Makna Kartini yang mulai hilang…
Kartini.
Banyak sekali penafsiran kita mengenai kata yang satu ini. Mulai dari anak kecil sampai “anak tua” ( maksudnya orang tua ) pasti berpendapat bahwa Kartini adalah mengenai bagaimana seorang wanita yang memperjuangkan hak akan kebebasan, otonomi, dan hukum yang sama dengan manusia yang lainnya. Dalam hal ini adalah mengenai persamaan derajat kaum wanita dengan kaum laki-laki.
Kita tahu bahwa pada saat itu, saat masa hidup seorang Kartni adalah saat di mana kaum wanita Indonesia dianggap kurang memiliki andil yang penting dalam suatu pembangunan negara. Wanita Indonesia bahkan dapat di katakan sebagai sebuah ” boneka keluarga ” yang mempunyai hak dan kewajiban maksimal hanya sampai usia tertentu.Ia tak pernah menyerah berjuang meski beliau dipaksa menikah oleh orang tuanya hanya bisa pasrah dan menuruti kehendak tersebut. Itu pemikiran orang tua pada jaman dahulu, namun hal ini pulalah yang terjadi pada akhir-akhir ini.
Manohara.
Nama seorang wanita yang satu ini mulai dibicarakan beberapa bulan terakhir ini. Manohara yang usianya baru menginjak 16 tahun, telah berani mengikat janji suci dengan Pangeran Kelantan Malaysia Tengku Muhammad Fakhry. Pernikahan ini memang tak menyalahi hukum agama, karena kedua belah pihak telah mendapat restu dari kedua orang tua masing-masing. Tapi, entah mengapa beberapa bulan terakhir Deasy Fajarina, ibunda dari Manohara mulai mempertanyakan keberadaan sang anaknya di Malaysia.
Pada pernyataannya di beberapa stasiun televisi, beliau mengungkapkan kerinduaannya untuk bertemu Mano. Dalam pernyataannya pula ia menuturkan bagaimana keadaan putrinya saat ini yang dinilainya kurang mendapat hak kebebasan untuk bertemu dengan keluarganya yang berada di Indonesia.
Entah benar atau tidak suatu pernyataan tersebut. Namun ia memiliki bukti yang cukup kuat untuk membuktikan kepada hukum bahwa keadaan putrinya saat ini sangatlah menyedihkan. Hingga saat ini negara belum juga dapat menyelasaikan masalah tersebut. Banyak sekali faktor yang melatarbelakangi pemerintah untuk tidak gegabah menangani masalah ini. Hubungan antar negara yang begitu erat mungkin menjadi salah satu hal yang melatarbelakanginya.
Dari semuanya ini timbul suatu pertanyaan dalam benak saya, mengapa sang ibu dari kedua belah pihak bersedia untuk menikahkan anaknya pada usia dini. Mengapa pula si Manohara mau menikah pada waktu itu? Entah apakah karena paksaan, atau keinginan dari individu itu sendiri untuk menikah, kita tidak tahu. Yang pasti di jaman globalisasi saat ini sangatlah tak jaman apabila seorang remaja mau menikah pada usia dini. Banyak yang dapat dilakukan remaja tentunya untuk meraih masa depan yang lebih cerah ketimbang hanya untuk memutuskan menikah.
Dimanakah pemikiran kita kaum wanita saat ini? Tidak ingatkah kita akan perjuangan R.A Kartini dahulu yang berjuang demi persamaan derajat kita kaum hawa? Dan masihkah kita terus berpangku tangan kepada orang tua akan masa depan kita sendiri? Itu semua hanya kita sendiri yang dapat menjawabnya.
I Wish, I Have . . ??
I wish, I have. . . ??????????
