Tulisan ini berisi keisengan penulis (karena gak tau mau nulis apa) mengerjakan soal Ujian I Pendahuluan Mekanika Kuantum, 30 Okt. 2007, sambil ngisi waktu luang.
(1) Sebuah partikel bergerak dari ke
dengan energi potensial
, untuk
, dan
, untuk
.
Energi partikel adalah
Tentukan fungsi gelombang partikel!
Pers. Schrödinger sistem:
, untuk
(1)
, untuk
(2)
di mana
Dengan pers. Schrodinger-nya;
Pers. (1)
, dengan
positif,
Pers. (2)
, dengan
positif,
Suku pertama pada harus nol agar
0, di
-∞, sehingga
.
Untuk mencari konstanta-konstanta A, B, dan D kita gunakan syarat batas:
1) Pada
(3)
2) =
(4)
Kombinasikan Pers. (3) dan (4), menghasilkan
dan
Maka solusi persamaan gelombangnya:
dan
.
Dari fungsi gelombang , intensitas untuk partikel datang dinyatakan dengan
. Intensitas untuk partikel terpantul adalah
:
.
Sehingga didapatkan (dengan sedikit perhitungan)
.
, di mana
adalah koefisien refleksi
Artinya, partikel dipantulkan kembali, termasuk partikel yang sempat menembus potensial . Jika
besar sekali,
, maka harga
juga akan besar sekali sehingga kedalam menembusnya ke arah
negatif juga kecil, atau konstanta
, karena
, dan
. Karena itu:
Jadi, fungsi gelombang partikel dinyatakan dengan
(2) Tentukan energi kinetik rata-rata osilator harmonik satu dimensi pada keadaan dasar!
Di sini yang dihitung adalah nilai ekspektasi atau nilai pengukuran untuk operator energi kinetic untuk keadaan dasar. Keadaan dasar di sini berhubungan dengan wavefunction keadaan dasar. Sehingga kita perlu mengtahui bentuk eksplisit fungsi gelombang osilator harmonik pada keadaan dasar. Merujuk pada naskah soal, naskah mencantumkan fungsi gelombang sistem osilator harmonik beserta formula lain yang mungkin berguna dalam perhitungan, yaitu:
;
;
;
.
Karena fungsi gelombangnya pada keadaan dasar dan j adalah bilangan kuantum osilator harmonik, maka , sehingga bentuk fungsi gelombangnya adalah
.
Dari sini kita bisa mencari bentuk fungsi gelombang ternormalisasi di mana nilai diketahui.
Normalisasi: ;
.
Serta dengan .
Jadi, .
Sehingga fungsi gelombang untuk keadaan dasar adalah .
Untuk mencari energi tingkat dasar, dalam hal ini nilai pengukuran energi kinetiknya (nilai rata2 dari operator energi kinetik), digunakan
; di mana operator
untuk satu dimensi adalah
, yang berasal dari
, dengan
.
Di mana
Sehingga
Integral pada suku kedua hasil di atas dapat diperoleh dengan cara:
Nilai energi kinetiknya adalah .
Okay, sampai sini saja dulu, no. 3 belum saya bahas karena untuk menuliskan dan menampilkan pembahasan no. 1 dan 2 saja cukup memakan waktu lama sekali (sekitar 3 bulan).
Lain waktu saya akan publis pembahasan no. 3. Oke?!
Salam. 🙂
Photo from http://nsw.royalsoc.org.au/journal_archive/bennett_2.html







