Tulisan ini merupakan tugas saat saya MPLS di bangku SMA. sekaligus pernah di terbitkan di buku kumpulan cerpen saat saya duduk di kelas 11 SMA. Ditulis 20 Juli 2016
Hanif Ibrahim
Perlukah sampai kekalian kisahku ini ?, kisah yang kelam, kisah yang menceritakan kehidupan yang kujalani, aku menulis ini atas dasar penyesalanku panjang dimalan sunyi dan rasa malu yang besar di siang hari.maaf bila Bahasa yang aku gunakan tidak pantas dengan kalian tapi ini berdasarkan kisah nyata hidupku. sungguh bukan kehendakku menjalani kisah ini, semoga kalian mendapat pelajaran dari kisah ini
Namaku Novi aku berusia sekitar 15 tahun, tinggal di sudut kota Surabaya, kata orang tempat yang aku tinggali termasuk daerah tidak layak anak. Memang banyak lelaki berhidung belang mengunjungi tempat ini dimalam hari, menyusuri daerah ini semakin larut akan semakin ramai dengan lalu lalang orang bau alcohol dan asap rokok dimana mana, ditemani dengan lampu remang remang di pojok, dengan lagu dangdut dengan tempo cepat yang diputar keras keras. Banyak juga wanita yang mengunakan pakaian serba minim yang .maaf. menjajakan diri nya bila kalian berkunjung ketempatku, dari tempatku kalian bisa menebak dimana aku tinggal ?.
Aku bekerja pada orang yang aku panggil “Mami” yang juga , dia berusia sekitar 50an.aku bekerja padanya sebagai balas budi atas tindakanya dulu.tindakan apa ?, kalian baca saja kisahku. setiap hari aku harus menyetor sejumlah uang kepadanya setelah uang itu aku kurangi kebutuhan sehari-hari dan biaya sewa wisma. Aku sebenarnya tidak menyukai kondisi ku saat ini, aku ingin pergi, jauh dari kondisi ini
Aku beberapa kali melakukon percobaan kabur dari tempat ini, salah satu kejadian yang aku ingat aku tertangkap ketika sudah berlari hingga ujung gang. Ada salah satu warga sekitar melaporkan pada mami. Seketika itu mami memarahiku dan memotong uang harianku, aku benci dengan mami
Aku tidak kenal banyak tentang mami yang aku tahu dia ditinggal mati oleh suaminya dengan belum sempat memiliki anak, sorot matanya tajam sepertinya ia menyembunyikan sesuatu dari masa lalu nya ditambah ia selalu hemat bicara menambah kesan misterius nya. Di jarinya nya seringkali terselip rokok. Di lengan kananya tergambar tato mawar sudah pudar, aku menyimpulkan ia memiliki nya sejak muda, dan pecah seiring bertambahnya ukuran lengan
Siapkah kalian membaca kisahku. Simpan dulu air mata kalian.
Pojok
Aku hanya wanita kecil
Tak tahu luasnya dunia
Simpan saja pertanyaan itu
Aku ingin bebas
Dan terdekam disini.
2 Tahun sebelumnya
Aku senang belajar matematika , aku termasuk anak yang menduduki rangking atas dikelas, sering kali aku diminta bantuan oleh temanku aku menagajar mereka dengan senang gembira, aku juga pandai dalam hal non akademik sejak SD aku seringkali mewakili sekolah untuk lomba maupun festival menyanyi.