Rambut yang hitam berkilau, biar bisa ikutan gadis Pantene. Hahahaha. Punya badan kayak Julia Perez, biar bisa muat pakai baju apa saja dan nggak susah kalau nyari ukuran baju di mall. Punya kulit yang putih kayak Nadine Candra Winata, biar bisa PD pakai baju warna apa saja. Punya mobil sendiri, biar nggak bingung kalau mau pergi naik apa. Punya kamar baju ukuran 5x5m, biar nggak usah di lipet bajunya, jadi digantung semua, kan gampang nyarinya. Punya rumah yang halaman depannya ada taman dengan kolam ikan kecil dan air mancur kecil ditengahnya. Ada pohon palem di sekelilingnya dan rumput-rumput ukuran 2cm di bawahnya. Lalu di halaman belakang ada kolam renang ukuran 20x5m dengan pondok-pondok kecil di pojok halaman. Punya rumah bertingkat, dan kamar aku di atas, dan atap kamarku din modifikasi alat yang bisa bikin atap terbuka secara otomatis pada lapisan berikutnya yang terbuat dari kaca, biar tiap malam aku bisa lihat bulan dan bintang di malam sepiku tiap hari.
Hehehe, impian yang di atas mungkin agak ngawur dan aneh. Tapi sebenernya yang paling aku inginkan yaitu punya keluarga yang bersatu dalam Tuhan, biar nggak ada keributan lagi. Punya sahabat yang paling bisa ngertiin aku. Punya cowok yang nggak cerewet, nggak kekanak-kanakan, nggak posesif. Dan punya teman-teman kayak kalian yang mau baca postinganku yang pastinya nggak penting, dan cuma bikin buang-buang waktu kalian aja (itu kan yang bakal kalian katain?). Hehehehe makasih ya udh mau baca, aku nulis kayak gini cuma pengen nyadarin seseorang saja yang nggak percaya akan suatu impian yang diinginkannya itu akan terkabul. Nothing is posible kan????
|
dalam hitam kelap malam
kuberdiri melawan sepi di sini di pantai ini telah terkubur sejuta kenangan dihempas keras gelombang dan tertimbun batu karang yang tak kan mungkin dapat terulang wajah putih pusat pasi kau sandarkan sejenak beban diri melambung jauh terbang tinggi kini hanya rasa rindu |
|
![]() |
Aku Masih Sayang Kamu
Sabtu malam lagi kunikmati sendiri
Hadirkan bayangmu kembali…
Takkan ku lupa
Kaulah satu yang ku simpan dihatiku
Sampai kini….
Ini adalah sebagian dari salah satu lagu faforitku. Terkadang, melupakan orang yang sangat berarti (kita sayang) memang tidak mudah . Sampai-sampai aku dibuat stres karena itu. Aku sudah coba buat ngelupain semua tentang dia, tapi tetap aja nggak bisa. Berat dan sakitttt rasanya!
Salah seorang teman tiba-tiba berkata kepadaku, “Kita memang tidak bisa menghapus semua memori yang ada di otak kita. Tetapi, jadikanlah semua yang telah terjadi menjadi kenangan yang terindah dan terklasik untuk masa depan. Kita nggak bisa begini terus teman, karena hidup itu nggak seperti daun kelor, hidup kita masih panjang, dan masih banyak orang-orang yang akan kita temui di luar sana dengan segala ciri dan khas merka masing-masing. Dan itu nggak bisa kita hindari teman”.
Kata-kata ini mengingatkan aku akan suatu hal. Bahwa memang nggak seharusnya kita lari dalam menghadapi masalah. Kita harus hadapi semua kenyataan dengan ikhlas. Urusan masa depan memang kita tidak bisa meramalkan dengan rencana-rencana logis kita sendiri. Tapi yakinlah, semuanya akan menjadi indah pada waktunya. Bener nggak??????????????????????????
KEKUATAN HATI
Seandainya kau kembali
Aku takkan mau bertemu kau lagi
Karana tanpamu di sini
Ku tetap bisa lewati semua ini
Dan kini bayangmu
T’lah menghilang dari hadapanku
Perlahan tapi pasti
Hingga tak tersisa di hati
Cukup untuk kali ini saja
Dan yang terakhir pastinya
Ku menginginkanmu…..
Sekarang s’mua tlah berbeda
Kau bukanlah yang kupuja
Tuk slamanya…..l..
AUDISI BAND SEKOLAH
Audisi adalah suatu hal yang membutuhkan perjuangan dengan sungguh-sungguh. Bener nggak?Itu aku alami saat aku audisi band sekolah kemarin. Selain karena aku baru pertama kali ikut audisi band kayak beginian, aku juga baru pertama kali duet sama cowok. So, perasaan GROGI, pasti ada waktu itu.
