-angkot-an di kota ini, maka sedari pagi jam 8 saya keluar dari penginapan di jl. Pettarani menuju jl. Gagak.