Banyak soal – pelajaran aku lalap habis,aku pun senang bila bisa membatu teman dalam mengerjakan soal pelajaran, ada yang namanya meli. Teman sebangkuku, sejak dari kelas 1 ia selalu memuji kepintaranku, tapi aku yakin sepertinya ia melakukan itu karena ingin mendapat pengajaran dari aku. Aku tidak mempermaslahkannya, hal serupa juga dilakukan oleh teman teman sekelasku.Aku sangat senang karena dapat membantu banyak orang
Suatu ketika ualangan berlangsung aku dapat mengerjakan dengan baik dan benar, ketika hasil dibagikan aku sangat kaget karena mendapat nilai 100. Wow keren kan, sedangkan teman ku yang lainhanya mendapat nilai 80 mereka tidak kaget,kan aku pintar hehe
Ada seorang teman yang bertanya kepadaku mengapa aku selalu pintar ?. yaku aku jawab dengan mudahnya,belajar. Aku memang suka belajar, pagi siang malam, dari detik, menit waktu jam hari bulan hingga tahun aku belajar. Kalau mau belajar bareng ya ayoo kan kita masuk bareng lulus juga bareng,nilai itu merupakan bonus bilai kita belajar dengan giat
“oh gitu ya” kata temanku sambal mantuk mantuk.aku tidak yakin ia mendengarkan hinga tahu artinya atau hanya asal masuk telinga.kemudian ia bertanya lagi kepadaku mengapa aku tidak capai ketika belajara apa rahasia nya. Ya aku jawab niat dan semangat, kalau gak niat meskipun semnagat mungkin kita akan kehabisan tenaga tanpa mendapat hasil yang maksimal. Kan rugi. Begitu pula dengan niat tanapa semangat ibarat mesin yang sudah diisi penuh oleh bensin tapi tidak dinyalakan. Jalan ditempat
Aku melanjutkan perkataan ku, kita ini anak muda calon pemimpin bangsa. Ituloh salah satu sekolah negeri didaerah tengah kota Surabaya punya lagu “Kami Pemimpin Bangsa” kan keren, tapi saying nya itu adalah sekolah menangah atas sedangkan ,kami adalah siswa sekolah dasar. Berarti menrurut tafsiranku kita memiliki ksempatan yang sama kan untuk berskolah disana ya suah lah aku ingin menjadi siswa sekolah sana
Kau tahu kan bagaimana rasanya memiliki keinginan, pasti kan mebuat hati berdebar debar. Dagdi dug, yaudah deh akum au ke kantin dulu mau beli sosis franfurt nya pak man, katanya enak banget, aku sih jarang ke kantin ibuku yang masak enak looh masakan ibuku.tapi saying banget hari ini ia tidak masak bangun kesiangan,tidak apalah yang penting aku dapat uang saku tambahan hari ini, hehe
Sesampainya di kantin sudah banyak orang yang membeli maklum istirahat kali ini cukup pendek hanya 15 menit. Aku awalnya bingung mencari kedai pak man, yang mana kedai pak man. Lagi semua stand mirip lagi.hmm bau masakan nya enak semua sepertinya kau tergoda untuk mencicipi semua masakan,tapi ingat kata buku #stay focus, ealah sok pakai hastag ditambah Bahasa inggris lagi.daripada banyak cerita lebih baik tanya aja sama temen, kebetulan dada reno lewat. Cowok paling popoler disekolah. Aku muali bertanya meanyakan letak kedai pak man. Dia hanya menunujuk saja ke bagian paling ujung dari kantin. Ohh dasar cowok hemat bicara, gak kayak aku yang bicara seenaknya saja kadang berbicara layak nya orang dewasa, namun coba liahat gaya bicara ku sekarang seperti anak gaul Jakarta bukan.
Aku jalan menuju bagian paling ujung dari kantin.ufff ternyata berat juga ya apalagi kantin dekat dengan kamar mandi sehingga bau nya tercampur tapi aku curiga ini bukan hanya bau kamar mandi tapi juga bau anak cowok yang keringatan habis olahraga.hiii
Sesampainya di kedai Pak Man, aku harus mengantri cukup lama karena ada banyak orang yang ingin mencicipi menu baru di kantin yaitu sosis frakfurt.menurut teman teman sih harganya cukup menusuk di kantong, meminjam istilah abang mahasiswa. Menurutku sih dari bentuk fisik makananya cukup menggoda dengan taburan keju dan serpihan ikan hmmm membuat perut ini bergoyang ala goyang dumang
Antrian mulai berkurang satu persatu anak anak mulai membawa sosis keluar kedai, sebenarnya ku ingin segera mencicipi nya tapi aku kan anak berkelas jadi enggan untuk meminta. Tak apalah kalau lapar kan memang disediakan waktu istirahat untuk makan.jalan dengan lambat ketika aku sudah didepan kedai dan ditanyakan oleh pak man, “mau beli apa neng ?’ ya au jawab sosis Frankfurt satu gak pakai lama dengan taburan keju dan saus mayones diatas nya. Ia kemudan menggorng kan sosis menambah kan keju dan memberikan kepadaku dan aku mengatinya dengan uang lima puluh ribuan berubah menjadi uang warna hijau alias dua puluh ribuan saja, jadi harga seporsi sosis adalah tiga puluh ribu, untung aku diberi uang saku setiap hari dan tidak pernah merasakan bagaimana pahit nya akhir bulan
Sepulang sekolah aku mengikuti berbagagai jenis les. Piano les berenang, les matematika dan lain sebagainya. Hari ini adalah jadwal ku les piano di basic music school, tempat nya tidak jauh dari sekolahan hanya dua menit berjalan kaki. Pelajaran nya adalah pelemasan dari jari tangan, aku memang tidak meiliki piano diorumah hanSepulang sekolah aku mengikuti berbagagai jenis les. Piano les berenang, les matematika dan lain sebagainya. Hari ini adalah jadwal ku les piano di basic music school, tempat nya tidak jauh dari sekolahan hanya dua menit berjalan kaki. Pelajaran nya adalah pelemasan dari jari tangan, aku memang tidak meiliki piano diorumah hana iseng saja mengikuti kegiatan ini eh tak disangka aku mendapat juara saat mengikuti kejuaran pertama cukup bergengsi lagi aku mendapat emas. Akhirnya ya keterusan deh sampai sekarang , dulu aku tidak memiliki minat di music namun setalah agak lama berlatih aku cukup jago. Jadi jangan lelah untuk berlatih ya guys.
