Miris rasanya menyaksikan anak-anak para aktivis yang tak menunjukkan komitmen yang kuat terhadap agamanya. Merokok, pacaran, pamer aurat, menggunakan narkoba, homoseks, hamil di luar nikah, gangster, bahkan atheis, bukan lagi barang langka. Benar-benar tersentak ketika membayangkan siapa orangtua mereka dengan segala kiprahnya dalam dakwah.
Apakah orangtua mereka lalai mendidik mereka dengan agama ? Sama sekali tidak !!! Mereka bukan saja sangat serius mendidik anak-anak mereka dengan Al-Islam, bahkan ketat dan keras. Beberapa diantara anak-anak mereka malah telah masuk pesantren sejak usia sangat dini, berjilbab tak lama setelah lahir sebagai perempuan, masuk Islamic Fullday School, hafal Juz “Amma sebelum 7 tahun, hafal Hadits Arba’in Annawawiyyah ketika masih TK, dan segudang “prestasi edukatif” lainnya. Baca lebih lanjut