Pensi sekolah diadakan pada tanggal 23 Feb tahun ini, tepatnya bulan kemarin. Awalnya sich aku biasa-biasa saja dengar hal itu, karena kupikir paling aku cuma bisa nonton dan melototin para penyanyi di depan panggung seperti pensi di SMP tahun-tahun yang lalu. Tapi itu semua berbeda dan berbalik 180 derajat dari dugaanku.
Berawal dari 2 minggu sebelumnya aku di tawari oleh salah satu band anak kelas X7 untuk di ajak berduet dengan vokalis band mereka. Nama band mereka, METAMORF BAND. Awalnya sich aku nggak mau, tapi setelah mendapat saran dari para ‘komentator’ sejatiku, aku menerima tawaran mereka.
Latihan di mulai pertama kali dirumah Koko, dia gitaris. Kita latihan akustikan dulu. nyocokin antara suaraku dengan suaranya Yoda (vokalis). Ternyata suara kita cocok, dan aku sebagai suara tiga waktu itu. Latihan itu menjadikan motivasi lebih bagiku. Karena mereka dalam latihan saling mendukung satu sama lain.
Latihan demi latihan, hari demi hari pun terlewati. Dan kami semakin siap untuk tampil. Audisi tinggal 1 hari lagi, dan kami latihan tuk yang terakhir kalinya. Sungguh-sungguh dan menghayati lagu hanya itu tugasku saat itu. Kami semua berlatih sangat baik waktu. Bahkan kami membawa komentator dari band lain yang sudah mahir pastinya untuk memberi pendapat. Latihan selesai, tinggal menunggu besok.
Paginya tepat pukul 09.00 kami audisi. Lagu yang kami garap adalah Menjaga Hati dari Yovie N the Nuno. Tak di sangka ternyata juri kami adalah pak Totok. Aku jadi nggak grogi dech…hhehehehe. Audisi serasa cepat sekali. Dan evaluasi dari group kami kami sudah menampilkan yang terbaik. Tapi perform yang kurang. Asal kalian tau, tempatnya tuh sempit banget! So, bagaimana mau ‘goyang-goyang’ hehehe…
Hari-hari berlalu sangat cepat setelah audisi tersebut. Selang satu hari audisi, pengumuman pun tiba. Aku, Koko, Yoda, Cupez, berangkat melihat pengumuman ke sekolah bersama-sama. Dengan perasaan bingung masuk apa nggak, kami tetap optimis. Tiba di sekolah, parkir sepeda, langsung lari mencari-cari ntu pengumuman, eh….ternyata ada di belakang pos satpam. Mencari-cari nama Metamorf ……….tertera 36.57.hah…….. gagal dech. Melihat hasil band lain, kami tak pesimis karena hasil kami tak menduduki peringkat paling rendah banget. Sekarang bila ada yang tanya :”Gimana lolos?” kami pasti jawab :”Lolos dong, tapi……………………………… TAAAAHUN DEPANNNNNNNNNNNN!!!!!!”Hawkwkwkwkwk
Tapi 95% kami tampil baik, itu di nilai dari tak adanya kesalahan dalam bermain kita tadi dengan penampilan Metamorf di audisi-audisi sekolah yang lain. Dan aku senang banget sudah melewati semuanya dengan baik. Terima kasih Cupez, Koko, Yoda, Kak Yoseph, Mbah, Oceg, kalian sudah ngajak aku tampil nge-band. Ini nggak akan aku lupain karena ini audisi band pertamaku.1x lagi Terima kasih……^^
TIK….KOK KAYAK GINI????
Tak saya duga dan sangka jika saya harus menghadapi ulangan ini dengan mengucurkan banyak keringat, badan gemetar, dan susah buang air besar setelah sampai di rumah.
Sampai malampun terbawa dalam mimpi.
Belajar sudah pasti saya lakukan malam hari sebelumnya.Dengan bermodal buku yang dipinjami oleh teman, saya berpikir mungkin soal-soalnya tentang email, blog, dkk.Ternyata…..Oh My God!!!! 99,99% nggak ada yang keluwar sama sekali.