Jari jari ku menari diatas tuts hitam dan putih suara besi pun berdenting. Aku merasakan ketika mendengarkan music suasana dunia berubah seakang duni menyadi sangat menyenangkan. Yang awal nya murung menjadi bahagia, yang sedih menjadi bahagia. Memang luar bisas kekuatan dari music untuk jiwa.
Besok nya aku mengikuti les renang kalu les nya yang ini tempat nya agak jauh dari sekolah maupun rumah aku cukup niat dala mengikuti les ini meskipun aku tidak pernah pernah menang dalam keujuaraan, mengikuti saja tidak pernah bagaimana bisa menang, menurutku mengikuti reang sangat menyehatkan kita akan berlatih pernapasan otot lengan, dada maupun kaki. Kita juga akan awet muda bila rutin berenang.
Aku saat ini telah sampai di kolam reang aku langsung menuju kamar ganti untuk menggati pakaian seragam dengan baju renang. Tidak sembara baju, yang digunakan adlah jenis kain yang mampu untuk menahan air. Setelah berganti pakai reang aku melakukan pemanasan lari tiga kali mengelilingi kolam pelatih renang ku adalah pak sam, ia merupakan mantan atlet olimpade renang aku mengikuti segala instruksi nya agar selamat dan berhasil.
Pertama kali yang aku lakukan ketika masuk ke kolam adalah pelemasan kaki. Dengan tangan memegang tepian koma renang, aktivitas ini termasuk untuk mencegah kram pada bagian perut kebawah. Memang sih merupakan kebiasanku untuk memntingkan kan keselamatan apalalgi berenagn merupakan salah satu olah raga berbahaya
Begitulah kehidupanku begitu menarik bukan. Sangat ceria penuh canda tawa pengalaman baru dan lain lain namun aku mulai merasakan kebosanan yang hebat, saat seluruh dunia rasanya akan berubah.rasanya perubahan dari dalam diri sangat kuat, spertinya aku tidak dapat memungkiri nya aku mulai berubah. Teman temanku juga berkata begitu.tanggapan yang sama juga dilontarkan oleh guru ku
Hari semakin berganti aku mulai memaskui tahap remaja dimana kata orang merupakan masa paling seru dalam hidupnya.namun ada beberapa hal yang membuatku memiliki keraguan yaitu keinginan untuk bebas. Karena aku anak satu satunya dalam keluarga maka orang tuaku selalu mendorongku untuk belajar dan aku tidak mempermasalkahkan itu.ysng menjadi permasalahan adalah mereka melarangku untuk keluar rumah.
Sangkar
Di balik indahnya dinding
Berjajar lukisan
Luasnya rumah
Aku hidup didalamnya
Bagaikan penjara
Ya itulah isi perasaanku terkurung, murung namun orang tuaku memberikan fasilitas yang banyak kepadaku. Tak kurang buku-buku berjejer dirumah ku, kolam renang dan berbagai fasilitas lain
Aku terlahir dari keluarga berada. Ayah ku adalah seorang direktur di sebuah perusahaan keuangan dan ibuku ada seorang model papan atas, aku mewarisi kecerdasan dari ayah dan kecantikan dari ibuku.
Mereka jarang ada dirumah mereka sering kali pergi keluar kota bahkan negara sebagai tuntuntan pekerjaan mereka. Mereka mempekerjakan orang untuk membersihkan rumah dan memantau keadaan ku.
