Assalamu’alaykum Warahmatullahi Wabarakatuh
Ane sangat sedih karena postingan pertama ane (setelah sekian lama fakum) harus membahas tentang krisis kemanusian yang saat ini sedang marak dibicarakan oleh dunia. Sedih… Ane pribadi inginnya postingan kali ini membahas tentang merdekanya Palestine tahun ini, persatuan seluruh negara islam yang di sponsori oleh Indonesia, dan terbentuknya khilafah. Tapi toh fakta berkata lain. Bahkan relawan kemanusiaan menjadi korban aksi para zionis. Tragis dan Ironis.
Walau bagaimanapun… seluruh umat islam patut berbesar hati dengan adanya misi kemanusiaan ini. 50 negara bersatu dan bergerak dalam misi kemanusiaan untuk Gaza, telah menjadi triger bagi masyarakat internasional untuk kembali menjadikan isu kekejaman israel sebagai topik yang harus segera dibahas dan ditindaklanjuti.
Menurut ane pribadi, tidak ada satupun yang sia-sia dari aksi konkret yang dilakukan oleh para aktivis kemanusiaan, meskipun sampai saat ini kita belum tahu apakah bantuan yang telah terhimpun, dapat disalurkan dan sampai ke tangan saudara kita di Gaza. Ada beberapa hal yang ane ingin share melalui postingan kali ini. Semoga bisa bermanfaat bagi ane pribadi dan semua yang sempat mampir kesini.
1. Pengorbanan kita tidak sia-sia
Beberapa hari sebelum terjadinya serangan israel ke kapal Mavi Marmara, ane sempat berbincang dengan seorang ikhwan palestine melalui YM. Kejadiannya tidak disengaja. Bahkan beliau mengira ane adalah seorang laki-laki. Supaya bisa terus berbincang, ane biarkan saja beliau menganggap ane laki-laki. Dengan english yang pas-pasan dan bahasa chatting yang banyak salah ketik, berikut isi perbincangan ane dengan beliau (id/nama beliau ane samarkan untuk menjaga privasi).
Palestinian: i am from palestine
Read the rest of this entry »