Saat ulangan pertama dibagikan, saya kaget.Ini ulangan TIK apa PKN?Baru pertama baca sudah tertera kalimat”Undang-Undang….”Yang salah ini yang baca apa yang buat soal
Finally,dengan mengandalkan kejelian mata, perasaan batin, dan keahlian tangan, perbuatan HARAM itupun terpaksa saya lakukan(jujur itu baik).
Yach, tapi tetap saja saya memperoleh hasil yang nggak memuaskan dan mengakibatkan saya menulis artikel ini.
Tapi, tidak apa-apa.Ada hikmahnya juga, dengan inikan saya jadi mempunyai bahan artikel baru.So,thank you…….Sir ^_^
BELAHAN HATI
*Kembali bayangku….
Lamunku dalam penat
Kembali harapku….
Melawan kasat mata
Dalam cinta bersyarat
Sering ku merenung
Akan kata seorang pujangga…
“Mengapa dalam raga manusia ada banyak tanya?”
Dalam tubuh ini kita memiliki mata sepasang
Telinga sepasang, tangan sepasang
Tapi….
Mengapa hati hanya satu?
* Petani cinta menjawa
“Karena diluar sana terdapat satu hati
Yang menunggu tuk di temani”
Seorang kekasih….
Belahan Hati
MEMORI SMP
Awal kehidupan masa mudaku pun dimulai. Sekarang aku duduk di kelas VI, tepatnya di kelas VII-H sebuah sekolah menengah di kawasan Surabaya barat.
Aneh rasanya. Bertemu banyak wajah baru, suasana baru, serta mata pelajaran baru tentunya. Rasa bingun, takut, merinding, allach,,,,,, pokoknya semua campur aduk jadi satu dipikiranku.
Persiapan diri dari rumah layaknya anak yang baru masuk sekolah TK sudah pasti aku lakuin dari tadi malam. Dan dalam hatiku berkata,”Aku akan berubah!” K ayaknya itu niat nggak ngefek buat aku. Tetep aja, aku TELAT masuk sekolah.
Tapi untuk perdana masuk sekolah sich… masih dimaklumin sama guru penjaga di gerbang. Kulangkahkan kakiku menuju kelas baruku yang ku dambakan.
“Permisi…Maaf Bu saya terlambat”, kukatakan kata-kata itu sambil mengetuk pintu kelas dan melangkah masuk ruang.
“Iya..nak silakan masuk”jawab bu guru yang menjadi wali kelasku, Bu Rina namanya. Beliau guru tercantik dan termuda di sekolah.
Anak cewek yang duduk sebangku denganku memperkenalkan dirinya.
“Hai kenalin, aku Ayu. Namamu siapa?”
“Namaku Desi.” Kita saling berjabat tangan. Duch senengnya, ternyata teman sebangkuku anaknya nggak sombong, dan judes kayak yang aku kira. Dan mungkin ini awal pertemanan kita yang sampai sekarang masih tetep langgeng, kayak Dora And Boots getoh.
Hari pertama masih menjadi sebuah pemanasan dalam sekolah. Bosan. Boring. Jenuh. Itu semua terasa lengket di hatiku. Teringat wajah teman-teman SDku dulu. Aku ingin sekali bertemu dengan mereka. Tapi sudahlah, sekarang aku kan sudah SM. So, berpikiran dewasa dikit dong.
RESAPI DAN HAYATI
Orang yang berbahagia itu
Nggak perlu memiliki sesuatu yang terbaik
Tetapi menjadikan sesuatu yang dimilikinya
Menjadi yang terbaik
SAHABAT
Seorang sahabat sangatlah berarti buatku
Tak dapat kubayangkan
Sendiri, tak berteman
Hanya terdiam berselimut malang
Seorang sahabat…
Bagaikan tangan dan mata
Saat tangan terluka mata menangis
Saat mata menangis tangan menghapusnya
Seorang sahabat
Menaruh kasih terhadap sahabatnya
Tak pernah merasa bosan
Menyambungkan tiap retakan
Dikala tutur kata
Bersinggung dengan penyesalan
May 16, 2009