Lebih dari itu banyak ruangan kosong dirumahku, banyak alat alat olahraga tak pernah digunakan taman yang indah hanya pemanis
Aku mulai mencoba memepelajari internet, mencoba untuk mengunakan media sosial. Awalnya aku ragu ragu untuk mencoba,perlahan lahan aku mulai mengenal banyak teman didunia maya, namum ada satu orang yang membuatku tertarik Alan namanya
Perkenalan
Aku tertarik denganmu
Aku terpesona dengan tingkah laku mu
Tersihir oleh tuturmu
Perkenalan kami tidak panjang di langsung meng accept sebagai teman langsung setelah aku menambah nya di daftar temanku. Di langsung menyapa ku, sering kali aku berchating denganya hingga larut malam, aku pun sering terlambat bangun dan datang kesekolah, namun tak apalah aku mendapat perhatian lebih dari nya
Di menceritakan kepadaku tentang dirinya, yang aku ingat di bertempat tinggal tidak jauh dari rumah nya sekitar 30 menit menunggangi kendaraan bermotor. Dia sering kali bermain main kerumahku. Dari fisik nya yang aku lihat di cukup tampan dan gagah dengan dada bidang dan rambut dipotong gaya kekinian, dia juga dari keluarga mampu sepertiku. Pertama tama aku mengngapnhya sebagai teman namun lama lama ada perasaan lebih dari dalam dada ini
Apakah ini cinta ?
Di dalam dada terasa rasa yang dalam
Jantung berdebar kencang
Tidur tidak nyenyak
Makan pun tidak bernafsu
Setiap detik, menit, jam, waktu
Wajahmu selalu terbayang dalam benakku
Alan sering kali membawa oleh oleh kerumahku,mengirimi hadiah kecil , sepertinya dia juga menganggapku lebih dari sekedar teman.tak jarang dia mengirimi pesan pendek berupa kata kata manis melalui media sosial. Beberapa kali ia menagajak ku jalan keluar ruamh namun aku menolak nya
Suatu saat ketika aku pulang sekolah ia menjemputku dengan mobil baru nya, betapa kerenya ia membawanya, aku pun menerima tawaranya, aku kira aku akan langsung diantar didepan rumah, ternyata tidak. aku diajak berkeling kota
Aku diajak ke sebuah mall kelas atas di Surabaya. Aku menikmati makan siang bersamnya tak dinyana ia menembak ku dengan sebuah boneka.
Keraguan
Aku mulai dirundung ragu
Ragu yang mendalam
Antara berhentau atau melangkah
Ya aku memilih untuk melangkah melanjutkan hubungan terlarang ini. Dia memang baik teman teman nya juga berkata begitu.suatu saat ia datang kepada ya kami bercakap cakap sebentar namanya juga anak muda senang berbincang, biasanya kami membicarakan obrolan ringan seperti pemilihan presiden, prestasi di sekolah. Review film terbaru dan beberapa kali mengulas buku buku baru
Kadang kala aku bermain dengan nya bersama bila kami jarang bertemu kami menggunakan bantuan aplikasi seperti vpanggilan video kami sangat terbantu dengan adanya teknologi aplikasi, menurutku orang yang mebuat aplikasi sangat membatu di dunia coba bayangkan betapa repotnya orang yang berada di negara berbeda untuk saling berhubungan atau dissat kita menunggu untuk waktu yang lama kita bisa mengeluarkan handphone dan bermain permainan online. Betapa menyenangkan nya
Oh ya ada bebrapa kejadian kurang mengenakan ketika aku mengunnakan handphone salah satu ketika aku sedang menunggu alan di taman, aku bermain handphone namun naas ada orang yang berusaha untuk menggambil telepon genggamku, aku pun dengan spontan memeprtahankannya dan berteriak dengan keras.untungya banyak irang yang bersimpata denganku mereka beramai ramai mengegejar pencuri handphone ku. Akhirnya handphoneku berhasil kembali dengan selamat aku tidak mengurus nasib kompolotan itu
Ada juga berita yang membuat isi hatiku teriris yaitu banyak nya terror bom atau serangan bunuh diri dengan mengatasnamakan agama. Aku pikir agama mana yang mengajarkan kekerasan kepada para pemeluknya, mungkin bayak orang yang slah menafsirkan isi kitab suci. Menggangap apa yang mereka lakukan sudah sesuai dengan kitab suci, namun coba kita liat dari sudut pansng yang lebih luas mereka telah merusak peradaban,menyebarkan terror dan membunuh orang yang tidak bersalah.
Yang namaya terror pasti berhubungan dengan kepetingan aku juga mendengar bahwa mereka bukan melakukan terror dengan atribut mereka sendiri. Paham maksud saya?. Sebagai contoh saya melakukan serangangan ke plau Kalimantan dan mengaku bahwa saya berasal dari sumatera padahal saya adalah orang jawa. Dengan tujuan seperti itu digunakan untuk memcah belah banyak golongan. Memang sih ada segolongan manusia yang tidak ingin terjadi perdamaian mereka ingin perpecahan
Berkonflik memang merupakan ciri manusia coba kita inggat kembali masa kecil kita berapa kali kita berkonflik, apakah itu memang kemauan kita atau datang sendiri yang pasti banyak yang datang sendiri. Sekarang aku dalam masalah. Masalah yang cukup besar, alan mencoba memberikan kepada beberapa bungkusan. Didalam bungkusan tersbut ada semacam pil, aku tidak tahu secara detail apa pil tersbut yang jelas alan membrikan itu untuk dikonsumsi. Tanpa menaruh curiga aku mengkonsumsi pil tersbut
Awal nya yang aku rasakan adalah kebahagian yang memuncak aku mreasa seperti terbang beabs menembus langit, tapi tiba tiba aku merasakan mual yang sangat mendalam aku ingin muntah. Sitambah kepala ku menjadi berat sangat pusing sekali. Setelah kekakamr kecil aku langsung tertidur dilantai. Saat aku terbangun aku merasa ingin mengkonsumsi barang tersbut. Kuhunbungi alan secepatnya, ia mengatakan tidak bisa memberikan barang tersebut secara gratis. Aku harus mengedarkanya dalam jumlah besar dan wakutu yang cepat syarat nya agar bisa mendapatkna barang itu lagi.
Kuturuti kemaunya untuk mendapatkan barang tersebut. Orang tua ku tidak tau kalau aku menjadi bandara sekarang yang mereka tau aku sering menghabiskan unag dalam jumlah besar dan meminta uang aku seringkali berbohong kepdanya mengatakan akan membeli keperluan sekolah dang menikuti uang kegiatan. Mereka percaya saja kepada dan meberikan kepercayaan berlebih kepadaku.
Tiba tibak kedua orang tuaku sakit keras tanap diketahui penyakit yang jelas. Dengan cepatnya pula mereka menniglkan dunia ini aku cukup sedi hnamun ada yang membuatku bahagia yaitu aku mendapat harta warisan yang cukup besar bahakan lebih dari cukup untuk menghidupiku smapai besar.namun aku ingat janjiku pada alan untuk mengedarkan barangnya. Mulai besok nya kuputuskan untuk meningalkan sekolah dan berbagai kegiatan ku hanya demi mendapatkan batrang dari Alan.tak ada rasa penyesalan di benakku saat itu tingkat kecanduan ku sudah sangat tinggal rasanya tidak ada satu malampun terlewatkan tanpau menyutika cairan ke tubuhku.
Dosis yang aku gunakan setiap hari selalu bertambah dan barang yang aku gunakan tidak lagi bisa dikatakan murah. Aku dengan banngga nya menghabiskan sebagioan besar uangku untuk membeli barang. Aku juga mendapat banyak teman baru dari lingkaranku saat ini. betapa bahagia nya aku.
Teman teman juga sering aku belikan barang aku diangat anak paling loyal terhadap temanku. Seringkali mereka menyanjung ku dan memujiku. Tapi ketika aku sedang beraksi di sebuah restoran terdengra suara sirine mobil polisi, mereka masuk dengan memecahkan kaca seluruh temanku langsung berlarian aku pun ikut berlari tanpa mempuddulikan barang bawaan ku.
Ketika itu langkah ku terhenti didepan ada sungai yang aliran nya cukup deras dan dalam sedangkan dibelakangku banyak kejaran polisi, dengan langkah nekat aku menceburkan diriku kedalam arus sungai. Yang aku rasakan saat itu hanya gelap nafasku sempat putus, kedinginan tak tahu arah. Aku berjalan tak tahu arah sampai lah aku diperkampungan warga tiba tiba aku terjadi di sebuah makam
Ada seseorang yang membangunkan aku. Dia amat sangat baik dimenjamu ku seperti anak sendiri dia memperkenanka aku untuk memangilnya MAMI.
Begitu kisah sedih ku. Cukup sedih bukan ?
Di Balik Rembulan
Tuhan ampuniku aku
Jauhkan aku dari sini
Aku telah bersalah
Maka amupuni aku
Tuhan yang memiliki malam
Jangan jadikan mala mini penuh kehancuran